Anda di halaman 1dari 3

RESUME

KONSEP ASURANSI

Resume ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah sistem Keperawatan Komunitas IV

Disusun oleh :

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA

2019
A. Definisi Asuransi
Asuransi kesehatan adalah suatu sistem pembiayaan yang memberikan jaminan
penggantian sosial dalam menghadapi risiko yang disebabkan oleh gangguan kesehatan
(penyakit) baik penyakit yang dapat disembuhkan dengan pelayanan rawat jalan maupun
perawatan yang lebih intensif atau rawat inap. Keadaan tersebut sebagai akibat adanya
gangguan kesehatan dan menimbulkan kerugian yang disebabkan pengeluaran biaya untuk
pengobatan dan perawatan serta kerugian akibat hilangnya waktu kerja (Wahyuni, 1995).

B. Resiko dan Resiko Sakit


1. Konsep
Istilah "risiko" digunakan dalam asuransi untuk kejadian-kejadian yang dapat
diasuransikan yang sifatnya bukan spekulatif. Risiko ini disebut juga pure risk atau
risiko mumi. Risiko bersifat tidak pasti (uncertain), demikian juga rejeki. Asuransi
sesungguhnya merupakan suatu cara mengelola risiko
2. Manajement Resiko
Cara-cara Menghindari Risiko Dalam ilmu manajemen risiko atau risk
management, kita mengenal beberapa teknik menghadapi risiko yang dapat terjadi
pada semua aspek kehidupan kita, yaitu :
a. Menghindarkan risiko (risk avoidance)
b. Mengurangi risiko (risk reduction)
c. Memindahkan risiko (risk transfer)
d. Mengambil risiko (risk asumption)
3. Resiko Yang Dapat Diasuransikan
Tidak semua risiko dapat diasuransikan, ada persyaratan risiko untuk dapat
diasuransikan (insurable risks). Beberapa syarat risiko untuk dapat diasuransikan
adalah sebagai berikut :
a. Risiko tersebut haruslah bersifat murni (pure)
b. Risiko bersifat definitive (berdasarkan bukti kejadian)
c. Risiko bersifat statis
d. Risiko berdampak finansial
e. Risiko measurable atau quantifiable.
f. Ukuran risiko harus besar (large)

C. Jenis Asuransi
1. Berdasarkan jenis perawatan : asuransi rawat inap (in-patient treatment) dan rawat jalan
(out-patient treatment)
2. Berdasarkan pihak tertanggung : asuransi kesehatan individu dan asuransi kesehatan
kelompok
3. Berdasarkan jumlah dana yang ditanggung : asuransi kesehatan standar dan asuransi
kesehatan full
4. Berdasarkan keikutsertaan anggota : asuransi wajib dan sukarela
5. Berdasarkan uang ganti rugi : pembayaran langsung dan pembayaran berganti
6. berdasarkan kepemilikan badan penyelenggara : asuransi kesehatan swasta dan asuransi
kesehatan pemerintah

D. Kontrak Asuransi
Kontrak Asuransi merupakan hubungan kontraktual dimana peserta mempunyai
kewajiban membayar premi dan mempunyai hak mendapatkan manfaat asuransi. Asuradur
mempunyai hak menerima pembayaran premi dan berkewajiban membayarkan manfaat,
baik langsung kepada tertanggung dalam bentuk uang maupun membayarkan manfaat
tersebut kepada pihak ketiga yang memberikan pelayanan seperti bengkel mobil atau
fasilitas kesehatan.

E. Kelebihan dan Kekurangan Asuransi


1. Kelebihan asuransi kesehatan :
a. Asuransi kesehatan boleh diikuti oleh siapapun dan dimanapun oleh seluruh warga
Indonesia.
b. Mendapat jaminan ketersediaan untuk semua kebutuhan biaya dokter, obat-
obatan, rawat inap, sampai dengan tindakan operasi.
c. Memindahkan Resiko seseorang ataupun perusahaan dapat memindahkan
resiko kepada perusahaan asuransi dengan membayar premi yang relatif kecil
bila dibandingkan kerugian yang mungkin terjadi.
2. Kekurangan asuransi kesehatan :
a. Tidak semua rumah sakit bergabung menjadi rekanan asuransi kesehatan
b. Lingkup Penanggulangan Resiko terbatas.

F. Asuransi Kesehatan di Negara-Negara Lain


Dalam Negara Thailand, asuransi kesehatan terdiri atas sistem jaminan kesehatan
seluruh anggota pegawai negeri dan swasta oleh Depnaker di Thailand. Sedangkan di
Amerika Serikat hanya asuransi kesehatan pada pasien lansia rawat inap usia >65 tahun
disebut Mediacare part A, B, dan C.

Anda mungkin juga menyukai