Anda di halaman 1dari 22

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 5 Madiun


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI/ Gasal
Materi Pokok : Perkalian Matriks
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Alokasi Waktu : 2x45 menit

A. Kompetensi Inti (KI)


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual,prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni,budaya,dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
4. Mengolah,menalar,dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


No. Kompetensi Dasar No. Indikator

3.3 Menjelaskan matriks dan 3.3.3 Menentukan hasil perkalian dua


kesamaan matriks dengan buah matriks.
menggunakan masalah kontekstual 3.3.3.1 Menentukan hasil perkalian
dan melakukan operasi pada matriks dengan skalar
matriks yang meliputi 3.3.3.2 Menentukan hasil perkalian
penjumlahan, pengurangan, matriks dengan matriks
perkalian skalar, dan perkalian,
serta transpose
4.3 Menyelesaikan masalah 4.3.1. Menggunakan sifat-sifat operasi
kontekstual yang berkaitan dengan aljabar matrik untuk
matriks dan operasinya menyelesaikan masalah berkaitan
dengan perkalian matriks
C. Tujuan Pembelajaran

Melalui pembelajaran Problem Based Learning ( PBL) dipadukan dengan metode


diskusi, tanya jawab, dan berbantukan LKPD, diharapkan peserta didik dengan
kritis dan kreatif dapat:

1. Menyelesaikan hasil perkalian matriks dengan skalar dengan tepat.


2. Menyelesaikan hasil perkalian matriks dengan matriks dengan tepat.
3. Menggunakan sifat-sifat operasi aljabar matrik untuk menyelesaikan
masalah berkaitan dengan perkalian matriks dengan tepat.
Karakter :disiplin, jujur dan rasa ingin tahu

D. Materi Pembelajaran
 Materi Reguler
Fakta
 Bentuk matriks
 Fakta kontekstual yang berkaitan dengan bentuk matriks

Konsep
 Elemen baris
 Elemen kolom
 Ordo matriks

Prinsip
 Rumus Perkalian dua matriks
 Syarat dua matriks dapat dikalikan
 Sifat-sifat operasi perkalian dua matriks

Prosedur
 Langkah-langkah menemukan konsep perkalian dua matriks
 Langkah-langkah menentukan hasil perkalian dua matriks
 Langkah-langkah mengidentifikasi syarat dua matriks dapat dikalikan

 Materi pembelajaran remdi


Berdasarkan hasil analisis ulangan harian, maka didasarkan ketuntasan belajar
remidial didasarkan sebagai berikut:
a. Bimbingan perorangan jika peserta didik belum tuntas ≤6
b. Belajar kelompok jika peserta didik 6 ≤ ketuntasan ≤15
c. Pembelajaran ulang jika belum tuntas ≥15
Materi yang diremidi sesuai dengan kondisi ketuntasan.
 Materi Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, maka didasarkan ketuntasan belajar
pengayaan berikan tugas menyelesaikan soal-soal yang terkait dengan
materi
E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Problem Based Learning ( PBL )
3. Metode Pembelajaran : Diskusi dan tanya jawab

F. Media Pembelajaran
1. LCD
2. Laptop
3. Power Point
4. LKPD

G. Sumber Belajar

 Sudianto Marullang dkk, Matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI, 2017,


Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesi,Jakarta
 Ngapiningsih,Miyanto,Noviana Endah Santosa, Matematika untuk SMA/ MA
Kelas XI, 2017, PT Intan Pariwara, Bantul DIY
 https://paksya.files.wordpress.com/2014/08/operasi-perkalian-dua-matriks-
dan-sifat-sifatnya.docx

