Anda di halaman 1dari 16

GENERIC HAZARD

GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

RUTIN
Pemilihan maskapai penerbangan
Pesawat yang tidak layak Kecelakaan pesawat udara (cidera
mengacu kepada ketentuan Memilih maskapai penerbangan
Travelling menggunakan terbang (kerusakan pada pada penumpang & awak pesawat, OHSAS 18001:2007 Klausul
1 1.1 N/A 1.1.1 K3 perjalanan dinas dan pemesanan 5 4 20 TDK dengan standar keselamatan yang 5 1 5 YA
pesawat udara pesawat, frekuensi terbang kematian, kerusakan/kerugian 4.4.6
maskapai penerbangan dilakukan tinggi
yang tinggi) material pada pesawat)
oleh unit kerja GA

Pemilihan maskapai penerbangan


mengacu kepada ketentuan
Delay (aktivitas yang sudah perjalanan dinas dan pemesanan
Memilih maskpai penerbangan yang OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 1.1.2 direncanakan terganggu, K3 maskapai penerbangan dilakukan 3 4 12 TDK 3 1 3 YA
dapat dipastikan selalu on-time 4.4.6
produktivitas gagal) oleh unit kerja GA dan memberikan
jeda waktu yang panjang antara
jadwal pesawat dg aktivitas

Menyediakan obat yang biasa


Istirahat yang cukup sebelum Permenaker No.02/MEN/1980
Penumpang tidak dalam Sakit ketika di dalam pesawat atau diminum ketika melakukan
1.2 N/A 1.2.1 K3 melakukan perjalanan udara atau 3 3 9 TDK 3 1 3 YA dan Permenaker
kondisi fit ketika melakukan perjalanan udara perjalanan atau membeli obat di
perjalanan panjang No.03/MEN/1982
apotek terdekat

Kecelakaan - ditabrak/menabrak Memilih kendaraan yang dilengkapi


Memilih kendaraan sesuai dengan
Travelling menggunakan Kendaraan (mobil sewa) (cidera pada pengemudi & dengan standar keselamatan (safety OHSAS 18001:2007 Klausul
2 2.1 N/A 2.1 K3 ketersediaan yang ada ketika 4 3 12 TDK 3 1 3 YA
kendaraan darat yang tidak layak pakai penumpang s.d kematian, kerusakan bealt, APAR, P3K) dan umur 4.4.6
dibutuhkan
kendaraan) kendaraan tidak lebih dari 5 tahun)

Memilih KA sesuai dengan Memilih kereta api yang standar


Kecelakaan kereta api (cidera pada OHSAS 18001:2007 Klausul
2.2 Kereta api yang tidak layak N/A 2.2 K3 ketersediaan yang ada ketika 5 3 15 TDK keselamatannya tinggi dan nyaman 5 1 5 YA
penumpang & awak KA, kematian) 4.4.6
dibutuhkan bagi penumpang
Kecelakaan - ditabrak/menabrak
Taksi gelap / tidak (cidera pada pengemudi & OHSAS 18001:2007 Klausul
2.3 N/A 2.3.1 K3 Mencari taksi yang resmi 4 1 4 YA
terdaftar penumpang s.d kematian, kerusakan 4.4.6
kendaraan)

Tindakan kekerasan & kejahatan


OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 2.3.2 (perampokan, penculikan, K3 Mencari taksi yang resmi 4 1 4 YA
4.4.6
pemerasan, pemerkosaan)

Memilih kapal yang standar


Pemilihan kapal sesuai dengan
Perjalanan menggunakan Kapal tenggelam (cidera pada keselamatannya tinggi (tersedia alat- OHSAS 18001:2007 Klausul
3 3.1 Kapal laut yang tidak layak N/A 3.1 K3 ketersediaan yang ada ketika 5 3 15 TDK 5 1 5 YA
kendaraan laut/ perairan penumpang & awak kapal, kematian) alat keselamatan dan terawat dengan 4.4.6
dibutuhkan
baik)

Kecelakaan - ditabrak/menabrak
Memastikan kondisi tubuh Permenaker No.02/MEN/1980
Perjalanan dari rumah ke Kondisi tubuh pengemudi (cidera pada pengemudi &
4 4.1 N/A 4.1 K3 pengemudi dalam kondisi fit, tidak 4 2 8 TDK Istirahat yang cukup 4 1 4 YA dan Permenaker
kantor (PP) yang tidak fit penumpang s.d kematian, kerusakan
lelah No.03/MEN/1982
kendaraan)

Kecelakaan - ditabrak/menabrak Pengemudi/pengguna jalan tetap


Kendaraan lain di jalan
(cidera pada pengemudi & Waspada terhadap kendaraan lain di berhati-hati di jalan raya dan tidak
4.2 yang tidak mematuhi N/A 4.2 K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA UU No.1/1970
penumpang s.d kematian, kerusakan jalan raya terpancing emosi oleh ulah
rambu lalu-lintas
kendaraan) pengemudi lain

Kecelakaan - ditabrak/menabrak
Memastikan kondisi tubuh Permenaker No.02/MEN/1980
Menggunakan mobil / Kondisi tubuh pengemudi (cidera pada pengemudi &
5 5.1 N/A 5.1 K3 pengemudi dalam kondisi fit, tidak 4 2 8 TDK Istirahat yang cukup 4 1 4 YA dan Permenaker
motor ke kantor (PP) yang tidak fit, mengantuk penumpang s.d kematian, kerusakan
lelah No.03/MEN/1982
kendaraan)

1
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Kecelakaan - ditabrak/menabrak
pengemudi yang tidak (cidera pada pengemudi & Mendapatkan/mengikuti training OHSAS 18001:2007 Klausul
5.2 N/A 5.2 K3 Memiliki SIM 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
terampil penumpang s.d kematian, kerusakan Defensive Driving 4.4.2
kendaraan)

Kecelakaan - ditabrak/menabrak Pengemudi/pengguna jalan tetap


Kendaraan lain di jalan
(cidera pada pengemudi & Waspada terhadap kendaraan lain di berhati-hati di jalan raya dan tidak
5.3 yang tidak mematuhi N/A 5.3 K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA UU No.1/1970
penumpang s.d kematian, kerusakan jalan raya terpancing emosi oleh ulah
rambu lalu-lintas
kendaraan) pengemudi lain

Kecelakaan (ditabrak/menabrak)
Pemeriksaan kendaraan sebelum
Mobil yang tidak layak (cidera pada pengemudi & OHSAS 18001:2007 Klausul
5.4 N/A 5.4.1 K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
untuk jalan penumpang s.d kematian, kerusakan 4.5.1
personil yang sudah terlatih
kendaraan)

Mobil mogok, rem tidak berfungsi


Pemeriksaan kendaraan sebelum
(cidera pada pengemudi & OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 5.4.2 K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
penumpang s.d kematian, kerusakan 4.5.1
personil yang sudah terlatih
kendaraan)

Ban gundul, pecah ban (cidera pada Pemeriksaan kendaraan sebelum


OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 5.4.3 pengemudi & penumpang s.d K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
4.5.1
kematian, kerusakan kendaraan) personil yang sudah terlatih

Pemeriksaan kendaraan sebelum


Tumpahan/ceceran oli (mencemari OHSAS 18001:2007 Klausul
Abnormal 5.4.4 L Servis rutin 3 3 9 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 3 1 3 YA
lingkungan sekitar) 4.5.1
personil yang sudah terlatih
Kendaraan tergelincir karena jalan
Menurunkan kecepatan, tetap
licin - kecelakaan (cidera pada Tidak melakukan perjalanan ketika
5.5 Cuaca (hujan) N/A 5.5 K3 berhati-hati dan mematuhi rambu 4 2 8 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
pengemudi & penumpang s.d cuaca hujan
lalu-lintas
kematian, kerusakan kendaraan)

Pecah ban (cidera pada pengemudi & Pemeriksaan kendaraan sebelum


OHSAS 18001:2007 Klausul
5.6 Cuaca (panas) N/A 5.6 penumpang s.d kematian, kerusakan K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
4.5.1
kendaraan) personil yang sudah terlatih

