Anda di halaman 1dari 36
1

1

1
Pengelolaan Taman Toga (Tanaman Obat Keluarga) Penulis: Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Penyunting: Ima

Pengelolaan

Taman

Toga (Tanaman Obat Keluarga)

Pengelolaan Taman Toga (Tanaman Obat Keluarga) Penulis: Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Penyunting: Ima
Pengelolaan Taman Toga (Tanaman Obat Keluarga) Penulis: Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Penyunting: Ima

Penulis: Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh

Penyunting: Ima Kusmira, Rifdah Hanun A., Windy Teguh Haryanti, Yuni Ariska

Pendesain & Penata Letak: Lia Komalasari, Muhamad Julfianto

Fotografer: Andre Wilio Firmansyah, Nur Samsi, Kintan Rosa Wiranti, M. Rafif Quthronada

Email: kkntematikdesamakeruh@gmail.com

Instagram: @kkndesamakeruh

Youtobe: KKN Tematik Desa Makeruh

M. Rafif Quthronada Email: kkntematikdesamakeruh@gmail.com Instagram: @kkndesamakeruh Youtobe: KKN Tematik Desa Makeruh
M. Rafif Quthronada Email: kkntematikdesamakeruh@gmail.com Instagram: @kkndesamakeruh Youtobe: KKN Tematik Desa Makeruh
PRAKATA Puji dan syukur penulis ucapakan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis

PRAKATA

PRAKATA Puji dan syukur penulis ucapakan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat
PRAKATA Puji dan syukur penulis ucapakan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat

Puji dan syukur penulis ucapakan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata serta menulis buku panduan sebagai hasil ataupun luaran dari kegiatan tersebut dengan judul: PEMBUATAN TAMAN TOGA.

serta menulis buku panduan sebagai hasil ataupun luaran dari kegiatan tersebut dengan judul: PEMBUATAN TAMAN TOGA.
DAFTAR ISI Prakata 1 Daftar Isi 2 Taman Toga 3 Keuntungan Menanam Toga 6 Tumbuhan

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI Prakata 1 Daftar Isi 2 Taman Toga 3 Keuntungan Menanam Toga 6 Tumbuhan yang
DAFTAR ISI Prakata 1 Daftar Isi 2 Taman Toga 3 Keuntungan Menanam Toga 6 Tumbuhan yang

Prakata

1

Daftar Isi

2

Taman Toga

3

Keuntungan Menanam Toga

6

Tumbuhan yang Dapat Dijadikan Toga

10

Daftar Pustaka

30

Tentang Penyusun

31

Menanam Toga 6 Tumbuhan yang Dapat Dijadikan Toga 10 Daftar Pustaka 30 Tentang Penyusun 31 2
Taman Toga Lokasi Desa Makeruh yang terletak jauh dari pusat layanan kesehatan menjadi latar belakang

Taman Toga

Taman Toga Lokasi Desa Makeruh yang terletak jauh dari pusat layanan kesehatan menjadi latar belakang penulis
Taman Toga Lokasi Desa Makeruh yang terletak jauh dari pusat layanan kesehatan menjadi latar belakang penulis

Lokasi Desa Makeruh yang terletak jauh dari pusat

layanan kesehatan menjadi latar belakang penulis dalam

menciptakan ramuan obat keluarga yang mudah dan murah.

Dalam hal ini penulis berinisitif untuk menumbuhkan minat

masyarakat untuk menciptakan lahan yang dibuat sekitar

halaman rumah, yang berisi berbagai macam tanaman obat,

bunga, atau jenis tanaman lainnya yang disebut dengan

Taman TOGA. TOGA merupakan singkatan dari Tanaman

Obat Keluarga. Tanaman Obat Keluarga pada dasarnya adalah

tanaman yang ditanam dihalaman rumah, kebun ataupun

sebidang

tanah

yang

dimanfaatkan

sebagai

budidaya

tanaman

yang

berkhasiat

sebagai

obat

dalam

rangka

3

tanah yang dimanfaatkan sebagai budidaya tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka 3
memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan. Dengan adanya Taman TOGA ini, nantinya masyarakat Desa Makeruh akan

memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan. Dengan

adanya Taman TOGA ini, nantinya masyarakat Desa Makeruh

akan

dengan

mudah

mendapatkan

obat

herbal

sebagi

pertolongan pertama untuk mengobati berbagai penyakit

yang diderita.

