Anda di halaman 1dari 17

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

SMK ISTIQLAL GEROKGAK


BadanPenyelenggara :YayasanBinaIslamikaBulelengLembagaPengelola : PondokPesantrenIstiqlal

Jl. Raya Seririt - Gilimanuk KM. 16 DesaPatas,Kec. Gerokgak,Kab. Buleleng 81155 BALI

082 147 762 741, Email : smkistiqlalpatas@yahoo.co.id

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. IDENTITAS
Satuan Pendidikan : SMK ISTIQLAL GEROKGAK
Mata Pelajaran : Produktif Akuntansi
Kelas/Semester : XI/1
Program : Akuntansi
Materi Pokok : Akuntansi Keuangan
Alokasi Waktu : 1x 2 Jam @ 45 Menit

B. KOMPETENSI INTI :
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), Responsive dan proaktif dan menunjukkan Sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
Akuntansi dan Keuangan Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional,dan internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang Akuntansi dan
Keuangan Lembaga.Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan
kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.Menunjukkan
keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

D. KOMPETENSI DASAR
3.8 Menerapkan pencatatan persediaan
4.8 Melakukan pencatatan persediaan

E.INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3.8.1 Menjelaskan pengertian persediaan
3.8.2 Menjelaskan jenis-jenis persediaan
3.8.3 Menjelaskan sistem pencatatan persediaan
3.8.4 Menerapkan pencatatan persediaan
4.8.1 Melakukan pencatatan persediaan

F.TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan belajar model discovery learning, peserta didik akan berdiskusi dan
menggali informasi sehingga pada akhir kegiatan mampu :
1. Menjelaskan pengertian persediaan dengan benar dan percaya diri.
2. Menyebukan jenis Jenis persediaan setelah mampu menjelaskan pengertian persediaan
dengan benar dan percaya diri.
3. Menjelaskan sistem pencatatan persediaan setelah mampu menyebutkan jenis-jenis
persediaan dengan benar dan percaya diri.
4. Menerapkan pencatatan persediaan setelah mampu menjelaskan system pencatatan
persediaan dengan benar dan percaya diri.
5. Melakukan pencatatan persediaan setelah peserta didik mampu menerapkan pencatatan
terkait dengan pencatatan persediaan dengan benar dan teliti.

G. MATERI PELAJARAN:
FAKTUAL
Membuat Pencatatan Persediaan Sistem Fisik
KONSEPTUAL
A. Pengertian dan Karakteristik Persediaan
B. Jenis-Jenis Persediaan
1. Persediaan Barang Dagangan
2. Persediaan Lain-Lain
1. Persediaan Bahan Baku
2. Persediaan Produk Dalam Proses
3. Persediaan Produk Jadi
4. Persediaan Bahan Penolong
5. Persediaan Lain-Lain
C. Menjelaskan system pencatatan persediaan

PROSEDURAL
D. Langkah –Langkah Pencatatan System Persediaan Secara Fisik
E. Melakukan Pencatatan System Persediaan Secara Fisik

H. PENDEKATAN DAN MODEL PEMBELAJARAN


Pendekatan : Scientific
Strategi/Model : Discovery Learning
Metode : Diskusi, Menggali Informasi, Tanya Jawab, Presentasi.

I. MEDIA PEMBELAJARAN
Media
a) Slide Presentasi
Alat
a) Laptop
b) LCD
Sumber Belajar
1) Sucipto, Toto, Dkk. 2011. Akuntansi siklus akuntasni tingkat menengah (intermediate)
Bogor: Yudistra
2) Soemantri, Hendi. 2011. Akuntansi SMK Seri B Pengelolaan Administrasi Kas Bank,
Kas Kecil, Kartu Piutang dan Kartu Persediaan. Bandung : CV Armico
3) Billy, Betty Koesnina, SE. 2006. Akuntansi Untuk SMK/MAK Kelas XI Jilid 2A.
Jakarta : Arya Duta
4) Lembar kerja peserta didik

J. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1
Langkah-Langkah Kegiatan Sintaks PBL
Pendahuluan 1. Sebelum melaksanakan kegiatan
(10 menit) pembelajaran, guru mengucap salam,
menyapa peserta didik dan mengajak
berdoa.
2. Guru mengajak peserta didik
mengingatkan kembali materi yang telah
dipelajari sebelumnya melalui pengajuan
pertanyaan kepada peserta didik.
3. Guru memberikan penjelasan bahwa pada
pertemuan kali ini akan mempelajari
materi tentang persediaan serta
menghubungkan dengan materi
sebelumnya yakni tentang hutang.
4. Guru memberikan motivasi dan Guru
menyampaikan kompetensi dasar, dan
tujuan mempelajari materi tentang
menerapkan pencatatan persediaan.
5. Guru menyampaikan garis besar materi
tentang metode pencatatan persedian dan
menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan
peserta didik untuk menyelesaikan
permasalahan atau tugas tentang
pencatatan persediaan.
6. Guru menjelaskan teknik penilaian yang
digunakan

Kegiatan inti  Guru memberikan gambaran singkat Sintak 1) :


(30 menit) tentang materi persedian pada , jenis serta Stimulation
sistem pencatatan yang bisa dipakai untuk (Stimulasi/Pember
persediaan melalui video yang ian Rangsangan)
ditayangkan.

 Guru menyajikan soal (LKPD) kepada Sintak2) :Identifik


peserta didik berupa bukti transaksi asi masalah
yang kemudian peserta didik diminta
mengidentifikasi masalah dalam
pengerjaan membuat jurnal dengan sistem
periodik.
Sintak 3) Data
 Guru meminta peserta didik berkelompok Collection
dan berdiskusi serta mencari literatur dari (Pengumpulan
berbagai sumber yang ada untuk Data)
memahami maslah pada saat membuat
jurnal pada LKPD dengan sistem periodik.

 Guru membimbing peserta didik untuk Sintak 4) Data


mengolah hasil temuan baik tentang teori Processing
maupun informasi laindan mengarahkan (Pengolahan Data)
peserta didik dalam mengerjakan soal
yang telah disajikan.

 Peserta didik mencoba menyelesaikan soal Sintak 5)


dan temuan masalah berdasarkan Verification
pengumpulan informasi serta diskusi dan (Pembuktian)
membandingkan antara materi atau
informasi yang di dapat dengan
permasalahan yang disajikan.
 Peserta didik bersama dengan
kelompoknya menyampaikan hasil
penalaran.
 Kelompok yang tidak presentasi
memberikan tanggapan mengenai materi

 Guru meminta peserta didik untuk Sintak 6)


menganalisis dan memberikan jawaban Generalization
atau sanggahan mengenai pencatatn (Menarik
persediaan dengan metode periodik. Kesimpulan/Gener
 Guru membuat kesimpulan dari hasil alisasi)
pekerjaan peserta didik.

Kegiatan Penutup (20 menit)


 Guru membuat refleksi tentang kegiatan
pembelajaran
 Guru dan peserta didik membuat
kesimpulan tentang metode pencatatan
persediaan
 Peserta didik melaksanakan penilaian hasil
belajar dengan mengerjakan latihan soal
pada Evaluasi
 Guru menginformasikan tentang materi
selanjutnya.
 Guru mengucapkan salam penutup.

K. PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR


A. Penilaian (instrument terlampir)
1. Pengetahuan
Teknik Penilaian : Tes tertulis
Bentuk instrument : Soal tes tertulis
2. Ketrampilan
1. TeknikPenilaian : Penilaian Unjuk kerja dengan melakukan diskusi kelompok
2. Bentuk instrument : Soal Latihan
3. Sikap ( Spritual )
1. Teknik : Observasi
2. Bentuk Instrumen : Check List
4. Sikap ( Sosial)
a. Teknik : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Check List
5. Pengayaan dan Remidial
A. Remedial tes diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM
(untuk pengetahuan dan keterampilan), dengan catatan jumlah siswa yang
remedialnya minimal 20% dari jumlah seluruh siswa di kelas.
B. Dan jika jumlah siswa yang remedial mencapai 50% maka diadakan remedial
teaching terlebih dahulu, lalu dilanjutkan remedial tes.
C. Program pengayaan diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM
sebagai bentuk pendalaman terhadap materi yang diberikan dengan memberikan
materi tambahan dan membuat makalah terkait dengan materi.

