Anda di halaman 1dari 11

PENYUSUNAN

RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Bab-6
Profil Kabupaten
Barito Utara

6.1. GAMBARAN GEOGRAFIS DAN ADMINISTRASI KABUPATEN


BARITO UTARA
6.1.1. Posisi Geografis & Administratif
Kabupaten Barito Utara terletak di daerah khatulistiwa pada posisi 114º 27’00” BT -
115º 49’00” BT dan 0° 58’30” LU - 1° 26’00” LS. Secara administratif, kabupaten yang terletak
di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito ini, dengan batas Administrasi
Utara : Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Kutai Barat
Selatan : Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Tabalong
Timur : Kabupaten Kutai Barat
Barat : Kabupaten Kapuas.

Tabel 6. 1 Luas Wilayah Administrasi Kabupaten Barito Utara


Luas / Area Persentase Luasan
No Kecamatan
(Km²) (%)
1 Montallat 553 6,66
2 Gunung Timang 890 10,72
3 Gunung Purei 1.158 13,95
4 Teweh Timur 432 5,20
5 Teweh Tengah 1.008 12,14
6 Teweh Baru 1.119 13,48
7 Teweh Selatan 827 9,96
8 Lahei 1.172 14,12
9 Lahei Barat 1.141 13,75
Jumlah 8.300 100,00
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Laporan Akhir| VI-1


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 1 Diagram Luas Wilayah Administrasi Kabupaten Barito Utara

Kabupaten Barito Utara terdiri atas 9 wilayah Kecamatan yaitu; Kecamatan Montallat,
Kecamatan Gunung Timang, Kecamatan Gunung Purei, Kecamatan Teweh Timur,
Kecamatan Teweh Tengah, Kecamatan Teweh Baru, Kecamatan Teweh Selatan, Kecamatan
Lahei, dan Kecamatan Lahei Barat. Selain itu juga pada Kabupaten Barito Utara terdiri atas
93 Desa dan 10 Kelurahan yang tersebar pada masing masing wilayah Kecamatan, dengan
kategori sebagai Desa Swadaya, Desa Swakarya, dan Desa Swasembada.

Tabel 6. 2 Jumlah Desa dan Kelurahan Per Kecamatan di Kabupaten Barito utara
Banyaknya
No Kecamatan Ibu Kota Jumlah
Desa Kelurahan
1 Montallat Tumpung Laung II 6 4 10
2 Gunung Timang Kandui 16 0 16
3 Gunung Purei Lampeong 11 0 11
4 Teweh Timur Benangin I 12 0 12
5 Teweh Tengah Muara Teweh 8 2 10
6 Teweh Baru Hajak 8 2 10
7 Teweh Selatan Trahean 10 0 10
8 Lahei Lahei II 11 2 13
9 Lahei Barat Benao Hilir 11 0 11
Jumlah 93 10 103
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Laporan Akhir| VI-2


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 2 Wilayah Administrasi Kabupaten Barito Utara

Tabel 6. 3 Kategori Desa di Wilayah Kabupaten Barito Utara


Kategori Desa
No Kecamatan
Swadaya Swakarya Swasembada
1 Montallat 1 2 7
2 Gunung Timang 3 8 5
3 Gunung Purei 2 7 2
4 Teweh Timur 1 5 6
5 Teweh Tengah 2 3 5
6 Teweh Baru 1 4 5
7 Teweh Selatan 1 6 3
8 Lahei 1 9 3
9 Lahei Barat 3 2 6
Jumlah 15 46 42
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Laporan Akhir| VI-3


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 3 Diagram Jumlah Desa dan Kelurahan Per Kecamatan di Kabupaten Barito
Utara

6.1.2. Fisik Dasar


Kabupaten yang beribukota di Muara Teweh ini memiliki luas wilayah 8.300 Km²
sekitar 5,40 persen dari luas Provinsi Kalimantan Tengah. Pada umumnya wilayah Barito
Utara dari sebelah selatan ke timur merupakan dataran rendah, sedangkan ke arah utara
merupakan daerah perbukitan.

