Anda di halaman 1dari 10

Sejarah Perkembangan Drainase Perkotaan

Nama : MARTINUS HUWAE


NIM : 1317013033
Mata Kuliah : Perencanaan Drainase
Kelas/Semester : Transportasi(D3 T.Sipil)/V(lima)

POLITEKNIK NEGERI AMBON


JURUSAN TEKNIK SIPIL
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa, atas berkat dan rahmatNya saya masih
diberi kesempatan untuk menyelesaikan karya ilmiah ini. Saya mengucapkan banyak
terima kasih kepada dosen pengajar yang telah memberikan tugas ini, dalam menambah
wawasan dan pengetahuan tentang sejarah perkembangan drainase perkotaan. Tak lupa
ucapan terima kasih saya kepada teman – teman yang telah membantu dan mendukung
saya dalam menyelesaikan karya ilmiah ini.
Saya menyadari bahwa dalam penyusuan karya ilmiah ini masih banyak terdapat
kekurangan dan kelemahan. Untuk itu, kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan
dalam menyempuranakan karya ilmiah ini.

Ambon, 07 Desember 2018

Penulis
Daftar Isi

KATA PENGANTAR ........................................................................................2


DAFTAR ISI .......................................................................................................3
1.PENDAHULUAN ...........................................................................................4
A.Latar belakang .....................................................................................4
B.Rumusan masalah ................................................................................4
C.Tujuan Penelitian .................................................................................4
2.METODE PENELITIAN .................................................................................5
A.Jenis Penilitian ....................................................................................5
B.Metode Pengumpulan Data .................................................................5
3.PEMBAHASAN ..............................................................................................6
4.PENUTUP ........................................................................................................9
A.Kesimpulan .........................................................................................9
B.Saran ....................................................................................................9
5.Referensi; .........................................................................................................10
1. Pendahuluan
A. Latar belakang
Drainase merupakan infrastruktur penting dalam suatu pemukiman, baik di perkotaan
maupun di pedesaan. Tanpa drainase suatu pemukiman akan mengalami masalah dengan
pengendalian air berlebih ,seperti hujan, dan dampaknya pasti akan mengganggu aktifitas
masyarakat yang tinggal di pemukiman tersebut. Karna masalah – masalah pengendalian
air inilah, drainase dibuat dan berkembang sampai saat ini.
Pada penulisan karya tulis ini, saya mencoba memaparkan sejarah perkembangan
drainase berdasarkan sumber referensi dari penulisan karya tulis ini. Penulisan ini telah
disusun sedemikian rupa sesuai dengan topik yang dibahas, dengan materi serta
pembahasan secara garis besar. Berikut ini adalah isi daripada karya tulis yang sudah
saya buat. Semoga anda membacanya dan memperoleh pengetahuan seperti yang anda
inginkan sebelumnya.

B. Rumusan masalah
Dalam Penulisan ini, rumusan masalah yang saya dapat simpulkan sesuai dengan
masalah pada judul penulisan saya adalah sebagai berikut;
1. Apa itu drainase? Dan
2. Bagaimana sejarah perkembangan drainase?

C. Tujuan Penelitian
1. Untuk memahami tentang drainase dan sejarah perkembangannya
2. Metode Penelitian
A. Jenis Penilitian
Jenis penelitian yang penulis terapkan pada hasil penelitian ini adalah jenis penelitian
kuantitatif. Penulis memilih jenis penelitian tersebut karena disebabkan jangka waktu
yang hanya sebentar sehingga tidak memungkinkan untuk menerapkan jenis penelitian
kualitatif.

B. Metode Pengumpulan Data


a) Metode Study Pustaka
Yaitu berupa kajian literature yang sesuai dengan penelitian baik berupa buku maupun
dari sumber internet.
3. Pembahasan
A. Drainase
Drainase berasal dari bahasa inggris yaitu drainage yang berarti mengalirkan,
menguras, membuang atau mengalirkan air. Dalam bidang teknik sipil, drainase seecara
umum dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan teknis untuk mengurangi kelebihan
air, baik yang berasal dari hujan, rembesan maupun kelebihan air irigasi di suatu
kawasan/lahan sehingga fungsinya tidak terganggu dan dapat difungsikan secara
optimal. (Dr. Ir. Suripin, M. Eng 2004).