Patas, Juli 2019


Mengetahui:
Kepala SMK Istiqlal Gerokgak Guru Mata Pelajaran

Imam Hasyim Asy’ari, S.Pd Sundusiyah, S.Pd


Lampiran Materi Pelajaran
1. Pengertian dan Karakteristik Persediaan
Persediaan mempunyai pengertian yang sangat luas misalnya persediaan yang ada
digudang, persediaan yang dititipkan pada perusahaan lain (konsinyasi), persediaan untuk
operasioanal perusahaan (perlengkapan), persediaan bahan baku yang digunakan untuk
proses produksi. Berdasarkan pejelasan tersebut karakteristik dari persediaan sebagai asset
(SAK ETAP 2009, 11.1) adalah antara lain:
1. Tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal
2. Dalam proses produksi untuk diselesaikan
3. Dalam bentuk perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau
pemberian jasa.
Dalam mengklasifikasi persediaan sangat dipengaruhi oleh sifat dan jenis usaha
perusahaan yang bersangkutan. Pada masing-masing jenis perusahaan seperti perusahaan
jasa, perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur persediaan yang dimiliki
berbeda-beda.

2. Jenis-Jenis Persediaan
Persediaan dibagi menjadi beberapa jenis tergantung dari jenis perusahaan dan
kegiatan bisnisnya. Bagi perusahaan dagang yang kegiatan usahanya adalah membeli
produk kemudian menjualnya kembali tanpa melakukan perubahan atau pengolahan
apapun, maka pada umumnya persediaan yang dimiliki adalah:
1. Persediaan Barang Dagangan
Persediaan barang dagangan yang berada di gudang nantinya akan dibeli atau
didistribusikan kepada pengecer untuk pada akhirnya dijual kembali. Barang yang
diperoleh dari pabrik secara fisik tidak akan diubah kembali. Produk yang dibeli akan
kembali dijual dalam bentuk yang sama seperti yang diproduksi oleh pabrik.
2. Persediaan Lain-Lain
Persediaan lain-lain yang ada pada bentuk perusahaan ini umumnya berupa bentuk
persediaan kantor plastik, kardus, alat-alat kantor dan lain sebagainya. Biasanya barang
persediaan ini akan dipakai dalam jangka waktu relatif pendek. Persediaan ini akan
dibebankan sebagai biaya administratif & umum atau biaya pemasaran.
Sementara itu, persediaan dari perusahaan manufaktur yang memiliki kegiatan
usaha membuat sebuah produk dari bahan dasar produk lain tentunya akan berbeda.
Persediaan untuk perusahaan yang mengubah bentuk serta menambah nilai kegunaan
barang pada umumnya diklasifikasikan ke dalam berbagai kelompok seperti berikut ini:
1. Persediaan Bahan Baku
Persediaan bahan baku adalah barang-barang yang dibeli atau diperoleh dari
sumber lain sebagai bahan mentah untuk selanjutnya diolah menjadi produk jadi. Dalam
beberapa kasus, persediaan bahan baku yang digunakan di dalam proses produksi dapat
berupa suku cadang yang diperoleh dari pihak lain. Dalam hal ini, persediaan bahan baku
seringkali disebut sebagai persediaan suku cadang.
2. Persediaan Produk Dalam Proses
Persediaan produk dalam proses biasanya meliputi barang-barang yang masih
dalam proses "setengah jadi". Barang-barang dalam persediaan ini masih berada dalam
proses pengerjaan yang memerlukan pengerjaan lebih lanjut sebelum barang itu dijual.
Produk dalam proses, umumnya dinilai berdasarkan jumlah harga pokok bahan baku,
biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang telah dikeluarkan atau
terjadi sampai dengan tanggal tertentu. (Baca juga: Pengertian Biaya Overhead Pabrik
dan Cara Menghitungnya)
3. Persediaan Produk Jadi
Persediaan produk jadi meliputi semua barang yang telah selesai dari proses
produksi dan siap untuk dijual. Seperti halnya persediaan produk dalam proses, produk
jadi pada umumnya dinilai sebesar jumlah harga pokok bahan baku, biaya tenaga kerja
langsung dan biaya overhead pabrik yang diperlukan untuk menghasilkan produk
tersebut.
4. Persediaan Bahan Penolong
Persediaan bahan penolong meliputi semua bahan yang dimiliki untuk keperluan
produksi, namun tidak merupakan bahan baku yang membentuk produk jadi.
Bahan-bahan yang dikategorikan sebagai kelompok persediaan bahan penolong antara
lain minyak pelumas untuk mesin-mesin pabrik, lem, benang untuk menjilid dan
buku-buku pada perusahaan percetakan.
5. Persediaan Lain-Lain
Sama seperti pada perusahaan dagang, persediaan lain-lain dalam perusahaan
manufaktur terdiri dari persediaan kantor plastik, kardus, alat-alat kantor dan lain
sebagainya. Biasanya barang persediaan ini akan dipakai dalam jangka waktu relatif
pendek. Persediaan ini akan dibebankan sebagai biaya administratif & umum atau biaya
pemasaran.
3. Sistem Pencatatan Persediaan
Pada dasarnya ada dua system pencatatan persediaan barang dagangan, antara lain :
a. Sisem pencatatan persediaan Perpetual (Perpetual Inventory System)
b. Sistem pencatatan persediaan Periodik (Periodic Inventory System