H. Langkah-langkah Pembelajaran

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN ALOKASI


WAKTU

Pendahuluan 1. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan 10 menit


mengucapkan salam kemudian mengajak
pesertadidik untuk berdoa.(Orientasi)
2. Guru menyiapkan kondisi psikis dengan meminta
ketua kelas memimpin doa sebelum pembelajaran
dimulai.
3. Guru menyiapkan kondisi fisik peserta didik agar
siap menerima pelajaran, seperti menanyakan
kehadiran peserta didik serta menyiapkan buku
pelajaran dan alat tulis, memperhatikan cara
berpakaian peserta didik. ( Karakter Disiplin )
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan
pokok-pokok materi serta menjelaskan tahapan
kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
kepada peserta didik.
5. Guru menyampaikan manfaat mempelajari
perkalian matriks untuk kehidupan sehari-hari.
6. Guru menyampaikan motivasi dengan
menampilkan tokoh matematika. (Motivasi)
7. Guru melakukan apersepsi dengan menggali
pengetahuan prasyarat peserta didik mengenai
ordo matriks, operasi penjumlahan dan perkalian
dua matriks matriks.(Apersepsi)
Inti Langkah1 :Mengamati 60 menit
1. Guru menampilkan permasalahan yang berkaitan
dengan perkalian matriks pada yaitu tentang
sebuah SD yang akan berencana membeli
seragam batik untuk seluruh kelas 1 dan 2,
dimana ada dua perusahaan yang menawarkan
harga untuk masing – masing ukuran
2. Guru meminta peserta didik mengamati tabel
harga yang diberikan beserta permasalahannya

Langkah2 :Menanya
3. Setelah mengamati, peserta didik mengajukan
pertanyaan dari cerita tersebut.
4. Guru memberi motivasi agar peserta didik terlibat
aktif untuk memecahkan masalah yang disajikan
oleh guru
5. Guru mengelompokkan peserta didik ke dalam
kelompok kecil yang terdiri dari 5-6 peserta didik
dengan kemampuan yang bervariasi.
6. Guru membagikan LKPD tentang perkalian
matrikspada setiap kelompok, dan menjelaskan
kegiatan pada LKPD.

Langkah3 :Mengumpulkan Informasi


7. Peserta didik mengidentifikasi permasalahan yang
ada di LPKD dengan berdiskusi dengan anggota
kelompoknya
8. Peserta didik melakukan kegiatan yang ada pada
LKPD dengan bimbingan guru, untuk
mengumpulkan informasi dalam menerapkan
operasiperkalian matriks pada pemecahan
masalah

Langkah4 :Mengasosiasi
9. Peserta didik menyelesaikan langkah – langkah
pada LKPD untuk menemukan konsep perkalian
matriks dalam memecahkan permasalahan
kontekstual

Langkah5 :Mengkomunikasi
10. Guru memberikan kesempatan kepada salah satu
kelompok untuk mempresentasikan hasil
diskusinya
11. Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain
untuk bertanya atau memberikan tanggapan dari
presentasi yang telah dilakukan.
12. Guru memberi konfirmasi tentang penyelesaian
masalah yang berkaitan dengan perkalian dua
matriks.
13. Peserta didik membaca dan mencatat apa yang
telah dipelajari.
Penutup 1. Peserta didik dengan bimbingan guru menarik 20 Menit
kesimpulan dan menulis rangkuman di buku tulis
masing-masing( menyimpulkan )
2. Guru memberikan kuis kepada peserta didik dan
meminta peserta didik mengerjakan dengan teliti
dan jujur,untuk mengetahui pemahaman peserta
didik tentang materi yang diajarkan( HOTS )
3. Peserta didik dibimbing melakukan refleksi
pembelajaran, meliputi refleksi tentang pencapaian
tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan
hasil belajar.
4. Guru memberikan umpan balik terhadap kegiatan
pembelajaran.
5. Guru memberi tugas peserta didik untuk
mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang
determinan dan invers matriks.
6. Guru menutup kegiatan pembelajaran.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Sikap : Jurnal
2. Penilaian Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes Tertulis
b. Bentuk Tes : Uraian
c. Alat Penilaian : Kisi –kisi, soal, dan rubrik penilaian
3. Penilaian Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Tes Tertulis
b. Bentuk Tes : Uraian
c. Alat Penilaian : Kisi –kisi, soal, dan rubrik penilaian
J. Lampiran
1. Lampiran 1 : Materi Pembelajaran
2. Lampiran 2 : LKPD
3. Lampiran 3 : Instrumen Penilaian

