Anda di halaman 1dari 13

BAB III

RANCANGAN AKTUALISASI

3.1. Identifikasi Isu


Dari berbagai masalah yang ada di Lingkup Puskesmas Waesala, saya
mengidentifikasi ada 4 isu yang bisa saya sampaikan, antara lain:
1. Belum Efektifnya Pelaporan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
2. Belum Terkontrolnya Penggunaan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
3. Belum Terkontrolnya Penyimpanan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
4. Belum Terkontrolnya Pendistribusian Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala

3.2. Isu Yang Diangkat


Dari isu yang telah di identifikasi diatas, maka dalam pemilihan isu dilakukan dengan
menggunakan metode USG sebagai berikut:
Table 3.1. Pemilihan Dan Penetapan Isu Dengan Menggunakan Metode USG
NO MASALAH U S G TOTAL RANGKING
NILAI
1 Belum Efektifnya Pelaporan Sediaan 5 5 5 15 I
Farmasi Di Puskesmas Waesala
2 Belum Terkontrolnya Penggunaan 5 4 5 14 II
Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
3 Belum Terkontrolnya Penyimpanan 5 4 4 13 III
Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
4 Belum Terkontrolnya Pendistribusian 5 4 3 12 IV
Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala

Keterangan :
U (Urgensi): seberapa mendesak isu tersebut untuk dibahas
S (Seriousness): seberapa seriusnya suatu isu tersebut untuk dibahas
G (Growth): seberapa besar kemungkinan memburuknya isu jika tidak ditangani segera.

1
3.3. Gagasan Pemecahan Isu dan Kegiatan
Setelah menentukan isu yang akan diangkat dengan menggunakan metode USG,
maka gagasan yang diambil untuk pemecahan isu yaitu: “Efektivitas Pelaporan Sediaan
Farmasi Di Puskesmas Waesala”.
Berdasarkan gagasan pemecahan isu diatas, maka kegiatan-kegiatan yang akan
dilakukan sebagai berikut:
1. Membuat buku registrasi pemakaian sediaan farmasi
2. Menyusun penyimpanan sediaan farmasi di gudang obat
3. Menyusun pendistribusian sediaan farmasi di setiap pustu
4. Membuat pencatatan sediaan farmasi
5. Membuat pelaporan laporan pemakaian-laporan permintaan obat (LP-LPO)

2
3.4. Kegiatan Inisiatif/ Kreatifitas
Unit Kerja : Puskesmas Waesala
Identifikasi Isu : 1. Belum Efektifnya Pelaporan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
2. Belum Terkontrolnya Penggunaan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
3. Belum Terkontrolnya Penyimpanan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala
4. Belum Terkontrolnya Pendistribusian Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala

Isu Yang Diangkat : Belum Efektifnya Pelaporan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala

Gagasan/ Pemecahan Isu : Efektivitas Pelaporan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Waesala

3
Keterkaitan Substansi Kontribusi Visi- Penguatan Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Hasil Kegiatan Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Konsultasi bersama 1.1.Bertemu dengan - Terjadi pertemuan Pada saat saya Dalam Dalam
pimpinan mengenai pimpinan - Laporan di terima berkonsultasi dengan melakukan melakukan
rancangan 1.2.Melaporkan diri oleh pimpinan pimpinan secara sopan kegiatan kegiatan
aktualisasi kepada pimpinan - Mendapatkan izin santun (Etika Publik), aktualisasi ini aktualisasi ini
bahwa saya peserta melakukan kegiatan dan berkomunikasi saya maka nilai
latsar yang sedang aktualisasi dari dengan menggunakan mendukung visi organisasi yang
mengadakan pimpinan bahasa Indonesia puskesmas akan diperkuat
aktualisasi - Pimpinan (Nasionalisme),kemudian waesala yaitu yaitu: bersikap
1.3.Menyampaikan memberikan respon pimpinan memberikan Terwujudnya sopan santun,
maksud dan tujuan yang baik untuk respon dan tanggung pelayanan hormat
tentang rancangan melaksanakan jawab (Akuntabilitas) kesehatan yang menghormati,
aktualisasi untuk melaksanakan terjangkau, saling
- Terjadinya konsep kegiatan aktualisasi. merata, menghargai dan
rancangan kegiatan paripurna dan bertanggung
bermutu, juga jawab terhadap
mendukung tugas yang
misi puskesmas telah diberikan
waesala yaitu

