Anda di halaman 1dari 3

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Penyakit Tidak Menular (PTM) sekarang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang

utama di Indonesia karena angka kesakitan dan kematian tertinggi disebabkan oleh penyakit tidak

menular (Dinkes Kabupaten Bangli, 2018). Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO, kematian

akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) diperkirakan akan terus meningkat di seluruh dunia,

peningkatan terbesar akan terjadi di negara-negara menengah dan miskin. Lebih dari dua pertiga

(70%) dari populasi global akan meninggal akibat penyakit tidak menular seperti kanker, penyakit

jantung, stroke dan diabetes. (Kemeskes RI, 2012)

Secara global, regional dan nasional pada tahun 2030 transisi epidemiologi dari penyakit

menular menjadi penyakit tidak menular semakin jelas. Diproyeksikan jumlah kesakitan akibat

penyakit tidak menular dan kecelakaan akan meningkat dan penyakit menular akan menurun. PTM

seperti kanker, jantung, DM dan paru obstruktif kronik, serta penyakit kronik lainnya akan

mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2030. (Kemeskes RI, 2012)

Pada tahun 2018, persentase penderita hipertensi di Kabupaten Bangli yang mendapat

pelayanan kesehatan sesuai standar adalah sebesar 23,5%, meningkat dari tahun 2017 yang sebesar

11,3%. Di Kecamatan Tembuku terdapat dua Puskesmas yaitu Puskesmas I Tembuku dan

Puskesmas II Tembuku, dimana persentase penderita hipertensi yang mendapat pelayanan

kesehatan sesuai standar di Puskesmas II Tembuku sebesar 7,4%. (Profil Kesehatan Kabupaten

Bangli, 2018). Sedangkan persentase penderita DM di Kabupaten Bangli tahun 2018 yang

mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar sebesar 34,6%. Di Puskesmas II Tembuku


persentase penderita DM yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar yaitu sebesar

8,7%.(Profil Kesehatan Kabupaten Bangli, 2018)

Salah satu program pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan dan deteksi dini

PTM adalah Pos Pembinaan Terpadu (posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM). Posbindu PTM

merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam

pengendalian faktor risiko PTM yang berada dibawah pembinaan puskesmas. Posbindu PTM yang

dibangun berdasarkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap

ancaman PTM. Kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko. (Kemenkes RI, 2016)

Di Kecamatan Tembuku hanya terdapat 2 Posbindu diamana masing-masing Puskesmas

memiliki 1 Posbindu. (Profil Kesehatan Kabupaten Bangli, 2018). Berdasarkan data – data di atas

mahasiswa tertarik untuk membentuk Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas II Tembuku

untuk meningkatkan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular sehingga dapat meningkatkan

promotif dan preventif pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas II Tembuku.

1.2 Rumusan Masalah

1.
Daftar Pustaka

Kementerian Kesehatan RI. 2012. Penyakit tidak Menular. Buletin Jendela Data dan Informasi

Kesehatan. Semester II

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Direktorat

Pengendalian Penyakit Tidak Menular. 2016. Pedoman umum pos pembinaan terpadu

penyakit tidak menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli. 2019. Profil Kesehatan Kabupaten Bangli Tahun 2018.

Bangli : Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli