Anda di halaman 1dari 2

KERAHASIAAN BERKAS REKAM MEDIS

No. Dokumen : SOP//000


No. Revisi : 00
SOP Tanggal terbit : 00/00/2017
Halaman : 1/1

UPTD Puskesmas dr. H.Bonbon Sahroni


DTP Manonjaya NIP. 1981042 201001 1 016

1. Pengertian Rekam medis adalah catatan kondisi kesehatan pasien, pengobatan, rencana tindakan
dan terapi pasien yang harus terjamin kerahasiaannya
2. Tujuan Untuk menjaga kerahasiaan isi rekam medis pasien
3. Kebijakan
4. Referensi PERMENKES NO 269 TAHUN 2008
1. Setiap informasi yang bersifat medis yang dimiliki Puskesmas tidak boleh
disebarkan
2. Informasi tentang identitas, diagnosis, riwayat penyakit, riwayat pemeriksaan
dan riwayat pengobatan dapat di buka dalam hal :
a. Untuk kepentingan pasien
b. Untuk memenuhi permintaan aparatur penegak hukum dalam rangka penegak
hukum atau pemerintah pengadilan.
c. Pemerintah dan / persetujuan pasien sendiri
d. Permintaan istitusi/ lembaga berdasarkab ketentuan perundang – undangan.
5. Prosedur e. Untuk kepentingan penelitian, pendidikan dan audit medis sepanjang tidak
menyebutkan identitas pasien. Dengan syarat harus dilakukan secara
pelayanan kesehatan.
f. Penjelasan isi rekam medis hanya boleh dilakukan oleh dokter atau dokter
gigi yang merawat pasien dengan izin tertulis dari pasien atau berdasarkan
perundang-undangan
g. Pimpinan sarana pelayanan kesehatan dapat menjelaskan isi rekam medis
secara tertulis atau langsung kepada pemohon tanpa izin pasien berdasarkan
peraturan perundang – undangan

6. Bagan Alir
7. Unit Terkait Unit Rekam Medis, dokter dan Perawat
8. Hal-hal yang
Kerahasiaan identitas pasien, diagnosa serta tindakan yang telah di berikan kepada
Perlu
pasien
Diperhatikan
9. Dokumen
Berkas Rekam medis
Terkait
Tanggal mulai
10. Rekaman NO Yang diubah Isi perubahan
diberlakukan
Historis
Perubahan