Anda di halaman 1dari 1

III.

MATERIAL DAN METODE


Buah-buahan yang baru dipanen dan stroberi dewasa (Fragariaxananassa cv. Corona)
dikumpulkan dari Institut Penelitian Pertanian, Tarnab,Peshawar dan sampel dinilai. Dua puluh
buah stroberi (beratnya sekitar 500 g) dengan ukuran seragam ditempatkan dalam kotak plastik
berlubang transparan. Setiap kotak memiliki panjang 12 inci dan lebar 6 inci. Buah sampel
dikenakan dosis iradiasi gamma (0,5,1.0 dan 1.5kGy) dari unit radiasi gamma Co60 di Institut
Nuklir untuk Pangan dan Pertanian (NIFA) di Peshawar. Sampel disinari bersama dengan
kontrol(non-radiasi) lalu disimpan selama sembilan hari di kamar dengan suhu (16-18ºC)
selama Februari 2011 di Jurusan Botani, Universitas Peshawar. Penurunan berat bahan
dihitung sebagai berikut sesuai formula seperti yang dijelaskan oleh Akhtar et al. (2010).
Penurunan berat bahan (%) = [(a-b) / a] x 100, di mana a dan b masing-masing mewakili bobot
buah awal dan akhir.Persen peluruhan dihitung secara pengamatan vissual masing-masing
sampel seperti yang dijelaskan oleh Zheng et al. (2007). Buah dengan bintik-bintik cokelat dan
area lunak dianggap membusuk dan hasilnya dinyatakan sebagai persentase buah
membusuk.Untuk penentuan total padatan terlarut,keasaman dan pH titrasi, 5 buah diambil
secara acak dari setiap perlakuan dan dicampur dalam blender listrik,kemudian disaring
melalui lapisan ganda kain keju untuk didapatkan jus homogen bening. Total padatan
terlarut(TSS) ditentukan oleh refraktometer digital dan data dinyatakan sebagai persen TSS.
Keasaman yang bisa dititrasi dihitung dengan titrasi 10 ml jus stroberi diencerkan dalam 100
ml air deionisasi terhadap 0,1 N larutan NaOH pada pH 8.1 (AOAC, 1995) dan hasilnya
dinyatakan sebagai persentase asam sitrat. pH dari sampel dihitung dengan pH meter digital.
Semua evaluasi dilakukan empat kali selama studi yaitu,pada hari 0, 3, 6 dan 9 setelah
penyimpanan pada suhu kamar (16-18 ºC).
Analisis statistik: Eksperimen dilakukan pada acara rancangan acak kelompok (RAK).
Setiap kotak berisi dua puluh buah dianggap sebagai unit eksperimental tunggal yang
direplikasi lebih lanjut empat kali. Data dianalisis secara statistik dengan analisis teknik varians
(ANOVA). Teknik Perbedaan (LSD) digunakan untuk menguji efek signifikan dari dosis
radiasi pada yang diteliti dengan parameter di p≤0.05.