Anda di halaman 1dari 6

BAB 6

ACTIVITY BASED COSTING

OLEH

NAMA : DEWI NURTIKA

NIM : 105731111817

AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

2019
A. BIAYA PRODUK
Biaya produk dapat diklasifikasikan menjadi tiga kompoenen, yaitu biaya bahan baku, biaya
tenaga kerja langsung dan biaya overhead.
Biya bahan baku adalah penggunaan bahan-bahan yang dapat dilacak secara langsung ke dalam
produk atau jasa yang dihasilkan.Biaya ini dapat dialokasikan langsung ke produk karena
obeservasi secara fisik dapat digunakan untuk mengukur kuantitas yang dikonsumsi oleh setiap
produk.
Biaya tenaga kerja langsung merupakan tenaga kerja yang dapat dilacak secara langsung kedalam
produk atau jasa yang dihasilkan.Seperti bahan baku, obesevasi fisik dapat digunakan untuk
mengukur jumlah pengunaan tenaga kerja untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa.
Biaya overhead adalah semua biaya produksi selain bahan baku dan tenagakerja
langsung.Dalamperusahaan manufaktur, biaya overhead sering disebut sebagai beban
pabrik.Contoh gaji mandor pabrik, teknisi perawatan mesin pabrik, dan biaya penggunaan bahan
bakar mesin.
a. Biaya Per Unit
Biaya per unit (unit cost) adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan tiap satu unit
produk.Biaya yang dihitung berasal dari pembebanan biaya ke objek biaya seperti produk,
konsumen,pemasok dan bahan mentah.
Biaya per unit = Biaya total
Jumlah unit produksi

b. Penting Penentuan Biaya Per Unit Produk


1. Dasar penentuan harga.Jika manajemen mengetahui biaya produksinya maka mereka
akan dapat menentukan harga yang sekiranya tidak akan menimbulkan kerugian bagi
perusahaan
2. Dasar pembuatan keputusan.Jika manajemenmengetahui biaya produksi sebuah produk
maka dapat membandingkannya dengan harga jual produk pesaing.Berdsarkan hal
tersebut, manajer dapat menentukan apakah sebaiknya produkdihentikan produksinya
atau dapat terus dilanjutkan.
c. Penentuan Biaya Per Unit Produk
Biaya per unit produk dihitungdengan cara berikut ini.
Biaya bahan baku total+ biaya tenaga kerja
Biaya Per Unit =Langsung total+ biaya overhead total
Unit diproduksi total
d. Biaya Sesunggguhnya dan Biaya Normal
Biaya sesungguhnya. Pendekatan biaya sesungguhnya adalah perhitungan biaya produk atau
jasa menggunakan biaya yang sebenarnya terjadi untuk bahan baku,tenaga kerja langsung,dan
overhead.Biaya sesungguhnya dalam kaitan produksi adalah semua biaya yang dikeluarkan
untuk menghasilkan produk,mulai tahap praproduksi sampai produk selesai di produksi.
Biaya Normal. Pendekatan biaya normal adalah oenentuan biaya produk atau jasa
menggunakan biaya sesungguhnya dari bahan baku dan tenaga kerja,sedangkan biaya
overhead menggunakan pembebanan yang didsarkanpada estimasi biaya overhead yang
digunakan dalam satu periode.

Tarif overhead = Anggaran biaya overhead


Anggaran penggunakan aktivitas

B. METODE PENENTUAN BIAYA PRODUK


a. Tarif Tunggal
Berdasarkan pendekatan tarif tunggal, baiay overhead diasumsikan hanya dipicu oleh satu
pemicu pada semua fasilitas produksi ( pabrik) dan produk.Terdapat 2 tahapan dalam
perhitungan biaya overhead pabrik.
1. Penentuan tarif pembebanan overhead
Anggaran overhead diakumulasi menjadi satu untuk seluruh pabrik dengan langkah –
langkah sebagai berikut.
 Biaya diakumulasi secara sederhana dengan cara langsung menambahkan semua
biaya yang diharapkan akan terjadi selama satu periode dalam satu fasilitas
pabrik.
 Setelah biaya diakumulasi,dihitung tarif pembebanan berdasarkan satu pemicu
(driver) level unit.

Tarif overhead = Anggaran biaya overhead pabrik


Anggaran penggunaan aktivitas

2. Pembebanan Biaya Overhead


Overhead dibebankankan total=Tarif overhead X Aktivitas sesungguhnya
Setelah biaya overhead pabrik yang dibebankan ke produk diketahui, langkah terakhir
perhitungan sesungguhnya adalah menjumlahkannya dengn biaya bahan baku
sesungguhnya yang digunakan ditambah dengan biaya tenaga kerja langsung
sesungguhnya.
b. Tarif Departemental
Tahapan perhitungan biaya produk dengan tarif departemental adalah sebagai berikut.
1. Biaya overhead diseluruh pabrik dibagi dan dimasukkan kedalam kelompok-kelompok
departemen produkksi sehingga didaptkan kelompok biaya departemen.Setelah itu di
hitung tarif pembebanannya dengan rumus sebagai berikut.
Tarif overhead= anggaran biaya overhead
Anggaran penggunaan aktivitas
2. Biaya overhead dibebankan ke produk dengan cara mengalikan antara tarif biaya
overhead departemen dan jumlah pemicu yangdigunakan oleh produk departemen
tersebut.