Madiun, 09 Oktober 2019


Guru Pamong Mahasiswa PPG

Maya Kristina Ningsih, S.Pd.,M.Pd Nofi Ambar Pahlawati,S.Pd


NIP. 19780428 200604 2 015
Mengetahui
Kepala Sekolah

Mahfud Efendi, S.Pd., M.Pd


NIP. 196806131991031017
Lampiran 1 (Materi Pembelajaran)

PERKALIAN MATRIKS
A. KOMPETENSI DASAR

3.3 Menjelaskan matriks dan kesamaanmatriks dengan menggunakanmasalah


kontekstualdan melakukan operasi pada matriks yang meliputi penjumlahan,pengurangan,
perkalianskalar, dan perkalian, serta transpose

B. INDIKATOR

3.3.3.1Menentukan hasil perkalian matriks dengan skalar


3.3.3.2 Menentukan hasil perkalian matriks dengan matriks

C. KONTEKSTUAL

Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil perkebunan. Dengan wilayah yang luas dan
tanah yang subur, Indonesia menjelma menjadi salah satu negara dengan produksi hasil
perkebunan terbesar.Berikut adalah hasil produksi perkebunan besar di Indonesia tahun
2010 dan 2011. (Data dalam ribuan ton)
Hasil Perkebunan Tahun 2010
Bulan Karet Kering Minyak Sawit Biji Sawit
Oktober 42 1100 250
November 45 1000 240
Desember D. MATERI 55 1200 230

Disajikan dalam matriks.


42 1100 250
(45 1000 240)
55 1200 230
Sebuah Sekolah Dasar berencana untuk membuat seragam batik baru untuk
seluruh siswa kelas 1 dan 2. Untuk itu, ada dua perusahaan yang menawarkan
produknya, yaitu perusahaan Alpha dan Beta. Berikut adalah daftar harga
yang ditawarkan oleh kedua perusahaan berdasarkan ukuran (dalam rupiah).
Setiap kelas memiliki kebutuhan seragam yang berbeda-beda. Sesuai
ukurannya, berikut adalah kebutuhan seragam kelas 1 dan 2.
Perusahaan S M L Kelas 1 Kelas 2
Alpha 30.000 36.000 41.000
S 60 32
Beta 34.000 35.000 36.000
M 15 44
L 23 12

Karena tahun depan perusahaan Alpha dan Beta akan menaikan harga menjadi
dua kali lipat, maka sekolah tersebut memesan pada tahun ini sebelum harga
naik.
Sekolah tentu menginginkan harga yang paling murah untuk kebutuhan
seragam ini. Jika kamu menjadi kepala sekolah SD tersebut, perusahaan mana
yang kamu pilih?

Salah satu cara untuk menjawab pertanyaan tersebut dapat menggunakan


operasi matriks.
Harga baju pada tahun depan menjadi dua kali lipat yaitu:
30000 36000 41000
2( )
34000 35000 36000

Untuk mengetahui harga yang paling murah dari kedua perusahaan tersebut
dalam kebutuhan seragam ini. Salah satu cara dapat menggunakan operasi
matriks.
60 32
30000 36000 41000
( ) (15 44)
34000 35000 36000
23 12
Perkalian Matriks
1. Perkalian Matriks dengan suatu Skalar
Jika A sebuah matriks berordo m x n dan k bilangan real maka hasil kali
kA adalahmatriks yang diperoleh dengan mengalikan masing-masing
elemenmatriks A dengan k.
𝑎11 𝑎12 … 𝑎1𝑛 𝑘𝑎11 𝑘𝑎12 … 𝑘𝑎1𝑛
𝑘 ( 𝑎…21 𝑎…
22 … 𝑎2𝑛 ) = ( 𝑘𝑎21 𝑘𝑎22 …
… … … … …
𝑘𝑎2𝑛 )