Taman TOGA memiliki dua nilai fungsi. Fungsi pertama

adalah

fungsi

estetika

dan

yang

kedua

adalah

fungsi

kesehatan

ataupun

fungsional.

Kata

“Taman”

merujuk

kepada usaha dalam menciptakan taman yang indah yang

mana lahan ditanami oleh tanaman obat dari berbagi jenis

dan corak warna serta sesuai dengan potensi lahan sehingga

indah dipandang. Pembuatan Taman TOGA harus dilakukan

dengan

memperhatikan

nilai

keindahan,,

sehingga

dapat

mencapai fungsi estetika. Apabila semua masyarakat desa

4

dilakukan dengan memperhatikan nilai keindahan,, sehingga dapat mencapai fungsi estetika. Apabila semua masyarakat desa 4
membuat Taman TOGA disetiap rumah mereka, maka dapat dibayangkan desa akan menjadi indah. Keindahan yang

membuat Taman TOGA disetiap rumah mereka, maka dapat

dibayangkan

desa

akan

menjadi

indah.

Keindahan

yang

dimiliki

oleh

desa

nantinya

dapat

menjadi

daya

tarik

wisatawan untuk berkunjung ke Desa Makeruh. Maka dari itu

Taman

TOGA

ini

harus

dirawat

dengan

benar

sehingga

tumbuhan-tumbuhan obat yang ditanam menjadi indah dan

menarik.

Kegiatan

pembuatan

Taman

TOGA

ini

juga

telah

didukung oleh pemerintah Indonesia. Menurut Keputusan

Menteri Kesehatan RI No. 99a/Menkes/SK/III/1982 Tanggal 2

Maret 1982 telah di tetapkan Sistem Kesehatan Nasional yang

merupakan

Penjabaran

Pola

Pembangunan

Nasional

dan

sebagai

Petunjuk

Pelaksanaan

Pembangunan

dibidang

Kesehatan. “TANAMAN OBAT KELUARGA” sebagai kebun

5

Nasional dan sebagai Petunjuk Pelaksanaan Pembangunan dibidang Kesehatan. “TANAMAN OBAT KELUARGA” sebagai kebun 5
ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam

ataupun

ladang yang

digunakan

untuk membudidayakan

tanaman

yang

berkhasiat

sebagai

obat

dalam

rangka

memenuhi

keperluan

keluarga

akan

obat-obatan.

Kebun

tanaman obat atau bahan obat khususnya obat yang berasal

dari tumbuh-tumbuhan dan selanjutnya dapat disalurkan

kepada masyarakat.

Keuntungan menanam TOGA:

a. TOGA dalam Estetika

Tumbuhan memiliki ciri khas dan keunikan masing-

masing sehingga bisa menjadi objek penglihatan yang

memiliki nilai keindahan yang tinggi. Selain memiliki

keunikan dan keindahan, tumbuhan juga memiliki

khasiat yang banyak tergantung jenisnya masing-

6

tinggi. Selain memiliki keunikan dan keindahan, tumbuhan juga memiliki khasiat yang banyak tergantung jenisnya masing- 6
masing, yang dapat diolah menjadi obat alami atau obat tradisional. Tanaman obat keluarga dalam estetika

masing, yang dapat diolah menjadi obat alami atau

obat tradisional.