Tabel 6. 4 Ketinggian Wilayah Per Kecamatan di Kabupaten Barito Utara

No Kecamatan Kota Ketinggian

1 Montallat Tumpung Laung II ± 26


2 Gunung Timang Kandui ± 38
3 Gunung Purei Lampeong ± 91
4 Teweh Timur Benangin I ± 60
5 Teweh Tengah Muara Teweh ± 69
6 Teweh Baru Hajak ± 36
7 Teweh Selatan Trahean ± 48
8 Lahei Lahei II ± 45
9 Lahei Barat Benao Hilir ± 47
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Iklim di Barito Utara termasuk iklim basah, dengan suhu udara berkisar antara
23,7°C sampai dngan 32,4°C . Rata rata curah hujan tercatat 280 mm dan rata rata hari hujan
sebanyak 19 hari setiap bulan. Kelembaban udara rata rata 84 persen.

Laporan Akhir| VI-4


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Tabel 6. 5 Curah Hujan dan Hari Hujan Kabupaten Barito Utara


No Bulan Curah Hujan Hari Hujan
1 Januari 279 19
2 Pebruari 610 18
3 Maret 270 17
4 April 357 20
5 Mei 364 20
6 Juni 89 12
7 Juli 355 15
8 Agustus 87 21
9 September 144 16
10 Oktober 140 15
11 Nopember 407 25
12 Desember 263 25
Rata-Rata 280 19
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Tabel 6. 6 Kelembaban Udara dan Suhu Rata Rata di Kabupaten Barito Utara
Suhu Rata-Rata
Kelembaban Suhu Rata
No Bulan Maks Min
Mak Min Udara Rata
Bulanan Bulanan
1 Januari 35,80 22,30 32,40 23,70 85,00 27,00
2 Pebruari 35,10 22,10 32,20 23,30 79,00 26,90
3 Maret 35,00 22,20 32,80 23,90 85,00 27,30
4 April 35,20 22,40 32,40 23,90 86,00 27,40
5 Mei 35,50 23,00 32,60 24,00 84,00 27,50
6 Juni 35,40 22,20 33,10 23,90 85,00 27,60
7 Juli 34,40 21,00 31,60 23,10 86,00 26,50
8 Agustus 34,40 22,00 32,40 23,40 81,00 27,10
9 September 34,40 21,90 32,40 23,80 84,00 27,10
10 Oktober 36,20 22,40 33,30 24,10 81,00 27,70
11 Nopember 34,40 22,20 32,30 23,80 85,00 27,10
12 Desember 34,10 21,40 31,90 23,70 86,00 26,80
Rata-Rata 34,99 22,09 32,45 23,72 83,92 27,17
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Tabel 6. 7 Keadaan Angin Menurut Kecepatan dan Arah Terbanyak


Rata-Rata
No Bulan
Kecepatan Arah Terbanyak
1 Januari 5 Utara
2 Pebruari 6 Barat Laut
3 Maret 5 Utara
4 April 4 Barat Laut
5 Mei 4 Utara
6 Juni 4 Barat Laut
7 Juli 4 Utara
8 Agustus 4 Barat Daya
9 September 4 Barat Laut
10 Oktober 5 Barat Daya
11 Nopember 5 Barat Laut

Laporan Akhir| VI-5


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Rata-Rata
No Bulan
Kecepatan Arah Terbanyak
12 Desember 4 Barat Daya
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

6.2. Kependudukan
6.2.1. Jumlah dan Sebaran Penduduk
Dilihat dari sebarannya, jumlah penduduk terbesar berada di Kecamatan Teweh
Tengah yaitu 72.263 jiwa atau 57,63 % (masih tergabung dengan kecamatan pemekaran) dari
jumlah penduduk Kabupaten. Terkonsentrasinya penduduk pada kecamatan ini karena
Kecamatan Teweh Tengah yang merupakan Ibukota Kabupaten Barito Utara. Kecamatan
Lahei menempati urutan kedua dengan jumlah penduduk sebesar 11.409 jiwa atau 17,51 %
(masih tergabung dengan kecamatan pemekaran Lahei Barat), dan kecamatan yang
memiliki jumlah penduduk terkecil adalah Kecamatan Gunung Purei dengan jumlah
penduduk sebesar 2.495 jiwa (1,99 %). Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 6.8
berikut.

