Anda di halaman 1dari 4

DESKRIPSI PEMBELAJARAN

Disusun sebagai salah satu syarat


Untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah
Teori Pembelajaran

Dosen Pengampu : Dr. Sri Haryani, M.Si

Oleh
1. Indah Beti Lestari NIM. 0402519013
2. Mufid Nur Hasani NIM. 0402519051

PROGRAM PASCASARJANA
PENDIDIKAN IPA KONSENTRASI IPA
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2019
SIKLUS BELAJAR MODEL LAWSON

Kompetensi Dasar :
3.2 Memahami reproduksi pada tumbuhan dan hewan, sifat keturunan, serta kelangsungan makhluk hidup.
4.2 Menyajikan karya hasil perkembangbiakan pada tumbuhan.
Indikator Pencapaian Kompetensi Fase Siklus Belajar Lawson Deskripsi Pembelajaran Soal
3.2.1Mengidentifikasi bagian Fasa Eksplorasi atau Fasa Guru Indah memiliki jenis pohon jeruk
tumbuhan yang berperan dalam Penggalian Konsep Guru menampilkan gambar suatu dengan batang kuat tetapi
proses reproduksi aseksual dan Selama eksplorasi peserta didik fenomena bahwa terdapat pohon jeruknya kecil dan masam,
seksual pada tumbuhan belajar melalui aksi dan reaksi jeruk yang masih muda tetapi dapat sedangkan beti mempunyai jenis
mereka sendiri dalam situasi baru. menghasilkan jeruk dalam jumlah pohon jeruk yang pohonnya tidak
Eksplorasi juga membawa peserta banyak dan memiliki rasa manis terlalu kuat tetapi jeruknya besar
didik pada identifikasi suatu pola dan juga keberadaan satu tanaman dan manis. Jika indah ingin
keteraturan dalam fenomena yang Bougenvillea di suatu taman yang memiliki pohon jeruk yang
diselidiki. memiliki berbagai macam warna berbatang kuat dengan buah yang
bunga. besar dan manis, apa yang harus
Guru menanyakan kepada peserta dilakukan indah dan bagian mana
didik bagaimana cara untuk dapat dari pohon jeruk yang berperan
memperoleh tanaman-tanaman dalam proses
tersebut. Guru mengajak peserta perkembangbiakannya?
didik mempelajari apa yang dapat
manusia lakukan untuk
mengembangbiakkan tanaman.

Peserta didik
Peserta didik secara berkelompok
mendiskusikan bagaimana cara
tanaman-tanaman tersebut
berkembang biak dan apa yang
dilakukan manusia untuk
mengembangbiakkan tanaman.
3.2.2 Menganalisis faktor yang Fasa Pengenalan Konsep atau Peserta didik Serbuk sari berasal dari tumbuhan
berpengaruh terhadap Fasa Penemuan Konsep Peserta didik bersama kelompoknya padi melekat pada kepala putik
perkecambahan. Memperkenalkan suatu konsep mempresentasikan hasil diskusinya (stigma) tumbuhan jagung, tetapi
atau konsep-konsep yang ada mengenai bagaimana cara tanaman serbuk sari tersebut tidak
hubungannya dengan fenomena berkembang biak berkecambah membentuk buluh
yang diselidiki, dan didiskusikan serbuk sari sehingga proses
dalam konteks apa yang telah Guru pembuahan atau fertilisasi tidak
diamati selama fasa eksplorasi. Guru melakukan konfirmasi terjadi. Tahukah kamu mengapa
terhadap cara perkembangbiakan hal ini dapat terjadi?
pada tumbuhan yang
dipresentasikan setiap kelompok.
Guru menyampaikan materi kepada
peserta didik tentang reproduksi
seksual dan aseksual pada tanaman.
4.2.1 Melakukan perkembangbiakan Fasa Penerapan Konsep atau Guru Tari memiliki kebun sayuran di
vegetatif buatan pada Fasa Aplikasi Konsep Guru menugaskan peserta didik belakang rumahnya. Ibunya
tumbuhan yang ada di Fasa ini menyediakan kesempatan secara berkelompok untuk menanami kebun tersebut dengan
lingkungan sekitar. bagi peserta didik untuk melakukan pencangkokan pada berbagai jenis sayuran salah
menggunakan konsep-konsep tumbuhan mangga yang ada di satunya berbagi jenis terong-
yang telah diperkenalkan. Adapun lingkungan sekolah. terongan, ada terong ungu dan
penerapannya dapat dilaksanakan juga terong hijau. Jika tari ingin
dengan cara mengenalkan Peserta didik mempunyai satu pohon terong
aktivitas yang berbeda di mana Peserta didik melakukan percobaan yang dapat menghasilkan dua
peserta didik dapat memperluas pencangkokan tumbuhan mangga jenis terong sekaligus, apa yang
konsep-konsep dalam situasi baru yang ada di lingkungan sekolah. harus dilakukan tari dan
atau situasi yang berbeda. bagaimana prosesnya?