Tanaman obat keluarga dalam estetika memiliki tiga

kategori yaitu: warna bunga, habitus (perawakan)

dan bentuk buah. Setiap tumbuhan itu kaya akan

bermacam-macam zat atau senyawa yang khasiatnya

baik untuk kesehatan tubuh.

b. TOGA dalam Fungsional

Toga sebagai fungsional memiliki manfaat, seperti:

1. Memperbaiki Status Gizi Masyarakat

Semua tanaman memiliki khasiat yang beragam,

itu lah dikatakan tanaman obat keluarga memberi

keuntungan

sebagai

obat

dalam

kesehatan

ini

7

khasiat yang beragam, itu lah dikatakan tanaman obat keluarga memberi keuntungan sebagai obat dalam kesehatan ini
merupakan fungsi dari tanaman obat itu sendiri, selain itu tanaman obat berguna untuk memperbaiki status

merupakan fungsi dari tanaman obat itu sendiri,

selain itu tanaman obat berguna untuk memperbaiki

status

gizi

masyarakat,

dengan

memanfaatkan

tumbuhan yang mengandung banyak vitamin.

2. Sebagai sarana penyebaran gerakan penghijauan

Jika kita menanam tanaman akan berguna untuk

menghijau

kembali

bumi

dan

juga

dapat

memperbaiki oksigen di udara serta menghambat

atau memperkecil peluang polusi-polusi yang ada.

3. Sebagai sarana pelestarian alam

Tanaman

sangat

dibutuhkan

dalam

kehidupan

sehari-hari

terutama

tanaman

obat,

agar

tetap

terjaga

maka

kita

harus

melestarikan

dengan

8

kehidupan sehari-hari terutama tanaman obat, agar tetap terjaga maka kita harus melestarikan dengan 8
menanam kembali tumbuhan yang langka maupun tidak langka. 4. Sarana untuk Pemerataan Pendapatan Jika tanaman

menanam kembali tumbuhan yang langka maupun

tidak langka.

4. Sarana untuk Pemerataan Pendapatan

Jika

tanaman

obat

dikembangkan

oleh

masyarakat, maka akan meminimaliris pengeluaran

atau belanja rumah tangga. Dimana obat herbal yang

berasal dari halaman rumah sendiri didapat dengan

mudah

tanpa

harus

mengeluarkan

biaya

banyak

seperti saat membeli obat kimiawi.

9

dari halaman rumah sendiri didapat dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya banyak seperti saat membeli obat
Tumbuhan yang Dapat Dijadikan Toga Jenis tanaman yang harus di budidayakan untuk tanaman obat keluarga

Tumbuhan yang Dapat Dijadikan Toga

Tumbuhan yang Dapat Dijadikan Toga Jenis tanaman yang harus di budidayakan untuk tanaman obat keluarga adalah
Tumbuhan yang Dapat Dijadikan Toga Jenis tanaman yang harus di budidayakan untuk tanaman obat keluarga adalah

Jenis tanaman yang harus di budidayakan untuk tanaman

obat keluarga adalah

jenis-jenis tanaman yang memenuhi

kriteria sebagai berikut (Universitas Sumatera Utara)

a.

Jenis tanaman disebutkan dalam buku pemanfaatan

tanaman obat;

 

b.

Jenis

tanaman

yang

lazim

digunakan

sebagai

obat

didaerah pemukiman;

 

c.

Jenis tanaman yang dapat tumbuh dan hidup dengan

baik di daerah pemukiman;

 

d.

Jenis

tanaman

yang

dapat

dimanfaatkan

untuk

keperluan lain misalnya:

buah-buahan dan bumbu masak;

10

d. Jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain misalnya: buah-buahan dan bumbu masak; 10
e. Jenis tanaman yang hampir punah; f. Jenis tanaman yang masih liar. Contoh Tanaman Obat

e. Jenis tanaman yang hampir punah;

f. Jenis tanaman yang masih liar.

