Anda di halaman 1dari 5

9.4.

Roy Creasey Enterprise, sebuah mesin penjualan, berencana pindah kelokasi baru yang lebih
besar. Bangunan barunya sepanjang 60 kaki dan lebar 40 kaki. Creasey merencanakan bahwa
bangunan itu akan memiliki enam area produksi berbeda, kurang lebih sama ukurannya. Ia merasa
cukup yakin terhadap keamanannya dan berniat menandai suatu jalan di seluruh bangunan guna
memfasilitaskan pergerakan orang beserta barang. Lihat sekema bangunan di bagian ini.

Skema Bangunan (dengan area kerja 1-6)

1 2 3

4 5 6

Pekerja lini depannya telah menyelesaikan studi selama sebulan mengenai jumlah pemuatan material
yang dipindahkan dari satu proses ke proses berikutnya dalam bangunan yang sekarang. Informasi
ini terdapat dalam tabel alur berikut.

Tabel Alur Antara Proses-proses produksi

Dari Mat. Las Bor Bubut Gerin Tekuk


Material 0 100 50 0 0 50
Mengelas 25 0 0 50 0 0
Mengebor 25 0 0 0 50 0
Membubut 0 25 0 0 20 0
Gerinda 50 0 100 0 0 0
Menekuk 0 0 20 0 0 0

Akhirnya, Creasey mengembangkan tabel berikut untuk menampilkan jarak antara area kerja
sebagaimana menampilkan jarak antara area kerja sebagaimana diperlihatkan pada skema bangunan.

Jarak Antara Area Kerja


1 2 3 4 5 6
1 20 40 20 40 60
2 20 40 20 40
3 60 40 20
4 20 40
5 20
6

Bagaimanakah tata ruang yang sesuai bagi bangunan baru tersebut?


Jawaban

Untuk membuat tata ruang yang sesua dengan bangunan baru yang dimiiliki Creasay harus melewati
langkah-langkah proses pembuatan tata ruang sebagai berikut:

Langkah 1:

 Menciptakan sebuah “matriks dari ke” yang memperlihatkan alur suku cadang atau material
antara departement satu ke departement yang lain, yaitu:

Number of loads per week


Dari Mat. Las Bor Bubut Gerin Tekuk
Material 0 100 50 0 0 50
Mengelas 25 0 0 50 0 0
Mengebor 25 0 0 0 50 0
Membubut 0 25 0 0 20 0
Gerinda 50 0 100 0 0 0
Menekuk 0 0 20 0 0 0

Langkah 2:

 Menentukan kebutuhan tempat bagi masing-masing Departement.

Area A Area B Area C

Departemen Departemen Departemen


Material (1) Pengelasan (2) Pengeboran (3)
40

Depertemen Departemen Departemen


Pembubutan (4) Penggerindaan (5) Penekukan (6)

Area D Area E Area F

60
Langkah 3:

 Mengembangkan Diagram skematis yang memperlihatkan urutan departemen di mana


materialnya melalui.
50

Mat Las Bor


100
(1) (2) (3)

50
50 50

Bubut Gerin Tekuk


(4) 20 (6)
(5)

Berhubung data dari tabel alur material diatas tidak sistematis atau ada dua arah alurnya jadi kita
bentuk lagi Diagram Sistematis lagi.
25

Mat Las Bor


25
(1) (2) (3)

50 10
100
25
Bubut Gerin Tekuk
(4)
(5) (6)
Langkah 4:

 Selanjutnya Membuat tata Ruang yang sesuai dengan keinginan Creasy yang akan
membangun jalur jalan untuk menfasilitasi barang keluar massuk dari departemen ke
departemen yang lain, seperti berikut:
1. Data Alur suku cadang satu.

50

Mat 100 Las Bor


(1) (2) (3)

50 50 50

Tekuk Bubut 20 Gerin


(6) (4) (5)

2. Data Alur suku cadang Dua


25

Mat 50 Gerin 50 Bor


(1) (5) (3)

25 10

Tekuk
Las 25 Bubut
(4) (6)
(2)

Langkah 5:

 Menentukan Alur Total dari masing-masing diagram untuk membandingkan apakah setelah
perubahan layout sesuai rencana akan lebih baik dari layout yang sebelum diubah.
1. Total alur Diagram satu sebelum Diubah.
Total Alur = (100x20)+(50x40)+(50x40)+(50x20)+(50x40)+(20x40)
Total Alur = 2000+2000+2000+1000+2000+800
Total Alur = 9800
2. Total Alur Diagram dua sebelum diubah.
Total Alur =(25x20)+(25x60)+(50x60)+(25x40)+(100x40)+(30x20)
Total Alur = 500+1500+3000+1000+4000+600
Total Alur = 10600
3. Total Alur diagram satu yang telah diubah.
Total Alur = (100x20)+(50x40)+(50x20)+(50x20)+(50x20)+(20x20)
Total Alur = 2000+2000+1000+1000+1000+400
Total Alur = 7400
4. Total Alur Diagram dua yang telah diubah.
Total Alur = (50x20)+(50x20)+(25x40)+(10x20)+(25x20)+(25x20)
Total Alur = 1000+1000+1000+200+500+500
Total Alur = 4200

Langkah 5:

 Jadi tata ruang yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan seperti yang telah kita hitung
sebelumnya adalah sebagai berikut:
1. Gambar Skema Tata ruang dari Data Satu

Material Mengelas Mengebor

Mentekuk Membubut Menggrindra

2. Gambar skema Tata Ruang dari Data Dua

Material Mengrindra Mengebor

Mengelas Membubut Mentekuk