Anda di halaman 1dari 7

DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL DATA DASAR PUSKESMAS 2018

Warna Keterangan
Di Isi Oleh Pusdatin
Ada revisi/ tambahan

NO VARIABEL KATEGORI DEFINISI OPERASIONAL KETERANGAN


IDENTITAS PUSKESMAS
1 Nama Puskesmas - Nama Puskesmas sesuai keputusan dari pejabat yang berwenang Sudah terisi sesuai dengan yang
teregistrasi di Pusdatin
2 Kode Registrasi Puskesmas - Kode registrasi Puskesmas Sudah terisi sesuai dengan yang
teregistrasi di Pusdatin
3 Status Akreditasi (1)Telah akreditasi
Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan tentang Akreditasi bila
(2)Sedang dalam proses akreditasi Puskesmas dalam proses persiapan akreditasi
(3)Belum proses akreditasi
4 Alamat cukup jelas

Jalan/komplek cukup jelas


Desa/Kelurahan cukup jelas
Kecamatan cukup jelas
Di Isi sesuai alamat puskesmas
Kabupaten/Kota cukup jelas
kondisi per 31 Desember 2018
Provinsi cukup jelas
Kode Pos cukup jelas
Telepon cukup jelas
Fax cukup jelas
Email cukup jelas
5 Titik Koordinat (LU/LS/BT) Diisi Lintang dan Bujur Di isi sesuai Hasil Geotagging tentang koordinat Lintang dan Bujur Bentuk desimal sesuai ketentuan
pada Google Maps di Smart Phone (dengan ketersediaan sinyal) penulisan Koordinal Lintang dan
atau GPS di lokasi Puskesmas Bujur
6 Kategori Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah (1)Perkotaan
Puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan yang memenuhi
paling sedikit tiga dari empat kriteria kawasan perkotaan sebagai
berikut (1) aktivitas lebih dari 50% penduduk pada sektor non
agragris, terutama industri, perdagangan, dan jasa ; (2) memiliki
fasilitas perkotaan antara lain sekolah dengan radius 2,5 km, pasar
radius 2 km, memiliki rumah sakit dengan radius kurang dari 5 km,
bioskop, atau hotel; (3) lebih dari 90% rumah tangga memiliki listrik;
dan/atau; (4) terdapat akses jalan raya dan transportasi menuju Sesuai dengan keputusan
fasilitas perkotaan yang dimaksud pada poin (2) bupati/walikota setempat
yang mengacu pada
(2)Perdesaan Puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan yang memenuhi Permenkes nomor 75
paling sedikit tiga dari empat kriteria kawasan perdesaan sebagai tahun 2014 tentang
berikut : (1) aktivitas lebih dari 50% penduduk pada sektor agragris; Pukesmas dan Permenkes
(2) memiliki fasilitas antara lain sekolah dengan radius lebih dari 2 nomor 90 tahun 2015
km, rumah sakit dengan radius lebih dari 5 km, tidak memiliki tentang Penyelenggaraan
fasilitas bioskop atau hotel; (3) rumah tangga dengan listrik kurang Pelayanan Kesehatan Di
dari 90% (4) terdapat akses jalan dan transportasi menuju fasilitas Fasilitas Pelayanan
yang dimaksud pada poin (2) Kesehatan Kawasan
(3)Terpencil / sangat terpencil Terpencil dan Sangat
Puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan dengan Terpencil
karakteristik sebagai berikut : (1) berada di wilayah yang sulit
dijangkau atau rawan bencana, pulau kecil, gugus pulau, atau pesisir;
(2) akses transportasi umum rutin satu kali dalam satu minggu, jarak
tempuh pulang pergi dari ibu kota kabupaten memerlukan waktu
lebih dari 6 jam, dan transportasi yang ada sewaktu-waktu dapat
terhalang iklim atau cuaca; (3) kesulitan pemenuhan bahan pokok
dan kondisi keamanan yang tidak stabil
7 Kategori Puskesmas berdasarkan kemampuan (1) Rawat inap Sesuai dengan surat keputusan bupati/walikota setempat Sudah terisi sesuai dengan yang
penyelenggaraan teregistrasi di Pusdatin
(2) Non rawat inap
WILAYAH KERJA PUSKESMAS
8 Luas wilayah kerja (km2) Sesuai dengan ketetapan dinas kesehatan kabupaten/kota setempat Bila masih satuan lain (Hektar)
konversi ke KM2, dengan desimal
2 digit.
9 Jumlah penduduk (jiwa) Sesuai dengan data dinas kependudukan
10 Jumlah desa (seluruhnya) Jumlah desa pada awal tahun sesuai dengan ketetapan pemerintah
daerah
BANGUNAN PUSKESMAS
11 Jumlah Tempat Tidur
1) Jumlah tempat tidur perawatan umum Jumlah Jumlah tempat tidur selain ruang bersalin dan ruang poli
2) Jumlah tempat tidur perawatan persalinan Jumlah Jumlah tempat tidur pasien perawatan bersalin
12 Waktu tempuh terlama bagi warga menuju Puskesmas waktu tempuh (menit) terlama dari semua pemukiman penduduk Di isi dengan satuan jam misal; 30
(menit) dalam wilayah Puskesmas menuju gedung Puskesmas menit ditulis 30, 15 menit ditulis
15,dst
13 SIMPUS (Sistem Informasi Puskesmas) Di isi sesuai nama Aplikasi Pencatatan Puskesmas yang dipakai Misalnya : SIKDA Generik
14 Akses jalan depan gedung Puskesmas (1) Aspal/Beton
(2) Tanah
kondisi jalan di depan gedung Puskesmas
(3) Air
(4) lainnya
15 Kendaraan yang dapat melalui jalan depan Puskesmas (1) Kendaraan roda 4 cukup jelas bisa lebih dari satu jawaban
(2) Kendaraan bermotor roda 2 cukup jelas
(3) Perahu cukup jelas
16 Keadaan bangunan Puskesmas (1)Baik Tidak ada Kerusakan pada komponen Struktural maupun Non-
Struktural