Kecelakaan (ditabrak/menabrak) Menggunakan sabuk pengaman


Berkendara sambil Memasang status "I'm driving",
(cidera pada pengemudi & (mobil) & helm (motor), memberikan OHSAS 18001:2007 Klausul
5.7 menggunakan ponsel N/A 5.7 K3 4 3 12 TDK berhenti sejenak di tempat aman 4 1 4 YA
penumpang s.d kematian, kerusakan safety awareness tidak menggunakan 4.4.3
(telepon/sms/bbm) apabila memang telepon yg penting
kendaraan) ponsel ketika berkendara

Kecelakaan (ditabrak/menabrak)
Kendaraan melaju dengan (cidera pada pengemudi & Membatasi kecepatan yang Menggunakan sabuk pengaman OHSAS 18001:2007 Klausul
5.8 N/A 5.8 K3 4 3 12 TDK 4 1 4 YA
kecepatan tinggi penumpang s.d kematian, kerusakan disesuaikan dengan area berkendara (mobil) & helm (motor) 4.4.6
kendaraan)

Pengemudi atau
Terbentur benda keras ketika
penumpang tidak Memberikan safety awareness
kecelakaan (cidera pada pengemudi OHSAS 18001:2007 Klausul
5.9 menggunakan alat N/A 5.9 K3 pentingnya menggunakan alat 4 3 12 TDK Mengikuti training Defensive Driving 4 1 4 YA
& penumpang s.d kematian, 4.4.2 dan 4.4.3
pengaman (mobil - sabuk pengaman ketika berkendara
kerusakan kendaraan)
pengaman; motor - helm)

2
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Menggunakan angkutan
6
umum

Bus/ angkot/ yang


6.1 Menggunakan Kecelakaan (terguling) - (cidera pada
penumpangnya melebihi Memilih bus/ angkot yang kapasitas OHSAS 18001:2007 Klausul
angkutan kota 6.1.1 N/A 6.1.1 penumpang s.d kematian, kerusakan K3 4 1 4 YA
kapasitas penumpang & & muatannya masih memadai 4.4.6
(bus/angkot) angkutan)
muatan yang berlebih

Bus/ angkot/ yang


Kecelakaan (ditabrak/menabrak) -
supirnya ugal-ugalan dan Turun dari bus/angkot jika supir
6.1.2 N/A 6.1.2 (cidera pada penumpang s.d K3 3 1 3 YA UU No.1/1970
menggunakan ponsel masih ugal-ugalan
kematian, kerusakan angkutan)
ketika menyetir

6.2 Menggunakan kereta Penumpang yg melebihi Menggunakan kereta yg kapasitas OHSAS 18001:2007 Klausul
6.2.1 N/A 6.2.1 Terjatuh dari kereta K3 4 1 4 YA
Api kapasitas kereta muatannya memadai 4.4.6

Menularkan penyakit kepada


6.2.2 Penumpang lain yg sakit N/A 6.2.2 K3 Karyawan menggunakan masker 2 1 2 YA UU No.1/1970
karyawan

Penumpang emosional &


6.2.3 N/A 6.2.3 Terjatuh dari kereta, cidera K3 Waspada dalam setiap situasi 4 1 1 YA UU No.1/1970
membawa senjata tajam

Naik/turun tangga selalu


Terpeleset, jatuh karena tangga
6.2.4 Cuaca (hujan) N/A 6.2.4 K3 berpegangan dengan handrail & 4 1 4 YA UU No.1/1970
kereta licin
berhati-hati

Penyebrang tidak melihat Security kantor membantu untuk


Menyebrang di jalan raya Tertabrak oleh kendaraan yang Melihat situasi di sekitar sebelum OHSAS 18001:2007 Klausul
7 7.1 situasi sekitar sebelum N/A 7.1 K3 4 2 8 TDK menyebrangkan karyawan dg 4 1 4 YA
(depan kantor) melaju di jalan (cidera s.d kematian) menyebrang 4.4.3
menyebrang menggunakan alat bantu

Security kantor membantu untuk


Kendaraan yang lalu-lalang Tertabrak oleh kendaraan yang Melihat situasi di sekitar sebelum OHSAS 18001:2007 Klausul
7.2 N/A 7.2 K3 4 2 8 TDK menyebrangkan karyawan dg 4 1 4 YA
di depan kantor melaju di jalan (cidera s.d kematian) menyebrang 4.4.3
menggunakan alat bantu

Tabrakan antar kendaraan ketika Memasang rambu lalu-lintas dan Mengatur posisi keluar-masuk OHSAS 18001:2007 Klausul
8 Masuk & keluar kendaraan 8.1 Lahan parkir yang sempit N/A 8.1 K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
akan parkir safety mirror kendaraan oleh security gedung 4.4.3

Tabrakan antar kendaraan;


Kendaraan yang keluar Memasang rambu lalu-lintas dan OHSAS 18001:2007 Klausul
8.2 N/A 8.2 menabrak orang yg sedang berjalan K3 3 2 6 YA
masuk safety mirror 4.4.3
di halaman kantor

Pengemudi yang tidak Memberikan komando/isyarat kepada


Menabrak kendaraan lain yang Mendapatkan/mengikuti training OHSAS 18001:2007 Klausul
9 Parkir kendaraan 9.1 terampil untuk parkir N/A 9.1.1 K3 pengemudi (dibantu oleh security 3 3 9 TDK 3 1 3 YA
sedang parkir (kerusakan kendaraan) Defensive Driving 4.4.2 dan 4.4.3
kendaraan kantor)

Menabrak orang yang berada di Pengemudi berhati-hati ketika akan


N/A 9.1.2 K3 3 1 3 YA UU No.1/1970
dekatnya parkir (melihat kondisi sekitar)

menginformasikan pengelola gedung


Kendaraan roda 2 yang Tertimpa kendaraan roda dua yang OHSAS 18001:2007 Klausul
9.2 N/A 9.2 K3 Parkir motor di area basement 3 3 9 TDK agar dibuat ketentuan parkir 3 2 6 YA
diparkir tidak teratur jatuh 4.4.3
kendaraan

3
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

menginformasikan agar dipasang


Naik & turun tangga selalu OHSAS 18001:2007 Klausul
10 Naik dan turun tangga 10.1 Tangga tanpa handrail N/A 10.1 Terjatuh, cidera pada manusia K3 3 3 9 TDK handrail oleh pihak gedung dan 2 2 4 YA
memperhatikan langkah 4.4.3
safety awareness

menginformasikan agar dipasang


Terjatuh, terpeleset, cidera pada Naik & turun tangga selalu OHSAS 18001:2007 Klausul
10.2 Tangga tanpa foot stopper N/A 10.2 K3 3 3 9 TDK foot stopper oleh pihak gedung dan 2 2 4 YA
manusia memperhatikan langkah 4.4.3
safety awareness

Pengguna tangga naik & Membuat safety awareness


Terjatuh, terpeleset, cidera pada Tidak menggunakan ponsel ketika OHSAS 18001:2007 Klausul
10.3 turun tangga sambil N/A 10.3 K3 3 3 9 TDK mengenai larangan penggunaan 3 1 3 YA
manusia naik & turun tangga 4.4.3
menggunakan ponsel ponsel ketika naik/turun tangga

Tumpahan cairan di area Terjatuh, terpeleset, cidera pada Menghindari area tumpahan/cairan Membersihkan tumpahan/cairan di
10.4 N/A 10.4 K3 3 3 9 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
tangga manusia tersebut area tangga oleh office boy

Tergencet, terjepit oleh pintu lift yg


Bercanda/rebutan ketika Tidak bercanda/rebutan ketika akan
11 Menggunakan lift 11.1 N/A 11.1 otomatis (cidera s.d kematian pada K3 4 1 4 YA UU No.1/1970
akan masuk/keluar lift masuk/keluar lift
manusia)
Memaksakan masuk lift Alarm otomatis, di dalam lift sudah
11.2 padahal kondisi sudah N/A 11.2 Lift tidak bergerak K3 tertera kapasitas maksimal untuk 3 2 6 YA UU No.1/1970
melebihi kapasitas mengangkut
Disediakan tombol komunikasi yang
OHSAS 18001:2007 Klausul
11.3 Lift yang tidak berfungsi N/A 11.3 Terkurung dalam lift K3 tersambung ke meja recepsionist lt-4 3 2 6 YA
4.4.3
selama jam kerja

