Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENGAJARAN ( SAP )

Mata kuliah : komunitas 3

Kode mata kuliah :

SKS :

Waktu pertemuan :

Pertemuan ke :

A. Tujuan
a. TIU : meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penguunaaan air bersih
b. TIK :
1) Menjeleaskan pengertian air bersih
2) Menjelaskan syarat-syarat air bersih
3) Menjelaskan kegunaan air
4) Menjelaskan sumber air
5) Manfaat menggunakan air bersih
B. Pokok bahasan :
1) Pengertian air bersih
2) Syarat air bersih
3) Kegunaan air
4) Sumber air bersih
5) Manfaat menggunakan air bersih
C. Sub pokok bahasan : Penggunaan air bersih di masyarakat
D. Kegiatan belajar mengajar :
Tahap kegiatan Kegiatan pengajar Kegiatan peserta Media dan alat
pengajaran
I. Pendahuluan 1. Salam dan perkenalan 1. Memperhatikan dan Ceramah dan poster
2. Menghubungkan menanggapi poster
pengalaman peserta
penyuluhan dengan topic tentang kegunaan
yang akan disampaikan air bersih
melalui poster tentang
penggunaan air bersih
II. Penyajian 1. Menjelaskankan 1. Mendengarkan Ceramah dan poster
tentang : dan
A. Pengertian air bersih memperhatikan
B. Syarat air bersih
C. Kegunaan air
D. Sumber air bersih
E. Manfaat
menggunakan air
bersih
2. Memberi kesempatan 2. Menayakan hal-
peserta penyuluhan hal yang kurang
untuk menanyakan hal- jelas
hal yang kurang jelas
3. Menjawab pertanyaan 3. Memperhatikan
yang diajukan jawaban

III.Penutup 1. Menyimpulkan materi 1. Memperhatikan dan Ceramah


yang telah diberikan mencatat jawaban
2. Melakukan evaluasi 2. Menjawab
hasil penyuluhan pertanyaan
3. Doa dan salam 3. Berdoa bersama

2) Evaluasi :
1. Persiapan :
1) materi penggunaan air bersih
2) waktu yang disediakan cukup
2. Proses :
1) peserta dating tepat waktu
2) peserta memperhatikan penjelasan penyaji
3) peserta aktif bertanya
3. Hasil :
1) peserta sudah mengetahui dan memahami apa yang disampaikan
penyuluhan
4. refrensi :
https://www.academia.edu.penyuluhan-air-bersih
5. Lampiran :
1) poster
2) materi penyuluhan
3) soal dan jawaban
Lampiran :

1. poster :
2. materi penyuluhan :
A. Pengertian

Air bersih adalah salah satu jenis sumber daya berbasis air yang bermutu baik dan biasa yang
dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan aktivitas mereka sehari-hari.

Air bersih adalah elemen yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena banyak
manfaat yang diberikan air untuk mahluk hidup.

B. Syarat-syarat air bersih


Organisasi kesehatan dunia atau WHO telah menetapkan standar air minum yang bersih
dan sehat ( layak digunakan):
1. Air tidak berwarna, harus bening dan jernih
2. Air tidak keruh, harus bebas dari pasir, debu, lumpur, sampah, busa dan kotoran lainnya.
3. Air tidak berasa
4. Air tidak berbau

Indonesia sekarang jarang sekali ditemukan yang berair jernih, warnanya terlihat
kecoklatan,bahkan hitam. Hal itu karna didalam air tersebut mengandung bahan kimia seperti
logam,besi,mangan dan lain-lain yang berasal dari pembuangan limbah pabrik, tidak hanya
kotor, namun juga memiliki bau yang tidak enak akibat pencemaran oleh bakteri coli tinja
(E.coli). bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit tipus

Air jernih sendiri disebabkan oleh adanya kandungan oksigen dalam air yang cukup
banyak dan permukaan airnya tidak ada yang menghalangi dari sinar matahari. Air bersih ini
bersumber dari alam dan dapat diminum oleh manusia. Namun untuk mrnghindar dari resiko
adanya kandungan bakteri dan zat-zat berbahaya didalamnya, maka kita terbiasa untuk
memasak air sebelum mengonsumsinya.

