Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH

Tentang

NILAI MUTLAK
D
I
S
U
S
U
N

O L E H :

NAMA : 1. ANGGIE TRIE UTAMI


2. NABILAH SAVITRI
3. NUR SAIDAH
4. MUHAMMAD WANDI ALRIDO

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA

KELAS : X - 1

GURU PEMBIMBING :

SMA NEGERI 2 PLUS PANYABUNGAN


YAYASAN MARBISUK
T.P. 2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah,
Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam
bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai
salah satu acuan.
Dalam penulisan Makalah ini kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tak
terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, dalam rangka
penyelesaian Makalah yang berjudul “NILAI MUTLAK”.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi para pembaca, sehingga penulis dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga
kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki
sangat kurang. Oleh kerena itu penulis harapkan kepada para pembaca untuk memberikan
masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Panyabungan, 2019

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................................ i

DAFTAR ISI.............................................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................... 1

1. Latar Belakang.................................................................................................... 1

2. Tujuan ................................................................................................................. 1

BAB II PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN NILAI MUTLAK....................................................................... 2

2. PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK........................ 3

BAB III PENUTUP

1. KESIMPULAN.................................................................................................... 6

2. SARAN................................................................................................................ 6

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Dalam pembuatan makalah ini, kami memilih judul “Nilai Mutlak” karena, Materi ini
merupakan teori dasar yang biasa sering digunakan dalam kehidupan sehari - hari.

Dalam Makalah ini kita akan membahas tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai
Mutlak, dalam bagian makalah ini dibahas tentang nilai mutlak, Persamaan Nilai mutlak, sifat-
sifat Pertidaksamaan Nilai Mutlak. Materi ini merupakan Persyaratan dasar dalam
Mempelajari kalkulus Lainnya.

Dan tidak hanya itu, dalam pengambilan judul ini karena, masih banyak beberapa
pembaca yang belum mengetahui dan memahami tentang materi ini. Sehingga sering membuat
keliruan dalam mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari – hari.

2. Tujuan
Adapun tujuan dalam pembuatan Makalah ini, yakni :
· Memberikan dan menambah wawasan kepada pembaca.
· memberikan kemudahan dalam pembelajaran
· Dan diutamakan untuk memenuhi tugas Kapita Selekta.

1
BAB II
PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN NILAI MUTLAK


Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita diharapkan pada permasalahan yang
berhubungan dengan jarak. Misalnya kita ingin menghitung jarak antara kota yang satu dengan
kota yang lainya, atau jarak antara dua patok tertentu. Dalam kaitannya dengan pengukuran jarak
antara dua tempat ini, timbulah sesuatu keistimewaan, bahwa jarak ini NILAInya selalu positif.
Dengan kata lain pengukuran jarak antara dua tempat nilainya tidak pernah negatif.

Secara khusus, dalam matematika untuk memberikan jaminan bahas sesuatu itu nilainya
selalu positif diberikanlah suatu pengertian yang sering kita namakan sebagai nilai mutlak.
Jadi, Nilai Mutlak adalah suatu konsep dalam matematika yang menyatakan selalu
positif. Secara matematis pengertian nilai mutlak dari setiap bilangan real x yang ditulis dengan
simbol │x│, ialah nilai positif dari nilai x dan -x.

Nilai mutlak atau disebut juga nilai absolut menggambarkan jarak nomor di baris nomor
dari 0 tanpa mempertimbangkan jumlah dari arah mana nol terletak. Nilai absolut dari nomor
tidak pernah negatif.

Penjelasan Nilai Mutlak


Misalnya Nilai absolut dari 5 adalah 5 (jarak dari 0 yaitu 5 unit), Nilai mutlak dari -5 adalah 5
(jarak dari 0: 5 unit). Lihat gambar:
Nilai mutlak dari 2 + -7 adalah 5 (jumlah jarak dari 0: 5 unit). Lihat gambar:
Nilai mutlak dari 0 = 0, kita tidak mengatakan bahwa nilai absolut tersebut dari angka positif.Nol
tidak negatif atau positif.

Mari kita lanjutkan belajar nilai mutlak dengan contohnya di bawah ini.
Simbol untuk nilai mutlak adalah dua garis lurus, sekitarnya jumlah atau ekspresi yang
mengindikasikan nilai mutlak.
| 6 | = 6 berarti nilai absolut dari 6 adalah 6.
| -6 | = 6 berarti nilai absolut dari negative6 adalah 6.
| -2 – x | berarti nilai absolut dari negative2 dikurangi x.
– | x | berarti nilai negatif dari nilai absolut dari x.

