Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MATEMATIKA DAN STATISTIKA

Oleh :
RIZQA MAGHFIRA
051911133161
KELAS D - 2019

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo
Telepon (031) 5915551 Fax. (031) 5915551
Surabaya, Jawa Timur
2019
Nama : Rizqa Maghfira
Nim : 051911133161
Kelas : D 2019

BAB 1 : Pengantar Probabilitas


1
1. Peluang seorang pasien sembuh dari penyakit A adalah 3 dan peluang sembuh dari
3 3
penyakit B adalah 5 . Apabila peluang sembuh dari kedua penyakit tersebut adalah 4 .
Tentukan peluang seorang pasien paling sedikit sembuh dari salah satu penyakit !
Jawab :
P(A ∪ B) = P(A) + P(B) − P(A ∩ B)
1 3 1
P(A ∪ B) = + −
3 5 4
20 + 36 − 15
P(A ∪ B) =
60
41
P(A ∪ B) =
60
41
Maka peluang seorang pasien dapat sembuh paling sedikit dari salah satu penyakit adalah 60

BAB 2 : Distribusi Probabilitas


1. Sebuah obat bermerek A diduga dapat menyembuhkan seseorang dari penyakit TBC
dengan probabilitas sebesar 0,7. Obat ini telah diberikan kepada 10 pasien penderita
TBC. Tentukan probabilitas sekurang-kurangnya 50% dari pasien tersebut sembuh !
Jawab :
P = 0.7
n = 10
𝑟

P(X) = ∑ b(x: n; p)
𝑥=0
10 4

P(x ≥ 5) = ∑ b(x: 10; 0,7) − ∑ b(x: 10; 0,7)


𝑥=0 𝑥=0

P(x ≥ 5) = 1 − 0,0474
= 0.9526
BAB 3 : Pendugaan Parameter
1. Suatu perusahaan akan memproduksi sebuah suplemen penambah nafsu makan baru
untuk anak-anak berusia 6-10 tahun. Perusahaan tersebut mengambil sampel acak 200
anak-anak dalam usia tersebut dan menunjukkan bahwa 160 anak-anak dari sampel
tersebut setuju bahwa suplemen dapat bekerja menambah nafsu makan mereka. Buat
selang kepercayaan 90% bagi proporsi sesungguhnya anak-anak yang merasa bahwa
suplemen tersebut bekerja pada dirinya!
Jawab :
n = 200
x = 160
𝑎 = 10%

160 4
 p̂ = = = 0.8
200 5
 q̂ = 1 − p̂ = 1 − 0.8 = 0.2
𝑍𝑎 0.1
 sk 90% → a = 10% → 2 = = 0.05 → 1.645
2

maka selang kepercayaan 100(1-a)% bagi p untuk sampel besar adalah

𝑍𝑎 𝑝̂ 𝑞̂ 𝑍𝑎 𝑝̂ 𝑞̂
𝑝̂ − √ < 𝑝 < 𝑝̂ + √
𝑎 𝑛 𝑎 𝑛

(0.8)(0.2) (0.8)(0.2)
0.8 − 1.645 √ < 𝑝 < 0.8 + 1.645 √
200 200

0.7535 < p < 0.8645

BAB 4 : Pengujian Hipotesis


1. Sebuah perusahaan obat telah memproduksi sebuah obat yang diduga 70% efektif
untuk menyembuhkan penyakit radang tenggorokan. Lalu perusahaan ini berencana
memproduksi obat radang tenggorokan yang baru dengan bahan yang lebih alami.
Sebelum menyebarluaskan obat baru ini, perusahaan mengadakan sebuah penelitian.
Perusahaan tersebut mengambil sampel 100 orang penderita radang tenggorokan yang
dipilih secara acak, hasil penelitian menunjukkan bahwa obat baru ini bekerja 80%
lebih efektif daripada obat lama. Apakah ini merupakan bukti yang cukup untuk
membuktikan bahwa obat baru lebih efektif dalam menyembuhkan daripada obat
yang lama? (Gunakan a= 5%)

Jawab :
1. Ho ∶ p = 0.7
2. H ∶ p > 0.7
3. 𝑎 = 0.05
4. Daerah kritis : z > 1.65
5. Untuk x = 80, n = 100, Po = 0.7, Qo = 0.3 diperoleh :
𝑥−𝑛 𝑃𝑜 80−(100)(0.7) 80−70
𝑧= = = = 2,182
√𝑛 𝑃𝑜 𝑄𝑜 √(100)(0.7)(0.3) 4.583

Nilai Z = 2.182 masuk dalam daerah kritis z > 1.645


6. Keputusan : Tolak Ho karena z = 2.182 memenuhi daerah kritis
Kesimpulan : Obat radang tenggorokan yang baru dari perusahaan tersebut lebih
efektif dalam menyembuhkan penyakit radang tenggorokan daripada obat yang lama.

