Anda di halaman 1dari 24

1. Tn.

J, 73 th, 142831, Tarogong


Pasien datang dengan keluhan BAB cair sebanyak lebih dari 8x sejak 2 hari sebelum masuk rumah
sakit. BAB cair tanpa lendir dan darah. Keluhan disertai nyeri perut dan muntah sebanyak 4 kali.
Keluhan tidak disertai adanya panas badan. Pasien sudahberobat dengan obat diare namun keluhan
tidak berkurang.
CM, sakit sedang
TD 100/70
N 92x
R 20x
S 36,9 C
Th: dbn
Abd: NT umbilikus (+), BU (+) meningkat
Turgor kulit berkurang
Akral hangat, crt <2 detik

Lab
Hb 14
Leukosit 10500
Trombosit 296000
Ht 39,5

IVFD RL 30 tpm
OMZ 1x40 mg IV
Ondansetron 2x1 IV
Molagit 1x2 tab setiap diare
DK GEA

2. An. E, 4 th, 356804, Garut Kota


Pasien datang dengan keluhan BAB cair >5x sejak 3 hari SMRS. Keluhan disertai mual dan muntah
sebanyak 3x. Keluhan BAB cair tidak disertai lendir dan darah, ampas (+). Panas badan dirasakan hilang
timbul. Pasien sudah berobat sebelumnya diberikan obat penurun panas, namun tidak ada perbaikan.
CM, sakit sedang
BB 15 kg
N 94x
R 20x
S 37,8 C
Mata cekung (-/-)
Air mata (+/+)
Th: dbn
Abd: BU (+) meningkat
Turgor kulit kembali cepat

Lab
Hb 11,3
Leukosit 9700
Trombosit 214000
Ht 34

IVFD RL 20 tpm (mikro)


Ondansetron 2x1 IV
PCT 3x1 1/4 cth
L Bio 3x1 sach
Zinc 1x2 cth
GEA + dehidrasi R/S

3 Ny. A, 70 th, 310663, Karangpawitan


Pasien datang dengan keluhan demam kurang lebih 5 hari. Demam dirasakan muncul perlahan,
terutama dirasakan saat malam hari. Keluhan disertai nyeri ulu hati dan mual. Keluhan muntah tidak
ada. Pasien tidak BAB sejak 3 hari yg lalu. Pasien sebelumnya sudah berobat ke klinik dan diberi obat
penurun panas. Keluhan sempat membaik setelah minum obat namun muncul kembali beberapa jam
kemudian.

CM, sakit sedang


TD 110/70
N 86x
R 20x
S 37,9 C
Mata CA -/-, SI -/-
Th: dbn
Abdomen: nyeri tekan epigastrium(+), BU (+)
hepatomegali (-)

Lab
Hb 10,3
Leukosit 8500
Trombosit 296000
Ht 33
Widal
s. typhi H 1/320
s. paratyphi BH 1/160
s. typhi O 1/160

IVFD RL 20tpm
OMZ 1x40 mg IV
Cefotaxim 2x1 IV
PCT 3x1 p.o
Typhoid fever

4 Sdr. S, 21 th, 349901, Karangpawitan


Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati sejak 4 hari SMRS. Keluhan nyeri ulu hati dirasakan terus
menerus terutama dirasakan setelah diisi makanan. Keluhan disertai dengan lemas, mual dan muntah
setiap kali diisi makanan. Pasien hanya bisa makan beberapa sendok. Demam (-). Sebelumnya pasien
memiliki riwayat sakit maag. Keluhan seperti ini sebelumnya pernah dialami oleh pasien.

CM, sakit sedang


TD 100/70
N 90x
R 20x
S 36,3 C
Abdomen: nyeri tekan epigastrium(+), BU (+)
Turgor kulit kembali cepat
Akral hangat, CRT<2 detik
Lab
Hb 12
Leukosit 7900
Trombosit 311000
Ht 38

IVFD RL:futrolit 20 tpm


OMZ 1x40 mg IV
Ondansetron 2x1 IV
Gastritis akut + low intake

5. An. P, 11 tahun, 134397


Pasien datang dengan keluhan batuk sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai dengan pilek dan panas
badan yang hilang timbul. Keluhan mual dan muntah tidak ada.

