Anda di halaman 1dari 40

SASARAN PELATIHAN

Setelah mendapatkan materi ini, peserta diharapkan:

• Mampu memahami prinsip penerapan 5S


• Memahami langkah penerapan 5S
• Membangun kegiatan 5S dan continuous
improvement (Kaizen)
• Mengimplementasikan 5S secara sistematis
FALSAFAH KAIZEN

KAI = Perubahan
ZEN = Lebih baik

KAIZEN = Perbaikan Berkelanjutan


(Continuous Improvement)

Kaizen: The Key To


Japan’s Competitive
Success,
By Masaaki Imai,
Nov 1st, 1986
SIKLUS KAIZEN
Identifikasi masalah,
Menentukan akar Laksanakan pekerjaan / tindakan
penyebab, Perencanaan sesuai dengan perencanaan
Improvement yang telah disusun

Periksa hasil pekerjaan


Standarisasi prosedur dan apakah telah sesuai
dokumentasi, Identifikasi dengan rencana
masalah & rencana
improvement selanjutnya
10 POKOK BUDAYA KAIZEN

1. Pertanyakan konsep lama tentang cara berproses saat ini


2. Lebih baik memikirkan cara untuk dapat melaksanakannya dari pada
mencari alasan mengapa tidak bisa
3. Jangan berargumentasi, mulailah dengan mencek kondisi aktual saat ini
4. Jangan menunggu sempurna, 50% juga OK, tapi segera lakukan
5. Bila ada kesalahan, segera perbaiki
6. Jangan pakai uang untuk improvement, gunakan pikian dan kreatifitas
7. Kalau tidak mengalami kesulitan, “Ide Perbaikan” tidak akan muncul
8. Cari akar penyebab masalah dengan menanyakan “Mengapa x Mengapa ?”
9. Dibanding “pengetahuan 1 orang” masih lebih baik “ide 10 orang”
10. Improvement itu tak ada batasan
PERMASALAHAN YANG MUNCUL

• Tingginya tingkat keterlambatan atau absensi dari


karyawan
• Tingginya angka turnover
• Karyawan kehilangan motivasi kerja
• Lingkungan kerja yang tidak teratur
• Tingginya tingkat kecelakaan kerja
• Tingginya tingkat kesalahan yang terjadi
5s
SOLUSI DARI SEMUA PERMASALAHAN
TERSEBUT ADALAH
LATAR BELAKANG

Dalam rangka meningkatkan


Quality, Safety, dan Productivity,
tenaga kerja harus bekerja pada
lingkungan kerja yang kondusif.
DEFINISI 5S

5S adalah suatu metode yang terdiri dari 5


elemen Penataan, Penanganan, dan
Pembersihan Lingkungan Kerja yang apabila
dilaksanakan dengan Sistematis dan
Berkesinambungan dapat menciptakan kondisi
lingkungan kerja yang Produktif serta
membangun Budaya Kerja Disiplin.
PENERAPAN 5S

5S 5C 5R 5P
Seiri Clear – Out Ringkas Pemilahan
Seiton Classify Rapi Penataan
Seiso Cleaning Resik Pembersihan
Seiketsu Conformity Rawat Pemantapan
Shitsuke Custom Rajin Pembiasaan

Sort
Set
Shine
Standardise
Sustain “ Sarana dasar membangun
budaya kerja kelas dunia “
MANFAAT 5S

Tenaga kerja membutuhkan lebih


banyak waktu untuk mencari
peralatan yang dibutuhkan
Semua pekerja mengetahui dimana
letak peralatan dan bahan yang
dibutuhkan
PERUBAHAN PARADIGMA

“PERUBAHAN PERILAKU MELALUI PERUBAHAN


TEMPAT KERJA”
PENATARAN

Sikap Perilaku Tempat Kerja

PENERAPAN 5S

Budaya Sikap Kebiasaan Perilaku Tempat Kerja

3 Asas Penerapan: Sederhana – Konsisten - Kontinyu


SEIRI / RINGKAS

RINGKAS, berarti pemilahan item menjadi 3 kategori:


