Anda di halaman 1dari 4

SIKI

No Diagnosis Keperawatan SLKI SIKI


1 Gangguan pertukaran gas Terapi oksigen
b.d ketidakseimbangan (1.01026, Hal. 430,
ventilasi-perfusi d.d SIKI)
pneumonia Tindakan
Observasi :
1. Monitor kecepatan
aliran oksigen
2. Monitor posisi alat
terapi oksigen
3. Monitor aliran
oksigen secara
periodik dan
pastikan fraksi yang
diberikan cukup
4. Monitor tingkat
kecemasan akibat
terapi oksigen
5. Monitor integritas
mukosa hidung
akibat pemasangan
oksigen
Terapeutik :
1. Bersihkan sekret
pada mulut, hisung
dan trakea, jika
perlu
2. Pertahankan
kepatenan jalan
napas
3. Siapkan dan atur
peralatan pemberian
oksigen
4. Berikan oksigen
tambahan
5. Tetap berikan
oksigen saat pasien
ditransportasikan
6. Gunakan perangkat
oksigen yang sesuai
dengan tingkat
mobilitas pasien
Edukasi :
1. Ajarkan pasien dan
keluarga cara
menggunakan
oksigen di rumah
Kolaborasi :
1. Kolaborasi
penentuan dosis
oksigen
2. Kolaborasi
penggunaan oksigen
saat aktivitas dan/
atau tidur
Dukungan
ventilasi(1.01002,
Hal.49, SIKI)
Tindakan
Observasi :
1. Identifikasi efek
perubahan posisi
terhadap status
pernapasan
2. Monitor status
respirasi dan
oksigenasi
Terapeutik :
1. Pertahankan
kepatenan jalan
napas
2. Berikan posisi semi
fowler
3. Fasilitasi mengubah
posisi senyaman
mungkin
4. Berikan oksigenasi
sesuai kebutuhan
Edukasi :
1. Ajarkan melakukan
teknik relaksasi
napas dalam
2. Ajarkan mengubah
posisi secara
mandiri
3. Ajari teknik batuk
efektif
Kolaborasi :
1. Kolaborasi
pemberian
bronkhodilator

2 Defisit nutrisi b.d Manajemen nutrisi


keengganan untuk makan (1.03119, Hal.200,
d.d nafsu makan menurun SIKI)
Tindakan
Observasi :
1. Identifikasi status
nutrisi
2. Identifikasi alergi
dan dan intoleransi
makanan
3. Identifikasi
makanan yang
disukai
4. Identifikasi
kebutuhan kalori
dan jenis nutrien
5. Monitor asupan
makanan
6. Monitor berat badan
7. Monitor hasil
pemeriksaan
laboratorium
Terapeutik :
1. Lakukan oral
hygienesebelum
makan, jika perlu
2. Fasilitasi
menentukan
pedoman diet
3. Sajikan makanan
secara menarik dan
suhu yang sesuai
4. Berikan makanan
tinggi serat untuk
mencegah konstipasi
5. Berikan makanan
tinggi kalori dan
tinggi protein
6. Berikan suplemen
makanan
Edukasi :
1. Anjurkan posisi
duduk, jika mampu
2. Ajarkan diet yang
diprogramkan
Kolaborasi:
1. Kolaborasi
pemberian medikasi
sebelum makan
2. Kolaborasi dengan
ahli gizi untuk
menentukan jumlah
kalori dan jenis
nutrien yang
dibutuhkan
Pemberian makanan
(1.03125, Hal. 255,
SIKI)
Tindakan
Observasi :
1. Identifikasi
makanan yang
diprogramkan
2. Identifikasi
kemampuan
menelan
3. Periksa mulut untuk
residu pada akhir
makan
Terapeutik :
1. Lakukan kebersihan
tangan dan mulut
sebelum makan
2. Sediakan
lingkungan yang
menyenangkan
selama waktu makan
3. Berikan posisi
duduk, semi fowler
saat makan
4. Berikan makanan
hangat, jika
memungkinkan
5. Tawarkan mencium
aroma makanan
untuk merangsang
nafsu makan
6. Cuci muka dan
tangan setelah
makan
Edukasi :
1. Anjurkan orang tua
atau keluarga
membantu
memberikan
makanan kepada
pasien
Kolaborasi :
1. Kolaborasi
pemberian
antiemetil sebelum
makan