Mengacu pada PERATURAN


(2)Rusak Ringan Kerusakan ringan adalah kerusakan terutama pada komponen non- MENTERI PEKERJAAN UMUM
struktural, seperti penutup atap, langit-langit, penutup lantai, NOMOR : 24/PRT/M/2008
dan TANGGAL 30 DESEMBER 2008
dinding pengisi. PEDOMAN PEMELIHARAAN DAN
PERAWATAN
(3)Rusak Sedang Kerusakan sedang adalah kerusakan pada sebagian komponen, non- BANGUNAN GEDUNG bab III
struktural, dan atau komponen struktural seperti struktur atap, hal.16 tingkat kerusakan gedung
lantai, dan lain-lain. (di pilih salah satu dari empat
(4)Rusak Berat Kerusakan berat adalah kerusakan pada sebagian besar komponen kriteria)
bangunan, baik struktural maupun non-struktural yang apabila
setelah diperbaiki masih dapat berfungsi dengan baik sebagaimana
mestinya
17 Kondisi Puskesmas Pembantu (PP) (1)Baik Idem
Diisi jumlah unit PP yang sesuai
(2)Rusak Ringan Idem
dengan kondisi
(3)Rusak Sedang Idem
(4)Rusak Berat Idem
18 Bangunan rumah dinas tenaga kesehatan (1)Baik Idem
Diisi jumlah unit rumah dinas
tenaga kesehatan yang sesuai
(2)Rusak Ringan Idem
dengan kondisi
(3)Rusak Sedang Idem
(4)Rusak Berat Idem
PRASARANA PUSKESMAS
a. Sistem kelistrikan Puskesmas
19 Sumber listrik (1) PLN cukup jelas