Contoh Tanaman Obat Keluarga, seperti:

1. Jahe (Zingiber officinale)

Tumbuhan ini berkhasiat untuk menyembuhkan masuk

angin, mual, batuk, kepala pusing, lemah syahwat, rematik,

pegal-pegal, anti pembekuan darah, menurunkan kadar

kolesterol. Kebanyakan masyarakat menggunakan jahe

untuk bahan masakan maupun untuk obat yang berguna

untuk menghangatkan tubuh dan juga dapat menyegarkan

badan.

11

jahe untuk bahan masakan maupun untuk obat yang berguna untuk menghangatkan tubuh dan juga dapat menyegarkan
Jahe dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran, bentuk dan warna rimpangnya. varietas jahe, yaitu: Umumnya

Jahe dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran,

bentuk

dan

warna

rimpangnya.

varietas jahe, yaitu:

Umumnya

dikenal

3

1. Jahe putih/kuning besar atau disebut juga jahe gajah

atau jahe badak: Rimpangnya lebih besar dan gemuk, ruas

rimpangnya

lebih

menggembung

dari

kedua

varietas

lainnya. Jenis jahe ini bias dikonsumsi baik saat berumur

muda

maupun

berumur

tua,

maupun jahe olahan.

baik

sebagai

jahe

segar

2. Jahe putih/kuning kecil atau disebut juga jahe sunti

atau jahe emprit: Ruasnya kecil, agak rata sampai agak

sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah

berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari

pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping

12

berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping
seratnya tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan, atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak atsirinya.

seratnya tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan,

atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak atsirinya.

3. Jahe merah: Rimpangnya berwarna merah dan lebih

kecil dari pada jahe putih kecil. sama seperti jahe kecil, jahe

merah

selalu

dipanen

setelah

tua,

dan

juga

memiliki

kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil,

sehingga cocok untuk ramuan obat-obatan.

memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehingga cocok untuk ramuan obat-obatan. Gambar 1.

Gambar 1. Jahe

13

memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehingga cocok untuk ramuan obat-obatan. Gambar 1.

2. Kencur (Kaempferia galanga L)

2. Kencur ( Kaempferia galanga L) Kencur (Kaempferia galanga L.) banyak digunakan sebagai bahan baku obat

Kencur

(Kaempferia

galanga

L.)

banyak

digunakan

sebagai bahan baku obat tradisional (jamu), fitofarmaka,

industri kosmetika, penyedap makanan dan minuman,

rempah, serta bahan campuran saus, rokok pada industri

rokok kretek. Secara empirik kencur digunakan sebagai

penambah

nafsu

makan,

infeksi

bakteri,

obat

batuk,

disentri, tonikum, ekspektoran, masuk angin, sakit perut.

Minyak atsiri didalam rimpang kencur mengandung etil

sinnamat

dan

metil

pmetoksisinamat

yang

banyak

digunakan didalam industri kosmetika dan dimanfaatkan

sebagai obat asma dan anti jamur.

Tumbuhan ini berkhasiat untuk menyembuhkan sakit

kepala,

diare,

influenza

pada

bayi,

radang

lambung,

14

dan anti jamur. Tumbuhan ini berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kepala, diare, influenza pada bayi, radang lambung,
menghilangkan darah kotor, memperlancar haid, menghilangkan lelah, tapal untuk keseleo, mata pegal, masuk angin dan

menghilangkan

darah

kotor,

memperlancar

haid,

menghilangkan lelah, tapal untuk keseleo, mata pegal,

masuk angin dan lain sebagainya.

haid, menghilangkan lelah, tapal untuk keseleo, mata pegal, masuk angin dan lain sebagainya. Gambar 2. Kencur

Gambar 2. Kencur

15

haid, menghilangkan lelah, tapal untuk keseleo, mata pegal, masuk angin dan lain sebagainya. Gambar 2. Kencur
3. Kunyit ( Curcuma longa Linn) Tumbuhan ini berkhasiat untuk menyembuhkan diabetes melitus, tifus, disentri,

3. Kunyit (Curcuma longa Linn)

Tumbuhan

ini

berkhasiat

untuk

menyembuhkan

diabetes melitus, tifus, disentri, usus buntu, keputihan,

menstruasi kurang lancar, memperlancar ASI, berak lendir,

amandel dan penyakit-penyakit lainnya.

