Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KRITISI JURNAL KUALITATIF

Oleh:

TATI HIDAYATI : (201801039)

PROGRAM STUDI MAGISTER KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
SINT CAROLUS Jakarta
DESEMBER 2018
BAB I
PENDAHULUAN

Penelitian merupakan proses menjawab keingintahuan dengan menjawab pertanyaan atau


menyelesaikan masalah. Artikel ini ditujukan untuk memberikan wawasan kepada pembaca
bagaimana melakukan telaahan hasil penelitian melalui kritik penelitian. Penelitian dilakukan
melalui tahapan sistematis dan dilaporkan secara jelas dan terinci. Laporan dan atau artikel
suatu penelitian dianggap layak untuk diimplementasikan apabila hasilnya telah melalui proses
pengujian yang teliti dan mendalam, yang disebut kritik penelitian. Kritik penelitian dapat
dilakukan dengan menggunakan sepuluh elemen dan kriteria yang telah dirumuskan para ahli
penelitian kualitatif. Kesepuluh elemen tersebut mencakup: topik, tujuan, desain atau
pendekatan, deskripsi informan/ partisipan, metode pengumpulan data, metode analisis data,
hasil penelitian, simpulan,dan rekomendasi. Setiap elemen memiliki kriteria sebagai indikator.
Kebenaran laporan penelitian atau artikel perlu ditelaah dengan teliti dan kritis untuk
mendapatkan pemahaman yang luas, menetapkan fakta yang dapat digunakan dalam
praktik,dan sebagai dasar penelitian berikutnya
BAB II
PEMBAHASAN

Judul Jurnal : The Nurses’ Experiences of the Knowlaedge Creation Space in Clinical Setting

1. Dalam penelitian ini disebutkan dengan jelas tujuan penelitiannya yaitu untuk
mengeksplorasi pengalaman pengetahuan perawat ruang dalam pengaturan klinis, yang
mana hal ini dianggap penting oleh peneliti karena konsep pengetahuan keperawatan dan
perkembangan menjadi hal yang lebih penting seiring dengan pertumbuhan dalam
fenomena profesionalisme
2. Metolologi penelitian kualitatif adalah penelitian Fenomenologi terkait pengalaman
perawat tentang pengetahuan ruang dalam pengaturan klinis.
3. Desain dalam penelitian ini sudah sesuai yaitu dengan pendekatan konten analisis
konvensional yang digunakan untuk meneliti konsep pengetahuan keperawatan.
4. Strategi rekruitmen partisipan sudahb sesuai yaitu dengan menggunakan purposive metode
dengan jumlah partisipan 13 ( tujuh) perawat yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 9 orang
perempuan, dengan kelompok usia 24 tahun – 48 tahun, pengalaman kerja 2-26 tahun.
5. Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan tehnik wawancara terstruktur dan juga
diskusi ilmiah untuk menggali data tentang pengalaman pengetahuan perawat dalam
pengaturan klinis. Semua wawancara direkam, ditranskripsi dan ditinjau beberapa kali
6. Rumusan pertanyaan terdiri dari 17 wawancara semi-terstruktur yang dilakukan pada staf
perawat di Rumah Sakit Teheran Iran. Partisipan di seleksi yaitu staf perawat yang
mempunyai pengalaman minmal dua tahun yang diambil dengan tehnik sampling teoritis.
7. Etika penelitian dilakukan dengan cara meminta izin terlebih dahulu terhadap semua
partisipan
8. Tehnik analisa data sudah dilaksanakan sesuai dengan penelitian kualitatif yaitu hasil
rekaman wawancara di transkrip dan ditinjau bebrapa kali dengan langkah selanjutnya
dilakukan pemberian kode dalam setiap pernyataan. Pengelompokan kode yang sama dan
menentukan subtema. Darei masing-masing subtema ditinjau kembali dalam setiap
pemyataan partisipan
9. Penyataan yang eksplisit dari hasil penelitian ini adalah berbagi pengalaman klinis dalam
ruang klinis dibutuhkan penciptaan pengetahuan dan ide baru untuk para perawat.
10. Penelitian mengidentifikasi temuan baru tentang pernyataan adalah perawat bidang klinisi
penting untuk diperkaya dengan pengetahuan, oleh karena itu perlu adanya diskusi ilmiah
dilaksanakan untuk menciptakn pengetahuan modern dari keperawatan. Sehingga
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan dari kritik ini. artikel dengan judul ” The Nurses’ Experiences of the Knowlaedge
Creation Space in Clinical Setting dapat dikatakan masuk dalam kategori sebuah penelitian
yang baik.

Berdasarkan atas hasil evaluasi dan dalam kritik ini dengan detail pada dasarnya artikel ini
merupakan artikel yang baik karena memenuhi berbagai kriteria apa yang disebut sebagai
”good research” atau riset yang baik. Namun, pada artikel ini juga terdapat berbagai
kekurangan dari penelitian ini, hal diatas yang tidak jelas terutama mengenai perumusan
masalah, masalah ialah sesuatu yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan dan harapan. Pada
artikel ini tidak tergambar dengan jelas namun secara tersirat dapat dilihat pada abstract.