Tabel 6. 8 Jumlah dan Sebaran Penduduk Kabupaten Barito Utara


Jumlah Penduduk
No Kecamatan Ratio
Laki-Laki Perempuan Jumlah
1 Montallat 5.642 5.298 10.940 106
2 Gunung Timang 5.336 4.979 10.315 107
3 Gunung Purei 1.297 1.198 2.495 108
4 Teweh Timur 3.897 3.530 7.427 110
5 Teweh Tengah 37.519 34.744 72.263 108
6 Teweh Baru * * * *
7 Teweh Selatan * * * *
8 Lahei 11.409 10.551 21.960 108
9 Lahei Barat * * * *
Jumlah 65.100 60.300 125.400 108
Keterangan
* : Data masih tergabung dengan kecamatan induknya
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Gambar 6. 4 Jumlah Penduduk Kabupaten Barito Utara

Laporan Akhir| VI-6


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

6.2.2. Kepadatan Penduduk dan Jumlah Kepala Keluarga


Jumlah penduduk Kabupaten Barito Utara berdasarkan Kabupaten Barito Utara
Dalam Angka Tahun 2014 sebesar 125.400 jiwa. Dengan luas wilayah 8.300 km2, maka
tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Barito Utara tahun 2014 adalah 15 jiwa/km2.
Kecamatan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi adalah Kecamatan Teweh
Tengah yaitu 42 jiwa per Km2, sedangkan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk
terendah adalah Kecamatan Gunung Purei yaitu 2 jiwa per Km2 .( Data masih tergabung
dengan kecamatan induk dan pemekarannya). Sedangkan jumlah Rumah Tangga yang ada
di Kabupaten Barito Utara yaitu sebanyak 31.407 KK, dengan Kecamatan Teweh Tengah
yang memiliki jumlah Rumah Tangga tertinggi yaitu sebanyak; 10.840 KK, dan Kecamatan
Gunung Purei memilki jumlah Rumah Tangga Paling sedikit yaitu sebanyak 731 KK. Untuk
lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 6.9.

Tabel 6. 9 Jumlah Rumah Tangga dan Kepadatan Penduduk Kabupaten Barito Utara
Jumlah Rumah Kepadatan
No Kecamatan
Tangga Penduduk
1 Montallat 2.725 20
2 Gunung Timang 2.609 12
3 Gunung Purei 731 2
4 Teweh Timur 1.478 10
5 Teweh Tengah 10.840 42
6 Teweh Baru 4.226 *
7 Teweh Selatan 3.470 *
8 Lahei 3.091 8
9 Lahei Barat 2.237 *
Jumlah 31.407 15
Keterangan
* : Data masih tergabung dengan kecamatan induknya
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

6.2.3. Jumlah Penduduk dan Pertumbuhan Penduduk


Jumlah penduduk dan Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Barito Utara pada tahun
2012 adalah 123.610 jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduk rata-rata selama 10 tahun
terakhir (2000 – 2010) sebesar 10,12 % pertahun (Sensusnas). Tingginya angka pertumbuhan
tersebut terjadi karena ada lonjakan migrasi penduduk masuk yang bekerja pada
perusahaan sawit maupun pada sektor-sektor lainnya. Adapun perkembangan jumlah
penduduk Kabupaten Barito Utara Tahun 1980 - 2012 dapat dilihat pada Tabel 6.10.

Laporan Akhir| VI-7


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 5 Jumlah Rumah Tangga di Kabupaten Barito Utara