CM, sakit sedang


BB 38 kg
N 92x
R 18x
S 36,3 C
Abdomen: nyeri tekan epigastrium (+), BU (+)

Flucadex 3x2 cth


Multivitamin 1x1 cth
ISPA

6. Ny. U, 31 th, Tarogong, 312008


Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati sejak 3 hari SMRS. Keluhan nyeri uluhati dirasakan terus
menerus danterutama dirasakan setelah diisi makanan. Keluhan disertai dengan lemas, mual dan
muntah setiap kali diisi makanan. Pasien hanya bisa makan beberapa sendok. Demam (-). Sebelumnya
pasien memiliki riwayat sakit maag. Keluhan seperti ini sebelumnya pernah dialami oleh pasien.

CM, sakit sedang


TD 100/70
N 86
R 20
S 36,7 C
Abdomen: nyeri tekan epigastrium(+), BU (+)

Lab
Hb 14,3
Leukosit 6900
Trombosit 301000
Ht 39,8

IVFD futrolit 20 tpm RL 30 tpm


OMZ 1x40 mg IV
Ondansetron 2x1 IV
Gastritis akut+low intake

7 Ny. M, 68 th, 327010, Bayongbong


Demam sejak 4 hari yang SMRS. Demam muncul mendadak dan dirasakan terus-menerus. Keluhan
demam disertai adanya mual dan muntah sebanyak 5 kali berisi makanan. Pasien juga mengeluh nyeri
hampir seluruh badan dan di bagian ulu hati. Riw perdarahan spontan seperti mimisan, gusi berdarah,
dan bintik merah pada kulit tidak ada. Gangguan BAB tidak ada. Pasien sempat berobat ke puskesmas
dan diberi obat penurun panas. Keluhan sempat hilang namun muncul kembali. Di lingkungan pasien
tidak ada yang mengalami keluhan serupa yaitu tetangga pasien.

CM, sakit sedang


TD 100/70
N 82
R 24
S 37,8 C
Mata: CA -/-
Abdomen: nyeri tekan epigastrium (+), BU (+)
Ekstremitas: ptekiae -/-
Lab
Hb 12,3
Tr 98.000
L 5600
Ht 36,7
GDS: 98
Ureum: 25
Creatinin: 0.90
OT/PT; 26/23
EKG: dalam batas normal

IVFD RL 20tpm
OMZ 1x40 mg IV
Ondansetron 2x1 IV
PCT 3x1 p.o
Dehaf 3x1 sach p.o
Dengue fever

8 Nn. K, 25 th, 301266, Cilawu


Demam sejak 5 hari SMRS. Demam muncul mendadak dan dirasakan terus-menerus. Keluhan demam
disertai adanya mual. Muntah tidak ada. Pasien juga mengeluh nyeri pada sendi. Terdapat keluhan
gusi berdarah pada pasien. Mimisan dan bintik merah pada kulit tidak ada. Gangguan BAB tidak ada.
Pasien sempat berobat ke puskesmas dan diberi obat penurun panas. Keluhan sempat hilang namun
muncul kembali. Di lingkungan pasien ada yang mengalami keluhan serupa yaitu tetangga pasien.

CM, sakit sedang


TD 110/70
N 82
R 24
S 37,9 C
Mata: CA -/-
Abdomen: nyeri tekan epigastrium (+), BU (+)
Ekstremitas: ptekiae -/-
Lab
Hb 14,2
Tr 112000
L 7800
Ht 38,6

IVFD RL 20tpm
OMZ 1x40 mg IV
PCT 3x1 p.o
Dengue haemorrhagic fever

9. Tn. A, 37 th, 138865, Karangpawitan


Pasien datang dengan keluhan mual dan nyeri ulu hati sejak 4 hari SMRS. Keluhan dirasakan makin
lama makin memberat. Keluhan disertai muntah sebanyak 2 kali. Panas badan tidak ada. Pasien sering
mengalami keluhan serupa. Riwayat sakit maag (+)

CM
TD 130/90
N 82x
R 20x
S 36,8 C
Mata: CA -/-
Abdomen: nyeri tekan epigastrium (+), BU (+)

