Anda di halaman 1dari 10

TUGAS MATA KULIAH PD II “OBSERVASI”

Dosen Pembimbing : Andi Budhy Rakhmat S.Psi., M.Psi., Psikolog

LAPORAN HASIL OBSERVASI PENYESUAIAN DIRI


DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR

OLEH :
MUHAMMAD AKBAR
(4518091013)
KELOMPOK 1

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI


Universitas Bosowa Makassar
2019
A. URAIAN OBJEKTIF OBSERVASI

Observasi dilakukan pada tanggal 11 Desember 2018 mulai pukul 11.00 – 12.51.
Kami dari Kelompok 1 yang melakukan observasi adalah (BR, FF, GN, N, dan NH) di
SD Pertiwi Makassar, tetapi salah satu anggota kelompok kami berhalangan hadir karena
adanya jadwal observasi yang bersamaan. Setiap anggota kelompok mengamati bentuk
penyesuaian diri yang terdapat pada siswa/i di lingkungan sekolah. Setelah observasi
selesai dilakukan, kami meminta waktu sekitar 10 menit untuk menanyakan mengenai
biodata kepada adik-adik atau observee yang telah kita amati.dan berfoto bersama
sebagai bentuk dokumentasi.

B. STRATEGI PERANCANGAN OBSERVASI


a. Maksud dan tujuan observasi
Maksud dan tujuan observasi adalah untuk mengetahui bentuk penyesuaian diri di
lingkungan sekolah untuk memenuhi tugas Psikodiagnostik II (Observasi).
b. Landasan Teori
Penyesuaian diri berasal dari kata adaptasi dalam biologi yang berarti usaha
individu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat ia hidup. Dalam
psikologi ini dikenal dengan kata adjustment (penyesuaian diri), selama hidupnya
manusia selalu dituntut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Schneiders
(1964) mendefinisikan penyesuaian diri (adjustment) sebagai suatu proses dimana
individu berusaha keras untuk mengatasi atau menguasai kebutuhan dalam diri,
ketegangan,frustasi, dan konflik, tujuannya untuk mendapatkan keharmonisan dan
keselarasanantara tuntutan lingkungan dimana dia tinggal dengan tuntutan di dalam
dirinya.
Schneider membagi penyesuaian diri di sekolah menjadi 5 aspek, yaitu:
a) Mau menerima dan menghormati otoritas sekolah Mau menerima otoritas sekolah
dan mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku,dalam hal ini adalah peraturan
sekolah, kepala sekolah dan guru tanpa disertai rasa marah dan rasa enggan.
b) Berminat dan berpartisipasi pada aktivitas sekolah.
c) Membina relasi yang baik dengan teman sekolah, guru, dan unsur-unsur
sekolah.
d) Mau menerima tanggung jawab.
e) Membantu sekolah dalam mewujudkan tujuan

C. Jenis data yang akan diamati


Jenis data yang akan diamati adalah bentuk penyesuaian diri siswa/i Sekolah Dasar
di dalam lingkungan sekolah.

D. Metode pencatatan data


a. Checklist
Checklist adalah teknik pencatatan yang menyatakan keberadaan atau
ketidakberadaan sesuatu. Digunakan untuk mencatat perilaku spesifik yang akan
dilihat.
b. Rating Scale
Rating scale merupakan suatu alat ukur obsevasi yang berisi pernyataan atau
tingkah laku dan alternative jawaban dalam bentuk skala (kontinum).
c. Narrative Description
Narrative description merupakan suatu teknik pencatatan observasi yang
menggambarkan tingkah laku dalam bentuk narasi/cerita. Penggambaran tingkah
laku secara detail tingkah laku yang menjadi target observasi, dan objektif tanpa
penyimpulan, interpretasi atau penilaian.