Adapun Manfaat dari Kunyit, yaitu:

a. Sebagai ramuan jamu karena berkhasiat menyejukkan;

b. Membersihkan, mengeringkan, menghilangkan gatal,

dan menyembuhkan kesemutan;

c. Sebagai bahan obat tradisional, bahan baku industri

jamu dan kosmetik, bahan bumbu masak, peternakan

dll.

16

kesemutan; c. Sebagai bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik, bahan bumbu masak, peternakan
d. Sebagai anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba, pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar

d. Sebagai

anti

inflamasi,

anti

oksidan,

anti

mikroba,

pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar

lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih

darah.

kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih darah. Gambar 3.

Gambar 3. Kunyit

17

kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih darah. Gambar 3.
4. KECUBUNG ( Datura metel) Mengandung senyawa: alkaloid, hiosin, zat lemak, kalsium oksalat, meteloidina dll.

4. KECUBUNG (Datura metel)

Mengandung

senyawa:

alkaloid,

hiosin,

zat

lemak,

kalsium oksalat, meteloidina dll. Masalah sembelit bisa

diatasi

dengan

penggunaan

daun

kecubung.

Caranya

cukup dengan panggang daun kecubung yang sudah diolesi

minyak kelapa hingga layu di atas api kecil. Lalu tempelkan

daun yang masih hangat tadi di bagian perut.

kelapa hingga layu di atas api kecil. Lalu tempelkan daun yang masih hangat tadi di bagian

Gambar 4. Kecubung

18

kelapa hingga layu di atas api kecil. Lalu tempelkan daun yang masih hangat tadi di bagian

5. Kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis )

5. Kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis ) Berpotensi: antiradang (antiinflamasi) , antiviral, peluruh kemih

Berpotensi: antiradang (antiinflamasi), antiviral,

peluruh kemih (diuretic). Radang selaput lender hidung:

mandi uap dengan daun dan bunga kembang sepatu yang

diiris halus-halus.

selaput lender hidung: mandi uap dengan daun dan bunga kembang sepatu yang diiris halus-halus. Gambar 5.

Gambar 5. Kembang Sepatu

19

selaput lender hidung: mandi uap dengan daun dan bunga kembang sepatu yang diiris halus-halus. Gambar 5.
6. JARAK (Ricinus communis) Mengandung Flavonoid dan saponin serta kandungan jatrophie yang bersifat anti

6. JARAK (Ricinus communis)

Mengandung Flavonoid dan saponin serta kandungan

jatrophie

yang

bersifat

anti

jamur.

Obat

sakit

gigi

berlubang.

Untuk

mengatasinya

dengan

menggunakan

getah jarak diteteskan pada kapas, kemudian ditempelkan

pada gigi yang berlubang.

dengan menggunakan getah jarak diteteskan pada kapas, kemudian ditempelkan pada gigi yang berlubang. Gambar 6. Jarak

Gambar 6. Jarak

20

dengan menggunakan getah jarak diteteskan pada kapas, kemudian ditempelkan pada gigi yang berlubang. Gambar 6. Jarak
7. SIRIH ( Pipper sp ) Berpotensi: antiseptik, antioksidan, antimikroba. Mengatasi ASI berlebih. Caranya, daun

7. SIRIH (Pipper sp)

Berpotensi:

antiseptik,

antioksidan,

antimikroba.

Mengatasi ASI berlebih. Caranya, daun sirih merah diolesi

minyak kelapa. Bakar sirih merah hingga layu. Kemudian

tempelkan pada area di sekitar payudara.

kelapa. Bakar sirih merah hingga layu. Kemudian tempelkan pada area di sekitar payudara. Gambar 7. Daun

Gambar 7. Daun Sirih Merah

21

kelapa. Bakar sirih merah hingga layu. Kemudian tempelkan pada area di sekitar payudara. Gambar 7. Daun

8.