𝑎𝑚1 𝑎𝑚2 … 𝑎𝑚𝑛 𝑘𝑎𝑚1 𝑘𝑎𝑚2 … 𝑘𝑎𝑚𝑛

Contoh:
1 3
1. Diketahui 𝐴 = ( )
2 4
Tentukan 5A!
Penyelesaian:
1 3 5×1 5×3 5 15
5A= 5( )= ( ) =( )
2 4 5×2 5× 4 10 20

2. Diketahui matriks-matriks berikut.


1 −3 2 2 5 7
𝐴=( ) dan B= ( )
−5 2 3 −3 4 1
Tentukan 2𝐴 + 5𝐵!
Penyelesaian:
1 −3 2 2 5 7
2𝐴 + 5𝐵 = 2 ( ) +5( )
−5 2 3 −3 4 1

2×1 2 × (−3) 2 × 2 5×2 5×5 5×7


=( )+ (
5 × (−3) 5 × 4 5×1
)
2 × (−5) 2×2 2×3

2 −6 4 10 25 35
=( )+( )
−10 4 6 −15 20 5

12 19 39
=( )
−25 24 11
Sifat-sifat Perkalian Skalar
Jika A dan B adalah matriks-matriks berordo m x n, sedangkan 𝑘1 dan
𝑘2 adalah skalar, berlaku sifat-sifat berikut.
a. 𝑘1 (𝐴 + 𝐵) = 𝑘1 𝐴 + 𝑘1 𝐵
b. (𝑘1 + 𝑘2 )𝐴 = 𝑘1 𝐴 + 𝑘2 𝐴
c. 𝑘1 (𝑘2 𝐴) = (𝑘1 𝑘2 )𝐴
Jika A matriks persegi maka berlaku sifat sebagai berikut.
d. 𝐼 × 𝐴 = 𝐴 × 𝐼 = 𝐴
e. (−𝐼)𝐴 = −𝐴
Matriks identitas I merupakan matriks persegi

2. Perkalian Dua Matriks


Syarat agar dua matriks A dan B dapat dikalikan adalah banyak kolom
matriks A harus sama dengan banyak baris matriks B. Adapun cara
mengalikan kedua matriks itu adalah sebagai berikut.
Jika A adalah matriks berordo p x q dan B adalah matriks berordo q x r,
maka A x B adalah suatu matriks 𝐶 berordo p x n yang elemen-elemennya
diperoleh dari penjumlahan hasil kali elemen-elemen pada baris ke-i
matriks A dengan elemen-elemen pada kolom ke-j matriks B yang
bersesuaian, dengan i = 1, 2, 3, . . ., m dan j = 1,2,3, . . .,

A B

(p x q) (q x r)

sama

Ordo hasil kali p x r

Contoh:
2 1 3 3
Diketahui matriks 𝐴 = ( −2 4 7 ) dan 𝐵 = (−2)
1 −3 −5 1
Tentukan 𝐴 × 𝐵.
Penyelesaian:
2 1 3 3 (2 × 3) + (1 × (−2) + (3 × 1)
( −2 4 7 ) (−2) = ( (−2 × 3 + (4 × (−2) + (7 × 1) )
1 −3 −5 1 (1 × 3) + (−3 × (−2) + (−5 × 1)
6−2+3
= (−6 − 8 + 7)
3+6−5
7
= (−7)
4

3 4 0 2 −5
1. Diketahui matriks 𝐴 = ( −2 6 − 3 ) dan 𝐵 = ( 5 − 6 )
−7 − 4 1 −1 − 7
Tentukan 𝐴 × 𝐵.

