Anda di halaman 1dari 2

MATRIKS JURNAL

JURNAL INTI
Nama
No penerbit, Judul Variabel Metode Penelitian Hasil
tahun
1 Ulfa, M., Efektifitas Variabel Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment Terdapat perbedaan yang
Siswanto, Y., Pemberian Nutrisi Dependen : dengan desain Posttest Only Control Group Design. Penelitian bemakna antara jumlah residu
& Yudanari, Secara Gravity Gravity Drip dilakukan di RSUD Tugurejo Semarang. Pengambilan sampel lambung pada pemberian
Y.G. (2015) Drip dan dan dilakukan sceara Consecutive sampling dengan jumlah sampel nutrisi gravity drip dan
Intermittent Intermittent ssebanyak 16 responden untuk kelompok gravity drip dan 16 intermittent feeding. Metode
Feeding Terhadap Feeding responden untuk kelompok intermittent feeding. Kriteria inklusi intermittent feeding lebih
Jumlah Residu sampel meliputi pasien yang mendapat diit yang sama efektif dibandingkan dengan
Lambung Pasien Variabel sedangkan kriteria eksklusi adalah pasien intoleransi susu, metode gravity drip untuk
di Instalasi Rawat Independen : pasien dengan gangguan pencernaan, pasien meninggal atau mencegah residu lambung
Intensif RSUD Residu APS sebelum pengambilan data post test. Instrument penelitian dalam pemberian nutrisi pada
Tugurejo Lambung meliputi lembar observasi dan SOP pemberian nutrisi enteral. pasien kritis
Semarang Pengamatan residu lambung dengan melakukan aspirasi pada
waktu 1 jam sebelum pemberian nutrisi pasi, siang dan malam.
Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat
menggunakan uji Mann whitney (α = 0,05).

JURNAL PENDUKUNG

Nama penerbit,
No Judul Variabel Metode Penelitian Hasil
tahun
1 Khalimah, N., Pemberian Nutrisi Variabel Desain penelitian ini adalah case study. Populasi penelitian yaitu Residu lambung setelah
Putrono., & Enteral Metode Dependen : pasien di ruang ICU RS KRMT Wongsonegoro yang medapat dilakukan dengan metode
Rafiyanto, W. Intermittent Metode nutrisi lewat enteral. Teknik sampling yang digunakan adalah intermittent feeding
(2018) Feeding terhadap Intermittent total sampling sebanyak 4 responden. Teknik nalisa data terdapat tiga responden
Volume Residu Feeding menggunakan teknik deskriptif. dengan sisa residu 0 cc,
Lambung pada dan satu responden sisa
Pasien Krits di Variabel residu 3 cc. Residu
Ruang ICU RS Independen : lambung pada keempat
KRMT Volume pasien setelah dilakukan
Wongsonegoro Residu pemberian nutrisi enteral
Lambung metode intermittent
feeding semuanya masih
dalam batas normal yaitu
< 20 %.
2 Munawaroh, S. Efektifitas Variabel Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan pendekatan Volume residu lambung
W., Handoyo., Pemberian Nutrisi Dependen : posttest only control group design. Uji statistik yang digunakan seudah pemberian nutrisi
&Astutiningrum, Enteral Metode Intermittent dalah independent t-test. Populasi dalam penelitian ini adalah enteral metode
D. (2012) Intermittent Feeding semua pasien kritis yang dirawat di ruang ICU RSUD kebumen intermittent feeding lebih
Feeding dan yang terpasang selag nasogastrik dan mendapatkan program sedikit daripada volume
Gravity Drip Variabel nutrisi enteral selama penelitian berlangsung. Metode residu lambung pada
terhadap Volume Independen : pengambilan sampel adalah accidental sampling. pemberian nutrisi enteral
Residu Lambung Volume gravity drip sehingga
pada Pasien Kritis Residu pemberian nutrisi enteral
di Ruang ICU Lambung menggunakan metode
RSUD Kebumen intermittent feeding lebih
efektif daripada metode
gravity drip.
3