Menghubungkan kabel
Menggunakan komputer laptop/PC ke stop kontak Mengeringkan tangan sebelum
12 12.1 N/A 12.1 Kesetrum, cidera ringan s.d berat K3 2 2 4 YA UU No.1/1970
untuk bekerja dalam kondisi tangan menyentuh peralatan listrik
basah
Kabel laptop/PC tidak Korsleting yang dapat menyebabkan
Mengecek kondisi kabel sebelum Melakukan pemeriksaan kondisi kabel OHSAS 18001:2007 Klausul
12.2 dalam kondisi N/A 12.2 kebakaran (kerugian pada manusia, K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
digunakan & stop kontak 4.5.1
baik/terkelupas properti)

Kabel melintang di bawah Merapikan kondisi kabel di bawah


12.3 N/A 12.3 Tersandung, terjatuh (cidera ringan) K3 2 2 4 YA UU No.1/1970
meja meja

Menyetel posisi kursi yang pas


Posisi badan yang Memberikan safety awareness
Sakit punggung (low back pain), dengan posisi tubuh dan relaksasi OHSAS 18001:2007 Klausul
12.4 membungkuk ketika N/A 12.4 K3 mengenai bekerja menggunakan 2 4 8 TDK 2 2 4 YA
nyeri pada leher tiap 2 jam bekerja, maka harus 4.4.2
bekerja dengan laptop/PC laptop/PC secara ergonomis
istirahat 5-10 menit
Jarak antara mata dengan Memberikan safety awareness
Penglihatan mata menjadi berkurang, Relaksasi tiap 2 jam bekerja, maka OHSAS 18001:2007 Klausul
12.5 layar monitor yg terlalu N/A 12.5 K3 mengenai bekerja menggunakan 2 4 8 TDK 2 2 4 YA
mata lelah harus istirahat 5-10 menit 4.4.2
dekat laptop/PC secara ergonomis

Posisi pergelangan yang Memberikan safety awareness Menyediakan mousepad yang ada
Menderita Carpal Tunnel Syndrome OHSAS 18001:2007 Klausul
12.6 salah/terlalu lama ketika N/A 12.6 K3 mengenai bekerja menggunakan 4 3 12 TDK bantalannya untuk menyangga 4 1 4 YA
(CTS) 4.4.2
menggunakan mouse laptop/PC secara ergonomis pergelangan tangan

Duduk di kursi terlalu lama Mengatur posisi kursi dan ruang


Pegal pada punggung/ Low Back
12.7 dan ruang gerak yang N/A 12.7.1 K3 gerak leluasa untuk pegawai 2 3 6 YA UU No.1/1970
Pain, pinggang dan bahu/nyeri leher
terlalu sempit bertubuh besar

Menyetel posisi kursi yang pas


Memberikan safety awareness
Pegal pada punggung/ Low Back dengan posisi tubuh dan relaksasi OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 12.7.2 K3 mengenai bekerja menggunakan 2 4 8 TDK 2 2 4 YA
Pain, pinggang dan bahu/nyeri leher tiap 2 jam bekerja, maka harus 4.4.2
laptop/PC secara ergonomis
istirahat 5-10 menit

4
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Letak keyboard dan layar Mengatur keyboard berada setinggi


Pegal pada punggung/ Low Back
12.8 monitor yang tidak sesuai N/A 12.8 K3 siku dan mengatur tinggi dan jarak 2 3 6 YA UU No.1/1970
Pain, pinggang dan bahu/nyeri leher
faktor ergonomis layar monitor

Mengatur posisi kerja dg posisi


pencahayaan yang tepat,
Pencahayaan yang tidak Kelelahan pada mata dan gangguan memindahkan penghalang yg dpt
12.9 N/A 12.9 K3 2 2 4 YA UU No.1/1970
sesuai di ruang kerja penglihatan mencegah distribusi cahaya, &
monitoring/pengukuran pencahayaan
di tempat kerja

Membersihkan selalu meja, komputer


KepMenKes RI
& peralatan kerja lainnya di sekitar
Debu di laptop/PC dan No.1405/MENKES/SK/XII/2002
12.10 N/A 12.10 Gangguan pada pernafasan K3 ruang kerja & tempat kerja yang 2 3 6 YA
meja Permenkes RI No. 48 Tahun
jarang dijangkau yang berpotensi
2016
menjadi tempat penimbunan debu

Mengambil &
Menyediakan step ladder untuk
memindahkan file di Ordner yang ada di lemari Menggunakan bangku/kursi untuk
13 13.1 N/A 13.1 Terjatuh, cidera ringan s.d berat K3 3 3 9 TDK keperluan mengambil dokumen di 2 2 4 YA UU No.1/1970
rak/lemari dokumen dan bagian paling atas naik
lemari bagian atas
tempat kerja lainnya

Ordner yang ada di bawah Tersandung ordner & jatuh, cidera Tidak menaruh ordner di bawah meja
13.2 N/A 13.2 K3 2 3 6 YA UU No.1/1970
meja/lemari ringan dalam jangka waktu lama

Cara membawa ordner Membawa ordner dengan cara dicicil


13.3 yang menghalangi N/A 13.3 Terjatuh, cidera ringan s.d berat K3 & disesuaikan dengan kemampuan 3 1 3 YA UU No.1/1970
pandangan mata mengangkat/membawa ordner

Cara membawa ordner


13.4 bertumpuk-tumpuk (beban N/A 13.4 Terjatuh, cidera ringan s.d berat K3 Menggunakan trolley 3 1 3 YA UU No.1/1970
berlebihan)

Tidak ada tempat lagi


Ruang terbatas/area kerja menjadi
13.5 untuk menyimpan ordner- N/A 13.5 K3 Disimpan di meja/cubicle karyawan 3 1 3 YA UU No.1/1970
sempit
ordner baru

Dijadikan second paper untuk


14 Printing document 14.1 Salah printing dokumen Normal 14.1 Limbah kertas yang menumpuk L 2 2 4 YA UU No.1/1970
penggunaan dokumen internal
Ujung kertas yang dapat Permenaker
14.2 N/A 14.2 Tersayat oleh ujung kertas K3 Menyediakan kotak P3K 1 2 2 YA
melukai jari tangan No.15/MEN/VIII/2008
Arus listrik pada printer
yang rusak/macet/tidak Kesetrum saat sedang memperbaiki Mematikan aliran listrik yg
14.3 N/A 14.3 K3 1 1 1 YA UU No.1/1970
berfungsi ketika sdg print yg macet menyambung dengan printer
digunakan

Membuat/mengambil Ujung gelas/cangkir yang Mengecek kondisi gelas/cangkir


15 15.1 N/A 15.1 Melukai tangan, bibir (cidera ringan) K3 1 2 2 YA UU No.1/1970
minuman retak/pecah sebelum digunakan
Air dalam galon habis atau Tidak dapat mengambil air minum,
GA mengecek galon air & kondisi
15.2 dispenser tidak berfungsi N/A 15.2 dapat menyebabkan dehidrasi juga K3 2 2 4 YA UU No.1/1970
dispenser setiap hari
dengan baik apabila lama tidak minum
Permenaker
15.3 Air panas mengenai tangan N/A 15.3 Tangan melepuh, cidera ringan K3 Menyediakan kotak P3K 1 2 2 YA
No.15/MEN/VIII/2008

15.4 Tumpahan air di pantry N/A 15.4 Terjatuh, terpeleset, cidera ringan K3 Membersihkan tumpahan air 2 2 4 YA UU No.1/1970

5
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Building management (office boy)


Mengganggu pernafasan, merusak OHSAS 18001:2007 Klausul
16 Menggunakan toilet 16.1 Toilet bau & tidak bersih N/A 16.1 K3 membersihkan & mengecek toilet 1 3 3 YA
estetika 4.5.1
secara rutin setiap hari