B. Sejarah Perkembangan Drainase


Ilmu drainase perkotaan bermula tumbuh dari kemampuan manusia mengenali lembah-
lembah sungai yang mampu mendukung kebutuhan hidupnya. Adapun kebutuhan pokok
tersebut berupa penyediaan air bagi keperluan rumah tangga, pertanian, perikanan,
transportasi dan kebutuhan sosial budaya.
Dari siklus keberadaan air di suatu lokasi dimana manusia bermukim, pada masa
tertentu selalu terjadi keberadaan air secara berlebih, sehingga menganggu kehidupan
manusia itu sendiri. Selain daripada itu, kegiatan manusia semakin bervariasi sehingga
menghasilkan limbah kegiatan berupa air buangan yang dapat menggangu kualitas
lingkungan hidupnya. Berangkat dari kesadaran akan arti kenyamanan hidup sangat
bergantung pada kondisi lingkungan, maka orang mulai berusaha mengatur lingkungannya
dengan cara melindungi daerah pemukimannya dari kemungkinan adanya gangguan air
berlebih atau air kotor.
Pembangunan sistem drainase pertama kali ada di Mohenjo Daro dan Harappa di India,
tepatnya di lembah Indus(3300-1300 SM ; 2600-1900 SM). kota Mohenjo Daro dan Harappa
(yang berjarak 600m) merupakan kota tertua di dunia , dengan tata kotanya yang sangat teratur.
Jalan rayanya sangat luas dan setiap ± 40 m di potong oleh jalan yang kecil yang juga luas dan
diperlengkapi dengan drainase. Drainase ini dibuat dengan batu bata yang di keringkan dengan
matahari dan dibakar untuk saluran air.
Gambar 1. sistem drainase Mohenjo Daro dan Harappa di India, tepatnya di lembah
Indus(3300-1300 SM ; 2600-1900 SM)

Dari sekumpulan pengalaman terdahulu dalam lingkungan masyarakat yang masih


sederhana, ilmu drainase perkotaan dipelajari oleh banyak bangsa.
Sebagai contoh Babilon mengusahakan lembah sungai Eufrat dan Tigris sebagai lahan
pertanian yang dengan demikian pasti tidak dapat menghindahari permasalahan drainase.
Orang Mesir telah memanfaatkan air sungai Nil dengan menetap sepanjang lembah yang
sekaligus rentan terhadap gangguan banjir.
Tepengaruh dengan perkembangan sosial budaya suatu masyarakat atau suku bangsa,
ilmu drainase perkotaan akhirnya harus ikut tumbuh dan berkembang sesuai dengan
perubahan tata nilai yang berlangsung di lingkungannya.
Harus diakui bahwa pertumbuhan dan perkembangan ilmu drainase perkotaan
dipengaruhi oleh perkembangan ilmu hidrolika, matematika, statiska, fisika, kimia,
komputasi dan banyak lagi yang lain, bahkan juga ilmu ekonomi dan sosial sebagai ibu
asuhnya pertama kali. Ketika didominasi oleh ilmu hidrologi, hidrolika, mekanika tanah,
ukur tanah, matematika, pengkajian ilmu drainase perkotaan masih menggunakan konsep
statiska.
Namun, dengan semakin akrabnya hubungan ilmu drainase perkotaan dengan
statiska, kesehatan, lingkungan, sosial ekonomi yang umumnya menyajikan suatu telaah
akan adanya ketidakpastian dan menuntut pendekatan masalah sacara terpadu (intergrated)
maka ilmu drainase perkotaan semakin tumbuh menjadi ilmu yang mempunyai dinamika
yang cukup tinggi (H.A Halim Hasmar, 2011).
4. PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Drainase mulai dibuat pertama kali
di kota Mohenjo Daro dan Harappa di lembah indus(3300-1300 SM ; 2600-1900 SM) , dan
berkembang sampai saat ini untuk mengatasi persoalan – persoalan sistem pengendalian
air berlebih, limbah dan lain-lain.

B. Saran
Dari sejarah Perkembangan Drainase, kita mengenal sistem perencanaan drainase maka
Sistem perencanaan drainase harus di pelajari dengan sungguh-sungguh agar mampu
merencanakan sistem drainase yang baik dan effisien.
5. Referensi;
https://www.academia.edu/12743353/DRAINASE
https://idm.wikipedia.org/wiki/Drainase
https://nationalgeographic.grid.id/read/13292166/sistem-drainase-tertata-di-peradaban-
kuno-mohenjo-daro?page=all