4. Langkah –Langkah pencatatn persediaan system fisik


Untuk menyiapkan laporan keuangan diperlukan jumlah atau kuantitas persediaan
yang dimiliki oleh perusahaan pada tanggal pelaporan keuangan. Penentuan jumlah
persediaan ini dilakukan dengan dua langkah berikut ini:

a. Penghitungan Persediaan Fisik yang Ada di Perusahaan


Untuk menghindari kesalahan dalam penghitungan fisik perlu diperhatikan aspek
aspek pengendalian internal berikut ini:
a. Penghitungan harus dilakukan oleh pegawai yang tidak bertanggung jawab
menyimpan persediaan
b. Harus ada kejelasan jumlah item persediaan dalam setiap setiap kemasan
c. Harus dilakukan penghitungan ulang oleh pihak independen (pemeriksa
independen)
d. Setiap persediaan harus diberi label atau penomoran atau pengkodean sehingga
memudahkan penghitungan
e. Harus ditunjuk seorang supervisor untuk menetapkan hasil akhir penghitungan
fisik persediaan.
b. Penentuan kepemilikan barang yang berada dalam perjalanan
Kepemilikan barang ini sangat tergantung pada perjanjian jual beli yang telah
disepakati antara penjual dengan pembeli. Ada 2 macam perjanjian yaitu: FOB
Shipping Point dan FOB Destination.
5. Melakukan Pencatatan Persediaan

SOAL LKPD
Lampiran 1
Soal Pengetahuan

KISI-KISI DAN SOAL PENGETAHUAN


Satuan Pendidikan : SMK MUHAMMADIYAH 3 SINGOSARI
Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian : Akuntansi dan Keuangan
KompetensiKeahlian : Akuntansi dan keuangan Lembaga
Kelas : XI
Mata Pelajaran : Akuntansi Keuangan
Bentuk No
Kompetensi
IPK Materi Indikator Soal Soal Soa
Dasar
l
3.8 Menerapk 3.8.1 Menjelaskan 1. Ruang 1. Peserta didik Essay 1
an pengertian Lingkup dapat
Bentuk No
Kompetensi
IPK Materi Indikator Soal Soal Soa
Dasar
l
pencatatan persediaan kartu menjelaskan Essay 2
persediaan persediaan persediaan
2. Krakteristi 2. Peserta didik
k dapat
persediaan menyebutkan
3. Penegdalia karakteristik
n internal persediaan
3.8.2 Mengidentifik persediaan Essay 3
3. Peserta didik
asi 4. Sistem
dapat
karakteristik pencatatan Essay 4
menjelaskan
persediaan persediaan
pengendalia
3.8.3 Mengidentifik internal
asi persediaan
pengendalian 4. Peserta didik
internal dapat
persediaan menjelaskan
3.8.4 Menjelaskan perlakuan
sistem akuntansi sistem
pencatatan pencatatan fisik
persediaan

SOAL PENGETAHUAN
1. Jelaskan pengertian persediaan!
2. Sebutkan karakteristik persediaan menurut SAK ETAP 2009, 11.1!
3. Bagaimana pengendalian internal persediaan pada perusahaan!
4. Jelaskan perlakukan akuntansi sistem pencattaan fisik pada persediaan!