Menyediakan alat pel, memastikan OHSAS 18001:2007 Klausul


16.2 Lantai yang licin N/A 16.2 Terjatuh, terpeleset (cidera ringan) K3 2 2 4 YA
lantai selalu kering 4.5.1

Penurunan kesehatan akibat


Memanggil building maintenance
16.3 Closet yang rusak N/A 16.3 pencemaran (bau) yang K3 2 1 2 YA UU No.1/1970
untuk memperbaiki
mengganggu indera penciuman

Cara penggunaan closet Kampanye penggunaan closet duduk OHSAS 18001:2007 Klausul
16.4 N/A 16.4 Cidera ringan s.d berat K3 3 1 3 YA
duduk yang tidak benar secara benar 4.4.3

Exhaust fan yang tidak Penurunan tingkat kesehatan akibat Maintenance dari pihak pengelola OHSAS 18001:2007 Klausul
16.5 N/A 16.5 K3 3 1 3 YA
berfungsi gangguan pernapasan gedung 4.4.6

Mengatur pencahayaan yg tepat,


KepMenKes RI
memindahkan penghalang yg dpt
Pencahayaan yang tidak Kelelahan pada mata dan gangguan No.1405/MENKES/SK/XII/2002
17 Meeting 17.1 N/A 17.1 K3 mencegah distribusi cahaya, & 2 2 4 YA
sesuai di ruang meeting penglihatan Permenkes RI No. 48 Tahun
monitoring/pengukuran pencahayaan
2016
di tempat kerja
KepMenKes RI
Menyesuaikan suhu AC (mendekati
Kedinginan, menggigil, dapat No.1405/MENKES/SK/XII/2002
17.2 Suhu yang terlalu dingin N/A 17.2 K3 suhu normal ruangan), 2 2 4 YA
merusak konsentrasi Permenkes RI No. 48 Tahun
menggunakan jaket
2016
Akses jalan keluar-masuk
Terjatuh/tersenggol akibat
yang sempit karena banyak Mengatur posisi kursi agar tidak
17.3 N/A 17.3 berdesakan saat keluar ruangan jika K3 3 2 6 YA UU No.1/1970
peserta meeting & kursi di menghalangi akses jalan keluar
terjadi emergency
dalam ruangan
Penglihatan menjadi silau, tangan
Radiasi, cahaya & panas merasa panas/melepuh apabila Posisi tubuh tidak berada di dekat Meletakkan proyektor di atas/plafond
17.4 N/A 17.5 K3 3 3 9 TDK 2 1 2 YA UU No.1/1970
dari proyektor menyentuh proyektor dalam kondisi proyektor dengan menggunakan rak pelindung
menyala

Mencocokkan hasil pengukuran saat


Pengukuran menggunakan Alat tidak berfungsi Aktivitas monitoring terhambat, Melakukan Pengecekan alat sebelum OHSAS 18001:2007 Klausul
18 18.1 N/A 18.1 K3 ini dengan sebelumnya apakah 3 3 9 TDK 3 2 6 YA
4in1 environmeter dengan baik kesalahan melakukan pengukuran digunakan, Melakukan kalibrasi alat 4.4.6
berada dalam range yang jauh

Pengguna alat tidak Alat menjadi rusak, kesalahan Membaca instruksi penggunaan alat OHSAS 18001:2007 Klausul
18.2 N/A 18.2 K3 1 2 2 YA
terampil melakukan pengukuran sesuai petunjuk/buku instruksi 4.4.3

Lokasi site/project Menggunakan APD (safety helmet & Menggunakan APD tambahan Permenaker
19 Site inspection 19.1 N/A 19.1 Dehidrasi, hipertermia, ISPA K3 3 3 9 TDK 3 1 3 YA
berdebu & cuaca panas safety glasses) (masker) No.08/MEN/VII/2010

Binatang buas & berbisa Digigit oleh binatang, cidera ringan Menggunakan APD lengkap (safety Permenaker
19.2 N/A 19.2 K3 4 1 4 YA
(ular, serangga, dll) s.d kematian helmet, safety glasses, safety shoes) No.08/MEN/VII/2010

Jalan di area site/project Terjatuh, terpeleset, terjebak di Menggunakan APD lengkap (safety Permenaker
19.3 N/A 19.3 K3 4 1 4 YA
becek, berlumpur, licin tempat berlumpur helmet, safety glasses, safety shoes) No.08/MEN/VII/2010

Inspector dalam kondisi Sakit, menularkan penyakit kepada Istirahat yang cukup & minum
19.4 N/A 19.4 K3 3 3 9 TDK Minum obat 3 1 3 YA UU No.1/1970
tidak fit orang yang ada di sekitarnya vitamin

Sakit, terjatuh/terpeleset akibat jalan


19.5 Cuaca (hujan) N/A 19.5 K3 Berteduh di tempat yang aman 3 3 9 TDK Tidak melakukan aktivitas 2 2 4 YA UU No.1/1970
yang licin/becek

6
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Konflik/demo di
Kerugian aset perusahaan, Melakukan sosialisasi di Lingkungan OHSAS 18001:2007 Klausul
19.6 lingkungan sekitar N/A 19.6 K3 2 3 6 YA
keselamatan karyawan tidak terjamin Project. 4.4.3
site/project
Terjatuh, tersandung (cidera ringan) Melakukan housekeeping setelah
Lingkungan project yang OHSAS 18001:2007 Klausul
19.7 N/A 19.7 dan merusak estetika lingkungan K3 selesai melakukan kegiatan/sebelum 2 3 6 YA
tidak rapi, berantakan 4.4.6
project pulang kerja

Tertabrak oleh heavy equipment Memperhatikan kondisi sekitar & Membuat prosedur traffic
Lalu-lalang heavy OHSAS 18001:2007 Klausul
19.8 N/A 19.8 yang sedang bekerja (cidera ringan K3 tetap waspada terhadap seluruh 4 2 8 TDK management untuk aktivitas heavy 4 1 4 YA
equipment di area project 4.4.6
s.d kematian) aktivitas di project equipment di area project
Menyerahkan data-data yang
Perijinan masuk area Aktivitas inspeksi terhambat,
diperlukan sebelum masuk area
19.9 project terkendala (ijin dari N/A 19.9 kegagalan produktivitas (wasting K3 2 1 2 YA UU No.1/1970
project sesuai dengan prosedur yang
user) time)
berlaku

Tidak tahu area evakuasi


Penginapan di dekat lokasi Terjebak di penginapan apabila Bertanya kepada petugas penginapan OHSAS 18001:2007 Klausul
20 20.1 jika ada kondisi darurat di N/A 20.1 K3 4 1 4 YA
project terjadi kondisi darurat & melihat denah evakuasi 4.4.2 dan 4.4.7
penginapan/hotel

Kondisi penginapan yang


sudah tua/lama/tidak
Bertanya kepada petugas penginapan OHSAS 18001:2007 Klausul
20.2 terawat/jarang dipakai N/A 20.2 Mengalami kebakaran/runtuh. K3 2 2 4 YA
& melihat denah evakuasi 4.4.2 dan 4.4.7
karena keberadaannya di
daerah terpencil

Memperhatikan warna/bentuk
Makanan/minuman yang Sakit/infeksi pada pencernaan,
21 Makan siang di kantin 21.1 N/A 21.1 K3 makanan & mencium aroma 3 1 3 YA SE Menaker No.SE/01/MEN/1979
tidak higienis keracunan makan
makanan sebelum dimakan

Asap rokok dari karyawan


Gangguan pernafasan bagi perokok Memasang tanda larangan merokok
21.2 yang merokok di dalam N/A 21.2 K3 2 2 4 YA Perda DKI No.25/2005
pasif di dalam ruang kantin
kantin

Karyawan tidak melihat Security kantor membantu untuk


Makan siang di tempat Tertabrak oleh kendaraan yang Melihat situasi di sekitar sebelum
22 22.1 situasi sekitar sebelum N/A 22.1 K3 4 2 8 TDK menyebrangkan karyawan dg 4 1 4 YA UU No.1/1970
makan lain/ luar kantor melaju di jalan (cidera s.d kematian) menyebrang
menyebrang menggunakan alat bantu