E. Metode Observasi
a. Checklist
Nama Observee :K
Usia Observee : 10 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Tanggal : 11 Desember 2018
Tempat : SD Pertiwi Makassar
Durasi : 1 jam 1 menit
 Gambaran singkat karakteristik fisik dan sosial setting observasi
Observasi dilakukan pada siang hari di Sekolah Dasar Pertiwi Makassar.
Observer mulai mengamati bentuk-bentuk penyesuaian diri yang dilakukan
oleh subjek di jam kedua istirahat. Saat itu para siswa/i tidak sedang dalam
proses belajar mengajar dikarenakan ujian telah selesai dan siswa/i tetap
bersekolah untuk menunggu nilai keluar, sehingga kondisi diluar kelas tetap
rame walau bel masuk sudah berbunyi. Subjek adalah salah seorang siswi
kelas 5 SD. Subjek memiliki tinggi badan kurang lebih 158cm, model
rambut rata dengan panjang kurang lebih sebahu, menggunakan bando karet
yang dikalungkan di leher, selalu menggenggam smartphone-nya di tangan
kanan, dan mengenakan pakaian seragam lengkap.
 Skala Checklist
Petunjuk:
Pada setiap item beri tanda (√) di bawah kolom Ya apabila subjek menampilkan
perilaku sesuai pernyataan,dan beri tanda (√) di bawah kolom Tidak apabila
subjek tidak menampilkan perilaku sesuai pernyataan.

NO. TAMPILAN PERILAKU YA TIDAK


Mendengarkan pembicaraan orang lain dengan
A.
baik,
Fokus mendengarkan ketika berbicara dengan orang
1.
lain
Perhatian terhadap
2.

3.

B. Menerima sudut pandang orang lain,


Mengikuti apel/upacara
1.

Mengikuti pembelajaran/ujian dengan tertib


2.
Berada dalam sekolah selama waktu sekolah
3.
berlangsung
C. Peka terhadap perasaan orang lain
Berbicara dengan sopan kepada guru
1.

Berkomunikasi dengan baik kepada teman sekolah


2.

Membantu teman jika dalam kesulitan


3.

Menyapa atau mengucap salam ketika bertemu dengan


4.
orang lain
b. Rating Scale
Nama Observee :K
Usia Observee : 10 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Tanggal : 11 Desember 2018
Tempat : SD Pertiwi Makassar
Durasi : 1 jam 1 menit
 Gambaran singkat karakteristik fisik dan sosial setting observasi
Observasi dilakukan pada siang hari di Sekolah Dasar Pertiwi Makassar.
Observer mulai mengamati bentuk-bentuk penyesuaian diri yang dilakukan
oleh subjek di jam kedua istirahat. Saat itu para siswa/i tidak sedang dalam
proses belajar mengajar dikarenakan ujian telah selesai dan siswa/i tetap
bersekolah untuk menunggu nilai keluar, sehingga kondisi diluar kelas tetap
rame walau bel masuk sudah berbunyi. Subjek adalah salah seorang siswi
kelas 5 SD. Subjek memiliki tinggi badan kurang lebih 158cm, model
rambut rata dengan panjang kurang lebih sebahu, menggunakan bando karet
yang dikalungkan di leher, selalu menggenggam smartphone-nya di tangan
kanan, dan mengenakan pakaian seragam lengkap.
 Skala Rating Scale
Petunjuk:
Pada setiap pernyataan yang diberi tanda ( ) dibawah kolom:
1 : Subjek tidak pernah menampilkan perilaku yang sesuai dengan
pernyataan
2 : Subjek jarang menampilkan perilaku yang sesuai dengan pernyataan
3 : Subjek pernah menampilkan perilaku yang sesuai dengan pernyataan