Penyelesaian:
3 4 0 2 −5
( −2 6 − 3 ) × ( 5 − 6 )
−7 − 4 1 −1 − 7
(3 × 2) + (4 × 5) + (0 × (−1) (3 × (−5) + (4 × (−6) + (0 × (−7)
=( (−2 × 2) + (6 × 5) + (−3 × (−1) (−2 × (−5) + (6 × (−6) + (−3 × (−7))
(−7 × 2) + (−4 × 5) + (1 × (−1)(−7 × (−5)) + (−4 × (−6)) + (1 × (−7)
26 − 39
= [ 29 − 5 ]
−7 − 18

Sifat-sifat Perkalian Dua Matriks


Untuk setiap matriks A, B, dan C yang dapat dikalikan atau
dijumlahkan, dengan k adalah suatu skalar anggota himppunan bilangan
real, pada perkalian matriks berlaku sifat-sifat berikut.
a. Tidak berlaku sifat komutatif 𝐴 × 𝐵 ≠ 𝐵 × 𝐴
b. Sifat asosiatif, (𝐴 × 𝐵 ) × 𝐶 = 𝐴 × (𝐵 × 𝐶)
c. Sifat distributif kanan, 𝐴 × (𝐵 + 𝐶 ) = (𝐴 × 𝐵 ) + (𝐴 × 𝐶)
d. Sifat distributif kiri, (𝐴 + 𝐵 ) × 𝐶 = (𝐴 × 𝐶 ) + (𝐵 × 𝐶)
e. Perkalian dengan skalar k, yaitu (𝑘𝐴) × 𝐵 = 𝑘 (𝐴 × 𝐵 )
f. Jika perkalian hanya memuat matriks-matriks persegi, terdapat
unsur identitas, yaitu 𝐼 sehingga 𝐼 × 𝐴 = 𝐼 × 𝐴 = 𝐴

g. (−𝐼) × 𝐴 = 𝐴 × (−𝐼) = −𝐴
h. Perkalian dengan matriks O, yaitu 𝐴 × 𝑂 = 𝑂 × 𝐴 = 𝑂
Lampiran 2 ( Lembar kerja peserta didik)

Lembar Kerja Peserta Didik


PERKALIAN MATRIKS

Anggota Kelompok:
Satuan Pendidikan: Sekolah Menengah Atas
Mata pelajaran : Matematika 1. ....................................................
2. ....................................................
Kelas/ Semester :XI/ 1
3. ....................................................
Materi pokok : Matriks 4. ...................................................
5. ...................................................
Waktu : 15 menit
6. ..............................................
Tujuan pembelajaran, peserta didik dapat:
Menerapkan operasi perkalian dua matriks dalam pemecahan masalah

KEGIATAN AWAL

Cermatilah masalah kontekstual berikut !


Sebuah Sekolah Dasar berencana untuk membuat seragam batik baru untuk
seluruh siswa kelas 1 dan 2. Untuk itu, ada dua perusahaan yang menawarkan
produknya, yaitu perusahaan Alpha dan Beta. Berikut adalah daftar harga yang
ditawarkan oleh kedua perusahaan berdasarkan ukuran (dalam rupiah). Setiap
kelas memiliki kebutuhan seragam yang berbeda-beda. Sesuai ukurannya,
berikut adalah kebutuhan seragam kelas 1 dan 2.
Perusahaan S M L Kelas 1 Kelas 2
Alpha 30.000 36.000 41.000
S 60 32
Beta 34.000 35.000 36.000
M 15 44
L 23 12
Sekolah tentu menginginkan harga yang paling murah untuk kebutuhan seragam
ini. Jika kamu menjadi kepala sekolah SD tersebut, perusahaan mana yang kamu
pilih?

KEGIATAN INTI
Untuk menjawab pertanyaan pada permasalahan di atas, ikuti prosedur di
bawah ini !

