Anda di halaman 1dari 13

BAB 3

RESEP
LARUTAN

1. RESEP 1

dr. Djoen
SIP : 503/DKK-DU/VII/2014
Jl. KH. Harun Nafsi Gg. Darma Samarinda
(0541)7269413
Samarinda, 17 Juni 2015

R/ OBP
S t.d.d. Cth. 1

Pro : An. Wanda (10thn)


Alamat : Jl. Ciptomangkusumo No.20

RESEP STANDART

POTIO ALBA CONTRA TUSSIM

Kinder hoestdrank ( FMI hal 56 )

R/ Solutio Ammoniae spirit sae salae vol 2

Olei menthae piperatae gtt 2

Siripus simplex 10

Aquae ad 100

Resep Standart SASA (PH 5 hal 327 no 559)

R/ Minyak adas manis 4

Spiritus 76

Ammoniae 20
2. URAIAN BAHAN
1. Minyak Perment
Nama Resmi : OLEUM MENTHAE PIPERATE
Nama Lain : Minyak Perment
Pemerian : Cairan tidak bewarna , kuning kehijauan , bau aromatic rasa
khas pedas dan kemudian dingin.
Kelarutan : Larut dalam etanol , larut dalam bagian volume etanol
Khasiat : Zat tambahan , karminativa
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik .
2. Sirup simplex ( FI III hal 87 )
Nama Resmi : SIRUPUS SIMPLEX
Nama Lain : sirop gula
Pemerian : Cairan Jernih , tidak bewarna , rasa manis
Kelarutan : Larut dalam air , mudah larut dalam air mendidih , sukar larut
dalam eter.
Khasiat : Zat tambahan , sebagai pemanis.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
3. Aqua (FI III hal 96)
Nama Resmi : AQUA DESTILATA
Nama Lain : Air suling
Pemerian : Cairan jernih , tidak bewarna , tidak berasa
Khasiat : Zat tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
4. SASA
Nama Resmi : SOLUTIO AMMONIAE SPIRITUSA ANISATA
Nama Lain : sasa
Pemerian : Zat cair yang mula-mula tak bewarna , tetapi lam kelaman
menjadi kuning muda , baunya sangat kuat sepeti minyak adas
manis dan seperti ammonia.

3. PENIMBANGAN BAHAN
10
1. SASA = 100 x 1 = 1gr

2. Ol. Menthae pip = 1 tetes


10
3. Sirup simplex = 100 x 10 = 10 ml.
4. Aqua des ad = 10 ml
10𝑚𝑙
BJ sedian = 100𝑚𝑙 x 100% = 10% < 13,33%

BJ sedian 1gr=1ml.

4. PROSEDUR KERJA
1. Disiapkan semua alat dan bahan yang akan digunakan
2. Disetarakan timbangan
3. Menara botol , lalu ditimbang sirup simplex didalamnya kocok hingga dinding
botol basah.
4. Ditimbang SASA kocok hingga rata atau terbagi + sebagian air + aqua menthae
pip dan ditambahkan sisa air hingga jumlah yang dikehendaki.
5. Dimasukan kebotol , diberi etiket dan tanda kocok dahulu.

5. INFORMASI OBAT
- Nama : An. Wanda
- Aturan Pakai : 3 x sehari 1 sendok teh , sesudah makan. (oral)
- Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
1. RESEP 2

dr. Djoen
SIP : 503/DKK-DU/VII/2014
Jl. KH. Harun Nafsi Gg. Darma Samarinda
(0541)7269413
Samarinda , 24 Juni 2015