TEMBELEKAN (Lantana camara)

8. TEMBELEKAN ( Lantana camara) Mengandung: minyak asiri, Lantadene A, B, Lantanolic acid, dll. Menambah nafsu

Mengandung: minyak asiri, Lantadene A, B, Lantanolic

acid, dll. Menambah nafsu makan kulit batang tembelekan

yang direbus dengan air, lalu disaring dan diminum airnya

hangat-hangat. Lakukan satu kali sehari.

dan diminum airnya hangat-hangat. Lakukan satu kali sehari. Gambar 8. Tembelekan 9. Bandotan ( Ageratum conyzoides

Gambar 8. Tembelekan

9. Bandotan ( Ageratum conyzoides)

Mengandung: saponin, flavanoid, polifenol, kumarine

dan

lain-lain.

Daun

bandotan

dapat

dikeringkan

dan

22

conyzoides ) Mengandung: saponin, flavanoid, polifenol, kumarine dan lain-lain. Daun bandotan dapat dikeringkan dan 22
digerus menjadi bubuk lalu ditaburkan untuk menyembuhkan luka terbuka. Khasiat daun bandotan juga digunakan untuk

digerus

menjadi

bubuk

lalu

ditaburkan

untuk

menyembuhkan luka terbuka. Khasiat daun bandotan juga

digunakan untuk mengatasi demam tinggi.

daun bandotan juga digunakan untuk mengatasi demam tinggi. Gambar 9. Bandotan 10. ROSELLA ( Hibiscus sabdariffa

Gambar 9. Bandotan

10. ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L)

Mengandung : vitamin C, vitamin B3 (niasin), vitamin B9

(folat).

Anda

bisa

mengonsumsi

bunga

rosella

untuk

mencegah tumor dan kanker karena rosela mengandung

zat antioksidan dan antikarsinogenik.

23

bunga rosella untuk mencegah tumor dan kanker karena rosela mengandung zat antioksidan dan antikarsinogenik. 23
Gambar 10. Rosella Selain itu Rosella juga bisa dibuat menjadi the, dengan cara: a. Alat
Gambar 10. Rosella Selain itu Rosella juga bisa dibuat menjadi the, dengan cara: a. Alat

Gambar 10. Rosella

Selain itu Rosella juga bisa dibuat menjadi the, dengan

cara:

a. Alat dan Bahan

1. 150 gram bunga rosella kering

2. 750 gram gula pasir (boleh lebih sesuai selera,

max 1kg)

3. 1/2 sdt garam

4. 7 gelas air

24

bunga rosella kering 2. 750 gram gula pasir (boleh lebih sesuai selera, max 1kg) 3. 1/2
b. Tata Cara Pengolahan 1. Cuci bersih bunga Rosella kering; 2. Panaskan air yang telah

b. Tata Cara Pengolahan

1. Cuci bersih bunga Rosella kering;

2. Panaskan air yang telah diberikan gula sesuai

selera dan garam secukupnya;

3. Setelah air mendidih, masukkan bunga Rosella

kering ke dalam panci;

4. Aduk-aduk hingga air berawarna kemerahan, jika

air sudah berwarna pekat matikan kompor;

5. Air teh Rosella siap dihidangkan.

air berawarna kemerahan, jika air sudah berwarna pekat matikan kompor; 5. Air teh Rosella siap dihidangkan.

1

air berawarna kemerahan, jika air sudah berwarna pekat matikan kompor; 5. Air teh Rosella siap dihidangkan.

2

air berawarna kemerahan, jika air sudah berwarna pekat matikan kompor; 5. Air teh Rosella siap dihidangkan.