1. Salah satu cara untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah


menggunakan operasi perkalian dua matriks. Tempatkan matriks harga
disebelah kiri matrik ukuran baju.
60 …
30000 … …
( ) ( … …)
… … …
… …
Kemudian, lengkapi perhitungan berikut.

a. Untuk perusahaan Alpha, total biaya yang harus dikeluarkan sekolah


untuk kelas 1
30000 × (60) + 36000 × (… ) + 41000 × (… ) = ⋯
Untuk kelas 2
30000 × (32) + 36000 × (… ) + 41000 × (… ) = ⋯

b. Untuk perusahaan Beta, total biaya yang harus dikeluarkan sekolah


untuk kelas 1
34000 × (60) + 35000 × (… ) + 36000 × (… ) = ⋯
Untuk kelas 2
34000 × (32) + 35000 × (… ) + 36000 × (… ) = ⋯
2. Dari hasil perhitungan yang kamu lakukan, lengkapi operasi perkalian
berikut.
60 …
30000 …

( ) ( … …)
… …

… …
30000 × (60) + 36000 × (… ) + 41000 × (… ) 30000 × (32) + 36000 × (… ) + 41000 × (… )
=( )
34000 × (60) + 35000 × (… ) + 36000 × (… ) 34000 × (32) + 35000 × (… ) + 36000 × (… )
… …
=(… … )

Berdasarkan perhitungan di atas di peroleh :


1. Total biaya yang di keluarkan jika memesan di perusahaan alpha adalah
…………………….. + ……………………………. =
……………………….
2. Total biaya yang di keluarkan jika memesan di perusahaan beta adalah
……………………+ ………………………….. =
………………………….

Jadi kalau kita mempertimbangkan harga yang murah, maka


perusahaan yang bisa kita pilih adalah …………………………

KESIMPULAN
Kunci LKPD

Langkah :
1. Salah satu cara untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah
menggunakan operasi matriks. Tempatkan matriks harga disebelah kiri
matrik ukuran baju.
60 32
30000 36000 41000
( ) (15 44)
34000 35000 36000
23 12
Kemudian, lengkapi perhitungan berikut.
a. Untuk perusahaan Alpha, total biaya yang harus dikeluarkan sekolah
untuk kelas 1
30000 × (60) + 36000 × (15) + 41000 × (23) = 3283000
Untuk kelas 2
30000 × (32) + 36000 × (44) + 41000 × (12) = 3036000

b. Untuk perusahaan Beta, total biaya yang harus dikeluarkan sekolah untuk
kelas 1
34000 × (60) + 35000 × (15) + 36000 × (23) = 3393000
Untuk kelas 2
34000 × (32) + 35000 × (44) + 36000 × (12) = 3060000

2. Dari hasil perhitungan yang kamu lakukan, lengkapi operasi perkalian


berikut.
60 32
3. (30000 36000 41000) (15 44)
34000 35000 36000
23 12
30000 × (60) + 36000 × (15) + 41000 × (23) 30000 × (32) + 36000 × (44) + 41000 × (12)
=( )
34000 × (60) + 35000 × (15) + 36000 × (23) 34000 × (32) + 35000 × (44) + 36000 × 12

3283000 3036000
=( )
3393000 3060000

Berdasarkan perhitungan di atas di peroleh :

1. Total biaya yang di keluarkan jika memesan di perusahaan alpha adalah


3.283.000+ 30.360.000 = 6.319.000
2. Total biaya yang di keluarkan jika memesan di perusahaan alpha adalah
3.393.000 + 3.060.000 = 6.453.00

Jadi kalau kita mempertimbangkan harga yang murah, maka


perusahaan yang bisa kita pilih adalah perusahaan alpha
Lampiran 3 ( Instrumen penilaian)

Penilaian Sikap

Materi : Operasi matriks


Kelas/Semester : XI/ 1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama pembelajaran