(2) Diesel Mesin penyedia listrik berbahan bakar Solar


Dipilih satu atau beberapa sarana
(3) Generator Mesin penyedia listrik berbahan bakar Bensin
(4) Tenaga surya cukup jelas
(5) Lainnya Selain dari yang di atas
20 Waktu ketersediaan listrik (1)24 jam/hari cukup jelas Dipilih Salah Satu
(2)<24 jam/hari cukup jelas
b.Sistem Komunikasi
21 Telepon kabel (1)Ada dan baik Telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik
dalam jaringan saluran tetap (Kabel)
Dipilih salah satu
(2)Ada, tetapi tidak bisa dipakai/rusak cukup jelas
(3)Tidak ada cukup jelas
22 Telepon seluler (1)Ada dan baik
(disingkat ponsel) atau handphone (disingkat HP) adalah perangkat
telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang
Dipilih salah satu
sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat
(2)Ada, tetapi tidak bisa dipakai/rusak dibawa ke mana-mana
(3)Tidak ada
23 Radio komunikasi (1)Very high frequency (VHF)
Radio komunikasi yang digunakan sebagai sarana komunikasi
(2)High frequency (HF)
puskesmas. Radio komunikasi dibagi berdasarkan: Very high Diplih salah satu
(3)Singleside Band (SSB)
frequency (VHF), High frequency (HF), Singleside Band (SSB)
(4)Tidak Ada
24 Jaringan internet (1)Ada dan baik
Kondisi jaringan di wilayah kerja puskesmas yang digunakan untuk
(2)Ada, tetapi tidak lancar kegiatan operasional puskesmas. Kondisi jaringan internet
(3)Tidak ada
25 Jumlah Komputer (1)Berfungsi
jumlah komputer yang digunakan untuk kegiatan operasional
puskesmas
(2) Tidak Berfungsi
26 Jumlah Laptop (1)Berfungsi
jumlah laptop yang digunakan untuk kegiatan operasional
puskesmas
(2) Tidak Berfungsi
c. Sistem Sanitasi Puskesmas Pilihan bisa lebih dari satu
27 Sumber Air Bersih (1) PAM Air yang berasal dari kelola oleh perusahaan negara yang secara
khusus menjadi unit usaha milik daerah yang bertugas menjalankan
distribusi air bersih bagi masyarakat
(2) Air Tanah Air yang berasal dari tanah, terdapat di antara butir-butir tanah atau
dalam retakan bebatuan, yang berupa buatan manusia, misal :
sumur gali, sumur pompa, atau sumur bor
(3) Mata air Air yang bergerak dalam tanah, terdapat di antara butir-butir tanah
atau dalam retakan bebatuan tersebut pada akhirnya akan
menyembur keluar dari bawah tanah menuju permukaan dalam
bentuk mata air alami
(4) Air Hujan Air yang terjadi karena proses penguapan yang kemudian
terkondensasi dan akhirnya jatuh sebagai air hujan
(5) Air Permukaan Air yang memiliki daerah aliran dan peredaran di permukaan
daratan contohnya: Air sungai, danau, waduk, dsb
(6) sumber lainnya Diluar Kriteria di atas
d. Kendaraan Di isi dengan jumlah ambulan
sesuai dengan kondisi masing
masing kendaraan (ambulans,
sepeda motor, pusling, dan
pusling air)
28 Kendaraan Ambulan (1)Baik apabila ambulans masih dalam keadaan utuh dan berfungsi dengan
baik
(2)Rusak ringan apabila ambulans masih dalam keadaan utuh tetapi kurang berfungsi
dengan baik. Untuk berfungsi dengan baik, memerlukan perbaikan
ringan dan tidak memerlukan penggantian bagian utama/komponen
pokok
(3)Rusak berat apabila ambulans dalam kondisi tidak utuh dan tidak berfungsi lagi
atau memerlukan perbaikan besar/penggantian bagian
utama/komponen pokok, sehingga tidak ekonomis untuk diadakan
Mengacu ke Definisi kondisi
perbaikan/rehabilitasi
Barang di SIMAK BMN
29 Kendaraan sepeda motor (1)Baik idem (pada sepeda motor)
(2)Rusak ringan idem (pada sepeda motor)
(3)Rusak berat idem (pada sepeda motor)
30 Kendaraan Puskesmas Keliling (1)Baik idem (pada pusling)
(2)Rusak ringan idem (pada pusling)
(3)Rusak berat idem (pada pusling)
31 Kendaraan Puskesmas Keliling perairan (1)Baik idem (pada pusling air)
(2)Rusak ringan idem (pada pusling air)
(3)Rusak berat idem (pada pusling air)
31

