Anda di halaman 1dari 6

SMKN 3 Kota Tangsel PMSM

Mata Diklat:
TBSM
Sistem Pengapian
PERBAIKAN SISTEM
PENGAPIANSEPEDA MOTOR
Nama Siswa :
Tanggal :

A. TUJUAN KHUSUS PEMBELAJARAN


Setelah melakukan praktik peserta dapat :
1. Mendiaknosa komponen sistem pengapian sepeda motor sesuai petunjuk.
2. Memeriksa komponen sistem pengapian sepeda motor sesuai petunjuk.
3. Menguji kerja komponen sistem pengapian sepeda motor sesuai petunjuk

B. KESELAMATAN KERJA
1. Menghindarkan kecelakaan dengan memperhatikan dan mempersiapkan kondisi yang
aman sebelum, selama dan sesudah bekerja.
2. Menghindarkan keruskan komponen atau barang dengan memilih atau menggunakan
alat yang tepat.
3. Menghindarkan kerusakan alat dengan mengikuti atau melaksanakan pekerjaan
berdasarkan prosedur atau petunjuk yang benar.

C. PERALATAN DAN BAHAN


1. Menyiapkan peralatan tangan, alat ukur, dan alat khusus untuk keperluan menservis
system pengapian (lihat gambar urutan kerja).
2. Menyiapkan bahan untuk menservis sistem pengapian sepeda motor (lihat gambar
urutan kerja).
.

1
LANGKAH- LANGKAH MENDIAGNOSA SISTEM PENGAPIAN

Hasil Diagnosa
Hasil Diagnosa “BAIK”
“TIDAK BAIK”
(1) (2) (3)
1 Periksa sekring/fuse Ganti sekring
2 Periksa battery Bersihkan terminal battery
Strom/Ganti battery
3 Periksa busi/ spark plug Setel celah busi/ganti busi
4 .Periksa jarak loncatan api Periksa cap busi
5 Sistim pengapian /lgnition system -
6 Periksa cap busi Ganti cap busi/ spark plug cap
7 Periksa coil pengapian/ ignition Ganti coil pengapianl ignition coil
8 Periksa crankshaft position Ganti crankshaft position sensor / unit
stator.
9 Periksa kunci kontak/main switch Ganti kunci kontak/main switch
10 Periksa engine stop switch Rangkaian engine stop switch rusak.
Ganti saklar tangkai kemudi kanan
11 Periksa lean angle sensor Ganti unit lean angle sensor
12 Periksa rangkaian kabel sistem pengapian Perbaiki sanrbungan atau ganti kabel
sistim pengapian
13 Ganti ECU

Memeriksa Sekring
Perhatian:
Untuk menghindari hubungan pendek, putar kunci kontak pada posisi"OFF" jika memeriksa
sekring atau mengganti sekring.
1. Buka tempat duduk
2. Periksa Sekring Pasang pocket tester dengan posisi "Ωx1"
3. Ganti sekring yang putus
a. Putar kunci kontak pada posisi "OFF'.
b. Pasang sekring pengganti yang baru, dengan amper yang sama.
c. Putar kunci kontak pada posisi "ON", dan periksa sistem aliran listrik.
d. Jika sekring terputus kembali, periksa sistem rangkaian kabel kelistrikan

Sekring yang diperlukan 20 A


4. Pasang jok/tempat duduk.

2
Memeriksa Ignition Coil

1. Periksa tahanan coil primary. Jika diluar spesifikasi,maka ganti koil Tahanan koil
primer 2,16 – 2,64 Ohm.
a. Lepaskan conector ignition coil dari terminal ignition coil.
b. Pasangkan pocket tester ( Ω x 1) ke ignition coil seperti pada gambar.

Kabel positive tester ( orange "1") dan kabel negative

Kabel positive tester ( orange "1") dan kabel negative tester (red/white "2")

c. Ukur tahanan coil primary.

1. Periksa tahanan coil secondary. Jika diluar spesifikasi,maka ganti koil

Tahanan coil secondary: 8,64 – 12,96 kΩ pada 200C (680F)


a) Lepaskan cap busi dari ignition coil.
b) Pasang pocket tester (Ω x 1k) pada ignition coil seperti pada gambar.

Kabel positive tester ( orange "1") dan kabel negative tester (red/white "2")

c. Ukur tahanan coil secondary.

3
Memeriksa Loncatan Bunga Api

Periksa loncatan api ignition spark gap diluar spesifikasi


Jika jarak loncatan api sesuai spesifikasi, minimum 6,0mm (0,24 in), rangkaian sistem
pengapian dalam kondisi baik.
a. Lepaskan cap busi dari kabel busi.
b. Pasang ignition checker "1" seperti gambar.

Mengukur tahanan cap busi.

1. Putar kunci kontak ke "ON" dan engine stop switch ke “ᴒ”.


2. Ukur jarak loncatan api "a".
3. Putar mesin dengan menekan tombol stafter atau dengan starter kaki dan secara
perlahan jauhkan jarak celah api pada ignition checker hingga loncatan api terputus

Pemeriksaan Sistem Pengapian

1. Jika tidak ada percikan bunga api pada busi, periksa semua sambungan terhadap
kontak longgar atau buruk sebelum mengukur voltase puncak.
2. Pakailah sebuah digital multimeter (impedansi minimum 10 MΩ/DCV)

4
Voltase Primer Ignition Coil

DAFTAR PUSTAKA

Drs. Bintoro. 2016, Perbaikan Mesin Sepeda Motor Step

5
PERBAIKAN SISTEM PENGAPIANSEPEDA MOTOR