OMZ 1x1 p.o


Ondansetron 2x1 p.o
Dyspepsia

10. Ny. O, 47 th, 138744, Leles


Pasien datang dengan keluhan luka di kaki kanan sejak kurang lebih 3minggu SMRS. Luka awalnya
tidak disadari pasien. Namun makin lama semakin membesar dan sulit untuk sembuh dan semakin
dalam disertai dengan nanah dan berbau. Pasien pertama kali mengalami keluhan serupa. Keluhan
tidak disertai dengan demam. Pasien memiliki riwayat penyakit gula sejak kurang lebih 6 tahun yang
lalu dan tidak rutin untuk minum obat dan kontrol. Penglihatan buram (-).
CM, sakit sedang
TD 110/70
N 82x
R 20x
S 36,8 C
Abdomen: BU (+)
Ekst: pada kaki kanan terdapat ulkus disertai pus, darah (-), klasifikasi wagner 2

Lab
Hb 11,5
Leukosit 23500
Trombosit 337000
Ht 35,8
Kimia darah:
GDS 354
OT/PT 22/13

IVFD RL 20 tpm
Ranitidin 2x1 IV
Cefotaxime 2x1 gr IV
Kompres luka NaCl+gentamycin
Metronidazole 3x500 mg IV
Metformin 3x1 p.o

Konsul Sp.PD untuk atasi hiperglikemia


Hiperglikemia ec DMT2 + ulkus diabetik klasifikasi wagner 2

11. Tn. Y, 58 th, 64882, Karangpawitan

Pasien datang dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari SMRS. Keluhan sesak napas disertai dengan
keluhan mudah lelah serta gangguan BAK menjadi sedikit. Selain itu pasien juga mengeluhkan bengkak
pada kedua kakinya. Pasien sebelumnya sudah memiliki riwayat sakit ginjal sejak kurang lebih 5
tahunyang lalu. Pasien belum pernah cuci darah.Riw hipertensi sebelumnya (+). Riwayat gagal
jantung/jantung bengkak tidak ada.

CM, sakit sedang


TD 180/100
N 92
R 32
S 36,5 C
SpO2: 89% --> 98% dgn nasal canule ,
Mata: CA +/+
Wajah pucat
Leher: peningkatan JVP (-)
Th: Rh -/-, Wh -/-
BJ s1=s2 munri reg, murmur (-), gallop (-)
Abdomen: nyeri tekan epigastrium(-), BU (+)
Ekst: pitting edema +/+, akral pucat

Lab
Hb 6,7
Leukosit 9300
Trombosit 242000
Ht 22,9

Kimia darah
Ur/Kr: 180/8,6

IVFD Asering 10 tpm


OMZ 1x40 mg IV
Farsix 1x1 IV
ketocid 3x2
Folavit 1x1
KSR 3x1
Pasang DC
CKD + HT renal
12. Ny. D, 67 th, 017326, Jl. Papandayan
Pasien datang dengan keluhan BAB berdarah sejak 10 hari SMRS. Keluhan darah berwarna merah
segar di akhir BAB, disertai keluarnya nya benolan saat BAB namun masih dapat dimasukkan kembali
dengan tangan.

CM, sakit sedang


CA -/-
Th: dbn
Abd: BU (+), NT (-), organomegali (-)
ekstremitas: akral hangat, CRT <2 detik
genital: anus inspeksi: darah (-), lendir (-), massa (-)
RT: teraba massa di jam 9, nyeri tekan (+), darah pada handscoon (-)

IVFD Asering 20 tpm


OMZ 1x1 IV
Vit K 3x1 IV
Kalnex 3x1 IV
Ardium 2x1 p.o
Nucral 3x2 cth p.o
Lab
Hb 11,6
T 6600
L 224000
GDS 114
Hemoroid interna gr II

13. Ny.A, 67 th, 134486, Bayongbong


Pasien datang dengan keluhan lemah anggota gerak sejak 12 jam SMRS. Keluhan disertai dengan
mulut mencong. Penurunan kesadaran,muntah, nyeri kepala dalam 2 jam terakhir tidak ada. Keluhan
rero tidak ada. Terdapat riwayat hipertensi pada pasien. Pasien memiliki riwayat stroke sebelumnya
kurang lebih sejak 3 tahun yang lalu. Riw DM dan penyakit jantung tidak ada. Pasien memiliki riwayat
hipertensi sejak 5 tahun yg lalu namun tidak rutin kontrol.
CM
TD 190/100
N 90
R 24
S 36,9 C
Ekstremitas: atas: 1/5
Bawah 1/5
Parese N VII dextra sentral
N XII dextra sentral
Ref. Babinski (-)
Siriraj score: -4
Hasil EKG: dalam batas normal

