Anda di halaman 1dari 2

Tuliskan dan jelaskan komponen komponen penyusun AAS dan jelaskan prinsip kerja dari AAS

JAWABAN :

1. Komponen komponen penyusun dari Atomic Absorption Spektrophotometry ( AAS) yaitu :

A. Sel Atom

Terdapat dua tahap utama yang terjadi dalam sel atom pada alat SSA dengan sistem atomisasi
nyala. Pertama, tahap nebulisasi untuk menghasilkan suatu bentuk aerosol yang halus dari
larutan contoh. Kedua, disosiasi analit menjadi atom-atom bebas dalam keadaan gas.
Berdasarkan sumber panas yang digunakan maka terdapat dua metode atomisasi yang dapat
digunakan dalam spektrometri serapan atom :
a. Atomisasi menggunakan nyala.
b. Atomisasi tanpa nyala (flameless atomization).
Pada atomisasi menggunakan nyala, digunakan gas pembakar untuk memperoleh energi kalor
sehingga didapatkan atom bebas dalam keadaan gas. Sedangkan pada atomisasi tanpa nyala
digunakan energi listrik seperti pada atomisasi tungku grafit (grafit furnace atomization).
Diperlukan nyala dengan suhu tinggi yang akan menghasilkan atom bebas. Untuk alat SSA
dengan sistem atomisasi nyala digunakan campuran gas asetilen-udara atau campuran asetilen-
N2O. Pemilihan oksidan bergantung kepada suhu nyala dan komposisi yang diperlukan untuk
pembentukan atom bebas.
B. Sumber Cahaya

Sumber cahaya yang digunakan dalam alat AAS ialah lampu katoda berongga (hollow cathode
lamp). Lampu ini terdiri dari suatu katoda dan anoda yang terletak dalam suatu silinder gelas
berongga yang terbuat dari kwarsa. Katoda terbuat dari logam yang akan dianalisis. Silinder
gelas berisi suatu gas lembam pada tekanan rendah. Ketika diberikan potensial listrik maka
muatan positif ion gas akan menumbuk katoda sehingga tejadi pemancaran spektrum garis
logam yang bersangkutan.

C. Monokromator

Pada spektrofotometer serapan atom, monokromator yang dimaksudkan untuk memisahkan dan
memilih panjang gelombang yang digunakan dalam analisis. Disamping optik, dalam
monokromator juga terdapat suatu alat yang digunakan untuk memisahkan radiasi resonansi dan
kontinyu yang disebut dengan chopper.

D. Detektor

Detektor digunakan untuk mengukur intensitas cahaya yang melalui tempat pengatoman.
Biasanya digunakan tabung pengganda foton (photomultiplier tube). Ada 2 cara yang dapat
digunakan dalam sistem deteksi yaitu: (a) yang memberikan respon terhadap radiasi resonansi
dan radiasi kontinyu; dan (b) yang memberikan respon terhadap radiasi resonansi.

E. Readout

Readout merupakan suatu alat penunjuk atau dapat juga diartikan sebagai sistem pencatat hasil.
Pencatatan hasil dilakukan dengan suatu alat yang telah terkalibrasi untuk pembacaan suatu
transmisi atau absorpsi. Hasil pembacaan dapat berupa angka atau berupa kurva suatu recorder
yang menggambarkan serapan atau intensitas emisi.

2. prinsip kerja dari AAS yaitu :

Metode AAS berprinsip pada absorbsi cahaya oleh atom. Atom-atom menyerap cahaya tersebut
pada panjang gelombang tertentu, tergantung pada sifat unsurnya. Dengan absorpsi energi,
berarti memperoleh lebih banyak energi, suatu atom pada keadaan dasar dinaikan tingkat
energinya ketingkat eksitasi. Keberhasilan analisis ini tergantung pada proses eksitasi dan
memperoleh garis resonansi yang tepat.