Fokus Penguatan Pendidikan Karakter: disiplin, jujur dan rasa ingin tahu
Catatan
No Hari/Tanggal Nama Peserta Didik Butir Sikap
Perilaku
1. Penilaian Pengetahuan

a. Kisi – kisi

KD Indikator Indikator Soal Nomor


soal
3.3 Menjelaskan 3.3.3 Menentukan - Disajikan dua 1
matriks dan hasil perkalian buah matriks,
kesamaan matriks dua buah matriks. siswa dapat
dengan menggunakan menentukan hasil
masalah kontekstual kali dari kedua
dan melakukan matriks tersebut
operasi pada matriks
yang meliputi - Disajikan sebuah 2
penjumlahan, masalah yang
pengurangan, berkaitan dengan
perkalian skalar, dan operasi perkalian
perkalian, serta matriks, siswa
transpose dapat
menentukan
penyelesaiannya

b. Soal
−1 2 1 3 1
1. Diketahui matriks 𝐴 = ( 5 −2 7), matriks 𝐵 = (0 −1),
7 6 3 1 2
tentukan matriks A . B !

2. Suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa akan membuka tiga
cabang besar di pulau Sumatera, yaitu cabang 1 di kota Palembang,
cabang 2 di kota Padang, dan cabang 3 di kota Pekanbaru. Untuk itu,
diperlukan beberapa peralatan untuk membantu kelancaran usaha jasa
tersebut, yaitu handphone, komputer, dan sepeda motor. Di sisi lain,
pihak perusahaan mempertimbangkan harga per satuan peralatan
tersebut. Lengkapnya, rincian data tersebut disajikan sebagai berikut :
Handphone Komputer Sepeda Motor
Harga
(unit) (unit) (unit) (Jutaan)
Cabang 1 7 8 3 Handphone 2
Cabang 2 5 6 2 Komputer 5

Cabang 3 4 5 2 Sepeda 15
motor

Tentukan total biaya pada masing – masing cabang !

Pedoman Penskoran
No
Kriteria Penskoran Skor
Soal
𝐴. 𝐵 4
(−1)𝑥3 + 2𝑥0 + 1𝑥1 (−1)𝑥1 + 2𝑥(−1) + 1𝑥2
= ((−5)𝑥3 + (−2)𝑥0 + 7𝑥1 5𝑥1 ± 2𝑥(−1) + 7𝑥2 )
7𝑥3 + 6𝑥0 + 3𝑥1 7𝑥1 + 6𝑥(−1) + 3𝑥2
−3 + 0 + 1 −1 + (−2) + 2
1 = (−15 + 0 + 7 5 + (−2) + 14 )
21 + 0 + 3 7 + (−6) + 6
−2 −1
= (−8 17 )
24 7

Misal matriks S = matriks yang mempresentasikan


jumlah unit setiap peralatan yang dibutuhkan di
setiap cabang
7 8 3 3
Maka S = (5 6 2)
4 5 2
Dan matriks P = matriks yang mempresentasikan harga
per unit setiap peralatan
2
2 Maka P = ( 5 )
15
7 8 3 2 99
S x P = [5 6 2] × [ 5 ] = [70]
4 5 2 15 43
Jadi,
total biaya penggandaan peralatan cabang 1= 99 jutaan
3
total biaya penggandaan peralatan cabang 2 = 70 jutaan
total biaya penggandaan peralatan cabang 3 = 43 jutaan

Skor Maksimal 10

𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


Nilai = x 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙

Soal remidi
2 1 4 3 1
1. Diketahui matriks 𝐴 = (5 3 7), matriks 𝐵 = (0 2), tentukan
7 6 3 1 2
matriks A . B !

Soal Pengayaan

1. Suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa akan membuka tiga
cabang besar di pulau Sumatera, yaitu cabang 1 di kota Surabaya, cabang 2
di kota Semarang, dan cabang 3 di kota Jakarta. Untuk itu, diperlukan
beberapa peralatan untuk membantu kelancaran usaha jasa tersebut, yaitu
handphone, komputer, dan sepeda motor. Di sisi lain, pihak perusahaan
mempertimbangkan harga per satuan peralatan tersebut. Lengkapnya,
rincian data tersebut disajikan sebagai berikut :

Handphone Komputer Sepeda Motor


Harga
(unit) (unit) (unit) (Jutaan)
Cabang 1 5 9 3 Handphone 7
Cabang 2 5 7 2 Komputer 5

Cabang 3 4 5 2 Sepeda 10
motor

Tentukan total biaya pada masing – masing cabang!