Lab
Hb 14,8
Tr 436000
L 9800
Ht 41,1
Kimia darah
Chol 210
GDS 117

IVFD Asering 20 tpm


Mecobalamin 2x1 IV
Citicholine 2x1 IV
CPG 1x75 mg p.o
OMZ 1x1 IV
Captopril 2x12,5 mg
Simvastatin 1x1 p.o
Stroke infark dengan FR HT
14. Ny. LS, 35 th, 130956, Kp. Kondang Rege
Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati sejak 3 hari SMRS. Nyeri ulu hati dirasakan seperti
diremas-remas dan terasa terus menerus. Nyeri ulu hati disertai dengan dada terasa panas dan mulut
terasa asam. Sebelumnya pasien pernah mengalami keluhan serupa beberapa minggu yang lalu.
Pasien memiliki kebiasaan sering langsung berbaring setelah makan. Pasien tidak memiliki riwayat
penyakit jantung.

CM, sakit sedang


TD 130/100
N 88
R 24
S 36,5 C
Abdomen: nyeri tekan epigastrium (+), BU (+)

Lab
Hb 11,3
Leukosit 6400
Trombosit 320000
Ht 36,8

Asering 20 tpm
OMZ 1x40mg IV
Ondansetron 2x1 IV
Sucralfat syr 3x2 cth p.o
GERD

15. Tn. R, 58 th, 348715, Tarogong


Pasien datang dengan keluhan nyeri kepala sebelah sejak kurang lebih 3 jam SMRS. Keluhan tidak
disertai dengan melihat cahaya sebelumnya. Keluhan mual dan muntah tidak ada. Pasien pernah
beberapa kali mengalami keluhan serupa. Riw berobat tidak ada.

CM
TD 130/90
Suhu 36,7
Mata CA -/-, SI -/-
Th: dbn
Abd: dbn
Ibuprofen 2x1
Migrain

16. Ny. A, 51 th, 103926, Pakuwon


Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu hati sejak 4 hari SMRS. Keluhan nyeri ulu hati dirasakan terus
menerus. Keluhan disertai dengan lemas dan mual. Keluhan muntah dan demam tidak ada.
Sebelumnya pasien memiliki riwayat sakit maag. Keluhan seperti ini sebelumnya pernah dialami oleh
pasien.

CM, sakit sedang


TD 150/100
N 82x
R 16x
S 36,5 C
Abdomen: nyeri tekan epigastrium(+), BU (+)

Lab
Hb 12,2
Leukosit 9300
Trombosit 198000
Ht 36

IVFD Asering 20 tpm


OMZ 1x40 mg IV
Nucral 3x2 cth
Amlodipin 1x5 mg p.o
HT gr. II + dyspepsia

16. Sdr. S,17 th, 137385, Cilawu


Pasien datang dengan keluhan batuk kering dan pilek sejak 2 hari SMRS. Keluhan disertai demam
hilang timbul. Keluhan tidak disertai mual , muntah.

CM
Suhu 37,3
Nadi 90x
Respirasi 17x
Thorax: VBS ka=ki, rh -/-, wh -/-
Abdomen : dbn

Flucadex 3x1
Multivitamin 1x1
ISPA

18. Tn. P, 44 th, 342201, Cilawu


Pasien datang dengan keluhan pusing berputar sejak 6 jam SMRS. Keluhan dirasakan mamin
memberat saat pasien menggerakkan kepala. Keluhan disertai dengan muntah 1x. Pasien mengatakan
keluhan serupa pernah dirasakan beberapa kali sebelumnya.