C. Kegunaan air
1. Untuk diminum
2. Untuk dimasak
3. Untuk mandi
4. Untuk mencuci
D. Sumber air bersih
1. Mata air
2. Sumur gali
3. Sumur pumpa
4. Penampungan air hujan
5. Air kemasan
3. Soal dan jawaban :
Soal :
1. Jelaskan pengertian air bersih ?
Jawaban : Air bersih adalah salah satu jenis sumber daya berbasis air yang bermutu baik
dan biasa yang dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan
aktivitas mereka sehari-hari.
2. Sebutkan sumber air bersih
Jawaban : Mata air, Sumur gali, Sumur pumpa, Penampungan air hujan, Air kemasan
3. Syarat-syarat air bersih ?
Jawaban :
1. Air tidak berwarna, harus bening dan jernih
2. Air tidak keruh, harus bebas dari pasir, debu, lumpur, sampah, busa dan kotoran
lainnya.
3. Air tidak berasa
4. Air tidak berbau
SATUAN ACARA PENGAJARAN ( SAP )

Mata kuliah : komunitas 3

Kode mata kuliah :

SKS :

Waktu pertemuan :

Pertemuan ke :

A. Tujuan
a. TIU : Meningkatkan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada
siswa siswi disekolah
b. TIK :
1. Menjeleaskan pengertian PHBS di sekolah secara sederhana
2. Menjelaskan indicator apa saja yang termasuk dalam perilaku PHBS
3. Mengetahui dan mengaplikasikan siapa saja yang harus menjalankan PHBS di
sekolah
4. Mengetahui dan mempraktikan cara mncuci tangan yang baik.
5. Mangetahui dampak buruk dari tidak dilakukannya PHBS
6. Mengetahui dan mendapatkan hasil dan pengaruh baik dari aplikasi PHBS
7. Mengetahui dan menjelaskan penyakit apa saja yang dapat timbul jika PHBS di
sekolah tidak dijalankan dengan baik
B. Pokok bahasan :
1. Pengertian PHBS di sekolah
2. Indikator PHBS di sekolah
3. Peran dan tanggung jawab PHBS di sekolah
4. 6 langkah cara mencuci tangan yang baik dan benar
5. Tujuan dan manfaat PHBS di sekolah
6. Akibat dari PHBS di sekolah yang tidak dijalankan dengan baik
C. Sub pokok bahasan : PHBS di lingkungan sekolah
D. Kegiatan belajar mengajar :
Tahap kegiatan Kegiatan pengajar Kegiatan peserta Media & alat
pengajaran
1. Pendahuluan 1. Memberikan salam 1. Menjawab dan Ceramah dan
2. Perkenalan Menyimak leafleat
3. Tujuan penyuluhan
2. Penyajian 1. Menjelaskna pengertian PHBS di Menyimak Ceramah dan
sekolah leafleat
2. Menjelaskan poin-poin PHBS Video cuci
3. Menjelaskan siapa saja yang tangan
wajib mengaplikasikan PHBS
4. Meragakan cuci tangan 6 langkah
yang baik dan benar
5. Menjelaskan tujuan dan manfaat
yang dapat diperoleh dari
menjalankan PHBS dengan baik
3. Penutup 1. Menyimpulkan materi yang telah Menyimak Ceramah dan
diberikan leafleat
2. Melakukan evaluasi hasil
penyuluhan
Doa dan salam

3) Evaluasi :
1. Persiapan :
a. materi PHBS
b. waktu yang disediakan cukup

2. proses :
a. peserta memperhatikan penjelasan penyaji
b. peserta aktif bertanya
3. hasil :
a. peserta sudah mengetahui dan memahami apa yang disampaikan
penyuluhan
4. refrensi : https://dokumen.tips/penyuluhan-phbs-disekolah.html
5. lampiran :
a. poster
b. materi penyuluhan
c. soal dan jawaban
LAMPIRAN