Waspada terhadap kendaraan lain di Security kantor membantu untuk


Kendaraan yang lalu-lalang Kecelakaan - ditabrak (cidera ringan
22.2 N/A 22.2 K3 jalan raya, hati-hati ketika 4 2 8 TDK menyebrangkan karyawan dg 4 1 4 YA UU No.1/1970
di jalan raya s.d kematian)
menyebrang menggunakan alat bantu
Sakit, terjatuh, terpeleset (cidera Menggunakan payung, berteduh di Makan di kantor atau pesan makanan
22.3 Cuaca (hujan) N/A 22.3 K3 4 2 8 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
ringan) akibat jalan licin tempat yang aman via telepon (delivery)
Kecelakaan - ditabrak/menabrak) -
Supir Angkot yang ugal- Turun dari bus/angkot jika supir
22.4 N/A 22.4 (cidera pada penumpang s.d K3 Menegur supir bus/ angkot tsb 4 2 8 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
ugalan masih ugal-ugalan
kematian, kerusakan angkutan)

Memperhatikan warna/bentuk
Makanan/minuman yang Sakit/infeksi pada pencernaan,
22.5 N/A 22.5 K3 makanan & mencium aroma 4 1 4 YA SE Menaker No.SE/01/MEN/1979
tidak higienis keracunan makan
makanan sebelum dimakan

Asap rokok dari karyawan


Gangguan pernafasan bagi perokok Menegur orang yang
22.6 yang merokok di tempat N/A 22.6 K3 2 2 4 YA Perda DKI No.25/2005
pasif merokok/menghindar dari orang tsb
makan

7
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

KepMenKes RI
Ganguan kesehatan: ISPA, digigit Melakukan pembersihan secara No.1405/MENKES/SK/XII/2002
23 Sholat (beribadah) 23.1 Tempat sholat yang kotor N/A 23.1 K3 2 3 6 YA
oleh serangga berkala, mencuci karpet Permenkes RI No. 48 Tahun
2016
Melakukan pembersihan secara
23.2 Tempat wudhu yang licin N/A 23.2 Terpeleset ketika ambil air wudhu K3 2 3 6 YA UU No.1/1970
berkala, mengepel area wudhu

Mengirimkan reminder 1 hari


Trainer/trainee datang sebelumnya kepada trainer/trainee OHSAS 18001:2007 Klausul
24 Training (sebagai trainee) 24.1 N/A 24.1 Kegiatan training menjadi telat K3 2 3 6 YA
telat mengenai waktu pelaksanaan 4.4.3
training
Peserta yang ada di dalam ruang Istirahat yang cukup sebelum Menggunakan APD tertentu (contoh
24.2 Trainer/trainee sakit N/A 24.2 K3 3 3 9 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
training tertular penyakit training/ minum vitamin&obat masker)
Mengatur pencahayaan yg tepat,
KepMenKes RI
Pencahayaan di ruang memindahkan penghalang yg dpt
Kelelahan pada mata dan gangguan No.1405/MENKES/SK/XII/2002
24.3 training tidak cukup N/A 24.3 K3 mencegah distribusi cahaya, & 2 2 4 YA
penglihatan Permenkes RI No. 48 Tahun
(gelap) monitoring/pengukuran pencahayaan
2016
di tempat kerja

Kursi di ruang training Pegal pada punggung/ Low Back Menyetel posisi kursi yang pas
24.4 N/A 24.4 K3 2 2 4 YA UU No.1/1970
tidak ergonomis Pain, pinggang dan bahu/nyeri leher dengan posisi tubuh
KepMenKes RI
Suhu di ruang training Kedinginan, menggigil, dapat Menyesuaikan suhu AC (mendekati No.1405/MENKES/SK/XII/2002
24.5 N/A 24.5 K3 2 2 4 YA
yang terlalu dingin merusak konsentrasi suhu normal ruangan) Permenkes RI No. 48 Tahun
2016

Menggunakan bangku kayu untuk


Letak dokumen yang
25 Filling dokumen 25.1 N/A 25.1 Tertimpa dokumen K3 meletakkan dokumen pada posisi 3 3 9 TDK Menggunakan step ladder UU No.1/1970
terlalu tinggi
tinggi

Memindahkan dokumen Tersandung, jatuh karena menutupi Safety awareness mengenai office OHSAS 18001:2007 Klausul
25.2 N/A 25.2 K3 2 3 6 YA
terlalu banyak penglihatan safety 4.4.3

Penyusunan dokumen yg Safety awareness mengenai office OHSAS 18001:2007 Klausul


25.3 N/A 25.3 Tertimpa dokumen yg lebih besar K3 2 3 6 YA
tidak beraturan safety 4.4.3

Drawer terbuka tdk ditutup Menutup kembali drawer setelah


25.4 N/A 25.4 Tersandung, cidera K3 2 3 6 YA UU No.1/1970
kembali membukanya

NON RUTIN
Kendaraan lain yang
Kecelakaan - ditabrak (cidera ringan Mencari lokasi yang aman untuk Memasang safety triangle sebagai OHSAS 18001:2007 Klausul
1 Mengganti ban di jalan 1.1 melintas di jalan dengan N/A 1.1 K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
s.d kematian, kerusakan kendaraan) mengganti ban tanda untuk kendaraan lain 4.4.3
kecepatan tinggi

Lokasi tempat mengganti Kecelakaan - ditabrak (cidera ringan Mencari lokasi yang aman untuk Memasang safety triangle sebagai OHSAS 18001:2007 Klausul
1.2 N/A 1.2 K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
ban tidak aman s.d kematian, kerusakan kendaraan) mengganti ban tanda untuk kendaraan lain 4.4.3

Mengecek tools/equipment jika


Tidak membawa peralatan Tidak dapat mengganti ban, aktivitas Menyimpan nomor jasa derek, OHSAS 18001:2007 Klausul
1.3 N/A 1.3 K3 terjadi keadaan darurat di jalan 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
mengganti ban lainnya mjd terhambat bengkel/asuransi kendaraan 4.5.1
sebelum berkendara
Mengecek tools/equipment jika
Peralatan mengganti ban Tidak dapat mengganti ban, aktivitas Menyimpan nomor jasa derek, OHSAS 18001:2007 Klausul
1.4 N/A 1.4 K3 terjadi keadaan darurat di jalan 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
rusak, hilang lainnya mjd terhambat bengkel/asuransi kendaraan 4.5.1
sebelum berkendara
Cuaca yang buruk Tidak dapat mengganti ban, aktivitas Mencari lokasi yang aman untuk Menghentikan aktivitas mengganti
1.5 N/A 1.5 K3 4 2 8 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
(hujan&angin) lainnya mjd terhambat mengganti ban ban

8
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Emergency drill (1 tahun Emergency alarm tidak Karyawan tidak mengetahui kalau Inspeksi emergency alarm setiap 6 OHSAS 18001:2007 Klausul
2 2.1 N/A 2.1 K3 2 2 4 YA
sekali) berfungsi ada emergency drill bulan sekali 4.4.7
Masing-masing tugas/fungsional
Pelaksanaan emergency drill tidak OHSAS 18001:2007 Klausul
2.2 Tim SAS-ERT tidak lengkap N/A 2.2 K3 terdapat 2 org atau lebih (ada 1 3 3 YA
berjalan dengan baik & lancar 4.4.7
personil cadangan)

Peralatan emergency tidak Melakukan inspeksi peralatan


Kegagalan (point negatif) dalam OHSAS 18001:2007 Klausul
2.3 lengkap & tidak dapat N/A 2.3 K3 emergency sesuai dengan 2 2 4 YA
kegiatan emergency drill 4.4.7 dan 4.5.1
digunakan periodenya