CM
TD 130/80
N 90x
R 18x
S 36,4 C
Mata: CA -/-, SI -/-
Th: dbn
Abdomen: BU (+)

Ondansetron 2x1 p.o


Betahistin 3x1 p.o
Flunarizin 1x1 p.o
BPPV

19. Ny. I, 32 th, 371098, Tarogong


Pasien datang dengan keluhan nyeri perut kanan bawah sejak 2 hari yang lalu.Nyeri dirasakan semakin
berat. Nyeri dari awal dirasakan di bagian pusar namun berpindah ke bagian kanan bawah. Keluhan
nyeri disertai dengan demam yang hilang timbul, mual, dan penurunan nafsu makan. Muntah tidak
ada. Keluhan semakin nyeri saat pasien batuk.
CM, sakit sedang
TD 110/70
N 86
R 20
S 36,7 C
Abdomen: nyeri tekan epigastrium(+), BU (+), NT mc burney (+), rovsing sign (+), obturator sign (+),
blumberg sign (-), psoas sign (+), dunphy sign (+)
Alvarado score: 8 (probable appendicitis)

Lab
Hb 11,3
Leukosit 13900
Trombosit 254000
Ht 33,8
HJ: 0/1/3/41/43/13

IVFD Asering 30 tpm


Ketoprofen supp (prn)
PCT 3x1 p.o
Ondansetron 2x1 IV
OMZ 1x40 mg IV
Cefotaxime 2x1 gr IV (ST)
Appendicitis akut

20. Ny. T, 35 tahun, 36502, Pasanggrahan


Pasien datang dengan keluhan nyeri tenggorokan sejak 3 hari SMRS. Keluhan disertia panas badan
hilang timbul sejak 2 hari yg lalu. Batuk dan pilek tidak ada. Keluhan tidak disertai adanya suara serak.

CM, sakit sedang


TD 120/80
N 78x
R 16 x/m
S 37.0
Mulut: Tonsil T2-T3 edema, hiperemis (+), faring hiperemis (-)
Th: dbn
Abd: dbn

PCT 3x1
Cefadroxil 2x1
Tonsilitis akut

21. Ny. N, 25 th, 348890, Garut Kota


Pasien G1P0A0 grav 8-10 minggu datang dengan keluhan mual dan muntah yang paling dirasakan
sejak 3 hari SMRS. Keluhan dirasakan sejak kehamilan bulan ke 1 namun hilang timbul. Muntah
dirasakan sebanyak 3-4 kali/hari. Makan hanya beberapa sendok setiap kali makan. Keluhan disertai
pusing dan lemas. Keluhan pingsan tidak ada.

CM, sakit sedang


TD 100/0
N 92x
R 18 x/m
S 36,7 C
Mata: CA -/-, SI -/-
Th: dbn
Abd: BU (+), NTE (+)
Turgor kulit kembali cepat
Akral hangat, CRT <2 detik

Lab
Hb 11,2
Leukosit 7900
Trombosit 276000
Ht 31,8

IVFD Asering 20 tpm


Ondansetron 2x1 IV
G1P0A0 grav 8-10 mgg + Hiperemesis Gravidarum
22. An. A, 4 th, 138046, Bayongbong
Pasien datang dengan keluhan BAB cair >7x sejak 2 hari SMRS. Keluhan disertai mual dan muntah
sebanyak 3x. Keluhan BAB cair tidak disertai lendir dan darah, ampas (+). Panas badan dirasakan hilang
timbul. Pasien sudah berobat sebelumnya diberikan obat penurun panas, namun tidak ada perbaikan.

CM, sakit sedang


BB 15 kg
N 94x
R 20x
S 37,8 C
Mata cekung (-/-)
Air mata (+/+)
Th: dbn
Abd: BU (+) meningkat
Turgor kulit kembali cepat

Lab
Hb 11,3
Leukosit 9700
Trombosit 214000
Ht 34

IVFD RL 20 tpm (mikro)


Ondansetron 2x1 IV
PCT 3x1 1/4 cth
L Bio 3x1 sach
Zinc 1x2 cth
DK/: GEA+dehidrasi ringan sedang

23. Tn. AS, 26 th, 115205, Kp. Cidahon


Keluarga pasien mengeluhkan pasien lemas dan menutup diri, sulit untuk disuruh melakukan aktivitas
sehari-hari seperti makan, mandi, shalat. Selain itu pasien juga suka terlihat berbicara sendiri, dan
berkata mendengar suara-suara yangmenyuruhnya melakukan sesuatu. Halusinasi visual (-). Gejala ini
pertama kali dialami pasien sejak kurang lebih 1 tahun yang lalu setelah diketahui pasien memiliki
masalah dengan pacar dan lingkungan kerjanya. Keluarga pasien mengatakan pasien sudah rutin
berobat dan kontrol ke dokter spesialis jiwa sebelumnya. Keluhan pasien juga dirasakan berkurang
setelah pasien minum obat.