R/ Infus. Pipper. Betlle cum


Aq. Calcis 200
S.U.C

Pro : Tn. Donadoni


Alamat : Jl. Bung Tomo No. 10

RESEP STANDART

INFUSUM PIPERIS BETTLE COM AQUA CALCIS

Infus sirih – air kapur

FOI hal 63

Infus daun sirih 50 ml

Air kapur 150 ml

Tjampur

Sebagai obat luar pengganti liquor borat

2. URAIAN BAHAN
1. Air kapur
Nama Resmi : CALSIUM CHORO HYPODRIL
Nama Lain : kaporit
Pemerian : Serbuk putih , kotor , bau khas.
Kelarutan : Larut sebagian dalam air dan dalam etanol (95%) P
Khasiat : Sebagai bahan dasar sintesis
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
2. Daun sirih
Nama Resmi : PIPER BETLE
Nama Lain : Daun sirih
Pemerian : Bau aromatic khas , rasa pedas.
Khasiat : Antiseptik , adstrigen , antibiotic
3. Aqua dest
Nama Resmi : AQUA DESTILATA
Nama Lain : air suling
Pemerian : cairan jernih , tidak bewarna , tidak berbau , tidak berasa.
Khasiat : Zat tambahan

3. PENIMBANGAN BAHAN
30𝑚𝑙
1. Daun sirih = 300𝑚𝑙 x 150 ml = 15ml
2. Air kapur ad = 30 ml = 30ml – 15 ml
= 15 ml.

4. PROSEDUR KERJA
1. Disiapkan semua alat dan bahan yang akan digunkan
2. Daun sirih yang segar dipotong-potong , dimasukan panic infus + air 100 ml
lalu dipanaskan diatas penangas air pada suhu 90 derajat selama 15 menit.
3. Didinginkan kemudian disaring hingga 100gr masuk botol , selanjutnya
disebut colatur I jika hasil saringan kurang dari 100gr maka kekurangan berat
di + colatur II yang dibuat dengan jalan ampas dituangi dengan air kemudian
disaring sebanyak kekurangan beratnya.
4. Ditambahkan aqua calcis dikocok hingga membentuk endapan Ca.fenolat
sebagai zat berkhasiat .
5. Diberi etiket pada botol infus.

5. INFORMASI OBAT
- Antiseptik , pemakaiannya telah diketahui oleh pasien.
1. RESEP 3

Dr. Djoen
SIP: 503/DKK-DU/VII/2014
Jl. KH Harun Nafsi Gg. Darma Samarinda
Telp (0541) 7269414
Samarinda, 10 juni 2015

R/ Scots Emulsum 30 ml
s.b.dd.cp.pc
Pro : An gatot (3th)
Alamat : Jl. Gatot Subroto No 10

R/ Standar : Emulsi Minyak ikan Majemuk (PH V HAL 197)

R/ Levetran 40

Minyak Kulit Jangat 0.1

Serbuk Gom Arab 15

Natriumhypophosphiet 0.15

Calcium Hyposphiet 0.5

Air 20

Gliserin 10

Air 14

2. URAIAN BAHAN
1. Gom Arab (FI III HAL 279)
Nama Resmi : Gummi Acaciae
Nama Lain : Gom Arab
Pemerian : Hampir tidak berbau rasa tawar seperti lendir.
Kelarutan : mudah larut dalam air menghasilkan larutan yang kental dan
tembus cahaya , praktis tidak larut dalam etanol (95%)P.
Khasiat : Zat Tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
2. Lavetran (FI III HAL 628)
Nama Resmi : Oleum Lecoris Aseli
Nama Lain : Minyak Ikan
Pemerian : cairan minyak, encer, berbau khas tengik rasa dan bau seperti
ikan.
Kelarutan : sukar larut dalam etanol,mudah larut dalam eter.
Khasiat : Zat Tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baiK.
3. Minyak Kayu Manis (FI III HAL 454)
Nama Resmi : Oleum Cinnamomi
Nama Lain : Minyak Kayu Manis
Pemerian : cairan suling segar berwarna kuning bau dan rasa khas jika
disimpan jadi coklat kemerahan.
Kelarutan : dalam etanol larutkan 1ml dengan 8 ml etanol (95%)p,opalensi,
yang terjadi tidak lebih kuat opalensi larutan yang dibuat dengan
menambahkan 0.5 ml peras.
Khasiat : Zat Tambahan.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
4. Calcium Hyphospit (FI IV HAL 102)
Nama Resmi : Calcii Hydrogen Phospas
Nama Lain : Ca hypospopit
Pemerian : serbuk putih tidak berbau, dan tidak berasa.
Kelarutan : praktis tidak larut dalam air,larut dalam asam klorida.
Khasiat : Zat Tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
6. Gliserin (FI III HAL 271)
Nama Resmi : Glycerinum
Nama Lain : Gliserol
Pemerian : cairan seperti sirup jernih tidak berwarna rasa manis
Kelarutan : tidak larut dalam kloroform atau minyak lemak
Khasiat : Zat Tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

