Anda di halaman 1dari 12

MANUSIA DAN PERADABAN

ADAB
Adab (Arab)
"refinement, good manners, morals, decorum, decency, humaneness"

Adab (KBBI)
budi pekerti; kelakuan

Adab erat hubungannya dengan:


1. Moral : nilai-nilai dalam masyarakat yang hubungannya dengan kesusilaan.
2. Norma : aturan, ukuran atau pedoman yang dipergunakan dalam menentukan sesuatu yang benar
atau salah, baik atau buruk.
3. Etika : nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam
mengatur tingkah laku manusia.
4. Estetika : berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, kesatuan,
keselarasan dan kebaikan.
PERADABAN

CIVILIZATION – “civis” yang artinya orang yang tinggal disebuah kota, dan kata “civitas”
berarti komunitas di mana orang-orang tinggal. Dengan demikian, kata "civilization"
yang berarti peradaban mengandung gagasan tentang "citification" atau "the coming to
be of cities"
❖The stage of human social development and organization which is considered most
advanced.
❖The comfort and convenience of modern life, regarded as available only in towns and
cities.

Ide utama yang terkandung dalam peradaban adalah kemajuan dan perkembangan
(progress and development).
"the highest social grouping of people and the broadest level of cultural identity people have short
of that which distinguish humans from other species“ - Huntington

❖ Suatu peradaban berlawanan dengan istilah yang disebut sebagai "barbarisme". Biasanya
suatu peradaban berkaitan dengan ciri urban (kota), hidup menetap dan terpelajar.
❖ Peradaban merupakan sebuah entitas kultural, di mana di dalamnya tercakup nilai-nilai,
norma-norma, pola pikir, institusi-institusi yang menjadi bagian terpenting dan diwariskan dari
generasi ke generasi.
❖ Sebuah peradaban adalah suatu totalitas.
❖ Peradaban adalah fakta kesejarahan yang membentang dalam kurun waktu yang sangat
panjang dan memiliki sifat dinamis.
❖ Suatu peradaban bisa mencakup satu atau beberapa kesatuan politis. Kesatuan tersebut dapat
berupa negara-kota, kekaisaran, federasi, konfederasi, negara, atau negara multinasional.
“More accurate usage word refer to more highly civilized peoples, the determinative
characteristics being intellectual, aesthetic, technological, and spiritual attainments” – Fairchild

“Peradaban adalah bagian dan unsur kebudayaan yang halus, maju, dan indah seperti misalnya
kesenian, ilmu pengetahuan, ada sopan santun pergaulan, kepandaian menulis, organisasi
kenegaraan dan sebagainya. Isilah peradaban sering juga dipakai untuk menyebutkan suatu
kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, ilmu pengetahuan, seni bangunan, seni rupa, dan
sistem kenegaraan, dan masyarakat kota yang maju dan kompleks” - Koentjaraningrat

setiap masyarakat dan kebudayaan di dunia memiliki kebutuhan hidup yang berbeda-beda
sesuai dengan cara hidup dan organisasi sosial mereka masing-masing, yang kemudian
membentuk peradaban yang mereka miliki.
Tiga gelombang peradaban (Alvin Toffler, 1981, The Third Wave)
❖ Gelombang I, peradaban teknologi pertanian berlangsung mulai 800 SM - 500 SM
❖ Gelombang II, peradaban teknologi industri berlangsung mulai 1500 M - 1970 M
❖ Gelombang III, peradaban teknologi informasi berlangsung mulai 1970 M - Sekarang

Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor:


❖ Pendidikan
❖ Ilmu pengetahuan
❖ Kemajuan teknologi
Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial yaitu perubahan yang terjadi dalam masyarakat atau dalam hubungan interaksi yang
meliputi berbagai aspek kehidupan. Sebagai akibat adanya dinamika anggota masyarakat dan merupakan
tuntutan kehidupan dalam mencari kestabilannya.

Willbert Moore : “perubahan sosial sebagai perubahan struktur sosial, pola perilaku, dan interaksi sosial”

Gillin dan Gillin : “perubahan – perubahan sosial untuk sesuatu variasi dari cara hidup yang lebih diterima, yang
disebabkan baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan materiil, kompetisi penduduk, ideologi
maupun karena adanya difusi ataupun peubahan-perubahan baru dalam masyarakat tersebut”

Selo Sumardjan : “perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat yang
memengaruhi sistem sosial, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola perilaku diantara kelompok
dalam masyarakat. Menurutnya antara perubahan sosial dan perubahan kebudayaan memiliki satu aspek yang
sama, yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu penerimaan cara –cara baru atau suatu perbaikan cara
masyarakat memenuhi kebutuhannya.
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB DAN MASYARAKAT ADAB
Untuk menjadi makhluk yang beradab, manusia senantiasa harus menjunjung tinggi aturan,
aturan, norma-norma, adat-istiadat, atau nilai-nilai kehidupan yang ada di masyarakat yang
diwujudkan dengan menaati pelbagai pranata sosial atau aturan sosial, sehingga dalam
kehidupan di masyarakat itu akan tercipta ketenangan, kenyamanan, ketentraman, dan
kedamaian. Inilah sesungguhnya makna hakiki sebagai manusia beradab.

Masyarakat adab adalah suatu kombinasi yang ideal antara kepentingan pribadi dan
kepentingan umum. Manusia dalam menggunakan hak untuk memenuhi kepentingan
pribadinya tidak boleh melampaui batas atau merugikan kepentingan orang lain. Sebagai
suatu anggota masyarakat yang beradab manusia harus bisa menciptakan adanya
keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum.