Anda di halaman 1dari 4

1.

Lahirnya ide-ide terdiri dari:


a. Market base business project: membuka/mencari project berdasar aspek pasar.
Pengertian permintaan pasar atau market demand dari suatu produk (barangjasa), menurutKot
ler adalah jumlah keseluruhan yang akan dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu, dalam
waktu tertentu, dalam lingkungan pemasaran tertentu,
dalam suatu program pemasaran tertentu. ada dasarnya analisis pasar bertu uan untuk
mengetahui seberapa luas pasar produk yang bersangkutan, bagaimana pertumbuhan
permintaannya, $ berapa besar yang dapat dipenuhioleh perusahaan. 'nalisis pasar dalam hal
ini meliputi analisis kualitatif $ kuantitatif. 'nalisiskualitatif meliputi pengidentifikasian,
pemisahan, $ pembuatan deskripsi pasar, sedangkananalisis kuantitatif meliputi perhitungan
besarnya perkiraan pen ualan 0 tahun yang akan dating. Contohnya: survei
b. Resource based: berdasarkan sumber daya,baik dari manusia/tenaga kerja/sasaran dari
produk,proyek tsb, bahan baku, biaya, tata letak pabrik,lokasi geografis pabrik.
Contoh: perusahaan Samsung ingin mendirikan pabrik di Indonesia,maka harus melihat
penentuan tempat dan biaya yg dikeluarkan.
c. Policy Based: Suatu bisnis membutuhkan izin dari pemerintah untuk kepentingan legalitas.
Studi kelayakan bisnis dapat digunakan oleh pemerintah sebagai dasar pengambilan
keputusan dalam memberikan izin usaha atau proyek. Aspek hukum dalam studi kelayakan
bisnis menyangkut pada semua hal terkait legalitas rencana bisnis yang hendak dilakukan
oleh perusahaan. Ketentuan-ketentuan hukum tersebut meliputi:

1. Izin lokasi

2. Akte pendirian perusahaan dari notaris

3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

4. Surat tanda daftar perusahaan

5. Surat izin tempat usaha dari Pemerintah Daerah setempat

6. Surat tanda rekanan dari Pemerintah Daerah setempat

7. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

2. Mixing market :

A. Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian untuk dibeli,
digunakan atau dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan. Strategi produk yang
dapat dilakukan dalam mengembangkan suatu produk:

1. Penentuan logo dan motto


2. Menciptakan merek
3. Menciptakan kemasan
4. Keputusan label.
B. Harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan konsumen dengan manfaat memiliki produk yang
nilainya ditetapkan oleh pembeli atau penjual melalui tawar menawar atau ditetapkan penjual
dengan satu harga yang sama terhadap semua pembeli.

Langkah2 dalam menetapkan harga yg tepat terhadap suatu produk:

a. menentukan tujuan menetapkan harga


b. memperkirakan permintaan, biaya dan laba
c. memilih strategi harga untuk membantu membantu menentukan harga dasar
d. menyesuaikan harga dasar dg taktik penetapan harga

Tujuan dari penentuan harga secara umum:

1. Untuk bertahan hidup


2. Untuk memaksimalkan laba
3. Untuk memperbesar market share
4. Mutu produk
5. Pesaing

Tiga strategi dasar dalam penetapan harga:

1.Skimming pricing

2. Penetration pricing

3. Status quo pricing

C. Saluran distribusi adalah suatu jaringan dari organisasi dan fungsi-fungsinya menghubungkan
produsen kepada konsumen akhir. Dasar penentuan saluran distribusi produk dengan tingkatan
saluran distribusi, yaitu: 1. Produsen  konsumen

2. Produsen  pengecer  konsumen


3. Produsen  grosir  pengecer  konsumen
4. Produsen  agen  grosir  pengecer  konsumen

D. Promosi adalah cara mengkomunikasikan produk kepada masyarakat agar produk itu dikenal dan
dibeli.
a. Strategi Bauran Promosi (Promotion Mix)
i. Periklanan (Advertising)
1. Periklanan adalah bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi yang
dibayar, mengenai gagasan atau barang oleh sponsor yang teridentifikasi.
ii. Promosi Penjualan (Sales Promotion) Promosi penjualan adalah intensif jangka
pendek untuk meningkatkan penjualan suatu produkdi mana pembelian diharapkan
sekarang juga.
iii. Hubungan Masyarakat (Public Relations) Humas bertujuan membangun
hubungan yang baik dengan publik untuk menghasilkan publisitas yang
menyenangkan.
iv. Penjualan Perorangan (Personal Selling).
3. Metode rating factor

Faktor Daerah
A B C D
Bahan Baku K K B S
Pasar S K S K
Transportasi S K B B
Tenaga kerja B S K B

Ket

B: Baik: 40

S: Sedang:20

K:Kurang 10

Analisis ranting factor:

Kota A:1K+2S+1B= 10+40+40=90

Kota B: 3K+S=30+20=50

Kota C=K+S+2B= 10+20+80=110

Kota D= K+S+2B=10+20+80=110

Karena kota C dan D nilainya sama maka C dan D dipertimbangkan jadi lokasi pabrik.

4. Gambar

Identifikasi & Seleksi


Perencanaan
Perekrutan Penyelesaian Karyawan yg
SDM
Berkompeten

Pengurangan

Karyawan yang mudah beradaptasi dan


Orientasi Pelatihan kompeten dengan keterampilan dan
pengetahuan yang kompeten

Manajemen Kompetensi & Pengembangan Karyawan yang kompeten


Kinerja Tunjangan Karir dan kinerja tinggi yg mampu
menghasilkan kinerja yg
tinggi dalam jangka panjang
Perencanaan SDM

Staffing Needs
Informasi Analisis Jabatan: Deskrips
pekerjaan dan spesifikasi jabatan

Sumber Internal Keputusan Rekrutmen Sumber Eksternal

Kandidat siap seleksi

Rekrutmen

– Merupakan upaya pencarian dan perolehan sejumlah kandidat karyawan yang


qualified sehingga memungkinkan perusahaan dapat menseleksi orang-orang
yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan.
– Proses rekrutmen adalah serangkaian kegiatan yang digunakan untuk
mendapatkan sejumlah pelamar yang secara potensial qualified.
– Produk dan proses rekrutmen adalah sejumlah kandidat karyawan atau pemegang
jabatan yang akan diproses berikutnya dalam tahapan seleksi. Oleh karena itu,
rekrutmen merupakan proses awal dari apakah suatu organisasi mendapatkan
orang yang tepat atau sebaliknya.

Tujuan dari perencanaan SDM sendiri adalah menjaring karywan yang berkompeten
dalam jangka waktu lama.