1. Diperlukan
2. Ragu-ragu
3. Tidak diperlukan

Rules:
• Tidak ada item yang tidak diperlukan berada di area kerja
• Tidak ada item yang berlebih jumlahnya
• Ada usaha untuk menurunkan jumlah stok sesuai dengan
kebutuhan
SEIRI / RINGKAS
Subyek / Obyek
Tidak
Ragu-ragu Diperlukan
diperlukan
Tidak
Bernilai
bernilai Tempat Penyimpanan
Eliminasi
Sementara

Destroy
Keputusan Manajemen

Diperlukan oleh Diperlukan pada Dikeluarkan dari Di scrap /


bagian lain masa yang akan perusahaan ini dimusnahkan/
(ditempatkan datang (dilelang, Eliminasi
pada bagian ybs) (ditempatkan di dihibahkan pada
gudang) group lain)
DAFTAR STATUS INVENTARIS
DAFTAR STATUS INVENTARIS
Lokasi :
Penanggung Jawab :
Tanggal :

STATUS
KONDISI
NO. REG JUMLAH DIPERLUKAN TIDAK DIPERLUKAN
NO. NAMA ITEM (Baru, Terpakai, Sisa, Ex.
(Jika ada) (Unit dan satuannya) Sering Kadang Jarang TPS
Repair, Bekas, Rusak) Musnahkan
(Harian) (Bulanan) (Tahunan) (Ragu-ragu)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
RED TAG

Penanggung Jawab_______________
Deskripsi Item___________________
Department_____________________ 5S RED TAG
JENIS ITEM TINDAK LANJUT
□ Bahan baku □ Mesin / Peralatan □ Dibuang
□ Pekerjaan sedang berlangsung □ Barang cetakan □ Dikembalikan
□ Suku cadang □ Alat tulis kantor □ Dipindahkan ke____________
□ Produk Jadi □ Lain-lain □ Hubungi__________________
□ Lain-lain______________________ □ Lain-lain__________________
ALASAN
□ Tidak diperlukan □ Bahan sisa Tanggal penempelan__________
□ Cacat □ Tidak diketahui Batas tindak lanjut____________
□ Tidak penting □ Lain-lain
□ Lain-lain______________________
Contoh Penerapan SEIRI/RINGKAS
MENCETUSKAN IDE KAIZEN

ECRS adalah suatu teknik menggali dengan sebuah


pertanyaan yang benar dan sederhana dengan tujuan
ide-ide Kaizen bermunculan untuk perbaikan proses
kerja.

E = Eliminate (dihilangkan)
C = Combine (digabungkan)
R = Rearrange (disusun kembali)
S = Simplify (disederhanakan)
SEITON / RAPI

RAPI, berarti “is a place for everything, and


everything in it’s place”.

Rules:
• Setiap item yang masih diperlukan dalam pekerjaan, tersedia
tempatnya, dan jelas status keberadaannya
• Setiap item dan tempat penyimpanannya mempunyai nama dan
kode identifikasi yang standar
• Setiap orang mematuhi aturan penyimpanan dan ada mekanisme
penyimpanannya
SEITON / RAPI
Subyek / Obyek

Rapi / Penataan

Klasifikasi Tempat Simpan Tata Letak Label / Tanda


Tempat Kerja Pengenal
Fungsional / Frekuensi Terbuka Tertutup
Seragam Pemakaian Pertimbangan faktor: Tentukan:
• Minimasi • Format label
SERING Area Kerja
Harian/Mingguan
pemindahan • Siapa pembuat
produk/bahan/ma label
KADANG nusia/alat kerja • Kapan harus selesai
Rak/Almari
2 Minggu/Bulanan • Kemudahan akses
• Kenyamanan Laksanakan:
JARANG • Keselamatan dan • Pembuatan label
Gudang
Semester/Tahunan kesehatan kerja • Meninjau
penerapan
Contoh Penerapan SEITON/RAPI
Contoh Penerapan SEITON/RAPI
SEISO / RESIK

RESIK, berarti
1. Membersihkan = memeriksa
2. Menghilangkan sumber penyebab masalah
3. Mengupayakan kondisi area kerja tetap
optimum
4. Mengidentifikasi kondisi abnormal secara dini
SEISO / RESIK
Subyek / Obyek

