Anda di halaman 1dari 4

Definisi cadangan minyak dan/atau gas bumi

Dalam pembicaraan dan perhitungan isi awal minyak dan/atau gas di tempat dan
cadangan, sebaiknya kita menggunakan atau mengikuti istilah dan definisi tertentu yang
berlaku dan dapat diterima masyarakat (industry) perminyakan. Upaya standarisasi
definisi cadngan minyak atau gas bumi telah dimulai sejak 1930-an ketika American
Petroleum Institute (API) mencoba membuat definisi standar tersebut. Definisi (dan
klasifikasi) cadangan yang paling banyak diterima dan diikuti pada saat ini adalah
definisi dan klasifikasi cadangan yang dibuat oleh Society of Petroleum Engineers (SPE)
dan World Petroleum Congresses (WPC). Kedua badan tersebut menyiapkan definisi
cadangan minyak atau gas bumi pada tahun 1987 dan disetujui secara bersamaan pada
tahun 1997. Menurut SPE/WPC cadangan minyak dan gas bumi dikelompokkan enjadi
tiga bagian:

1. Proved Reserves

Proved reserves atau cadangan terbukti didefinisikan sebagai jumlah hidrokarbon yang
berdasarkan data geologi dan data keteknikan (engineering) dapat diperkirakan dengan
tingkat kepastian yang pantas (reasonable) dan dapat diambil dengan menggunakan
teknologi yang ada pada suatu saat dalam keadaan ekonomi dan dengan peraturan
pemerintah yang berlaku pada saat yang sama. Secara umum, suatu cadangan dapat
dikatakan sebagai proved apabila produktivitas komersial dari reservoir didukung oleh
data produksi actual atau oleh data hasil pengujian formasi. Pada kasus tertentu,
cadangan terbukti harus ditentukan berdasarkan kombinasi data seperti analisis core,
analisis log, atau pengujian lainnya yang dapat secara jelas memberikan indikasi bahwa
reservoir tersebut produktif. Suatu areal reservoir yang dapat dipertimbangkan sebagai
proved adalah meliputi:

a. Daerah yang telah delinated oleh pemboran dan, jika ada, dengan batas fluida yang
jelas. Jika tidak ada batas fluida, maka volume hidrokarbon terbukti didasarkan pada
lokasi hidrokarbon terbawah yang diketahi (the lowest known occurrence).

b. Daerah yang belum dibor namun berdasarkan data geologi dan data keteknikan
terbukti sebagai daerah produktif dan bernilai komersial.

Jika metode perhitungan dilakukan dengan metode deterministic, maka istilah


reasonable berarti mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi bahwa jumlah
hidrokarbon tersebut dapat diambil. Sedangkan jika menggunakan metode
probabilistic, maka tingkat kepercayaan minimum adalah 80%.

Berdasarkan status produksi, cadangan terbukti dikelompokkan menjadi:

a. Proved developed, yaitu untuk daerah di mana instalasi produksi dan transportasi
sudah pasti dapat dilakukan. Dalam kelompok ini reservoir dapat sedang/telah
diproduksikan dari interval kedalaman tertentu atau belum/akan diproduksikan (non-
producing) misalnya dalam keadaan shut-in atau jika sumur yang ada tidak mampu
berproduksi karena alas an mekanis.

b. Proved undeveloped , yaitu untuk daerah di mana lokasinya berada dalam atau
berbatasan langsung dengan daerah proved producing atau masih dapat
dikembangkan dengan menambah sumur dengan well spacing tertentu atau dapat
dikembangkan dengan memperdalam sumur atau karena secara ekonomis memerlukan
biaya yang lebih tinggi untuk penyelesaian sumur dan instalasi peralatan produksi.

2. Unproved Reserves
Unproved Reserves atau cadangan tak terbukti didefinisikan sebagai jumlah
hidrokarbon, sebagai tambahan pada proved reserves, yang berdasarkan data geologi
dan data keteknikan mempunyai kemungkinan dapat diambil secara komersial.
Unproved Reserves dibagi menjadi:

2.1 Probable Reserves

Probable Reserves atau cadangan mungkin adalah jumlah hidrokarbon yang


berdasarkan data geologi dan data keteknikan mempunyai kemungkinan terambil lebih
besar dari kemungkinan tidak terambil secara komersial. Jika menggunakan metode
probabilistik, maka tingkat kemungkinan proved reserves dan probable reserves
minimal 50%. Secara umum, probable reserves dapat meliputi:

1. Derah di luar batas proved dari reservoir produktif, dimana batas fluidanya masih
belum dapat ditentukan dan merupakan bagian terbawah dari struktur reservoir
yang diperkirakan mengandung hidrokarbon.
2. Daerah yang produktif yang hanya disimpulkan dari data log namun tidak
didukung data core atau pengujian definitive sehingga dipandang kurang pasti.
3. Cadangan yang diperoleh dari daerah yang jika dilakukan infill drilling dengan
well
spacing tertentu dapat menjadi proved reserved.
4. Cadangan yang diperoleh dengan metode/teknik peningkatan perolehan (IOR)
yang telah terbukti berhasil sebelumnya namun belum terbukti dengan pilot
project atau baru ditunjukkan oleh data reservoir yang menjanjikan
pengembangan komersial.
5. Daerah produktif di sekitar proved reserves tetapi dipisahkan oleh patahan/faults
dan secara struktur geologi berlokasi lebih tinggi dari daerah proved.
6. Cadangan yang dapat diperoleh dengan cara perubahan prosedur mekanis
(workover, treatment, perubahan peralatan) namun belum terbukti.
7. Cadangan dalam daerah proved producing yang berdasarkan interpretasi kinerja
atau data volumetrik menunjukkan cadangan yang lebih dari yang sudah
dinyatakan proved.

2.2 Possible Reserves

Possible reserves atau cadangan harapan adalah jumlah hidrokarbon yang berdasarkan
data geologi dan data keteknikan mempunyai tingkat kemungkinan terambil secara
komersial lebih rendah dari tingkat kemungkinan terambil secara komersial dari
probable reserves. Jika menggunakan metode probabilistik, maka tingkat kemungkinan
proved reserves ditambah probable reserves ditambah possible reserves minimal 10%.
Secara umum, possible reserves dapat meliputi:

1. Daerah di luar batas probable reserves yang berdasarkan interpretasi geologi


(ekstrapolasi struktur dan/atau stratigrafi) dapat terjadi.
2. Daerah produktif yang dapat disimpulkan dari data log dan data core tetapi
belum dapat ditentukan secara komersial.
3. Cadangan yang dapat diperoleh dari infill drilling namun mempunyai
ketidakpastian secara teknis pelaksanaan.
4. Cadangan yang dapat diperoleh dengan teknik peningkatan perolehan (IOR)
namun belum terbukti dengan pilot project atau data reservoir meragukan untuk
pengembangan komersial.
5. Cadangan dari daerah dalam formasi yang terpisah dari daerah proved oleh
patahan dan interpretasi geologi menunjukkan daerah tersebut lebih rendah dari
daerah proved.