Anda di halaman 1dari 1

Informasi Obat Asam Ibuorofen

inhibisi pada jalur produksi prostanoids, seperti prostaglandin E2


(PGE2) dan prostaglandin I2 (PGI2), yang bertanggungjawab
dalam mencetuskan rasa nyeri, inflamasi dan demam. Ibuprofen
1. . menghambat aktivitas enzim siklooksigenase I dan II, sehingga
Farmakologi
. terjadi reduksi pembentukan prekursor prostaglandin dan
tromboksan. Selanjutnya, akan terjadi penurunan dari sintesis
prostaglandin, oleh enzim sintase prostaglandin (Drug
Information Handbook, 2012)
Mengurangi nyeri dan demam ringan hingga sedang, rheumatoid
2. . Indikasi
artritis, osteoatritis (Drug Information Handbook, 2012)
Pasien dengan hipersensitivitas terhadap ibuprofen dan gangguan
3. . Kontra indikasi
fungsi hati yang berat (Drug Information Handbook, 2012)
Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menyebabkan
4. . Efek samping kerusakan hati, mual muntah, diare, hipertensi (Drug Information
Handbook, 2012)

a. Usia 6 bulan - 11 tahun : 7.5 mg / kg BB / dosis,


diberikan secara oral setiap 6 - 8 jam atau sesuai
kebutuhan.
5. . Dosis
b. Untuk orang dewasa 200 - 400 mg secara oral setiap 4 -
6 jam atau bila diperlukan (Drug Information Handbook,
2012)

Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal,


Peringatan dan penggunaan ibuprofen pada penderita yang mengkonsumsi
6. .
Perhatian alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati (Drug
Information Handbook, 2012).

a. Antikoagulan (misalnya, warfarin atau kumarin), karena obat-


obat ini jika diberikan bersamaan ibuprofen meningkatkan
7. . Interaksi obat resiko perdarahan lambung.
b. Ibuprofen menurunkan efektivitas Angiotensin-converting
enzyme (ACE) inhibitor (misalnya, enalapril)
atau diuretik (misalnya, furosemide, hydrochlorothiazide).