4
Meningkatkan
mutu pelayanan
kesehatan
secara
menyeluruh
meliputi
promotif,
preventif dan
kuratif
2 Membuat buku 2.1. Mengumpulkan - Terkumpulnya Dalam pengumpulan Dalam Dalam
registrasi semua resep yang penggunaan resep resep dan laporan melakukan melakukan
pemakaian sediaan ada dan data –data pemakaian sediaan kegiatan kegiatan
farmasi 2.2. mencatat sediaan farmasi di farmasi dari setiap pustu aktualisasi ini aktualisasi ini
pemakaian sediaan setiap pustu sangat jelas saya maka nilai
farmasi yang - Mendapatkan jenis (Akuntabilitas). mendukung visi organisasi yang
digunakan dalam dan jumlah sediaan puskesmas akan diperkuat
resep farmasi yang telah waesala yaitu yaitu:
2.3. Mengumpulkan digunakan Terwujudnya Akuntabel
semua laporan - Mendapatkan pelayanan
pemakaian sediaan jumlah resep yang kesehatan yang
farmasi yang dipakai terjangkau,

5
digunakan di setiap - Mendapatkan jenis merata,
pustu dan jumlah paripurna dan
2.4. Catat pemakaian pemakaian sediaan bermutu, juga
sediaan farmasi farmasi yang mendukung
yang digunakan digunakan di setiap misi puskesmas
disetiap pustu pustu waesala yaitu
Meningkatkan
kemampuan,
keterampilan
dan dedikasi
petugas
kesehatan
dalam
pelayanan
kesehatan
3 Menyusun 3.1.Mengatur sediaan - Mendapatkan jenis Mengatur penyimpanan Dalam Dalam
penyimpanan farmasi berdasarkan sediaan farmasi dan jenis dan jumlah sediaan melakukan melakukan
sediaan farmasi di jenis sediaan jumlah sediaan farmasi dengan jujur dan kegiatan kegiatan
gudang obat farmasi dan bentuk farmasi yang tanggung jawab (Anti aktualisasi ini aktualisasi ini
sediaan farmasi tercatat di dalam Korupsi) saya maka nilai
kemudian disusun kartu stok sediaan mendukung visi organisasi yang

6
berdasarkan farmasi. puskesmas akan diperkuat
alfabetis setelah itu - Mengetahui jenis waesala yaitu yaitu: Jujur,
diatur menggunakan dan jumlah sediaan Terwujudnya bertanggung
prinsip FIFO dan farmasi yang mau/ pelayanan jawab
FEFO hampir ED. kesehatan yang
3.2. Menghitung jumlah - Mendapatkan jenis terjangkau,
sediaan farmasi dan sediaan farmasi merata,
mengisi kartu stock yang jumlahnya paripurna dan
sediaan farmasi masih banyak. bermutu, juga
mendukung
misi puskesmas
waesala yaitu
Meningkatkan
kemampuan,
keterampilan
dan dedikasi
petugas
kesehatan
dalam
pelayanan
kesehatan

7
4 Menyusun 4.1. Menerima laporan - Mengetahui jenis Dalam mendistribusikan Dalam Dalam
pendistribusian pemakaian dan dan jumlah sediaan farmasi kesetiap melakukan melakukan
sediaan farmasi ke laporan permintaan pemakaian sediaan pustu dilakukan dengan kegiatan kegiatan
setiap pustu obat dari setiap farmasi dari setiap rasa penuh tanggung aktualisasi ini aktualisasi ini
pustu pustu setiap bulan jawab (Etika Publik), saya maka nilai
4.2. Mengecek - Mengetahui jenis Adil (Anti Korupsi) dan mendukung visi organisasi yang
permintaan obat apa dan jumlah sediaan memberikan pelayanan puskesmas akan diperkuat
saja yang diminta farmasi apa saja yang baik (Komitmen waesala yaitu yaitu: adil,
dari setiap pustu yang masih ada di Mutu). Terwujudnya bertanggung
disesuaikan dengan setiap pustu pelayanan jawab dan
sisa stock obat - Mengetahui jenis kesehatan yang memberikan
bulan sebelumnya di dan jumlah sediaan terjangkau, pelayanan yang
pustu tersebut farmasi yang merata, baik
4.3. Mencatat setiap dibutuhkan di setiap paripurna dan
jenis dan jumlah pustu bermutu, juga
sediaan farmasi mendukung
yang diminta dari misi puskesmas
setiap pustu ke waesala yaitu
dalam kartu stok Meningkatkan
4.4. Mencatat jenis dan kemampuan,
jumlah sediaan keterampilan