3

25

air berawarna kemerahan, jika air sudah berwarna pekat matikan kompor; 5. Air teh Rosella siap dihidangkan.
11. PEGAGAN ( Centella asiatica ) Berpotensi meningkatkan produksi kolagen, mengandung flavonoid,

11. PEGAGAN ( Centella asiatica)

Berpotensi

meningkatkan

produksi

kolagen,

mengandung

flavonoid,

minyak

atsiri

dan

lain-lain.

Kemampuan

untuk

meningkatkan

fungsi

memori

dan

saraf, dengan menjadikan pegagan sebagai lalapan.

Kemampuan untuk meningkatkan fungsi memori dan saraf, dengan menjadikan pegagan sebagai lalapan. Gambar 11. Pegangn 26

Gambar 11. Pegangn

26

Kemampuan untuk meningkatkan fungsi memori dan saraf, dengan menjadikan pegagan sebagai lalapan. Gambar 11. Pegangn 26

12.

TAPAK DARA (Catharanthus roseus)

12. TAPAK DARA ( Catharanthus roseus) Mengandung: tanin, flavonoid. Mengobati triterpenoid, demam dengan alkaloid dan

Mengandung:

tanin,

flavonoid.

Mengobati

triterpenoid,

demam

dengan

alkaloid

dan

cara

diambil

Segenggam daun tapak dara, 3 batang tapak dara, 1 akar

tapak dara dicuci, direbus dengan 4 gelas air sampai airnya

tinggal setengah. Ramuan ini diminum 2x sehari.

dicuci, direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini diminum 2x sehari. Gambar

Gambar 12. Tapak Dara

27

dicuci, direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini diminum 2x sehari. Gambar

13.

KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus)

13. KUMIS KUCING ( Orthosiphon aristatus) Berpotensi sebagai antiseptik, anti bakteri mengandung flavonoid dan

Berpotensi sebagai antiseptik, anti bakteri mengandung

flavonoid

dan

lain-lain.

Mengatasi

reumatik

dg

cara

sebanyak 5 lembar dan rebus dengan 3 gelas air. Setelah

itu, tuggu sampai dingin dan siap untuk diminum.

Setelah itu, tuggu sampai dingin dan siap untuk diminum. Gambar 13. Kumis Kucing 14. DAUN SENDOK

Gambar 13. Kumis Kucing

14. DAUN SENDOK (Plantago mayor)

Mengandung

glikosida,

iridoid

dan

tannin,

untuk

mengobati masalah pencernaan khususnya diare cukup

dengan merebus daun sendok sebanyak 30gr, minum

28

dan tannin, untuk mengobati masalah pencernaan khususnya diare cukup dengan merebus daun sendok sebanyak 30gr, minum
ramuan tersebut sebanyak 2x dalam sehari sampai di rasa sembuh. Gambar 14. Daun Sendok 15.

ramuan tersebut sebanyak 2x dalam sehari sampai di rasa

sembuh. Gambar 14. Daun Sendok 15. DELIMA (Punica granatum)
sembuh.
Gambar 14. Daun Sendok
15.
DELIMA (Punica granatum)

Buah

delima

kaya

akan

polifenol

yang

bersifat

antioksidan,

Asam

punisat

membantu

menurunkan

kolesterol, dan lain-lain. Mulai dari kanker prostat, kanker

payudara,

hingga

kanker

paru

dan

dengan konsumsi delima.

kulit

bisa

kanker prostat, kanker payudara, hingga kanker paru dan dengan konsumsi delima. kulit bisa Gambar 15. Delima

Gambar 15. Delima

dicegah

29

kanker prostat, kanker payudara, hingga kanker paru dan dengan konsumsi delima. kulit bisa Gambar 15. Delima
Daftar Pustaka Nasriati, Pujiharti Yulia. 2012. Budidaya Tanaman Obat Keluarga (Toga). Kementerian Pertanian Badan

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka Nasriati, Pujiharti Yulia. 2012. Budidaya Tanaman Obat Keluarga (Toga). Kementerian Pertanian Badan
Daftar Pustaka Nasriati, Pujiharti Yulia. 2012. Budidaya Tanaman Obat Keluarga (Toga). Kementerian Pertanian Badan

Nasriati, Pujiharti Yulia. 2012. Budidaya Tanaman Obat

Keluarga (Toga). Kementerian Pertanian Badan

Penelitian

Dan

Pengembangan

Pertanian

Balai

Besar Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi

Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian

(Bptp) Lampung.

