Anda di halaman 1dari 9

“Eksperimen Franck Hertz”

A. Rumusan Masalah
1. Apakah benar teori kuantum bahwa tenaga elektron atom itu bertingkat-tingkat
(terkuantisasi)?
2. Bagaimana hubungan tegangan grind terhadap nilai kuat arus listrik yang di dapat?

B. Hipotesis
1.

C. Variabel
1. Variabel bebas : Tegangan Grid (𝑉𝑔𝑟𝑖𝑑 )
2. Variabel kontrol : Tegangan Vilamen
3. Variabel terikat :
D. Alat dan Bahan
1. Alat
a. Tabung Franck-Hertz yang diisi neon
b. Tabung Franck-Hertz yang diisi merkuri
c. Oven
d. Unit control untuk catu daya
e. Amplifier arus DC
2. Bahan
a. Aplikasi Amrita Virtual Lab

E. Prosedur Percobaan
1. Klik tombol display untuk mengatur U1 (voltase kisi)
2. Kemudian klik tombol mulai untuk memulai percobaan dan untuk menunjukkan
tampilan penampang melintang dari perangkat Franck Hertz tabung kaca
3. Klik tombol stop untuk meliat emisi dan tumbukan elektron pada setiap voltase
4. Atur mode operasi ke PC dengan mengklik tombol Function untuk melihat grafik
5. Pilih jenis gas neon
6. Diatur tegangan filamen sebesar 2V, 6V, dan 10V
7. Diatur tegangan grind dari 1V hingga 10V, serta diamati nilai kuat arus listrik yang
dihasilkan
8. Jenis gas diubah menjadi merkuri
9. Diulangi langkah 6 dan 7
10. Dibuat grafik sesuai data yang diperoleh
F. Tabel Pengamatan
1. Jenis gas : Neon
Tegangan filamen :2V
Vgrid (V) I (mA)
1 0,2
2 4,4
3 2,8
4 7,8
5 4,5
6 11,4
7 6,5
8 17,2
9 5,9
10 13,5

2. Jenis gas : Neon


Tegangan filamen : 6V
𝑉𝑔𝑟𝑖𝑑 (V) 𝐼 (mA)
1 0,8
2 14,5
3 8,4
4 25,3
5 14,2
6 36
7 19,6
8 53,4
9 19,5
10 41,8

3. Jenis gas : Neon


Tegangan filamen : 10V
𝑉𝑔𝑟𝑖𝑑 (V) 𝐼 (mA)
1 1,3
2 24
3 14
4 41,9
5 23,6
6 59,6
7 32,6
8 86,5
9 32,5
10 69,3

4. Jenis gas : Merkuri


Tegangan filament : 2V
𝑉𝑔𝑟𝑖𝑑 (V) 𝐼 (mA)
1 0,2
2 2,9
3 7,7
4 12,3
5 15,2
6 5,3
7 9,8
8 15
9 18,3
10 13,5

5. Jenis gas : Merkuri


Tegangan filamen : 6V
𝑉𝑔𝑟𝑖𝑑 (V) 𝐼 (mA)
1 0,6
2 8,6
3 24
4 37,5
5 47,7
6 13,5
7 29,8
8 45,7
9 55,8
10 41,1

6. Jenis gas : Merkuri


Tegangan filamen : 10V
𝑉𝑔𝑟𝑖𝑑 (V) 𝐼 (mA)
1 0,9
2 14,2
3 39,6
4 62,2
5 79
6 22,4
7 49,2
8 75,5
9 92,4
10 68

Neon

I (mA) Tegangan Filamen 2 V


20
18
8, 17.2
16
14 10, 13.5
12
6, 11.4
10
8 4, 7.8
6 7, 6.5 9, 5.9
4 2, 4.4 5, 4.5
3, 2.8
2
0 1, 0.2 Vgrid (V)
0 2 4 6 8 10 12

I (mA) Tegangan Filamen 6 V


60
8, 53.4
50

40 10, 41.8
6, 36
30
4, 25.3
20 7, 19.6 9, 19.5
2, 14.5 5, 14.2
10 3, 8.4

0 1, 0.8 Vgrid (V)


0 2 4 6 8 10 12
I (mA) Tegangan Filamen 10 V
100
90
8, 86.5
80
70 10, 69.3
60 6, 59.6
50
40 4, 41.9
30 7, 32.6 9, 32.5
2, 24 5, 23.6
20
10 3, 13

0 1, 2.7 Vgrid (V)


0 2 4 6 8 10 12

Merkuri

I (mA) Tegangan Filamen 2 V


20
18 9, 18.3
16
5, 15.2 8, 15
14 10, 13.5
12 4, 12.3
10 7, 9.8
8 3, 7.7
6
6, 5.3
4
2, 2.9
2
0 1, 0.2 Vgrid (V)
0 2 4 6 8 10 12
I (mA)
Tegangan Filamen 6 V
60
9, 55.8
50
5, 47.7
8, 45.7
40 10, 41.1
4, 37.5

30 7, 29.8
3, 24
20
6, 13.5
10 2, 8.6

0 1, 0.6 Vgrid (V)


0 2 4 6 8 10 12

I (mA) Tegangan Filamen 10 V


100
90 9, 92.4
80 5, 79
8, 75.5
70 10, 68
60 4, 62.2
50 7, 49.2
40 3, 39.6
30
20 6, 22.4
2, 14.2
10
0 1, 0.9 Vgrid (V)
0 2 4 6 8 10 12
G. Pembahasan
Data dari hasil eksperimen di atas kami sajikan dalam bentuk grafik. Dimana grafik
tersebut hampir sama dengan grafik yang ada pada referensi. Pada grafik di atas dapat diketahui
bahwa elektron yang dipercepat bertumbukan dengan atom neon ataupun merkuri dan
memberikan energinya ke elektron pada atom, hal ini menyebabkan elektron pada atom dapat
berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi (mengalami eksitasi elektron). Adanya eksitasi
elektron juga dapat ditunjukkan dengan adanya penurunan arus yang nampak pada percobaan
Franck-Hertz. Hal ini disebabkan karena adanya elektron yang melepaskan energinya. Elekton
menumbukkan energinya pada atom-atom neon ataupun merkuri dan setelah itu akan bergerak
dengan energy yang lebih rendah. Dengan demikian jika elektron harus melewati kisi dan
energinya tidak cukup untuk mengatasi tegangan perlambat rendah , ia tidak akan dapat
mencapai plat anoda, menyebabkan grafik nampak seperti yang kami tampilkan.
Grafik yang ditampilkan memberikan gambaran tingkat-tingkat eksitasi dari elektron yang
menunjukkan bahwa energi dari elektron itu bertingkat-tingkat (terkuantisasi)yang
mengukuhkan kebenarana dari teori kuantum.

H. Kesimpulan
1. Tingkat-tingkat energi eksitasi dari elektron menunjukkan bahwa energi elektron itu
bertingkat-tingkat (terkuantisasi) dan mengukuhkan kebenaran teori kuantum.
2. Semakin besar tegangan grid yang diberikan maka semakin besar arus yang dihasilkan akan
tetapi pada tegangan grind tertentu arus turun secara drastic akibat eksitasi elektron.
DAFTAR PUSTAKA

Alonso, M. 1983. Fundamental University Physics. Volume II. Addison Wisley

Krane, Kenneth S. 1992. Fisika Modern, alih bahasa: Hans J. Wospakrik dan Sofia Niksolihin.
Jakarta: Universitas Indonesia