Kecelakaan - ditabrak/menabrak
Memastikan kondisi tubuh Permenaker No.02/MEN/1980
Meeting dengan klien/user Kondisi tubuh pengemudi (cidera pada pengemudi &
3 3.1 N/A 3.1 K3 pengemudi dalam kondisi fit, tidak 4 2 8 TDK Istirahat yang cukup 4 1 4 YA dan Permenaker
di luar kantor yang tidak fit, mengantuk penumpang s.d kematian, kerusakan
lelah No.03/MEN/1982
kendaraan)
Kecelakaan - ditabrak/menabrak
pengemudi yang tidak (cidera pada pengemudi & Mendapatkan/mengikuti training OHSAS 18001:2007 Klausul
3.2 N/A 3.2 K3 Memiliki SIM 4 2 8 TDK 4 1 4 YA
terampil penumpang s.d kematian, kerusakan Defensive Driving 4.4.2
kendaraan)
Kecelakaan - ditabrak/menabrak Pengemudi/pengguna jalan tetap
Kendaraan lain di jalan
(cidera pada pengemudi & Waspada terhadap kendaraan lain di berhati-hati di jalan raya dan tidak
3.3 yang tidak mematuhi N/A 3.3 K3 4 2 8 TDK 4 1 4 YA UU No.1/1970
penumpang s.d kematian, kerusakan jalan raya terpancing emosi oleh ulah
rambu lalu-lintas
kendaraan) pengemudi lain
Kecelakaan (ditabrak/menabrak)
Pemeriksaan kendaraan sebelum
Mobil yang tidak layak (cidera pada pengemudi & OHSAS 18001:2007 Klausul
3.4 N/A 3.4.1 K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
untuk jalan penumpang s.d kematian, kerusakan 4.5.1
personil yang sudah terlatih
kendaraan)
Mobil mogok, rem tidak berfungsi
Pemeriksaan kendaraan sebelum
(cidera pada pengemudi & OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 3.4.2 K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
penumpang s.d kematian, kerusakan 4.5.1
personil yang sudah terlatih
kendaraan)

Ban gundul, pecah ban (cidera pada Pemeriksaan kendaraan sebelum


OHSAS 18001:2007 Klausul
N/A 3.4.3 pengemudi & penumpang s.d K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
4.5.1
kematian, kerusakan kendaraan) personil yang sudah terlatih

Pemeriksaan kendaraan sebelum


Tumpahan/ceceran oli (mencemari OHSAS 18001:2007 Klausul
Abnormal 3.4.4 L Servis rutin 3 2 6 YA digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
lingkungan sekitar) 4.5.1
personil yang sudah terlatih

Kendaraan tergelincir karena jalan


Menurunkan kecepatan, tetap
licin - kecelakaan (cidera pada Tidak melakukan perjalanan ketika
3.5 Cuaca (hujan) N/A 3.5 K3 berhati-hati dan mematuhi rambu 4 2 8 TDK 3 1 3 YA UU No.1/1970
pengemudi & penumpang s.d cuaca hujan
lalu-lintas
kematian, kerusakan kendaraan)

Pecah ban (cidera pada pengemudi & Pemeriksaan kendaraan sebelum


OHSAS 18001:2007 Klausul
3.6 Cuaca (panas) N/A 3.6 penumpang s.d kematian, kerusakan K3 Servis rutin 4 2 8 TDK digunakan (pre trip inspection) oleh 4 1 4 YA
4.5.1
kendaraan) personil yang sudah terlatih

Kecelakaan (ditabrak/menabrak) Menggunakan sabuk pengaman


Berkendara sambil Memasang status "I'm driving",
(cidera pada pengemudi & (mobil) & helm (motor), memberikan OHSAS 18001:2007 Klausul
3.7 menggunakan ponsel N/A 3.7 K3 4 3 12 TDK berhenti sejenak di tempat aman 4 1 4 YA
penumpang s.d kematian, kerusakan safety awareness tidak menggunakan 4.4.3
(telepon/sms/bbm) apabila memang telepon yg penting
kendaraan) ponsel ketika berkendara

9
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Kecelakaan (ditabrak/menabrak)
Membatasi kecepatan yang
Kendaraan melaju dengan (cidera pada pengemudi & Menggunakan sabuk pengaman
3.8 N/A 3.8 K3 4 3 12 TDK disesuaikan dengan area berkendara 4 1 4 YA UU No.1/1970
kecepatan tinggi penumpang s.d kematian, kerusakan (mobil) & helm (motor)
dan ikut training Defensive Driving
kendaraan)

Pengemudi atau
Terbentur benda keras ketika
penumpang tidak Memberikan safety awareness
kecelakaan (cidera pada pengemudi OHSAS 18001:2007 Klausul
3.9 menggunakan alat N/A 3.9 K3 pentingnya menggunakan alat 4 2 8 TDK Mengikuti training Defensive Driving 4 1 4 YA
& penumpang s.d kematian, 4.4.2
pengaman (mobil - sabuk pengaman ketika berkendara
kerusakan kendaraan)
pengaman; motor - helm)

Tidak tahu area evakuasi


Terjebak di tempat meeting apabila Mendapatkan safety induction & OHSAS 18001:2007 Klausul
3.10 jika ada kondisi darurat di N/A 3.10 K3 4 1 4 YA
terjadi kondisi darurat melihat denah evakuasi 4.4.7
tempat meeting

Kondisi darurat di kantor & Kebakaran meluas (kerugian


APAR tidak dapat Kepmen NO. Kep.
4 sekitar lingkungan kantor 4.1 N/A 4.1 properti/aset, lingkungan, cidera s.d K3 Inspeksi APAR setiap 1 bulan sekali 3 2 6 YA
digunakan (rusak, expired) 186/MEN/1999
(kebakaran) kematian)
Melakukan training fire fighting
Tim SAS-ERT/karyawan Kebakaran meluas (kerugian Kepmen NO. Kep.
setiap 1 tahun sekali & safety
4.2 tidak dapat menggunakan N/A 4.2 properti/aset, lingkungan, cidera s.d K3 3 2 6 YA 186/MEN/1999; OHSAS
awareness mengenai cara
APAR kematian) 18001:2007 Klausul 4.4.2
pemadaman api
Mengambil sumber air dari lokasi
Kebakaran meluas (kerugian Menginformasikan kepada pihak
Tidak ada sumber air untuk dekat gedung (tetangga) & OHSAS 18001:2007 Klausul
4.3 N/A 4.3 properti/aset, lingkungan, cidera s.d K3 5 3 15 TDK gedung untuk memasang sprinkler & 3 2 6 YA
memadamkan api memanggil pemadam kebakaran 4.4.3
kematian) hydrant
terdekat
Mengambil sumber air dari lokasi
APAR tidak cukup Kebakaran meluas (kerugian Menginformasikan kepada pihak
dekat gedung (tetangga) & OHSAS 18001:2007 Klausul
4.4 memadamkan api di N/A 4.4 properti/aset, lingkungan, cidera s.d K3 5 3 15 TDK gedung untuk memasang sprinkler & 3 2 6 YA
memanggil pemadam kebakaran 4.4.3
gedung kematian) hydrant
terdekat

Menginformasikan kepada pihak


Karyawan tidak mengetahui kalau gedung untuk memasang smoke
Petugas evakuasi mengecek seluruh
Emergency alarm tidak ada kondisi darurat di dalam kantor, detector yang apabila ada asap dapat OHSAS 18001:2007 Klausul
4.5 N/A 4.5 K3 ruangan dan mengevakuasi 5 3 15 TDK 3 2 6 YA
berfungsi karyawan dapat terjebak di dalam langsung terhubung ke emergency 4.4.3
karyawan menuju assembly point
gedung (yang terbakar) alarm (bunyi secara otomatis) dan
sprinkler akan pecah secara otomatis

Menyediakan senter di masing-


Gedung kantor gelap Karyawan tidak tahu arah menuju Memasang emergency lamp yang
masing wing yang dapat dipakai oleh
4.6 karena aliran listrik N/A 4.6 tangga darurat, saling tabrakan antar K3 apabila aliran listrik mati maka 5 3 15 TDK 3 2 6 YA UU No.1/1970
tim evakuasi & emergency handling
dimatikan karyawan & terjatuh/ tersenggol emergency lamp menyala
team
Karyawan kebingungan & takut, QHSE melakukan sosialisasi tim SAS-
Karyawan tidak tahu OHSAS 18001:2007 Klausul
4.7 N/A 4.7 karyawan dapat terjebak di dalam K3 ERT via email, QHSE board, dan 3 2 6 YA
personil SAS-ERT 4.4.3
gedung (yang terbakar) ketika safety induction