3. PENIMBANGAN BAHAN

1. Lavetran : 40 : 100.1 x 30 = 11 gram

2. Minyak Kayu Manis : 0.1 : 100.1 x 30 = 0.02 gram

3. Gom Arab : 15 : 100.1 x 30 = 4.49 gram

4. Natrium Hyphospit : 0.5 : 100.1 x 30 = 0.14 gram

4. PROSEDUR KERJA

1. Disiapkan alat dan bahan


2. Disetarakan timbangan
3. Ditimbang semua bahan
4. Dikalibrasi gelas beker 20 CC masukkan air hangat sampai tanda kalibrasi,
larutkan Na Hyphospiet aduk hingga dingin kemudian tambahkan gliserin
5. Dimasukkan Lavetran + PGA + campuran A aduk hingga terbentuk Corpus
Emulsi, encerkan dengan sebagian air
6. Dimasukkan Kedalam wadah + sisa air hingga 30 diberi e-tiket putih dan label
"kocok dahulu"
7. Diberi Kepasien

5. INFORMASI OBAT

Nama : An Gatot

Penggunaan : Diminum 2x sehari 1 sendok bubur sesudah makan

Khasiat : Penambah nafsu makan

Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik, terhindar dari cahaya

1. RESEP 4

Dr. Djoen
SIP: 503/DKK-DU/VII/2014
Jl. KH Harun Nafsi Gg. Darma Samarinda
Telp (0541) 7269414
Samarinda, 10 Juni 2015

R/ Emulsum Laxantes S.f


did suc

Pro : An handaka
Alamat : Jl. Bung Tomo No 8 Samarinda

Resep Standar : Emulsum Pentjahar (FOI HAL 35)