Dari sudut pandang geometri, nilai mutlak dari x ditulis | x |, adalah jarak dari x ke 0 pada garis
bilangan real. Karena jarak selalu positif atau nol maka nilai mutlak x juga selalu bernilai positif
atau nol untuk setiap x bilangan real.

Secara formal, nilai mutlak x didefinisikan dengan :


| x | = -x jika x ≥ 0
| x | = -x jika x < 0

Definisi diatas dapat kita maknai sebagai berikut :


Nilai mutlak bilangan positif atau nol adalah bilangan itu sendiri dan nilai mutlak bilangan
negatif adalah lawan dari bilangan tersebut.

Sebagai contoh,
|7|=7
|0|=0
| -4 | = -(-4) = 4

Jadi, jelas bahwa nilai mutlak setiap bilangan real akan selalu bernilai positif atau nol.

2
2. PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK
Diawal telah disinggung bahwa nilai mutlak x adalah jarak dari x ke nol pada garis
bilangan real. Pernyataan inilah yang akan kita gunakan untuk menemukan solusi dari persamaan
dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linier.
| x | = a dengan a > 0
Persamaan | x | = a artinya jarak dari x ke 0 sama dengan a. Perhatikan gambar berikut.

Jarak -a ke 0 sama dengan jarak a ke 0, yaitu a. Pertanyaannya adalah dimana x agar jaraknya ke
0 juga sama dengan a.

Posisi x ditunjukkan oleh titik merah pada gambar diatas, yaitu x = -a atau x = a. Jelas terlihat
bahwa jarak titik tersebut ke nol sama dengan a. Jadi, agar jarak x ke 0 sama dengan a, haruslah x
= -a atau x = a.

| x | < a untuk a > 0


Pertaksamaan | x | < a, artinya jarak dari x ke 0 kurang dari a. Perhatikan gambar berikut.

Posisi x ditunjukkan oleh ruas garis berwarna merah, yaitu himpunan titik-titik diantara -a dan a
yang biasa kita tulis -a < x < a. Jika kita ambil sebarang titik pada interval tersebut, sudah
dipastikan jaraknya ke 0 kurang dari a. Jadi, agar jarak x ke 0 kurang dari a, haruslah -a < x < a.

| x | > a untuk a > 0


Pertaksamaan | x | > a artinya jarak dari x ke 0 lebih dari a. Perhatikan gambar berikut.

Posisi x ditunjukkan oleh ruas garis berwarna merah yaitu x < -a atau x > a. Jika kita ambil
sebarang titik pada interval tersebut, sudah dipastikan jaraknya ke 0 lebih dari a. Jadi, agar jarak x
ke nol lebih dari a, haruslah x < -a atau x > a.

Secara intuitif, uraian-uraian diatas dapat kita simpulkan sebagai berikut :

SIFAT : Untuk a > 0 berlaku


a. | x | = a ⇔ x = a atau x = -a
b. | x | < a ⇔ -a < x < a
c. | x | > a ⇔ x < -a atau x > a

Contoh 1
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 7| = 3

Jawab :
Berdasarkan sifat a :
|2x - 7| = 3 ⇔ 2x - 7 = 3 atau 2x - 7 = -3
|2x - 7| = 3 ⇔ 2x = 10 atau 2x = 4
|2x - 7| = 3 ⇔ x = 5 atau x = 2

Jadi, HP = {2, 5}.

Contoh 2
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 1| = |x + 4|

Jawab :
Berdasarkan sifat a :
|2x - 1| = |x + 4| ⇔ 2x - 1 = x + 4 atau 2x - 1 = -(x + 4)
|2x - 1| = |x + 4| ⇔ x = 5 atau 3x = -3
|2x - 1| = |x + 4| ⇔ x = 5 atau x = -1
Jadi, HP = {-1, 5}.

3
Contoh 3
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 1| < 7

Jawab :
Berdasarkan sifat b :
|2x - 1| < 7 ⇔ -7 < 2x - 1 < 7
|2x - 1| < 7 ⇔ -6 < 2x < 8
|2x - 1| < 7 ⇔ -3 < x < 4
Jadi, HP = {-3 < x < 4}.
Contoh 4
Tentukan himpunan penyelesaian dari |4x + 2| ≥ 6

Jawab :
Berdasarkan sifat c :
|4x + 2| ≥ 6 ⇔ 4x + 2 ≤ -6 atau 4x + 2 ≥ 6
|4x + 2| ≥ 6 ⇔ 4x ≤ -8 atau 4x ≥ 4
|4x + 2| ≥ 6 ⇔ x ≤ -2 atau x ≥ 1

Jadi, HP = {x ≤ -2 atau x ≥ 1}.

