Anda di halaman 1dari 10

TUGAS BESAR

ALAT BERAT

Menghitung Produktifitas Alat Berat Di Lapangan

Disusun Oleh; Kelompok 8

Nama Tugas Sebagai


Umi Rafita Analisa Perhitungan
Fahrul Ahmadi Laporan
Ahmad Firdaus Tanya Jawab
Muhammad Johari Persentasi

Dosen Pembimbing;

Muhammad Idham

PRODI TEKNIK PERANCANGAN JALAN DAN JEMBATAN


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS
T.A. 2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan ridho-Nyalah sehingga
penulis dapat menyusun laporan alat berat yang berjudul “Produktivitas Alat Berat ”, yang
penulis rangkumkan dari beberapa sumber mengenai pembahasan ini.

Laporan ini mempunyai pembahasan yang diperlukan dalam meningkatkan


kemampuan mahasiswa. Penulis menyadari laporan yang di buat ini terdapat banyak
kekurangan, baik dari segi isi maupun sistematika. Maka dari itu penulis sangat
berterimakasih apabila ada kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan dan
kemaslahatan laporan ini.

Harapan penulis semoga laporan ini dapat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan
sehari-hari.

Bengkalis, 31 Mei 2018

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Alat berat yang kita kenal didalam ilmu teknik sipil adalah alat yang digunakan
untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur.
Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan
akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya
jadwal atau target yang telah di tentukan, atau kerugian perbaikan yang tidak semestinya.
Penyelesaian suatu pekerjaan atau bagian pekerjaan proyek tertentu diperlukan
pemilihan alat dimana pemilihan alat-alat berat tergantung pada karakteristik masing-
masing alat dan kondisi medan. Hal ini diperlukan agar alat tersebut dapat bekerja secara
optimum sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan biaya sehemat
mungkin. Selain itu pelaksanaan suatu proyek konstruksi juga selalu terdapat kendala-
kendala, baik kendala yang sudah diperhitungkan maupun diluar perhitungan perencana.
Mengingat bahwa kendala-kendala tersebut dapat menjadi penyebab terhambatnya
pekerjaan proyek dan pekerjaan proyek tidak berlangsung dengan lancar, maka dalam
pelaksanaan suatu proyek konstruksi selalu ada kemungkinan bahwa waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek akan melebihi waktu yang telah ditentukan
dalam kontrak pekerjaan.
Oleh karena itu sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatan dan attachmentnya,
haruslah dipahami fungsi dan aplikasinya. Terdapat beraneka macam alat yang sering di
gunakan dalam pekerjaan konstruksi, tetapi yang akan dibahas dalam makalah ini hanya
alat-alat yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi saja terutama alat berat yang telah
kami survei.
B. Tujuan
 Untuk menghitung produktifitas kerja masing-masing alat berat yang digunakan.
BAB II

PEMBAHASAN

Dari video yang kami dapatkan ada beberapa alat berat yang digunakan pada sebuah
proyek tersebut antara lain:

1. Excavator
2. Dump truck
3. Bulldozer
4. Vibration roller

1. Excavator
Excavator merupakan alat berat yang biasa digunakan dalam
sebuah pelaksanaan proyek. Karena excavator banyak digunakan
didalam proses proyek berlangsung. Misalnya digunakan pada
proses penggalian tanah, pemindahan material, dll.

Pada vidio yang kami dapatkan, excavator yang terdapat tidak lah
bekerja. Tetapi disini kami asumsi excavator ini bekerja sebagai
pengisian tanah ke dump truck bertempat di Quarry. Sehingga kami menghitung produktifitas
excavator sebagai berikut dengan rumus:

Keterangan :

Q = Produktivitas per jam (m3/jam)


Cm = waktu siklus (s)
K = faktor pengisi bucket
E = kondisi medan (m/jam)
= kapasitas bucket ( m3)
Rumus waktu siklus Excavator dapat dihitung dengan persamaan berikut :

Cm = t1 + (2 X t2 ) + t3 (detik)
t1 = waktu gali
t2 = waktu swing
t3 = waktu buang

Diketahui :
Dikarenakan video yang kami dapat excavator nya tidak ada saat pekerjaannya,
maka disini atas kesepakatan kelompok kami asumsikan data sebagai berikut.
t1 = 8 detik t2 = 8 detik t3 = 6 detik
Cm = 8 + (2 X 8 ) + 6 = 30 detik
q1 = 1 m3
E=1
K=1
Ditanya : Q = ...?
Jawab:

120 m3/jam x 8 jam/hari = 960 m3/hari)

Jadi, Kapasitas produksi untuk excavator adalah 960 m3/hari


2. Dump Truck
Dump truck juga biasanya digunakan untuk mengangkut
material dari tempat quarry/AMP ke lokasi proyek. Misalnya;
Base/tanah timbunan, campuran aspal, dll. Pada video yang
kami dapatkan dump truck digunakan sebagai mengangkut
tanah timbunan dari quarry ke lokasi proyek.
Untuk mengetahui kerja efektif dump truck dalam 1 hari
berapa m3 yang dihasilkan oleh dump truck. Oleh karena itu,
kita perlu mencari produktifitas dump truck nya sendiri dengan menggunakan rumus
sebagai berikut.