30

Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (Bptp) Lampung. 30
Tentang Penyusun Tim penyusun buku merupakan mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Riau Tahun 2019

Tentang Penyusun

Tentang Penyusun Tim penyusun buku merupakan mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Riau Tahun 2019 di
Tentang Penyusun Tim penyusun buku merupakan mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Riau Tahun 2019 di

Tim penyusun buku merupakan mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Riau Tahun 2019 di Desa Makeruh. Berlatar belakang program studi yang berbeda, kelompok KKN Desa Makeruh ini terdiri dari sepuluh orang anggota, yaitu:

Andre Wilio Firmansyah (Ilmu Ekonomi, FEB)

M. Rafif Quthronada (Teknik Kimia, FT)

Muhamad Julfianto (Pendidikan Matematika, FKIP)

Nur Samsi (Pendidikan Matematika, FKIP)

Ima Kusmira (Sosiologi, FISIP)

Kintan Rosa Wiranti (Pendidikan Fisika, FKIP)

Lia Komalasari (Pendidikan Matematika, FKIP)

Rifdah Hanun A. (Hubungan Internasional, FISIP)

Windy Teguh Haryanti (Biologi, FMIPA)

Yuni Ariska (Sosiologi, FISIP)

31

Rifdah Hanun A. (Hubungan Internasional, FISIP) Windy Teguh Haryanti (Biologi, FMIPA) Yuni Ariska (Sosiologi, FISIP) 31
Terhitung sejak tanggal 26 Juni 2019, kelomok mahasiswa Kukerta ini mengabdi serta menimba ilmu di

Terhitung sejak tanggal 26 Juni 2019, kelomok mahasiswa Kukerta ini mengabdi serta menimba ilmu di Desa Makeruh. Dengan mengususng tema Potensi Desa, mahasiswa Kukerta menjalankan program dan kegiatan yang dapat menunjang dalam pemanfaatan serta peningkatan potensi yang dimiliki desa. Salah satu potensi tersebut yaitu dalam bidang pertanian. Sejalan dengan hal itu, Kepala Desa Makeruh mendukung penuh kegiatan yang dilaksankan mahasiswa yaitu pelatihan dan pembuatan taman toga. Luaran yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah masyarakat khususnya yang berada di Desa Makeruh dapat menanam dan mengolah tanaman Toga di lingkungan rumah dalam bentuk taman sederhana hingga taman dengan yang memiliki nilai estetika yang tinggi.

32

Toga di lingkungan rumah dalam bentuk taman sederhana hingga taman dengan yang memiliki nilai estetika yang
Terimakasih Kepada Koordinator Wilayah Kukerta UNRI 2019 Kab. Bengkalis DPL Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh

Terimakasih Kepada

Terimakasih Kepada Koordinator Wilayah Kukerta UNRI 2019 Kab. Bengkalis DPL Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Camat
Terimakasih Kepada Koordinator Wilayah Kukerta UNRI 2019 Kab. Bengkalis DPL Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Camat

Koordinator Wilayah Kukerta UNRI 2019 Kab. Bengkalis DPL Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Camat Rupat Sekcam Rupat Kepala Desa Makeruh Sekdes Makeruh Kepala Desa se-Rupat Koordinator Desa Makeruh Warga Desa Makeruh Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Seluruh Mahasiswa Kukerta UNRI 2019

33

Desa Makeruh Warga Desa Makeruh Mahasiswa Kukerta UNRI 2019 Desa Makeruh Seluruh Mahasiswa Kukerta UNRI 2019
34
34
34
34
34
34
34
34

34

34