KUNCI JAWABAN
1. Persediaan adalah salah satu jenis aset lancar yang jumlahnya relatif besar dalam
perusahaan dagang maupun manufaktur, persediaan mempunyai pengertian yang sangat
luas misalnya persediaan yang ada digudang, persediaan yang dititipkan pada perusahaan
lain (konsinyasi), persediaan untuk operasioanal perusahaan (perlengkapan), persediaan
bahan baku yang digunakan untuk proses produksi.

2. Karakteristik persediaan menurut SAK ETAP 2009, 11.1 yaitu


a. Tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal
b. Dalam proses produksi untuk diselesaikan
c. Dalam bentuk perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau
pemberian jasa.

3. Pengendalian internal persediaan yaitu


a. Pemisahan fungsi dan prosedur barang yang memadai
b. Persediaan barang secara fisik harus dilindungi dengan baik.
c. Menggunakan sistem pencatatan yang dapat memantau mutasi barang setiap saat.
d. Secara periodik dilakukan perhitungan persediaan barang secara fisik dan
mencocokan dengan pencatatan berdasarkan buku (kartu persediaan barang).
e. Persediaan barang harus diasuransikan untuk menghindari terjadnya resiko yang tidak
diinginkan.

4. Sistem pencatatan fisik pada persediaan yaitu


a. Tidak ada pencatatan pada akhir persediaan
b. Beban angkut akan didebit pada akun beban angkut pembelian
c. Pembelian barang dagangan di debit pada akun pembelian, jika pembelian secara
kredit dicatat pada akun Hutang Dagang, jika pembelian tunai di kredit pada akun
Kas.
d. Retur dan potongan pembelian akan dikredit ke akun retur dan potonqan pembelian.
e. Potongan tunai pembelian akun dikredit ke akun potongan tunai pembelian.
f. Beban pokok penjualan atau harga pokok penjualan (Cost of Good Sold) dihitung
pada akhir periode setelah melakukan penghitungan fisik dari penilaian persediaan
akhir.

Rubrik Penilaian Pengetahuan


NO SOAL URAIAN SKOR /
BOBOT

1 Menjelaskan pengertian persediaan dengan tepat 20

Menjelaskan tapi kurang tepat 15 – 18*

Tidak menjelaskan 5

Jumlah skor 20

Nilai soal 1 = skor perolehan/jumlah skor x 100

2 Menjelaskan karakteristik persediaan dengan tepat 20

Menjelaskan tapi kurang lengkap dan tepat 15 – 18*

Tidak menjelaskan 5

Jumlah skor 20

Nilai soal 2 = skor perolehan/jumlah skor x 100


3 Menjelaskan pengendalian internal persediaan dengan tepat dengan tepat 30

Menjelaskan tapi kurang lengkap dan tepat 20 – 25*

Tidak menjelaskan 5

Jumlah skor 30

Nilai soal 3 = skor perolehan/jumlah skor x 100

4. Menjelaskan pencatatan persediaan dengan metode periodik dengan tepat 30

Menjelaskan pencatatan persediaan dengan metode periodik namun kurang 20 – 25*


tepat

Menjelaskan pencatatan persediaan dengan metode periodic namun tidak 5


tepat

Jumlah skor 30

Nilai soal 4 = skor perolehan/jumlah skor x 100

Total nillai = Nilai soal 1 + Nilai soal 2 + Nilai soal 3 + Nilai soal 4

Penjelasan : * skor perolehan sesuai dengan sejauh mana ketepatan menjawab soal

KISI-KISI DAN SOAL KETRAMPILAN

Satuan Pendidikan : SMK Istiqlal Gerokgak


Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian : Akuntansi dan Keuangan
KompetensiKeahlian : Akuntansi dan keuangan Lembaga
Kelas : XI
Mata Pelajaran : Akuntansi Keuangan

Bentuk No
Kompetensi
IPK Materi Indikator Soal Soal Soa
Dasar
l
4.8 Melak 4.8.1 Melakukan Peserta didik Praktek 1
Menyiapkan
Bentuk No
Kompetensi
IPK Materi Indikator Soal Soal Soa
Dasar
l
ukan peralatan dan pencatatn dapat
pencatatan bahan yang persediaan menyiapkan
persediaan terkait dengan metode bahan terkait
pencatatan
fisik pencatatan
persedianan
persediaan dan
4.8.2 Melakukan melakukan
pencatatan pencatatannya.
persediaan

