Anda di halaman 1dari 4

SOAL JAWABAN

1. Analisa Sepeda Motor Injeksi Boros!


Penyebab motor Injeksi Boros adalah:
a) Kapasitas mesin yang besar
b) Kerusakan sensor O2
c) Kebocoran selang bensin
d) Kampas kopling tipis
e) Bearing roda yang teralu seret
f) Cengkraman rem yang teralu kuat
g) Penggunaan ban bertapak lebar/ ban kempes
h) Faktor pengemudian yang kasar

2. Analisa Sepeda Motor Injectsi brebet saat naik tanjakan!


Motor Injeksi brebet penyebabnya adalah:
a) Saringan Udara Tidak Berfungsi
b) Jarak Renggang Busi Tidak Tepat
c) Setelan Klep Tidak Sesuai
d) Putaran Stasioner Mesin Kurang Dari Standar
e) Terjadi Kerusakan Sensor Injeksi
f) Kurang Tekanan Bahan Bakar

3. Mesin overheathing apa penyebabnya!


overheating disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
a) Tekanan kompresi terlalu tinggi (akibat penyelepan kepala silinder yang berlebihan,
atau tanpa menggunakan paking kepala silinder).
b) Sistem pendinginan terganggu ( sirip pendingin kotor, pompa air rusak, radiator
buntu/tersumbat, termostat macet, tutup radiator macet, kipas pendingin radiator
macet/tidak berfungsi, dsb)
c) Saat pengapian terlalu awal/maju
d) Pemakaian bahan bakar terlalu irit/hemat (salah penyetelan sistem bahan bakar
karburator)
e) Sistem pelumasan yang terganggu ( mengakibatkan gesekan yang berat, disamping
menyebabkan overheating juga membuat kerusakan komponen)

4. Penyebab kerusakan sistem pelumas antara adalah:


a. Tekanan Minyak Pelumas Terlalu Rendah
Tekanan Minyak pelumas terlalu rendah mengindikasikan bahwa pada meteran
tekanan minyak tidak menunjukan pergerakan. Kemungkinan hal tersebut di
karenakan kurangnya minyak pelumas di dalam karter saringan, di area pompa
minyak pelumas telah tertutup oleh otoran, Pada pegas pengatur tekanan minyak
pelumas sudah mengalami patah atau lemah, Minyak pelumas terlalu encer, tekanan
minyak pelumas tidak stabil
b. Tekanan Minyak Pelumas Tidak Teratur
Hal tersebut mengindikasikan bahwa tekanan yang di tujukan pada meter tekanan
berayun tergantung kecepatan putaran motor. Kemungkinan di dalam karter mulai
berkurang minyak pelumasnya, saringan minyak pelumas telah tersumbat oleh
kotoran.
c. Tekanan Minyak Pelumasan Terlalu Tinggi
Hal tersebut mengidikasikan bahwa tekanan minyak pelumas menunjukan angka atau
nilai yang sangat tinggi, kemungkinan penyebabnya ialah pengatur tekanan minyak
pelumas yakni berupa katup dan pegas terjepit atau bsia juga tersumbat, selain itu
bisa juga pegas pengatur tekanan minyak pelumasan terlalu keras.

5. Tuliskan Sintaks Pembelajaran Sainstifik:


Sintaks Pembelajaran Sainstifik
a) Mengamati
b) Menanya
c) Mencoba/mengumpulkan data atau informasi dengan berbagai teknik
d) Mengasosiasi/menganalisis
e) Mengomunikasikan kesimpulan

6. Tuliskan Sintaks Pembelajaran Problem Based Learning!


Sintaks Pembelajaran Problem Based Learning
a) Orientasi siswa pada masalah
b) Mengorganisasi siswa untuk belajar
c) Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok
d) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
e) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

7. Tuliskan Sintaks Pembelajaran Project Based Learning!


Sintaks Project Based Learning
1) Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question).
2) Mendesain Perencanaan Proyek
3) Menyusun Jadwal (Create a Schedule)
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the
Progress of the Project)
5) Menguji Hasil (Assess the Outcome)
6) Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience)

8. Gambar Rangakaian CDI-DC:


9. Gambar rangkaian CDI-AC:

SINTAK MODEL PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 REVISI


Descovery Learning , Inquiry Terbimbing, Problem Based Learning,
Problem Solving Learning jenis Trouble Shooting,
Project Based Learning , Production Based Trainning

Model Pembelajaran Inkuiri


1) Menyajikan fenomena
2) Melakukan observasi
3) Merumuskan masalah
4) Mengajukan hipotesis
5) Mengumpul kan data
6) Menganalisis data
7) Menyimpulkan
Model Pembelajaran Descovery Learning
1) Stimulation (Stimulasi/Pemberian Rangsangan)
2) Problem Statement (Pernyataan/ Identifikasi Masalah)
3) Data Collection (Pengumpulan Data)
4) Verification (Pengolahan Data dan Pembuktian)
5) Generalization (Menarik Kesimpulan/Generalisasi)
Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing
1) Orientasi masalah;
2) Pengumpulan data dan verifikasi
3) Pengumpulan data melalui eksperimen;
4) Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi,
5) Analisis proses inkuiri.
Model Pembelajaran Problem Based Learning
(Bransford &Stein, dalam Jamie Kirkley /2003 : 3 )
1) Mengidentifikasi masalah;
2) Menetapkan masalah melalui berfikir tentang masalah dan menseleksi informasi-informasi
yang relevan;
3) Mengembangkan solusi melalui pengidentifikasian alternatif-alternatif, tukar-pikiran dan
mengecek perbedaan pandang.
4) Melakukan tindakan strategis
5) Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh-pengaruh dari solusi yang dilakukan.
Model Pembelajaran Problem Solving Learning jenis Trouble Shooting
(David H. Jonassen (2011:93)
1) merumuskan uraian masalah;
2) mengembangkan kemungkinan penyebab;
3) mengetes penyebab atau proses diagnosa;
4) mengevaluasi “
Model Pembelajaran Project Based Learning(PjBL)
1) Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question).
2) Mendesain Perencanaan Proyek
3) Menyusun Jadwal (Create a Schedule)
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the
Project)
5) Menguji Hasil (Assess the Outcome)
6) Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience)
Sintak Production Based Trainning
1) Perencanaan Produk
2) Proses produksi
3) Mengevaluasi Produk (melakukan kendali mutu)
4) Mengembangkan rencana pemasaran
(G. Y. Jenkins, Hospitality 2005)