Anda di halaman 1dari 1

1.

CONTOH KASUS PENCUCIAN UANG

Penerapan UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dalam penanggulangan
Kasus Korupsi.

Undang-Undang ini telah diterapkan dalam penanganan kasus Bahasyiem dan Gayus sebelumnya
dan memperoleh hasil yang memuaskan dan signifikan, dengan penerapan asas beban pembuktian
terbalik (the shifting of burden of proof). Didalam kasus korupsi, apabila jaksa tidak dapat
membuktikan kesalahan terdakwa menyebabkan terdakwa harus di bebaskan, sudah menjadi
rahasia umum bahwa sistematisasi pemberian dan korupsi itu terbungkus sangat rapi, sehingga sulit
untuk dilacak. Antara lain memberian dalam bentuk fisik (tunai), bukan dengan cara transfer, sebab
dengan cara transfer akan sangat mudah untuk dilacak dari nomer rekeningnya. Asas pembuktian
terbalik telah diterapkan yaitu pada UU No.31 Tahun 1999 jo UU No.20 Tahun 2001 tentang
Pemberantasan tindak pidana korupsi yang menggunakan asas pembuktian terbalik ( pada Pasal
12B, 12C, serta 37 ) dan .

2. CONTOH KASUS PEMALSUAN

PENYELESAIANNYA

UPAYA MENGATASI KASUS PEMALSUAN UANG Upaya preventif. Upaya ini berupa peningkatan
pengenalan dan pemahaman masyarakat terhadap ciri-ciri keaslian uang rupiah melalui kegiatan
sosialisasi dan publikasi serta merintis pembentukan unit khusus penanggulangan uang palsu (Bank
Indonesia [BI]). 2. Upaya represif. Upaya ini berupa kerja sama dengan pihak penegak
hukum, khususnya dalam menangani kasus kejahatan pemalsuan uang (Bank Indonesia [BI]).

3. CONTOH KASUS PEMBAJAKAN

PENYELESAIANNYA

Dari Uraian fakta yang terjadi dalam kasus yang melibatkan antara Uncit Merdianto, Dr. Kurniawan,
serta PT. Sehat Prima dapat dilakukan proses penyelesaian perkara dengan cara Perdata maupun
Pidana, dengan melalui proses gugatan di Pengadilan atau diawali dengan pelaporan (pengaduan),
penyelidikan, penyidikan, dan dilanjutkan keproses pemeriksaan di pengadilan. Karena berdasarkan
uraian & analisa kasus, saudara Dr. Kurniawan diduga telah melakukan pelanggaran Hak Paten atas
Hak Paten yang dimiliki oleh saudara Uncit Merdianto Melanggar ketentuan Pasal 16,24,54,dan Pasal
130 Undang-undang No 14 Tahun 2001 tentang Paten

4. CONTOH KASUS DISKRIMINASI

Pasal-pasal yang tercantum dalam PKB tersebut sudah mengakomodasi aspirasi pekerja. Salah
satunya adalah adanya kenaikan upah pokok sebesar 40 persen dalam 2 tahun." Angka ini jauh di
atas ketentuan rata-rata kenaikan upah pokok nasional sebesar 10-11 persen per tahun," sambung
dia. Sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada perusahaan, perusahaan sudah
membentuk Crisis Management Committee. Yaitu guna menciptakan lingkungan kerja yang damai
dan harmonis, PTFI dan pimpinan SPSI PTFI pun telah membentuk Crisis Management Committe.