Anda di halaman 1dari 3

1

ANALIS JURNAL

Perbandingan antara Tekanan Darah Pusat dan Brakialis di


IndonesiaWanita dan Pria Lansia Hipertensi

Disusun Oleh :

FITRI PUJI LESTARI

16.0374.709.01

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

INSTITUT WIYATA HUSADA SAMARINDA TAHUN

2019
2

1. Jurnal International
Artikel Penelitian Perbandingan antara Tekanan Tengah dan brakialis Darah
pada Wanita Lansia hipertensi dan Pria

2. URL : https://doi.org/10.1155/2017/6265823
3. Analisis Jurnal
a. Pendahuluan
tekanan darah sistemik (SBP) berubah dengan penuaan. tekanan
darah sistolik (SP) meningkat secara progresif, sedangkan tekanan darah
diastolik (DP) naik sampai dekade 6 hidup dan kemudian menstabilkan
atau secara bertahap menurun [1-4]. tingkat SBP diukur secara tidak
langsung melalui manset ditempatkan baik di tungkai atas atau pada
akar aorta [pusat tingkat SBP (SBPc)] merupakan faktor independen
untuk risiko cardiovas- cular (CVR) [5, 6]. Bukti menunjukkan bahwa
SBPc, com- dikupas dengan brakialis SBP (SBPb), terkait lebih erat
dengan cedera organ sasaran [6-15]. Di antara komponen SBP,
Jankowski et al. [9] menunjukkan bahwa SP dan pulsa tekanan (PP)
lebih awal dan spidol independen dari CVR, sedangkan penelitian lain
dijelaskan PP sebagai penanda baru penyakit kardiovaskular (CVD) [8-
12]. Pada orang tua dari kedua jenis kelamin, progresif arteri kekakuan
dan gelombang refleksi awal memperkuat PP dan meningkatkan SP

b. Hasil Analisis : hasil yang di dapatkan dalam artikel penelitian adalah


Karakteristik klinis dari populasi penelitian secara keseluruhan dan
populasi menurut jenis kelamin ditunjukkan menunjukkan bahwa
perempuan digunakan secara signifikan lebih diuretik daripada laki-laki.
Dan penelitian menunjukkan variabel hemodinamik dari keseluruhan
populasi dan perbandingan masing-masing antara perempuan dan laki-
laki. Serta variabel SP dan PP (baik pusat dan brakialis) antara
perempuan dan laki-laki.
Penelitian ini merupakan bagian dari tesis doktor di Program uate
Postgraddi
Ilmu Kesehatan Federal University of Uberl
3

4. Perbandingan dengan fenomena disamarinda (persamaan dan


perbedaan)

a. Persamaan
Prevalensi angka kejadian penyakit hipertensi memliki persamaan
dengan angka kejadian hipertensi di negara berazil yaitu menurut jenis
kelamin ditunjukkan menunjukkan bahwa perempuan digunakan secara
signifikan lebih diuretik daripada laki-laki. Dan penelitian menunjukkan
variabel hemodinamik dari keseluruhan populasi dan perbandingan
masing-masing antara perempuan dan laki-laki. Serta variabel SP dan
PP (baik pusat dan brakialis) antara perempuan dan laki-laki.
b. Perbedaan
Angka kejadian hipertensi terbanyak rata rata di alami oleh usia
petengahan pada daerah kalimanta timur khususnya di Samarinda,
sedangakan di brazil rata – rata dialami oleh usia menopause.

5. Penetalaksanaan
-

Anda mungkin juga menyukai