SOAL KETRAMPILAN

Perhatikaan transaksi pada toko Ar Rafi berikut kemudian catat pada jurnal umum dengan
metode pencatatan system fisik :
a. Tanggal 3 Juni 2018, dibeli 100 rok seragam SMK seharga Rp 50.000,00 per rok pada
Kharisma Konveksi dengan syarat 2/10, n/30. Dengan Beban Angkut Rp 100.000 dibayar
tunai.
b. Pada tanggal 6 Juni 2018, dijual 50 rok seragam SMK seharga Rp 65.000,00 dengan HPP
Rp. 50.000,00 per rok pada Ny. Safira dengan syarat 1/10, n/30.
c. Pada tanggal 7 Juni 2018, dibeli 150 kemeja putih seharga Rp 45.000,00 per buah pada
Intan Konveksi dengan syarat 2/10, n/30.
d. Pada tanggal 9 Juni 2018, dikembalikan 5 buak kemeja putih yang telah dibeli pada Intan
Konveksi karena rusak senilai Rp 45.000,00 perbuah.
e. Pada tanggal 13 Juni 2018 dibayar utang dagang pada Kharisma Konveksi atas transaksi
yang terjadi tanggal 3 Juni 2018.
f. Pada tanggal 16 Juni 2018, dijual 45 rok seragam SMK seharga Rp 65.000,00 dengan HPP
Rp. 50.000,00 per rok pada Ny. Safira dengan syarat 1/10, n/30.
KUNCI

SOAL TUGAS 1.

Periodik

TANGGAL KETERANGAN DEBET KREDIT

3 Juni 2018 Pembelian Rp 5.100.000


Hutang Rp 5.000.000
Kas Rp 100.000
6 Juni 2018 Piutang Rp 3.250.000
Penjualan Rp 3.250.000
7 Juni 2018 Pembelian Rp. 6.750.000
Hutang Rp. 6.750.000
9 Juni 2018 Hutang Rp 225.000
Retur Pembelian Rp 225.000
13 Juni 2018 Hutang dagang Rp 5.000.000
Potongan pembelian Rp 100.000
Kas Rp. 4.900.000
16 Juni 2018 Piutang Rp 2.925.000
Penjualan Rp. 2.925.000

Skor
1 Juni 2018 : saldo awal tidak dinilai
3 Juni 2018 : Data Mutasi dan saldo di catat dengan Benar Bernilai 20, salah bernilai 0
6 Juni 2018 : Data Mutasi dan saldo di catat dengan Benar Bernilai 20, salah bernilai 0
7 Juni 2018 : Data Mutasi dan saldo di catat dengan Benar Bernilai 20, salah bernilai 0
9 Juni 2018 : Data Mutasi dan saldo di catat dengan Benar Bernilai 20, salah bernilai 0
13 Juni 2018 : Data Mutasi dan saldo di catat dengan Benar Bernilai 20, salah bernilai 0
16 Juni 2018 : Data Mutasi dan saldo di catat dengan Benar Bernilai 20, salah bernilai 0
TOTAL 100

Lampiran 3 (penilaian sikap spritual)

1. Lembar Observasi
Satuan Pendidikan : SMK Muhammadiyah 3 Singosari

Kelas : XI Akuntansi Keuangan dan Lembaga

Percaya
Nama Siswa/ Teliti Santun
Kerjasama
No. 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2Diri3 4 1 2 3 4 Skor
Kelompok
1.
2.
3.
dst
Keterangan :

4 = jika empat indikator terlihat.


3 = jika tiga indikator terlihat.

2 = jika dua indikator terlihat

1 = jika satu indikator terlihat

Indikator Penilaian Sikap :

 Teliti
a. Memperhatikan keselamatan kerja.

b. Selalu berpedoman pada petunjuk yang telah


diberikan c. Bekerja dengan tenang

d. Memeriksa ulang hasil pekerjaan

 Santun

a. Berinteraksi dengan teman secara ramah


b. Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung
perasaan. c. Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat

d. Berperilaku sopan

 Percaya diri

a. Melakukan kegiatan dengan keyakinan pada diri sendiri

b. Tidak bertanya pada teman tentang kegiatan yang harus


dilakukan

c. Fokus dalam berkegiatan

d. Merasa mampu dalam melakukan kegiatan

 Kerjasama

a. Terlibat aktif dalam bekerja kelompok

b. Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan

c. Bersedia membantu orang lain dalam satu kelompok yang mengalami


kesulitan.

d . Rela berkorban untuk teman lain

Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari ke
empat aspek sikap di atas.