Gambar 6. 6 Kepadatan Penduduk di Kabupaten Barito Utara

Tabel 6. 10 Perkembangan Penduduk Kabupaten Barito Utara Berdasarkan Sensus


Penduduk (1980-2010) dan Registrasi Penduduk Tahun 2011 dan Tahun 2012
Hasil Sensus Penduduk Registrasi Penduduk
No Kecamatan
1980 1990 2000 2010 2011 2012
1 Montallat 8.100 8.539 8.916 10.604 10.281 10.781
2 Gunung Timang 3.952 6.991 8.516 10.029 10.957 10.196
3 Gunung Purei 2.416 2.510 2.837 2.426 2.693 2.466
4 Teweh Timur 4.857 5.356 8.103 7.221 8.944 7.344
5 Teweh Tengah 25.300 37.677 58.528 69.941 67.560 71.107
6 Teweh Baru * * * * * *
7 Teweh Selatan * * * * * *
8 Lahei 19.971 17.744 22.373 21.352 22.341 21.716
9 Lahei Barat * * * * * *
Jumlah 64.596 78.817 109.273 121.573 122.776 123.610
Keterangan
* : Data masih tergabung dengan kecamatan induknya
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Laporan Akhir| VI-8


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 7 Perkembangan Penduduk Kabupaten Barito Utara berdasarkan Sensus


Tahun 1980-2010 dan Registrasi Penduduk Tahun 2011-2012

6.2.4. Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur


Jumlah penduduk Kabupaten Barito Utara berdasarkan Kelompok Umur
menunjukan bahwa jumlah penduduk tertinggi pada penduduk di kelompok umur 5-9
Tahun yaitu sebanyak 12.916 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk terendah pada kelompok
umur 75 Tahun ke atas yaitu sebanyak 968 jiwa. Berdasarkan jumlah penduduk kelompok
umur di ketahun jumlah penduduk pada usia produktif di Kabupaten Barito Utara yaitu
sebanyak 83.954 jiwa.

Tabel 6. 11 Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Kabupaten Barito Utara


Kelompok Ratio Jenis
No Laki-Laki Perempuan Jumlah
Umur Kelamin
1 0-4 6.367 6.159 12.526 103
2 5-9 6.702 6.214 12.916 108
3 10-14 6.286 6.109 12.395 103
4 15-19 5.681 5.506 11.187 103
5 20-24 5.246 5.034 10.280 104
6 25-29 5.618 5.456 11.074 103
7 30-34 5.866 5.464 11.330 107
8 35-39 5.778 5.500 11.278 105
9 40-44 5.202 4.440 9.642 117
10 45-49 4.076 3.529 7.605 116
11 50-54 3.083 2.306 5.389 134
12 55-59 1.992 1.624 3.616 123
13 60-64 1.414 1.139 2.553 124
14 65-69 819 819 1.638 100
15 70-74 514 489 1.003 105
16 75 + 456 512 968 89
Jumlah/Total 65.100 60.300 125.400 1.744
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Laporan Akhir| VI-9


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 8 Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur

6.2.5. Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian.


Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian penduduk terdiri atas Pertanian,
Perkebunan, Kehutanan,Perburuan dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Industri
Pengolahan, Listrik, Gas dan Air Bersih, Konstruksi, Perdagangan, Hotel dan Restoran,
Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi, Keuangan, Perbankan dan Jasa Perusahaan,
dan Jasa-jasa. Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian tertinggi pada sektor
Pertanian, Perkebunan, Kehutanan,Perburuan dan Perikanan yaitu sebanyak 39.356 jiwa.
Untuk lebih jelasnya jumlah penduduk berdasarkan Mata pencaharian dapat dilihat pada
Tabel 6.12 berikut:

Tabel 6. 12 Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian


No Lapangan Usaha Utama Jumlah Pesentase
1 Pertanian, Perkebunan, Kehutanan,Perburuan 39.356 64,19
dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 4.116 6,71
3 Industri Pengolahan 375 0,61
4 Listrik, Gas dan Air Bersih 65 0,11
5 Konstruksi 1.360 2,22
6 Perdagangan, Hotel dan Restoran 7.159 11,68
7 Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi 1.526 2,49
8 Keuangan, Perbankan dan Jasa Perusahaan 435 0,71
9 Jasa-jasa 6.924 11,29
Total 61.316 100,00
Sumber : Kabupaten Barito Utara Dalam Angka 2014

Laporan Akhir| VI-10


PENYUSUNAN
RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH (RPI2JM) BIDANG CIPTA KARYA
KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2015-2019

Gambar 6. 9 Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian

Laporan Akhir| VI-11

Anda mungkin juga menyukai