Anda di halaman 1dari 4

Nama : Zeno Susilo

NIM : 030986174
UPBJJ : Purwokerto

Tugas 3
PT. ANGIN KENCANG INDAH (PT. AKI) adalah salah satu perusahaan jasa besar di
Indonesia. Berikut ini neraca saldo PT. AKI Tahun 2018 sebelum audit dalam satuan rupiah.
PT. Angin Kencang Indah (PT. AKI)
Neraca Saldo
Per 31 Desember 2018
Akun Debet Kredit
Kas Rp 79.500.000
Tanah Rp 500.000.000
Bangunan Rp 1.000.000.000
Modal Rp 1.600.000.000
Biaya Pendirian Rp 2.500.000
Hutang Usaha Rp 15.000.000
Biaya Iklan Rp 5.000.000
Biaya Asuransi Rp 25.000.000
Pendapatan Jasa Rp 120.000.000
Pendapatan Sewa Rp 50.000.000
Piutang Usaha Rp 25.000.000
Perlengkapan Rp 15.000.000
Beban Gaji Rp 90.000.000
Biaya Reparasi Gedung Rp 43.000.000
Total Rp 1.785.000 .000 Rp 1.785.000.000
Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan data-data yang masih harus disesuaikan pada akhir
tahun adalah sebagai berikut:
 Beban asuransi yang sudah kaluarsa sebesar Rp. 10.000.000
 Tanggal 1 Juli 2018 diterima pendapatan sewa Rp. 25.000.000 untuk 10 bulan.
 Gaji yang masih terhutang sebesar Rp 8.500.000
 Piutang tak tertagih 5% dari piutang
 Perlengkapan yang masih ada Rp 12.000.000
Pertanyaan :
Skor
No Tugas Tutorial
Maksimal
1. Buatlah laporan keuangan yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, 50
dan laporan perubahan ekuitas
2. Hitunglah analisis rasio yang meliputi rasio-rasio berdasarkan laporan 30
keuangan yang telah dibuat pada nomor 1. Adapun rasio yang perlu
dihitung adalah sebagai berikut:
a. Current Ratio
b. Return on Assets (ROA)
c. Return on Equity (ROE)
d. Debt to Equity Ratio (DER)
3. Buatlah rekomendasi hasil analisis laporan keuangan didasarkan pada
analisis rasio yang telah dibuat. Standar rasio industri yang berlaku
adalah sebagai berikut:
1. Current Ratio 100 kali
2. Return on Assets (ROA) 0,2 kali
3. Return on Equity (ROE) 0,2 kali
4. Debt to Equity Ratio (DER) 0,1 kali
Jawab
1. Membuat laporan keuangan
PT. ANGIN KENCANG INDAH ( PT. AKI )
NERACA
PER 31 DESEMBER 2018
ASSET KEWAJIBAN
ASSET LANCAR KEWAJIBAN LANCAR
Kas 79.500.000 Hutang Usaha 15.000.000
Piutang Usaha 23.750.000 Utang gaji 8.500.000
Kerugian piutang 1.250.000 Sewa dibyr dimuka 25.000.000
Perlengkapan 12.000.000
By. Perlengkapan 3.000.000
Asuransi dibyr dimuka 15.000.000
TOTAL ASSET LANCAR 134.500.000 TOTAL KEWAJIBAN LANCAR 48.500.000
ASSET TETAP EKUITAS
Tanah 500.000.000 Modal 1.600.000.000
Bangunan 1.000.000.000 Laba Tahun Berjalan 31.500.000
By. Renovasi gedung 43.000.000 1.043.000.000
By. Pendirian 2.500.000
TOTAL ASSET TETAP 1.545.500.000 EKUITAS 1.631.500.000
TOTAL ASSET 1.680.000.000 TOTAL KEWAJIBAN & EKUITAS 1.680.000.000
PT. ANGIN KENCANG INDAH ( PT. AKI )
LAPORAN LABA RUGI
Periode 31 Desember 2018
No Akun Perkiraan Debet Kredit
1 Pendapatan
Pendapatan Jasa 120.000.000
Pendapatan Sewa 50.000.000
Total Pendapatan 170.000.000
2 Beban Operasional
Biaya Iklan 5.000.000
Biaya Asuransi 10.000.000
Beban gaji 98.500.000
Biaya Sewa 25.000.000
Total Beban 138.500.000
Laba Bersih 31.500.000

PT. ANGIN KENCANG INDAH ( PT. AKI )


LAPORAN PERUBAHAN MODAL
Periode 31 Desember 2018
Laba awal 1.600.000.000
Laba tahun berjalan 31.500.000
Modal Akhir 1.631.500.000
2. Analisis rasio
a. Current Ratio
Current ratio = Asset lancar-asuransi dibayar dimuka / utang lancar
= 134.500.000 – 15.000.000 / 48.500.000
= 2,46
b. Return on Assets (ROA)
ROA = Laba bersih / Total Asset
= 31.500.000 / 1.680.000.000
= 0,0187
c. Return on Equity (ROE)
ROE = Laba Bersih / Total Ekuitas
= 31.500.000 / 1.631.500.000
= 0,0193
d Debt to Equity Ratio (DER)
DER = Total hutang lancar / Total ekuitas
= 48.500.000 / 1.631.500.000
= 0,0297
3. Rokomendasi hasil analisis laporan keuangan
1. Current Ratio 100 kali
Nilai kekayaan lancar yang bisa segera dijadikan uang untuk melunasi kewajiban
lancarnya sebesar 100 kali, hal ini menunjukan perusahaan masih sehat.
2. Return on Assets (ROA) 0,2 kali
artinya untuk setiap Rp 1 Aset yang digunakan, perusahaan hanya mampu menghasilkan Rp
0.2 Laba Bersih. Bisa juga dikatakan, perusahaan hanya mampu menghasilkan Laba Bersih 20
% dari total Aset yang digunakan.
3. Return on Equity (ROE) 0,2 kali
rtinya untuk setiap Rp 1 yang diinvestasikan pada perusahaan, pemegang saham
memperoleh tambahan nilai ekuitas Rp 0.2. Bisa juga dikatakan, dari total investasi pada
perusahaan, pemegang saham memperoleh kenaikan nilai ekuitas yakni 20 %.
4. Debt to Equity Ratio (DER) 0,1 kali
Artinya rasio hutang terhadap ekuitas perusahaan sebesar 0,1 kali.Rasio DER diterima
adalah berkisar diantara 1,5 kali hingga 2 kali. Apabila ratio sebesar 0,1 kali berarti masih
bisa diterima.