CM, sakit sedang


TD 100/70
N 82
R 24
S 36,5 C
Th: dbn
Abdomen: dbn

pasien dirujuk ke Sp.KJ di RSUD Slamet (pasien sudah rutin kontrol dan berobat)
haloperidol 3x5 mg
trihexylphenidyl 1x1 mg
DK/Schizophrenia

24. Tn. A, 66 th, 131961, Garut Kota


Pasien datang dengan keluhan mimisan sejak 1 hari SMRS. Keluhan mimisan sempat berhenti namun
beberapa jam muncul kembali. Mimisan sebanyak lebih dari 3 lembar tisu. Keluhan disertai nyeri
kepala, pegal hingga ke bagian belakang leher, dan muntah sebanyak 4 kali sejak 2 hari SMRS. Keluhan
ini pertama kali dirasakan pasien. Riwayat jatuh sebelum mimisan dan kebiasaan suka mengorek
hidung tidak ada. Keluhan panas badan tidak ada. Pasien memiliki riwayat darah tinggi sebelumnya
sejak 3 tahun yg lalu namun tidak rutin kontrol. Riw stroke dan penyakit jantung tidak ada.

CM, sakit sedang


SpO2: 96%
TD 200/120
N 100
R 24
S 36,6 C
Mata: CA -/-
Hidung: tampak perdarahan (+/-)
Th: VBS ka=ki, Rh -/-, Wh -/-
Abdomen: BU (+), NT (-)
Akral hangat, CRT <2 detik

Lab
Hb 13,1
Tr 265000
L 10100
Ht 41,0

GDS 130
Ur/Cr30/0,84

IVFD Asering 20 tpm


OMZ 1x1 IV
Ondansetron 2x1 IV
Amlodipin 1x10 mg p.o
Captopril 2x12,5 mg p.o
DK/: HT urgensi + epistaksis anterior + vomitus

25. Ny. I, 24 th, 126041


asien datang dengan keluhan menstruasi selama 2 minggu. Keluhan pernah dialami oleh pasien
sebelumnya. Dalam sehari pasien mengganti pembalut sebanyak 5 kali. Keluhan disertai dengan nyeri
di bagian bawah perut. Pasien mengatakan siklus haidnya tidak teratur. Sebelumnya pasien pernah
kontrol ke dr Sp.OG.

CM, sakit sedang


SpO2: 96%
TD 200/120
N 100
R 24
S 36,6 C
Mata: CA -/-
Hidung: tampak perdarahan (+/-)
Th: VBS ka=ki, Rh -/-, Wh -/-
Abdomen: BU (+), NT (-)
Akral hangat, CRT <2 detik

Lab
Hb 7,1
Tr 265000
L 10100
Ht 27,3

IVFD NS 20 tpm
As. Tranexamat 3x1 IV
Vit K 3x1 IV
OMZ 1x1 IV
Ibuprofen 2x1 p.o
Folavit 1x1 p.o
Transfusi PRC 1 labu
DK/: Anemia ec menorrhagia

26. Ny. E, 55 th, 132054, Cilawu


Pasien datang dengan keluhan lemas, pusing dan mata berkunang-kunang sejak 3 hari sebelum masuk
rumah sakit. Keluhan semakin sering dirasakan oleh pasien dan disertai nyeri ulu hati, mual dan
muntah sebanyak 4 kali. Pasien juga mengeluh terdapat BAB hitam sejak kurang lebih 1 bulan yg lalu.
Keluhan BAB hitam saat ini tidak ada. Keluhan muntah darah tidak ada.

