Anda di halaman 1dari 1

PELAPORAN INSIDEN

KECELAKAAN AKIBAT KERJA

RSU PERMATA
BLORA No. Dokumen:
Jl. Reksodiputro No. 57 No. Revisi: Halaman :
189/SPO/RSP/04/BLA/2019
Blora 0 1/1
Telp. (0296) 531624
Fax. (0296) 532261

Ditetapkan,
Direktur RSU Permata
STANDAR TanggalTerbit:
PROSEDUR 21 April 2019
OPERASIONAL
Dr. S. ADI WINARNO, MMR
NIK:19761026.20080731.01.01

PENGERTIAN Pelaporan kecelakaan akibat kerja adalah suatu upaya atau tindakan untuk
mengetahui suatu kejadian kecelakaan kerja yang terjadi pada petugas,
pengunjung, keluarga pasien dan pekerja lain yang sedang bekerja di lingkungan
RSU Permata Blora
TUJUAN Memberikan informasi kejadian kecelakaan akibat kerja yang terjadi di lingkungan
RSU Permata Blora sehingga dapat dilakukan evaluasi dan tindak lanjut sebagai
upaya mengurangi atau bahkan meniadaknnya.
KEBIJAKAN Keputusan Direktur Rumah Sakit Permata Nomor : 003/KEP-DIR/RSP/BLA/I/2019
Tentang Kebijakan Manajemen Fasilitas Dan Keselamatan.
PROSEDUR 1. Setiap kejadian kecelakaan kerja yang terjadi pada petugas, pengunjung,
keluarga pasien dan pekerja lain yang sedang berada atau bekerja di
lingkungan RSU Permata Blora segera melapor ke petugas rumah sakit untuk
mendapatkan pertolongan;
2. Ruang lingkup kejadian kecelakaan akibat kerja yang harus dilaporkan
meliputi :
a. Kejadian tertusuk jarum atau benda tajam;
b. Tersayat / tergores / terpotong;
c. Luka bakar;
d. Terjatuh atau terpeleset;
e. Tumpahan cairan B3.
3. Petugas penerima laporan insiden kecelakaan akibat kerja melakukan
pertolongan pertama terhadap korban, bila tidak mampu segera membawa
korban ke unit UGD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut;
4. Petugas rumah sakit yang menolong selanjutnya membuat laporan insiden
kecelakaan kerja dengan mengisi form laporan kecelakaan akibat kerja K3RS
yang telah disediakan di setiap unit kerja;
5. Form laporan kecelakaan akibat kerja diisi rangkap dua, satu lembar
dilaporkan ke Sub Komite K3RS dan satu lembar disimpan oleh pelapor
sebagai arsip;
6. Setiap kejadian kecelakaan akibat kerja di lingkungan RSU Permata Blora
harus dilaporkan ke Komite K3RS maksimal 2 x 24 jam dari waktu kejadian;
7. Tim Komite K3RS menindak lanjuti laporan insiden kecelakaan akibat kerja di
lingkungan rumah sakit di lingkungan rumah sakit dengan melakukan
investigasi dan olah tempat kejadian;
8. Tim Komite K3RS melakukan kajian manajemen risiko dengan metode
mencari akar penyebab terjadinya kecelakaan;
9. Tim Komite K3RS membuat perencanaan mengatasi masalah dan tindak
lanjut;
10.Ketua Komite K3RS membuat laporan insiden kecelakaan akibat kerja dengan
diketahui oleh Ketua Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
untuk dilaporkan ke Direktur rumah sakit.
UNIT TERKAIT Semua unit kerja