Kategori
No. Indikator
1 2 3

1. Berpakaian rapi

2. Memakai atribut sekolah

3. Membersihkan ruang kelas

4. Mengikuti apel/upacara

5. Mengikuti pembelajaran/ujian dengan tertib

Berada dalam sekolah selama waktu sekolah


6.
berlangsung

7. Berbicara dengan sopan kepada guru

Berkomunikasi dengan baik kepada teman


8.
sekolah

9. Membantu teman jika dalam kesulitan

Menyapa atau mengucap salam ketika


10.
bertemu dengan orang lain
11. Mengerjakan ketika disuruh oleh guru

12. Mengembalikan barang yang dipinjam

13. Mampu mengkordinir teman-temannya

14. Kreatif

Memiliki daya saing di bidang akademik


15.
atau non akademik

16. Membuang sampah pada tempatnya

c. Narrative Description
Nama Observee :K
Usia Observee : 10 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Tanggal : 11 Desember 2018
Tempat : SD Pertiwi Makassar
Durasi : 1 jam 1 menit
 Gambaran singkat karakteristik fisik dan sosial setting observasi
Observasi dilakukan pada siang hari di Sekolah Dasar Pertiwi Makassar.
Observer mulai mengamati bentuk-bentuk penyesuaian diri yang dilakukan
oleh subjek di jam kedua istirahat. Saat itu para siswa/i tidak sedang dalam
proses belajar mengajar dikarenakan ujian telah selesai dan siswa/i tetap
bersekolah untuk menunggu nilai keluar, sehingga kondisi diluar kelas tetap
rame walau bel masuk sudah berbunyi. Subjek adalah salah seorang siswi
kelas 5 SD. Subjek memiliki tinggi badan kurang lebih 158cm, model
rambut rata dengan panjang kurang lebih sebahu, menggunakan bando karet
yang dikalungkan di leher, selalu menggenggam smartphone-nya di tangan
kanan, dan mengenakan pakaian seragam lengkap.
 Objektive Behavioral Description (OBD) (mulai jam 11.00 , selesai 12.51)
K sedang berjalan sendirian menuju aula, lalu berjalan kembali menuju
kelas yang berada di lantai 2. Hanya butuh waktu kurang lebih 15 menit, K
kembali turun bersama dengan teman-temannya untuk membeli jajanan di
kantin. K bukan sosok anak yang cerewet dan aktif, dia ramah dan sedikit
pendiam, tapi K memiliki banyak teman. K adalah sosok yang ramah untuk
orang yang ia kenali. Semester sebelumnya K menduduki peringkat ke-7 di
dalam kelasnya dan ia juga aktif mengikuti ajang lomba modeling. Terlihat
disaat jam istirahat untuk persiapan shalat dhuhur, K kerap di panggil serta
diajak orang temannya dengan silih berganti. Banyak yang ingin berteman
dengan K dengan sosoknya yang kalem. Ia juga mendapat beberapa
penilaian dari teman-temannya bahwa ia orang yang baik, cantik, dan
ramah. Bukan hanya dengan teman sebaya, terlihat ketika K berjalan
melewati seorang guru yang sedang duduk di koridor kelas, K
menundukkan sedikit kepalanya dan sedikit mengayungkan tangannya ke
depan, yang menandakan symbol permisi. Ketika ia dipanggil oleh salah
seorang guru, K dengan sigap mendatangi guru tersebut. K aktif di
ekstrakurikuler tari dan kerap membantu serta mengkoordinir teman-
temannya saat latihan.
DOKUMENTASI

Siswa/i melaksanakan shalat dhuhur


berjamaah di Aula Sekolah.

Siswa/i melaksanakan shalat


dhuhur berjamaah di Aula
Sekolah.

Foto bersama Kayla ketika observasi


telah selesai dilakukan.
DAFTAR PUSTAKA

Kusdiyati, S. (2015). Observasi Psikologi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset


Kusdiyanti, S. & Faisaluddin, Lilim Hakimah. (2011). Penyesuaian Diri di Lingkungan
Sekolah. Jurnal Humanitas. Vol.VIII No.2.

Anda mungkin juga menyukai