Kondisi darurat di kantor & Tertimpa runtuhan gedung, terjebak Mengirimkan QHSE News mengenai
OHSAS 18001:2007 Klausul
5 sekitar lingkungan kantor 5.1 Runtuhan gedung N/A 5.1 di antara runtuhan gedung (cidera K3 tips dalam menghadapi gempa bumi 5 1 5 YA
4.4.3
(Gempa bumi) s.d kematian) di dalam gedung
Petugas evakuasi menenangkan
Antar karyawan rebutan
Antar karyawan saling tabrakan, karyawan & membimbing karyawan OHSAS 18001:2007 Klausul
5.2 untuk turun lewat tangga N/A 5.2 K3 5 1 5 YA
terjatuh/ tersenggol menuju assembly point setelah 4.4.7
darurat
gempa berhenti

10
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Menyediakan senter di masing-


Karyawan tidak tahu arah menuju Memasang emergency lamp yang
Gedung kantor gelap masing wing yang dapat dipakai oleh OHSAS 18001:2007 Klausul
5.3 N/A 5.3 tangga darurat, saling tabrakan antar K3 apabila aliran listrik mati maka 5 2 10 TDK 3 2 6 YA
karena aliran listrik mati tim evakuasi & emergency handling 4.4.7
karyawan & terjatuh/ tersenggol emergency lamp menyala
team
Karyawan kebingungan & takut, QHSE melakukan sosialisasi tim SAS-
Karyawan tidak tahu OHSAS 18001:2007 Klausul
5.4 N/A 5.4 karyawan dapat terjebak di dalam K3 ERT via email, QHSE board, dan 3 2 6 YA
personil SAS-ERT 4.4.2 dan 4.4.3
gedung (yang terbakar) ketika safety induction

Kondisi darurat di kantor & Mengancam keselamatan jiwa


Penyusupan oleh orang tak Personil security yang bertugas Memanggil pihak berwajib di nomor OHSAS 18001:2007 Klausul
6 sekitar lingkungan kantor 6.1 N/A 6.1 karyawan, kerugian properti K3 5 2 10 TDK 5 1 5 YA
dikenal menjaga keamanan darurat 4.4.7
(Huru-hara/ kerusuhan) (pencurian, pengrusakan)

Personil security yang bertugas Memanggil pihak berwajib di nomor OHSAS 18001:2007 Klausul
6.2 Pencurian aset perusahaan N/A 6.2 Kerugian aset K3 5 2 10 TDK 5 1 5 YA
menjaga keamanan darurat 4.4.7

Memberikan surat himbauan untuk


Sampah yang tidak
Pengelolaan sampah oleh Bau sampah dan penurunan kualitas membuat aturan tertulis mengenai OHSAS 18001:2007 Klausul
7 7.1 dibuang sesuai dengan N/A 7.1.1 K3 4 1 4 YA
pihak gedung terhadap indra penciuman pembuangan sampah dan jadwal 4.4.3
jadwal
rutin kepada pengelola gedung

Memberikan surat himbauan untuk


membuat aturan tertulis mengenai
pembuangan sampah dan jadwal
Bau sampah dan penurunan kualitas
Abnormal 7.1.2 L rutin kepada pengelola gedung 4 1 4 YA UU No.18/2008
terhadap indra penciuman
Melakukan segresasi dan
menyediakan tempat pembuangan
sampah

Memberikan surat himbauan untuk


membuat aturan tertulis mengenai OHSAS 18001:2007 Klausul
Abnormal 7.1.3 Penumpukan sampah L 4 1 4 YA
pembuangan sampah dan jadwal 4.4.3
rutin kepada pengelola gedung

Sampah yang menumpuk dapat Kepmen NO. Kep.


Cuaca/suhu udara yang Penyediaan APAR oleh pengelola
7.2 Abnormal 7.2.1 terbakar tiba-tiba akibat reaksi dari L 4 1 4 YA 186/MEN/1999; OHSAS
sedang tinggi (panas) gedung (terletak di kantin)
gas metana 18001:2007 Klausul 4.4.7
Kebakaran (kerugian aset, Kepmen NO. Kep.
Api dari puntung rokok Penyediaan APAR oleh pengelola
7.3 Abnormal 7.3.1 lingkungan, cidera s.d kematian pada L 4 1 4 YA 186/MEN/1999; OHSAS
yang masih menyala gedung (terletak di kantin)
manusia) 18001:2007 Klausul 4.4.7
Kepmen NO. Kep.
Kebakaran (lingkungan >> Polusi Penyediaan APAR oleh pengelola
Abnormal 7.3.2 L 4 1 4 YA 186/MEN/1999; OHSAS
udara) gedung (terletak di kantin)
18001:2007 Klausul 4.4.7

Menyalakan genset secara Suara bising dari mesin Penurunan terhadap indra Pihak gedung menyediakan alat OHSAS 18001:2007 Klausul
8 8.1 N/A 8.1 K3 4 1 4 YA
periodik oleh pihak gedung genset pendengaran pelindung diri (earplug) 4.4.6

Menyalakan genset saat Suara bising dari mesin Penurunan terhadap indra Pihak gedung menyediakan alat OHSAS 18001:2007 Klausul
9 9.1 N/A 9.1 K3 4 1 4 YA
listrik dari PLN mati genset pendengaran pelindung diri (earplug) 4.4.6

11
GENERIC HAZARD
GENERIC
IDENTIFICATION
GENERIC
HAZARD
HAZARD
IDENTIFICATION
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT
& RISK
&DETERMINING
RISK
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTROLS QUALITY, HEALTH, SAFETY,
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
, PENILAIAN
ASPEK/BAHAYA
ASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN DAN
PENILAIAN
PENILAIAN
UMUMDAMPAK/RESIKO
DANDAMPAK/RESIKO
PENETAPANUMUM
PENGENDALIAN
UMUM
F/QHSE/28/R02

DEPARTEMEN : QHSE LOKASI : Head Office


WORKING UNIT : QHSE TANGGAL : 24 Agustus 2017 REVISI : 06
PROJECT : - HALAMAN : -

KONDISI RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL


BAHAYA (HAZARD)/ ASPEK POTENSI INSIDEN (POTENTIAL PENGENDALIAN PENGENDALIAN TAMBAHAN PERATURAN
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL INCIDENT) / DAMPAK K3/L YANG ADA SAAT INI / (diusulkan) / ADDITIONAL PERUNDANGAN /
ASPECT) N / AB / E LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL IMPACT) EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A CONTROL (recommended) S P R (SXP)
A PERSYARATAN LAINNYA

Menginformasikan kepada pihak


Normal 9.2 Polusi suara ke lingkungan sekitar L gedung agar memodifikasi genset 4 1 4 YA
(memasang peredam suara)

Keterangan : Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh


R (Risiko) = S (Severity) x P (Probability) E = Emergency
S (Severity) = Tingkat Kerusakan/ Bahaya AB = Abnormal
N = Normal
P (Probability) = Tingkat Kemungkinan K3 = Resiko K3
L = Dampak Lingkungan
A (Acceptable) = Resiko yang dapat diterima
Kriteria : Nama : Sugeng H Nama : Prasetio Aji Nama : Andri Yoshana
1-6 = Risiko rendah Jabatan : HSE Coordinator Jabatan : QA Officer Jabatan : MR
7 - 14 = Risiko sedang Tanggal : 24/08/2017 Tanggal : 24/08/2017 Tanggal :
15 - 25 = Risiko tinggi

12
QUALITY, HEALTH, SAFETY,
GENERIC HAZARD IDENTIFICATION
GENERIC HAZARD
& RISK
IDENTIFICATION
ASSESSMENT DETERMINING
& RISK ASSESSMENT
CONTROLS
ENVIRONMENTAL
IDENTIFIKASI ASPEK/BAHAYA
IDENTIFIKASI
, PENILAIANASPEK/BAHAYA
DAMPAK/RESIKO
DAN
UMUM
PENILAIAN
DAN PENETAPAN
DAMPAK/RESIKO
PENGENDALIAN
UMUM
xxxxxxx