Resik / Pembersihan

Sarana Kebersihan Operasi Pembersihan Resik per Area /


Awal per Alat
• Apa dan berapa
jumlah alat • Kapan dan bagaimana • Peta dan label
kebersihan yang kami bersama-sama penanggungjawab
dibutuhkan untuk membersihkan atap, • Standar warna cat
tempat kerja kita? langit-langit, dinding, • Denah dan jadwal
• Dimana letak alat dll? pengecatan
kebersihan kita? • Alat apa saja yang • Perluasan ke
dibutuhkan? area/alat lainnya
• Dalam jangka waktu
berapa lama semua itu
harus dibersihkan
kembali?
VISUALISASI RESIK

LATIHAN VISUALISASI RESIK


Lokasi :
Penanggung Jawab :
Tanggal :

NO SUMBER KONTAMINASI HASIL NO SUMBER KONTAMINASI HASIL

1 1

2 2

3 3

4 4

5 5
Contoh penerapan SEISO/RESIK
SEIKETSU / RAWAT

RAWAT, berarti
1. Melaksanakan standarisasi penerapan 3S di
tempat kerja
2. Mempertahankan kondisi optimum
3. Mewujudkan tempat kerja yang bebas
kesalahan
SEIKUTSE / RAWAT
Subyek / Obyek

Rawat

SEIRI SEITON SEISO SEIKETSU

• Operasi buka • Kartu identifikasi • Mengatasi sumber • Mekanisme kendali


lemari • Kelebihan stok kotor visual (visual
• Operasi label • Adakah peraturan • Mencegah debu control)
merah peminjaman, melekat di tempat • Pemeriksaan
• Adakah prosedur pengambilan & kerja berkala
untuk penyimpanan • Mencegah
menyingkirkan barang? terjadinya
barang yang tidak rembesan di
diperlukan? tempat kerja
Contoh Form Audit 5S
Contoh penerapan SEIKETSU
SHITSUKE / RAJIN

RAJIN, berarti
1. Terbiasa merawat Ringkas, Rapi, dan Resik
2. Terbiasa melaksanakan Standar Kerja
3. Mengembangkan Kebiasaan Positif
• Keteladanan pemimpin (Leading by Example)
• Kreativitas (Do)
• Mendukung (Supporting)
SHITSUKE / RAJIN
Subyek / Obyek

Rajin

Informasi Tepat Kebiasaan Organisasi Penjabaran Quality


Waktu Positif Pembelajar Objective

• Efisiensi • Tepat janji • Rencanakan & • Quality Objective


• Produktivitas • Tepat waktu Laksanakan sampai pada
• Efektivitas • One sheet report • Pembagian tingkat perorangan
• Hasil evaluasi 5S • One point lesson kelompok belajar (KPI)
• Kegiatan KAIZEN • Kaizen visual board • Penetapan tema • Monitor dan
• Ide kaizen belajar dan jadwal pencapaian
• Jadwal dan evaluasi
kegiatan kelompok
belajar
Contoh Penerapan SHITSUKE
menggunakan One Point Lesson (OPL)

O ne Pengetahuan Dasar

P oint Hasil Improvement

L esson
Kasus Gangguan
Contoh Penerapan SHITSUKE
menggunakan One Point Lesson (OPL)

One-point Lesson
Theme: No. ___ of ____
Create by: Date: Approved:

Basic Knowledge Improvement Example Problem Example

Shift Instructor Dates Trainee


Training 1st
Record 2nd
3rd
TANTANGAN 5S
AKTIVITAS TIDAK TIDAK ADA
TIDAK ADA
BERJALAN PERHATIAN
WAKTU
DENGAN BAIK DARI ATASAN
• Tentukan item apa • Tentukan fokus dan • Tambahkan
saja yang dapat prioritas masalah sign/comment pada
dikerjakan saat • Bagi menjadi Activity Board
workload rendah beberapa group • Sharing problem yang
• Manfaatkan waktu Kaizen berdasarkan terjadi
tunggu fokus masalah
• Lakukan pengecekan
sebelum memulai
dan saat akan bekerja
berakhir
• Gunakan waktu
dengan optimum
dengan saling berbagi
tugas dan tanggung
jawab
do it.