8
farmasi yang di dan dedikasi
distribusikan ke petugas
setiap pustu kesehatan
kedalam buku dalam
register. pelayanan
4.5. Memberikan kesehatan
sediaan farmasi
kesetiap pustu yang
telah disiapkan
sesuai dengan
catatan permintaan
sediaan farmasi
5 Membuat 5.1. Mencatat setiap - Mendapatkan jenis Dalam proses pencatatan Dalam Dalam
pencatatan sediaan proses penggunaan, dan jumlah sediaan sediaan farmasi dilakukan melakukan melakukan
farmasi permintaan, farmasi yang sesuai. secara jujur dan kegiatan kegiatan
pengeluaran dan bertanggung jawab aktualisasi ini aktualisasi ini
pendistribusian (Anti Korupsi) saya maka nilai
sediaan farmasi mendukung visi organisasi yang
setiap bulan puskesmas akan diperkuat
waesala yaitu yaitu: Jujur dan
Terwujudnya bertanggung

9
pelayanan jawab
kesehatan yang
terjangkau,
merata,
paripurna dan
bermutu, juga
mendukung
misi puskesmas
waesala yaitu
Meningkatkan
kemampuan,
keterampilan
dan dedikasi
petugas
kesehatan
dalam
pelayanan
kesehatan
6 Membuat pelaporan 6.1. Menyiapkan - Mengetahui cara Dalam proses pembuatan Dalam Dalam
laporan pemakaian- blangko LP-LPO pengisian blangko LP-LPO dilakukan secara melakukan melakukan
laporan permintaan 6.2. Mengisi jumlah sisa LP-LPO jujur (Etika Publik) dan kegiatan kegiatan

10
obat (LPLPO) stok sediaan farmasi - Mengetahui jenis bertanggung jawab aktualisasi ini aktualisasi ini
pada bulan dan jumlah sediaan (Anti Korupsi). saya maka nilai
sebelumnya farmasi yang masih Pelaporan LP-LPO mendukung visi organisasi yang
6.3. Mengisi persediaan ada dan sudah habis dilaporkan secara puskesmas akan diperkuat
jumlah sediaan lewat kartu stok transparan waesala yaitu yaitu: Jujur,
farmasi yaitu - Mengetahui sediaan (Akuntabilitas) kepada Terwujudnya bertanggung
dengan farmasi apa saja pimpinan dan dinas pelayanan jawab dan
menjumlahkan sisa yang telah habis kesehatan oleh pihak kesehatan yang Transparan
stok sediaan farmasi dan akan habis gudang farmasi. terjangkau,
sebelumnya dengan kemudian dilakukan merata,
penerimaan sediaan permintaan sediaan paripurna dan
farmasi farmasi ke gudang bermutu, juga
6.4. Mengisi jumlah farmasi mendukung
pemakaian sediaan - Mengetahui jumlah misi puskesmas
farmasi (apotek dan resep setiap bulan waesala yaitu
pustu) yang masuk Meningkatkan
6.5. Mengisi sisa stok - Terlaksananya kemampuan,
sediaan farmasi pembuatan LP-LPO keterampilan
dengan dengan cara dan diterima oleh dan dedikasi
jumlah sediaan obat pimpinan petugas
dikurangi jumlah kesehatan

11
pemakaian dalam
6.6. Mengisi jumlah pelayanan
kunjungan resep kesehatan
6.7. Melaporkan LP-
LPO kepada
pimpinan
6.8. Melaporkan LP-
LPO yang sudah
ditanda tangani oleh
pimpinan, kemudian
dilaporkan LP-LPO
kepada dinas
kesehatan
kabupaten seram
bagian barat oleh
pihak gudang
farmasi

12
LEMBAR PENGESAHAN

EFEKTIVITAS PEMBUATAN LAPORAN SEDIAAN FARMASI


DI PUSKESMAS WAESALA

OLEH:

ANITHA JUN MENDE, S. Farm., Apt.


NDH: 05/ D/ LATSAR GOL.III/VII/Kab.SBB/2019

Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan VII


Lingkup Pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Barat
Tahun 2019

Telah disetujui untuk diseminarkan


Pada Tanggal: November 2019
Di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku

Mengesahkan

Coach Mentor

John R. J. Lewerissa, S. Pd., M. Kes Ahmad Taniloton, S. Kep.


NIP. 196703071991031013 NIP.197309061995031001

13