DEPARTEMEN : LOKASI :
WORKING UNIT : TANGGAL : REVISI :
PROJECT : HALAMAN : dari

RISIKO SAAT INI RISIKO RESIDUAL PIC


PENGENDALIAN PERATURAN
Interset PENGENDALIAN TAMBAHAN (diusulkan) /
NO AKTIVITAS /PRODUK/ JASA Risko / Peluang YANG ADA SAAT INI / PERUNDANGAN /
parties ADDITIONAL CONTROL (recommended) R
EXISTING CONTROL S P R (SXP)
A S P A PERSYARATAN LAINNYA
(SXP)

Risiko : Kecelakaan dalam


1 Pelaksanaan pelatihan AK3 Umum 1.1 IP 2 N/A 3 3 M Tidak Melaksanakan training inhouse 1 1 L Ya BOD
perjalanan

Memilih lembaga training terpercaya,


1.2 Risiko : Training batal terlaksana IP 2, IP 1 N/A 3 3 M Tidak 3 1 L Ya HRD
contohnya : Midiatama

Peluang : Meningkatkan
1.3 IP 1, IP 2 N/A 2 3 M Ya
kompetensi karyawan

Peluang : Mendapatkan 6
1.4 IP 2 Memilih lembaga training terpercaya 3 3 H Ya
Sertifikat

Risiko : materi training tidak Pemilihan lembaga training terpercaya


1.5 IP2 2 2 L Ya
maksimal disampaikan dengan kehandalan team trainernya

Peluang : Materi bonus standar


IP1, IP2 N/A 3 3 H Ya
management system

risok : jatuh dari ketinggian,


1 pemindahan barang 1.1 karena menggunakan tangga ip1, ip2, n/a 3 3 H tidak memasang handrail 1.5 dan rapat 3 1
tanpa handrail. Fatal

1.2 Risiko : LBP karena pengangkatan beban 35 kg


Keterangan : Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh
R (Risiko) = S (Severity) x P (Probability) E = Emergency
S (Severity) = Tingkat Kerusakan/ Bahaya AB = Abnormal
N = Normal
P (Probability) = Tingkat Kemungkinan K3 = Resiko K3
A (Acceptable) = Resiko yang dapat diterima L = Dampak Lingkungan
Kriteria : Nama : Nama : Nama :
1-6 = Risiko rendah Jabatan : Jabatan : Jabatan :
7 - 14 = Risiko sedang Tanggal : Tanggal : Tanggal :
15 - 25 = Risiko tinggi
1.SEVERITY CRITERIA 1.KRITERIA TINGKAT KERUSAKAN

Acceptance Criteria expresses the level of Risk for the work task. The Risk Levels are calculated by Kriteria penerimaan menggambarkan tingkat resiko untuk gugus kerja. Tingkat-tingkat resiko dihitung
utilizing the Severity and Probable Recurrence = Severity Rating (Risk Level) using the following dengan memanfaatkan tingkat kerusakan/ bahaya dan kemungkinan kejadian berulang = penilaian
ratings. rangking kerusakan/ bahaya (tingkat resiko) dengan menggunakan ranking berikut ini.

1.SEVERITY CRITERIA 1.KRITERIA TINGKAT KERUSAKAN

The following Severity values shall be used when calculating Risks. Nilai kerusakan berikut akan digunakan saat menghitung resiko.

Severity level 1 : Tingkat kerusakan 1 :


·         Risk for personal injuries requiring First Aid treatment. ·         Resiko untuk kecelakaan perorangan yang membutuhkan pertolongan pertama.
·         Risk of spill to the Environmental pollution Slight, less than 10 litres. ·         Resiko tumpahan terhadap polusi lingkungan slight, kurang dari 10 liter.
·         Risk for Material Damage or Cost of Loss to the value Slight, less than US$ 1,000 or Downtime < ·         Resiko terhadap kerusakan material atau biaya kehilangan terhadap nilai slight, kurang dari US$
8 hours. 1,000 atau Downtime < 8 hours.
·         Reputation: Local exposure. ·         Reputasi: pemaparan local.

Severity level 2 : Tingkat kerusakan 2 :


·         Risk for personal injuries requiring Medical Treatment. ·         Resiko terhadap luka perorangan yang membutuhkan penanganan medis.
·         Risk for spill to the Environment Minor, < 100 litres. ·         Resiko tumpahan terhadap lingkunan Minor, < 100 litres.
·         Risk for Material Damage or Cost of Loss Minor, < US$ 10,000 or Downtime < 1 day. ·         Resiko terhadap kerusakan material atau biaya kehilangan Minor, < US$ 10,000 atau Downtime <
1 hari.
·         Reputation: State exposure. ·         Reputasi: pemaparan wilayah.

Severity level 3 : Tingkat kerusakan 3 :


·         Lost Time/ Restricted Injury. ·         Waktu yang hilang/ luka terbatas.
·         Risk of spill to the Environment Medium, < 5 M3. ·         Resiko tumpahan ke lingkungan Medium, < 5 M3.
·         Risk of Materials Damage or Cost of Loss Medium, < US$ 100,000 Downtime > 1 day ·         Resiko kerusakan material atau biaya kehilangan Medium, < US$ 100,000 Downtime > 1 hari
·         Reputation: National exposure. ·         Reputasi: pemaparan nasional.

Severity level 4 : Tingkat kerusakan 4 :


·         Single Fatality. ·         Kecelakaan fatal tunggal.
·         Risk of spill to the Environment Major, < 100 m3. ·         Resiko tumpahan terhadap lingkungan Major, < 100 m3.
·         Risk of Materials Damage or Cost of Loss < US$ 1,000,000, or Downtime > 1 week. ·         Resiko kerusakan material atau biaya kehilangan < US$ 1,000,000, atau Downtime > 1 minggu.

·         Reputation: Regional exposure. ·         Reputasi: pemaparan regional.

Severity level 5 : Tingkat kerusakan 5 :


·         Multiple Fatalities. ·         Kecelakaan fatal yang bermacam-macam.
·         Risk of spill to the Environment Massive, exceeding 100 M3. ·         Resiko tumpahan terhadap lingkungan Massive, melebihi 100 M3.
·         Risk of Operational Asset Damage Extensive with Cost of - Loss in excess of US$ 1,000,000, or ·          Resiko kerusakan asset operasional Extensive dengan biaya kehilangan lebih dari US$
Downtime > 1 month. 1,000,000, atau Downtime > 1 bulan.
·         Reputation : International exposure. ·         Reputasi: pemaparan internasional.
2. PROBABILITY FOR POTENTIAL INCIDENT SEVERITY 2. KEMUNGKINAN TERJADINYA KERUSAKAN KEJADIAN POTENSIAL
2. PROBABILITY FOR POTENTIAL INCIDENT SEVERITY 2. KEMUNGKINAN TERJADINYA KERUSAKAN KEJADIAN POTENSIAL

The following Probability for Potential Incident Severity values shall be used when calculating Risks : Nilai kemungkinan terjadinya kerusakan kejadian potensial berikut harus digunakan saat menghitung resiko:

Probability level 1: Tingkat kemungkinan 1:


Very Unlikely, but possible under extreme circumstances. Sangat Tidak Mungkin (Jarang), namun mungkin dalam kondisi ekstrim.

Probability level 2 : Unlikely, though conceivable. Tingkat kemungkinan 2: Kadang-kadang , walau kemungkinan ada.

Probability level 3 : Possible but unusual. Tingkat kemungkinan 3: Mungkin namun tidak biasa.

Probability level 4 : Likely not surprising. Tingkat kemungkinan 4 : Mungkin tidak mengagetkan.

Probability level 5 : Very Likely no doubt. Tingkat kemungkinan 5 : Sangat Mungkin (Hampir Pasti) tak ada keraguan.

Anda mungkin juga menyukai