BAB 5 : Analisis Variansi ( Anova )


1. Tiga macam mesin pembuat obat M1, M2, M3 akan digunakan untuk memproduksi
sebuah obat. Dalam pembuatan ini, dipekerjakan 4 petugas dalam percobaan blok
teracak untuk membandingkan ketiga mesin pembuat obat tersebut. Ketiga mesin
dalam urutan teracak dijalankan oleh setiap petugas. Pemakaian mesin membutuhkan
sedikit keterampilan dan diduga bahwa akan ada perbedaan antara petugas satu dengan
yang lainnya dalam pemakaian suatu mesin yang sama. Waktu yang dibutuhkan dalam
pemakaian mesin pembuat obat (menit) untuk memproduksi sejumlah obat yang sama
adalah :

Petugas Mesin 1 Mesin 2 Mesin 3


1 20 18 25
2 25 17 26
3 23 17 24
4 24 19 23

Ujilah hipotesis dengan tingkat signifikan 0.05 bahwa rataan laju kecepatan mesin
pembuat obat semuanya sama !

Jawab :
1. Merumuskan hipotesis
𝐻𝑜 ∶ 𝑎1 = 𝑎2 = 𝑎3 = 𝑎4 (Pengaruh mesin nol)
𝐻𝑖 ∶ sekurang − kurangnya ada satu 𝑎1 tidak sama dengan nol
2. Wilayah kritis untuk 𝑎 = 5% adalah F > 3.29
3. Membuat tabel analisis variansi dua arah

P1 P2 P3 P4 Total
Mesin 1 20 25 23 24 92
Mesin 2 18 17 17 19 71
Mesin 3 25 26 24 23 98
Total 63 68 64 66 261

2612
JKT = 202 + 252 + 232 + . . +232 − = 5799 − 5676.75 = 122.25
12

922 + 712 + 982 2612


JKP = − = 5777.25 – 5676.25 = 101
4 12

632 + 682 + 642 + 662 2612


JKB = − = 5681.67 – 5676.25 = 5.417
3 12

JKE = JKT – JKP – JKB = 122.25 – 101 – 5.417 = 15.833

Sumber Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat F


Tengah
Mesin 2 101 50.5 19.136
Petugas 3 5.417 1.806
Error 6 15.833 2.639
Total 11 122.25

4. Keputusan : Ho ditolak karena nilai F = 19.136 memenuhi daerah kritis


5. Kesimpulan : Rataan laju kecepatan mesin tidak sama

BAB 6 : Korelasi dan Regresi Linier Sederhana


1. Suatu penelitian dilakukan untuk mengukur prosentase kandungan karbohidrat suatu
makanan (X) terhadap prosentase kenaikan kadar gula dalam darah yang dapat
menyebabkan diabetes militus (Y) menggunakan model regresi linier
𝑌 = 𝛽0 + 𝛽1 𝑋 + 𝜀 . Hasil pengamatan diperoleh data sebagai berikut :

X 3 8 15 21 29
Y 5 11 19 28 38

a) Hitung dan tafsirkan koefisien korelasi antara prosentase kandungan karbohidrat


suatu makanan dengan prosentasi kenaikan kadar gula dalam darah!
b) Apakah korelasi tersebut secara signifikan berbeda dari nol ?
c) Tentukan persamaan garis regresinya!

Jawab :
a) ∑5𝑖=1 𝑋𝑖 = 76 ∑5𝑖=1 𝑋𝑖 2 = 1580 ∑5𝑖=1 𝑌𝑖 = 101 ∑5𝑖=1 𝑌𝑖 2 = 2735 ∑5𝑖=1 𝑋𝑖𝑌𝑖 =
2078 𝑋̅ = 15,2 𝑌̅ = 20,2
∑5𝑖=1 𝑋𝑖𝑌𝑖 − 𝑛𝑋̅ 𝑌̅
𝑟=
√∑5𝑖=1 𝑋𝑖 2 − 𝑛𝑋̅ 2 √∑5𝑖=1 𝑌𝑖 2 − 𝑛𝑌̅ 2

2078 − 5 (15,2)(20,2)
𝑟=
√1580 − 5(231,04) √2735 − 5(408,04)
542,8
𝑟= = 0.999
(20,61)(26,36)

Maka nilai r = 0,999 artinya ukuran keeratan hubungan linier antara kedua variabel adalah
sebesar 99,9%
b) 𝐻𝑜 ∶ 𝜌 = 0 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝐻1 ∶ 𝜌 ≠ 0
Daerah kritisnya adalah Ho ditolak jika |t| > 𝑡0,025(3) atau t > 2,776
Statistik uji :
𝑟√𝑛 − 2
𝑡=
√1 − 𝑟 2
0.999 √3
𝑡=
√1 − 0.998
1,730
𝑡= = 38,70
0,0447
Keputusan : Ho ditolak karena nilai t = 38,60 memenuhi daerah kritis
Keputusan : Korelasi antara variabel X dan Y berbeda dengan nol

∑5𝑖=1 𝑋𝑖𝑌𝑖 −𝑛𝑋̅ 𝑌̅ 2078−5 (15,2)(20,2) 542,8


̂1 =
c) 𝛽 = = = 1,278
∑5𝑖=1 𝑋𝑖 2 −𝑛𝑋̅ 2 1580−5(231,04) 424,8

̂0 = 𝑌̅ − 𝛽
𝛽 ̂1 𝑋̅
̂0 = 20,2 − (1,278)(15.2)
𝛽
̂0 = 0,774
𝛽

Penduga model regresi linier sederhana adalah 𝑌̂ = 0,774 + 1,278𝑥

Sumber keseluruhan : Modul Bahan Ajar Matematika dan Statistika untuk Farmasi