JARINGAN PUSKESMAS, JEJARING PUSKESMAS, LINTAS Jumlah Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang
SEKTOR DAN POTENSI SUMBER DAYA PUSKESMAS dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama
masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna
pemberdayaan masyarakat
32 Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang
dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan/menyediakan
pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa.
33 Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di lingkungan pondok
pesantren, dengan prinsip dari, oleh, dan untuk warga pondok
pesantren yang mengutamakan pelayanan promotif dan preventif
tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif dengan binaan
puskesmas setempat
34 Posyandu Lansia (Pos Layanan Terpadu Lanjut Usia) Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Wadah pelayanan kepada lansia di masyarakat dimana proses
pembentukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat
bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), lintas sektor
pemerintah dan non pemerintah, swasta, organisasi sosial dan lain-
lain, dengan menitikberatkan pelayanan pada upaya promotif dan
preventif.
35 Posbindu PTM (Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Jumlah yang menjadi binaan puskesmas
Menular) Wadah pelayanan yang menyelenggarakan kegiatan deteksi dini,
pemantauan dan tindak wadah pelayanan kepada lansia di
masyarakat dimana proses pembentukan dan pelaksanaannya
dilakukan oleh masyarakat bersama Lembaga Swadaya Masyarakat
(LSM), lintas sektor pemerintah dan non pemerintah, swasta,
organisasi sosial dan lain-lain, dengan menitikberatkan pelayanan
pada upaya promotif dan preventif.lanjut dini faktor risiko PTM
secara mandiri dan berkesinambungan
36 Posyandu Pratama Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Posyandu yang masih belum mantap, kegiatannya belum bisa rutin
tiap bulan dan kader aktifnya terbatas,
37 Posyandu Madya Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Posyandu yang sudah dapat melaksanakan kegiatan lebih dari 8 kali
per tahun dengan rata-rata jumlah kader tugas 5 orang atau lebih.
Akan tetapi cakupan program utamanya (KB, KIA, Gizi, dan
Imunisasi) masih rendah yaitu kurang dari 50%,
38 Posyandu Purnama Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Posyandu yang frekuensinya lebih dari 8 kali per tahun, rata-rata
jumlah kader tugas 5 orang atau lebih, dan cakupan 5 program
utamanya (KB, KIA, Gizi dan Imunisasi) lebih dari 50%,
39 Posyandu Mandiri Jumlah yang menjadi binaan puskesmas Posyandu yang sudah dapat melakukan kegiatan secara teratur,
cakupan 5 program utama sudah bagus, ada program tambahan dan
Dana Sehat telah menjangkau lebih dari 50% KK. Intervensinya
adalah pembinaan Dana Sehat, yaitu diarahkan agar Dana Sehat
tersebut menggunakan prinsip JPKM.
TENAGA KESEHATAN Setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta
memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di
bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan
kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan
40 Dokter Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan
tugas dan fungsinya sebagai dokter umum yang memberikan
pelayanan di puskesmas.
41 Dokter gigi Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan
tugas dan fungsinya sebagai dokter gigi yang memberikan pelayanan
di puskesmas.
42 Perawat Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan
tugas dan fungsinya sebagai perawat yang memberikan pelayanan di
puskesmas.
43 Bidan Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan
tugas dan fungsinya sebagai bidan yang memberikan pelayanan di
puskesmas, termasuk bidan di desa atau poskesdes

44 Farmasi Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan


tugas dan fungsinya sebagai tenaga farmasi (apoteker) yang
memberikan pelayanan di puskesmas.
Pengumpulan data tenaga ini
45 Kesehatan Masyarakat Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan
bekerja sama dengan
tugas dan fungsinya sebagai tenaga kesehatan masyarakat yang
Sekretariat Badan PPSDMK,
memberikan pelayanan di puskesmas.
sesuai dengan keterisian SI
46 Kesehatan Lingkungan Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan SDMK per Desember 2018
tugas dan fungsinya sebagai tenaga kesehatan lingkungan/sanitarian
yang memberikan pelayanan di puskesmas.

47 Gizi Jumlah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan


tugas dan fungsinya sebagai tenaga gizi yang memberikan pelayanan
di puskesmas yang bersangkutan.
48 Ahli Teknologi Laboratorium Medik piu informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan
tugas dan fungsinya sebagai ahli teknologi laboratorium medik yang
memberikan pelayanan di puskesmas yang bersangkutan.

49 Tenaga Penunjang Jumlah Setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan tetapi
tidak melakukan upaya kesehatan. Tenaga non kesehatan meliputi
Pejabat Struktural Eselon 1, Pejabat Struktural Eselon 2, Pejabat
Struktural Eselon 3, Pejabat Struktural Eselon 4, Staf Pencatatan dan
Pelaporan, Staf Administrasi Keuangan, Staf Teknis Program
Kesehatan, Staf Pengelola TIK (Teknologi Informasi), Staf
Kehumasan, Staf Bidang Hukum, Staf Perencana, Staf Pekarya
Kesehatan, Staf Perpustakaan, Staf Psikologi, Staf Dosen Pengajar,
Staf Widyaiswara, Staf Juru Mudi, Tenaga Lainnya yang tidak
tercantum.