Kategori nilai sikap:

Sangat Baik : apabila memperoleh nilai akhir 4

Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3

Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2

Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1

Nilai Akhir = Skor yang diperoleh x 100


Skor
maksimal

2.Penilaian Spiritual
Berdo’a Memberi pada Saat Mengucap Syukur
Sebelum dan Awal Pembelajaran ketika Berhasil Total Predikat
No Nama Siswa Sesudah dan Akhir Mengerjakan Skor
Belajar Pembelajaran Tugas
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1

Keterangan:
4 : selalu, apabila selalu melakukan pernyataan
3 : sering, apabila sering melakukan pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan
2 : kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering melakukan
1 : tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

A. RENCANA TINDAK LANJUT HASIL PENILAIAN


1. PROGRAM REMIDIAL & PENGAYAAN

A. Remedial tes diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM
(untuk pengetahuan dan keterampilan), dengan catatan jumlah siswa yang
remedialnya minimal 20% dari jumlah seluruh siswa di kelas.
B. Dan jika jumlah siswa yang remedial mencapai 50% maka diadakan remedial
teaching terlebih dahulu, lalu dilanjutkan remedial tes.
C. Program pengayaan diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM
sebagai bentuk pendalaman terhadap materi yang diberikan dengan memberikan
materi tambahan dan soal-soal yang berkaitan dengan materi

1. SOAL REMEDIAL
Berikut ini transaksi yang terjadi pada UD MAKMUR YANG Menjual Laptop ASUS
selama bulan Desember 2017 yaitu
1 Dibeli barang dagangan berupa Asus X1Secara Kredit dari CV PERMADI sebanyak
100 unit total harga pokok Rp. 12.000.000,00 dengan syarat 2/10,n/30.
4 Dikembalikan 15 unit barang Asus X1 karena rusak kepada perusahaan CV
PERMADI. Harga barang yang dikembalikan Rp. 900.000,00
6 Menjual 150 unit barang Asus X1 secara kredit kepada TUAN WIJAYAdengan harga
Rp. 15.000.000,00 syarat 3/10,n/30. Harga Pokok Penjualan (Cost of Good Sold)
barang Asus X1 adalah Rp. 60.000,00/unit)
8 Membayar Biaya Angkut Pembelian Rp. 800.000,00
18 Membayar Hutang kepada Perusahaan CV PERMADI dengan memperoleh potongan
pembelian 2%
19 TUAN WIJAYA mengembalikan 5 unit barang Asus X1 yang dibelinya ke
perusahaan. Harga barang dikembalikan Rp. 500.000,00
Diminta: Buatlah Jurnal transaksi tersebut di atas, jika :
Sistem persediaan fisik (physical inventory system)

JAWAB
a. Sistem persediaan fisik (physical inventory system)
Tgl Keterangan Debet(Rp) Kredit(Rp)
1 Pembelian (Purchases) 12.000.000,00
Hutang Dagang (Account Payable) 12.000.000,00
(Mencatat transaksi pembelian kredit)
4 Hutang Dagang (Account Payable) 900.000,00
Retur pembelian (Purchase return) 900.000,00
6 Piutang dagang (account Receivable) 15.000.000,00
Penjualan (Sales) 15.000.000,00
8 Biaya Angkut (Transportation In) 800.000,00
Kas (Cash) 800.000,00

10 Hutang Dagang (Account Payable) 29.100.000


Kas (Cash) 28.878.000,00
Potongan pembelian(Purchase Discount) 222.000,00
(potongan pembelian : 2% x 11.100.000 =
222.000)
12 Retur penjualan (sales return ) 500.000,00
Piutang dagang (Account Receivable) 500.000,00

Pada akhir periode dihitung secara fisik untuk menentukan persediaan akhir, dengan
menghitung kuantitas fisik dikalikan dengan harga barang dari dokumen pembukaan.
2. PROGRAM PENGAYAAN
Memberikan materi tambahan dan menugaskan peserta didik membuat makalah terkait
materi persediaan.