C. KELEBIHAN SISTEM BIAYA BERBASIS UNIT


Kelebihan system biaya berbasis unit ada pada kemudhan aplikasinya.Data yang dibutuhkan
relative sederhana sehingga tidak memerlukan system informasi yang canggih dan mahal untuk
mendapatkannya.
D. KELEMAHAN SISTEM BIAYA BEBRASIS UNIT
1. Hasil penawaran sulit dijelaskan
2. Harga produk pesaing terlihat sangat murah dan tidak masuk akal padahal proses produksi
perusahaan sudah dilakukan seefisien mungkn.
3. Produk yang laku sulit menghasilkan kaba yang tinggi
4. Manajer operasional ingin menghentikan produk yang terlihat mengungtungkan karena
produk mengonsumsi beragam aktivitas yang sulit dijelaskan kaitannya dengan biaya produk
5. Tingkat laba sulit dijelaskan

E. PENENTUAN BIAYA PRODUK KONTEMPORER


Premis pendekatan ini adalah produk atau jasa perusahaan merupakan hasil dari aktivitas,dan
aktivtas merupakan penggunaan sumber daya yang menghasilkan biaya.

F. PROSEDUR PEMBEBANAN DUA TAHAP


ABC memebebankan biaya overhead pabrik ke objek dengan beberapa langkah.Pertama ,
mengedentfikasi sumber daya dan aktivitasDengan menggunakan dasar pemicu konsumen biaya
sember daya dapat dihitung tarif biaya per unit sumber daya yang digunakan.Selanjutnya, niaya
dibebankan ke dalam produk atau jasa dengan mengslikan tarif biaya per unitsetiap aktivitas
dengan jumlah aktivitas sesungguhnyayang digunakan oleh setiapobjek biaya.

G. LANGKAH-LANGKAH SISTEM ABC


1. Mengidentifikasi biaya sumber daya dan aktivitas
Tahap pertama adalah melakukan analisis aktivitas untuk mengidentifikasi biaya sumber daya
dan aktivitas diperusahaan.
Aktvitas dikelompokkan menjadi 4 level aktivitas sesuai dengan tingkatan yang dilakukan
aktivitas tersbbut.
a. Aktivitas level unit adalah aktivitas yang dilakukan dalam rangka menghasilkan satu unit
individual dari produk atau jasa.
b. Aktivitas lebih batch adalah aktivitas yang dilakukan untuk menghsilkan setiap batch
atau group dari produk atau jasa.
c. Aktivitas level produk adalah aktivitas yang dilkukan untuk mendukung produksi dari
satu tipe produk atau jasa yang spesfik
d. Aktivitas unit fasilitas adalah aktivitas pendukung operasi secara umum
2. Mengslokasikan biaya kedalam objek biaya
3. Mengalokasikan biaya aktivitas dalam objek biaya

Tarif overhead dibebankan= Anggaran biaya overhead per pool aktivitas


Aktivitas diestimasi per pool

H. PERBANDINGAN BIAYA PRODUK KONVENSIONAL DAN KONTEMPORER


Metode konvensional (tarif tunggaldandepartemental) cenderung kurang akurat dalam
membebankanbiaya overhead kedalam produk.Hal ini karena,pada pendekatan konvensional
terlelau menyederhanakan proses produksi uaut produk atau jasa.Prouk berbeda-beda
diasumsikan hanya menggunakan satu aktivtias pada keseluruhan proses produksi atau pada satu
departemen tertentu.Faktanya,suatu proses produksi membutuhkan banyak aktivitas yangtingkat
aktivitas konsumsinya berbeda-beda pada setiap jenis produk,dan dalam pengggunaan aktivitas
tersebutbelum tentu perbandingannya proporsional antar aktivitas untuk setiap produk atau jasa.
I. MANFAAT DAN KETERBATASAN ACTIVITY BASED COSTING
Manfaat ABC bagi perusahaan
1. Pnegukuran profitabilitas yang lebih baik.
2. Pembuatan keputusan yanglebih baik
3. Perbaikan proses
4. Estimasi biaya
5. Penentuan biaya kapasitas tak terpakai

Keterbatan ABC
1. Alokasi
Tidak semua biaya memiliki aktivitas atau pemicu konsumsi sumber daya yang
sesuai.Beberapa biaya perlu dialokasikan ke departemen dan produk berdasarkan pengukuran
volume arbiter karena aktivitas yang memicu biaya tidak praktis
2. Pengabaian biaya ( omission of cost)
Biaya produk atau jasa yang diidentifikasi oleh system ABC cenderung tidak memasukkan
semua biaya yang terkait dengan produk atau jasa,seperti biaya untuk aktivitas
pemasaran,riser periklanan, pemgembangan dan rekayasa produk.
3. Biaya dan Waktu
Salah satu kendala terbesar dalam penerapan ABC adalah besarnya biaya aplikasi dan
lamamnya proses implementasi ABC.Hal ini karena ABC bukan menghitung biaya produksi
semata,tetapi lebih mengarah pada cara manajemen mengidentifikasi aktivitas-aktivtias
dalam produksi,sumber daya yang dikonsumsinya.