Keterangan :

P = Produksi per jam (m3/jam)


Cm = Waktu siklus ( menit )
E = Efisiensi kerja
Diketahui :
Jarak = 5 km
C = 1 truck = 4 m3 = 6 truck x 4 m3 = 24 m3

Kapasitas = 4 m³

Jarak buang = 10 km

Kecepatan isi =30 km/jam

Kecepatan kosong = 40 km/jam

Waktu tempuh isi = ⁄

= 20 menit

Waktu tempuh kosong = ⁄

= 15 menit

Waktu loading = 5 menit

Manuver = 2 menit

Waktu total = 42 menit


Cm = 42 menit

Ditanya : P = ...?

Jawab :

Jadi, Kapasitas produksi per jam untuk dump truck adalah 16457,14 m3/hari

3. Bulldozer
Setelah penghamparan tanah timbunan dilakukan oleh
dump truck disini selanjutnya kerja bulldozer yakni digunakan
sebagai meratakan tanah yang telah dihamparkan oleh dump
truck tadi.
Pada video yang kami dapatkan bulldozer digunakan
pada proyek tersebut sebanyak 2 buah. Untuk mengetahui
efektif kerjanya dalam satu hari, kita harus menghitung produktifitas nya dengan
menggunakan rumus sebagai berikut.
Rumus kapasitas produksi :
KP = PMT X FK
Keterangan :

KP = kapasitas produksi (m3/jam)


PMT = Produksi maksimum teoritis (efisiensi 100%) (m3/jam)
FK =faktor koreksi

Rumus produksi maksimum teoritis :

PMT = KB X T

KB = kapasitas blade m3

T = jumlah trip per jam


Diketahui :
KB = 0,25 m3
T = 150 trip/jam
Faktor koreksi = 1,5
Ditanya : KP = ...?
Jawab :

PMT = KB X T

PMT = 0,25 X 150 = 37,5 m3/jam

KP = PMT X FK

KP = 37,5 m3/jam x 1,5 = 56,25 m3/jam

56,25 m3/jam x 8 jam/hari = 450 m3/hari

Jadi, Kapasitas produksi per hari untuk bulldozer adalah 450 m3/hari

4. Vibration Roller
Vibration roller digunakan untuk memadatkan tanah
timbunan yang telah dihamparkan sehingga kepadatan tanah
tersebut bisa sempurna.
Vibration roller ini bekerja secara dinamis. Untuk
mengetahui efektif kerjanya dalam 1 hari, kita harus
menghitung kapasitas produksinya dengan menggunakan
rumus sebagai berikut :


Keterengan :
KP = Luas permukaan lapisan yang dipadatkan (m3/jam)
F = Kecepatan compactor (km/jam)
H = Ketebalan material yang dipadatkan untuk setiap jalur yang di padatkan (m)
FK = Faktor koreksi
N = Jumlah lintasan (pass) yang diperlukan untuk mencapai kemampatan yang
dikehendak

Diketahui :

LK = 1,5 m

H = 0,3 m

F = 15 km/jam

FK = 2

N = 40

Ditanya : KP = ...?

Jawab :

Jadi, kapasitas produksi untuk vibration roller adalah 337500 m3/jam.


BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari hasil perhitungan diatas tadi didapatlah hasil produktifitas masing-masing
alat berat yang digunakan didalam sebuah proyek tersebut sebagai berikut:

1. Produktifitas excavator dalam satu hari adalah 960 m3


2. Produktifitas dump truck dalam satu hari adalah 16457,14 m3
3. Produktifitas bulldozer dalam satu hari 450 m3
4. Produktifitas vibration roller dalam satu jam 337500 m3

Jadi dapat disimpulkan bahwa ada alat berat yang tidak mampu mencukupi
akan produktifitas alat berat yang lainnya. Misalnya pada dump truck mampu
memproduksi sebanyak 16457,14 m3/hari sedangkan excavator hanya mampu
memproduksi sebanyak 960 m3/hari disini excavator tidak mampu memenuhi akan
produktifitas dump truck tersebut. Sedangkan untuk bulldozer mampu meratakan tanah
sebanyak 450 m3/hari disini akan mengakibatkan penumpukan tanah timbunan sebanyak
16007,14 m3/hari untuk solusinya bisa saja jumlah dump truck nya dikurangi, ataupun
efesiensi kerja pada bulldozer ditambahkan. Disamping itu, untuk pekerjaan vibration
roller mampu memproduksi 337500 m3 dalam tiap jamnya, sehingga dengan material
yang ada tanah timbunan sebesar 16457,14 m3/hari cukup dalam pengerjaan pada
vibration roller.