R/ Emulsa Pertolagar 200

Fenolftalein 0.7
campurkan

R/ Parafin liq 170

Sol Agar 20

Aqua 30

Tween 2

Span 2

Nipagin qs
M.f emulsum
S.emulsum pertolegas

2. URAIAN BAHAN
1. Parafin Liquidum (FI III HAL 474)
Nama Resmi : Parafinum Liquidum
Nama Lain : Paraffin Cair
Pemerian : cairan kental, transparan tidak berfloruensi ,tidak berwarna.
Kelarutan : praktis tidak larut dalam air dan dalam etanol (95%).
Khasiat : Laksativum
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik
2. Sol Agar (FI III HAL 74)
Nama Resmi : Agar
Nama Lain : Agar – Agar
Pemerian : Berkas potongan memanjang,tipis selaput lendir atau berbentuk
serpih,hingga lemah kekuningan.
Kelarutan : praktis tidak larut dalam air, larut dalam air mendidih.
Khasiat : Zat Tambahan.
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik
3. Tween (FI IV HAL 509)
Nama Resmi : Pol,suf Balium
Nama Lain : Tween
Pemerian : cairan kental,transparan,tidak berwarna,hampir tidak
mempunyai rasa.
Kelarutan : mudah larut dalam air, dalam etanol (95%) dan dalam etil asetat
p, dan dalam
dalam methanol p, sukar larut dalam paraffin cair p.
Khasiat : sebagai emulgator fase cair
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik
4. Span 80 (FI IV HAL 567)
Nama Resmi : Sorbitol Manooleat
Nama Lain : Span 80
Rumus Molekul: C3 O6 H27 C17
Pemerian : larutan berminyak,tidak berwarna,bau karakteristik dari asam
lemak
dengan alkohol sedikit larut dalam minyak ke biji kapas.
Khasiat : Emulgator fase minyak
Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik
5. Metil Paraben (FI III HAL 551)
Nama Resmi : Methyl Hydroxybenzote
Nama Lain : Nipagin
Rumus Molekul: C8 H8 O4
Pemerian : serbuk hablur putih, hampir tidak berbau,tidak mempunyai rasa
kemudian agar membakar kulit.
Kelarutan : larut dalam 500 bagian air,20 bagian air mendidih dalam 3.5
bagian etanol dan dalam 3 bagian aseton mudah larut dalam eter
p.
Khasiat : Pengawet
Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik
6. Fenolftalein (FI III HAL 675)
Nama Resmi : Fenolftalein
Nama Lain : Indikator pp
Rumus Molekul: C20 H14 O14
Pemerian : serbuk hablur putih atau putih kekuningan lemah,tidak
berbau,stabil diudara.
Khasiat : Zat Tambahan
Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik

3. URAIAN BAHAN

1. Parafin Liq : 70 : 125 x 200 = 112 x 0.5 = 56 gram

2. Sol Agar : 20 : 125 x 200 = 32 x 0.5 = 16 gram

3. Span : 2 : 125 x 200 = 3.2 x 0.5 = 1.6 gram

4. Fenolftalein: 0.7 x 0.5 = 0.35 gram

5. Tween : 2 : 125 x 200 = 3.2 x 0.5 = 1.6 gram

6. Nipagin : 1 : 125 x 200 = 0.8 gram

4. PROSEDUR KERJA

1. Disiapkan Alat dan Bahan


2. Disetarakan Timbangan
3. Ditimbang Bahan
4. Ditara cawan porselin ,ambil air untuk larutan agar,taburkan agar-agar diatasnya
diamkan kurang lebih 1/4 jam supaya agar - agar mengembang, kemudian
dipanaskan diatas penangas air sambil terus diaduk hingga agar - agar larut.
turunkan timbang 10 gram ,bila jumlahnya kurang + air panas hingga 10gram.
5. Ditara botol , timbang paraffin liq + campuran 1 kocok,tambahkan tween dan
span kocok hingga teremulsi
6. Dilarutkan nipagin dalam air mendidih 20xnya,dimasukkan kedalam
botol,ditambah larutan fenolftalein dalam air kocok kuat ditambah air ad kalibrasi
7. Ditambahkan kedalam plastik klip , diberi e-tiket putih dan Label "Kocok
Dahulu"
8. Diberi Kepasien

5. INFORMASI OBAT

Nama : An Handoko

Penggunaan : Pemakaian Telah Diketahui

Khasiat : Laksativ

Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik, Terhindar dari cahaya.

1. RESEP 5

Dr. Djoen
SIP: 503/DKK-DU/VII/2014
Jl. KH Harun Nafsi Gg. Darma Samarinda
Telp (0541) 7269414
Samarinda, 24 Juni 2015

R/ Optrex 50ml
S. colyr

Pro : Nn Yunita
Alamat : Jl. Reel 7 No 15

Resep Standar : Optraex Obat Tjuji Mata Netral (FOI HAL 31)