2. Penilaian Ketrampilan

a. Kisi – kisi
KD Indikator Indikator Soal Nomor
soal
4.3 Menyelesaikan 4.3.1 Menggunakan Disajikan sebuah 1
masalah sifat-sifat operasi masalah
kontekstual yang aljabar matrik kontekstual, siswa
berkaitan dengan untuk dapat menentukan
matriks dan menyelesaikan penyelesainnya
operasinya masalah berkaitan
dengan perkalian
matriks

Soal
Di toko A bimbim membeli 5 flashdisc X dengan harga Rp. 60.000 per
unit, 6 kotak CDR Y dengan harga Rp. 105.000 per kotak dan 8 mouse Z
dengan harga Rp. 45.000 per unit. Di toko yang sama dan dengan harga
yang sama pula, Carli membeli 6 flashdisc X, 2 kotak CDR Y dan 7 mouse
Z. transportasi Bimbim dan Carli ke toko tersebut berturut – turut Rp.
15.000 dan Rp. 25.000. sederhanakan soal tersebut dalam bentuk perkalian
dan penjumlahan matriks dan tentukan jumlah pengeluaran total yang harus
dikeluarkan oleh Bimbim dan Carli masing – masing !

Pedoman Penskoran
No
Kriteria Penskoran Skor
Soal

Misal :
B = pengeluaran total Bimbim
C = Pengeluaran total Carli
3
Bentuk matriks dari masalah di atas adalah :
60.000
1 𝐵 5 6 8 15.000
( )=( ) (105.000) + ( )
𝐶 6 2 7 25.000
45.000
𝐵 5𝑥60.000 + 6𝑥105.000 + 8𝑥45.000 3
→( )=( )
𝐶 6𝑥60.000 + 2𝑥105.000 + 7𝑥45.000
15.000
+( )
25.000
𝐵 300.000 +630.000 + 360.000
→( )=( )
𝐶 360.000 + 210.000 + 315.000
15.000
+( )
25.000
𝐵 1.290.000 15.000 1.305.000
→( )=( )+( )=( )
𝐶 885.000 25.000 910.000 4

Jadi Pengeluaran total Bimbim adalah Rp. 1.305.000 dan


pengeluaran total Carli adalah Rp. 910.000

Skor Maksimal 10

𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


Nilai = x 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙

Jumlah Skor
No Nama Siswa Jumlah Skor Nilai = x 100
Skor Max

1 Afrita Putri Hanifah

2 Alyaa Savina

3 Amalia Kusuma

4 Anita Dinda Sari

5 Ardi Nur Choiri

6 Arvel Sean Vito Wibowo

7 Celine Valenia Sugianto

8 Dimas Gustikusuma Wiananta

9 Dinda Puspita Nugraheni

10 Disavia Jasiva Laistamia

11 Erico Refanto

12 Fauzan Prasetya Nugraha

13 Fauzia Muharroma

14 Ferdinaya Ratu Wibawa

15 Ferrostama Chardena

16 Grandis Humaira Muanas

17 Helda Elwanda
18 Imanda Hidayat Putra

19 Kurnia Intan Berliana

20 Lathifa Khania Janastasya

21 Muhammad Ari Anggono

22 Nandita Rahmaningrum

23 Rangga Elang Satria

24 Reysa Fria Irmanda

25 Rizki Amilia Putri

26 Rosa Indria Kurniawati

27 Sebastian Witjaksono

28 Suzanita Putri Rachmadhani

29 Ulil Albab

30 Vira Azzahra Setyoning Asghori

31 Yohanna Yulismarsellia

32 Yusrendra Ilham Ramadhan