CM, sakit sedang


TD 100/70
N 100
R 20
S 36,5 C
Mata: CA +/+
Th: VBS ka=ki, Rh -/-, Wh -/-
Abdomen: BU (+), NT epigastrium (+)
Akral hangat, CRT <2 detik
Lab
Hb 7,7
Tr 210000
L 4800
Ht 28,7

GDS 107
Ur/Cr 23/0,55
SGOT/SGPT 37/26

IVFD NS 20 tpm
OMZ 1x1 IV
Ondansetron 2x1 IV
Vit K 3x1 IV
Kalnex 3x1 IV
Sucralfat 3xII cth
Transfusi PRC 1 labu
DK/: Anemia gravis ec gastropati erosiva

27. Ny. L, 60 th, 141905, Garut Kota


Pasien datang dengan keluhan luka terbuka di kepala bagian belakang setelah pasien terjatuh di kamar
mandi sekitar 30 menit SMRS. Keluhan tidak disertai perdarahan aktif pada luka. Tidak terdapat
keluhan muntah dan penurunan kesadaran setelah pasien terjatuh. Tidak terdapat cedera di bagian
tubuh lain.

CM, sakit sedang


TD 180/100
N 90
R 24
S 36,4 C
Kepala: VL a/r occipital 3x,1,5 cm, perdarahan aktif (-)
Th: dbn
Abd: dbn
Ekst: dbn
Jahit luka
Wound toilet sedang
Asam mefenamat 3x1 p.o
Cefixim 2x1 p.o
DK/: VL a/r occipital

28. Pasien datang dengan keluhan nyeri pinggang kiri sejak kurang lebih 4 hari SMRS. Keluhan
dirasakan hingga ke bagian pinggang belakang. Keluhan dirasa semakin berat. Keluhan disertai BAK
disertai keluar butiran seperti pasir. BAK darah (-). Terdapat mual dan muntah sebanyak 1x.
Sebelumnya pasien memeiliki riwayat batu pada ginjal kiri kurang lebih 3 bulan yg lalu.

CM, sakit sedang


TD 120/80
N 86x
R 16x
S 36,5 C
CA -/-
Th: dbn
Abdomen: BU (+), NTE (-)
Nyeri ketok CVA -/+

Lab
Hb 11,5
Tr 260000
L 12800
Ht 34,1

Urine
Berat jenis 1,015
pH 6
Leu 2-3/LPB
Eritrosit 5-7/LPB
USG
tampak kristal ginjal kanan + nefrolithiasis kiri

IVFD Asering 20 tpm


OMZ 1x1 IV
Ketorolac 2x1 IV
Urotractin 2x1 tab p.o
DK/ Nephrolithiasis Sinistra

29. Tn. W, 29 th, 116954

Keluarga pasien mengeluhkan pasien sering marah-marah hingga mengamuk. Selain itu keluarga
pasien mengatakan bahwa pasien juga berkata sering mendengar bisikan-bisikan dari hatinya yang
menyuruh untuk melakukan sesuatu dan sering melihat semacam bayangan hitam besar di kamarnya.
Berdasarkan pernyataan keluarga, pasien tidak memiliki masalah dengan siapapun baik di keluarga
serta pacar dan teman-temannya. Pasien rutin berobat ke dokter jiwa. Pasien pertama kali didagnosis
sekitar 3 tahun SMRS. Keluhan berkurang apabila pasien rutin meminum obat jiwa. Namun, saat ini
pasien sulit untuk disuruh minum obat.

CM, sakit sedang

TD 100/70

N 82

R 24

S 36,5 C

Th: dbn

Abdomen: dbn

pasien dirujuk ke Sp. KJ di RSUD Slamet (sudah rutin kontrol dan berobat)

Haloperidol 3x5 mg

Trihexylphenidyl 1x1 mg

DK/Schizophrenia

30. An. K, 1 th, 111407, Cikajang


Pasien datang dengan keluhan kejang sebanyak 1 kali dengan durasi kurang lebih selama 2 menit
muncul 15 menit yg lalu. Saat kejang pasien tidak sadar, tangan dan kaki pasien kelojotan serta mata
mendelik ke atas. Saat kejang berhenti kemudian pasien menangis. Kejang didahului dengan panas
badan sejak 2 hari yg lalu. Pasien tampak rewel. Keluhan serupa pertama kali dialami oleh pasien.

CM, sakit sedang

BB: 21 kg

N 92

R 20

S 38,2 C

Th: VBS ka=ki, Rh -/-, Wh -/-

Abdomen: BU (+), NT (-)

Lab

Hb 11,8

Tr 240000

L 6800

Ht 33,9

IVFD KAEN 4B 20 tpm


Ondansetron 2x3 mg IV
Sanmol syr 3x2 cth
PCT infus 3x200 mg IV
DK/: KDS