R/ Asam Borat 5

Natrium Tetraborat 1.25

Natrium Salisilat 0.2


Seng sulfat 0.125

Natrium Sitrat 0.1

Air suling secukupnya sampai 20ml

2. URAIAN BAHAN
1. Asam Borat (FI III HAL 49)
Nama resmi : Acidum Boricum
Nama lain : Asam Borat
Pemerian : hablur,serbuk hablur putih atau sisik mengkilap tidak berwarna
kasar tidak berbau rasa agak asam dan pahit kemudian manis.
Kelarutan : larut dalam 20 bagian air ,dalam 3 bagian air mendidih dalam
16 bagian etanol (95%) dan dalam 5 bagian gliserol.
Khasiat : Antiseptikum Eksterm.
Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik
2. Natrium Tetraborat (FI III HAL 427)
Nama resmi : Natrii Tetraboras
Nama lain : Natrium Tetraborat
Pemerian : hablur transparan tidak berwarna atau serbuk hablur putih ,tidak
berbau rasa asin dan basa, dalam udara keadaan kering merapuh.
Kelarutan : larut dalam 20 bagian air,dalam 0.6 bagian air mendidih dan
dalam lebih kurang 1 bagian gliserol p; praktis tidak larut dalam
etanol(95%).
Khasiat : Antiseptikum Eksterm
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
3. Natrium Salisilat (FI III HAL 424)
Nama resmi : Natrii Salycylas
Nama lain : Natrium Salisilat
Rumus molekul : C7 H5 NaO3
Pemerian : hablur kecil/bentuk sisik tidak berwarna atau serbuk putih; tidak
berbau atau berbau khas lemah rasa manis,asin,tidak enak.
Kelarutan : Larut dalam 1 bagian air,dan larut dalam 11 bagian etanol
(95%).
Khasiat : Antipiretikum,Analgetikum
Penyimpanan : Dalam Wadah tertutup baik
4. Seng Sulfat (FI III HAL 637)
Nama resmi : Zinci Sulfas
Nama lain : seng sulfat
Pemerian : hablur transparan atau serbuk hablur tidak berwarna, tidak
berbau,rasa sepat dan mirip logam,sedikit merapuh.
Kelarutan : sangat mudah larut dalam air praktis tidak larut dalam etanol
(95%) mudah larut dalam gliserol
Khasiat : .Adstringen
Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik
5. Natrium Sitrat ( FI III HAL 406)
Nama resmi : Natrii Citras
Nama lain : Natrium Sitrat
Rumus molekul : C6 H5 Na3 O7 2H2O
Pemerian : hablur tidak berwarna atau serbuk halus putih.
Kelarutan : mudah larut dalam air, sangat mudah larut dalam air mendidih
praktis tidak larut dalam etanol (95%) p.
Khasiat :Antikoagulan
Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik

3.URAIAN BAHAN

1. Asam Borat : 5 : 250 x 50 = 1 + 10% = 1.1 gram


2. Natrium Tetraborat : 1.25 : 250 x 50 = 0.25 + 10 % = 0.275 gram
3. Natrium Salisilat : 0.2 : 250 x 50 = 0.04 + 10% = 0.44 gram
4. Sengsulfat : 0.25 : 250 x 50 = 0.05 + 10% = 0.0275 gram
5. Natrium sitrat : 0.1 : 250 x 50 = 0.02 + 10% = 0.012 gram
6. Air Suling : ad 50 ml 10% = ad 55ml

4. PROSEDUR KERJA

1. Disiapkan alat dan bahan


2. Disetarakan Timbangan
3. Ditimbang semua bahan
4. Dilarutkan Asam borat kedalam air panas + Na tetraborat + Na salisilat +
Zinci sulfat diaduk hingga larut
5. Ditambahkan air hingga 165 cc, kemudian disaring dengan kertas kering
6. Disisihkan saringan pertama,saringan kedua ditampung hingga ad
kalibrasi,dimasukkan kedalam botol
7. Dimasukkan kedalam plastik klip diberi e-tiket biru
8. Diberikan kepasien.

5. INFORMASI OBAT

Nama : NN Yunita

Penggunaan : Cuci Mata

Khasiat : Pencuci Mata

Penyimpanan : Dalam Wadah Tertutup Baik, Terhindar dari cahaya

Anda mungkin juga menyukai