Contoh 5
Tentukan penyelesaian dari |3x - 2| ≥ |2x + 7|

Jawab :
Berdasarkan sifat c :
|3x - 2| ≥ |2x + 7|
⇔ 3x - 2 ≤ -(2x + 7) atau 3x - 2 ≥ 2x + 7
⇔ 5x ≤ -5 atau x ≥ 9
⇔ x ≤ -1 atau x ≥ 9

Jadi, HP = {x ≤ -1 atau x ≥ 9}

Contoh 6
Tentukan himpunan penyelesaian dari 2 < |x - 1| < 4

Jawab :
Ingat : a < x < b ⇔ x > a dan x < b

Jadi, pertaksamaan 2 < |x - 1| < 4 ekuivalen dengan


|x - 1| > 2 dan |x - 1| < 4

Berdasarkan sifat c :
|x - 1| > 2 ⇔ x - 1 < -2 atau x - 1 > 2
|x - 1| > 2 ⇔ x < -1 atau x > 3 ................(1)

Berdasarkan sifat b :
|x - 1| < 4 ⇔ -4 < x - 1 < 4
|x - 1| < 4 ⇔ -3 < x < 5 ............................(2)

Irisan dari (1) dan (2) diperlihatkan oleh garis bilangan berikut

Jadi, HP = {-3 < x < -1 atau 3 < x < 5}

Menggunakan Definisi untuk Menyelesaikan Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak


Dalam menyelesaikan persamaan dan pertaksamaan nilai mutlak bentuk linier dengan
menggunakan definisi, akan sangat membantu jika bentuk |ax + b| kita jabarkan menjadi
|ax + b| = ax + b jika x ≥ -b/a
|ax + b| = -(ax + b) jika x < -b/a
4
Untuk langkah-langkah penyelesaiannya dapat disimak pada contoh-contoh berikut.

Contoh 7
Jabarkan bentuk nilai mutlak berikut :
a. |4x - 3|
b. |2x + 8|

Jawab :
a. Untuk |4x - 3|
|4x - 3| = 4x - 3 jika x ≥ 3/4
|4x - 3| = -(4x - 3) jika x < 3/4

b. Untuk |2x + 8|
|2x + 8| = 2x + 8 jika x ≥ -4
|2x + 8| = -(2x + 8) jika x < -4

Contoh 8
Nilai x yang memenuhi persamaan |x - 2| = 2x + 1 adalah...

Jawab :
|x - 2| = x - 2 jika x ≥ 2
|x - 2| = -(x - 2) jika x < 2

Untuk x ≥ 2
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ x - 2 = 2x + 1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -x = 3
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ x = -3
Karena x ≥ 2, maka x = -3 tidak memenuhi

Untuk x < 2
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -(x - 2) = 2x + 1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -x + 2 = 2x + 1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ -3x = -1
|x - 2| = 2x + 1 ⇔ x = 1/3
Karena x < 2, maka x = 1/3 memenuhi.

Jadi, nilai x yang memenuhi persamaan diatas adalah x = 1/3.

5
BAB III
PENUTUP

1. Kesimpulan

Telah kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu dasar dari hamper semua mata
pelajaran, dan sering digunakan pula dalam kehidupan sehari – hari. dalam materi nilai mutlak
merupakan salah satu ilmu yang biasa digunakan dalam pembangunan, karena hasil nilai yang
selalu positif memudahkan untuk menyelesaikan berbagi mascam masalah. dan kaerana sifat-
sifatnya yang tidak terlalu banyak dan mudah dipahami. sehingga membuat materi ini sering
diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari.

2. Saran
Dalam mempelajari materi nilai mutlak ini, terlebih dahulu kita harus memahami konsep
dari nilai mutlak itu sendiri, sehingga kita bisa lebih mudah dalam menyelesaikan soal-soal baik
persamaan maupun pertidaksamaan nilai mutlak.dengan mempelajari materi nilai mutlakjuga,
kita bisa menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari, contohnya ; jika kita ingin menghitung
jarak antar kota yang satu dengan kota yang lain atau jarak antara dua patok tertentu kita bisa
menggunakan konsep nilai mutlak.