1. leafleat
2. materi penyuluhan
A. Pengertian

PHBS adalah upaya- upaya dalam menerapkan suatu kondisi bagi perorangan,keluarga
kelompok, dan masyarakat dalam sikap dan perilaku agar dapat menerapkan hidup sehat dalam
rangka menjaga,memelihara,dan meningkatkaan derajat kesehatan. Perilaku adalah suatu
kegiatan atau aktivitas makhluk hidup yang dapat diamati secara langsung maupun tidak
langsung yang dapat diamati oleh pihak luar. Perilaku kesehatan adalah suatu respon seseorang
terhadap stimulus yang berhubungan dengan sakit, penyakit, sistem pelayanan kesehatan,
makanan, minuman, serta lingkungan. PHBS di lingkungan pendidikan adalah upaya
pemberdayaan dan peningkatan kemampuan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat di
tatanan institusi pendidikan.

B. Indikator PHBS di lingkungan pendidikan/sekolah, meliputi :


1. Mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun
2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah
3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
4. Olahraga yang teratur dan terukur
5. Memberantas jentik nyamuk
6. Tidak merokok
7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan
8. Membuang sampah pada tempatnya
C. Mengaplikasikan PHBS di sekolah

Pada umumnya, PHBS ini dilakukan oleh seluruh warga sekolah mulai dari siswa-siswi,
guru-guru dan lainnya. Pengaplikasian nya bisa dilakukan dengan cara perilaku atau kesadaran
dari diri sendiri. Misalnya membuang sampah pada tempatnya untuk menjaga kebersihan
lingkungan agar tetap bersih dan terhindar dari penyakit.

D. Mencuci tangan yang baik


Perilaku cuci tangan dengan air mengalir dan sabun ini mencegah penularan penyakit,
seperti diare, kolera, disentri, typus, cacingan, penyakit kulit, hepatitis A, ISPA, dan lain
sebagainya. Menurut WHO cuci tangan dengan air mengalir dan sabun dapat meluruhkan
semua kotoran dan lemak yang mengandung kuman.

Cuci tangan ini dapat dilakukan pada saat sebelum makan, setelah beraktivitas diluar
sekolah, bersalaman dengan orang lain, setelah bersin atau batuk, setelah menyentuh hewan
dan sehabis dari toilet. Usaha pencegahan dan penanggulangan disosialisasikan di lingkungan
sekolah untuk melatih hidup sehat sejak dini.

E. Tujuan dan manfaat PHBS disekolah

Tujuan PHBS adalah upaya memberikan pengalaman belajar bagi perorangan, keluarga,
kelompok, dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi, dan
edukasi gunaa meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku melalui pendekatan advokasi,
bina suasana, dan gerakan masyarakat sehingga dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam
rangka menjaga, memelihara, dan emningkatkan kesehatan masyarakat

Manfaat PHBS dilingkungan sekolah yaitu agar terwujudnya sekolah yang bersh dan
sehat sehingga siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah terlindungi dari berbagai
ancaman penyakit, meningkatkan semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada
prestasi belajar siswa, citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat mampu
menarik minat orang tua dan dapat meningkatkan minat orang tua dan dapat mengangkat citra
dan kinerja pemerintah dibidang pendidikan.

3. soal dan jawaban


Soal :
1. apa itu PHBS dilingkungan sekolah ?
jawaban : PHBS di lingkungan pendidikan adalah upaya pemberdayaan dan peningkatan
kemampuan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat di tatanan institusi pendidikan.
2. bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar ?
jawaban :
1. basahi tangan dibawah air yang mengalir
2. pakai sabun secukupnya
3. usapkan sabun dianatara telapak tangan
4. usap dan gosok kedua punggung tangan secara bergantian
5. gosok diantara sela-sela jari
6. kunci tangan dan gosok kedua tangan
7. usap dari telunjuk sampai ibu jari
8. katupkan tangan untuk membersihkan ujung –ujung jari
9. lalu bilas dengan air mengalir
3. manfaat PHBS ?
jawaban : agar terwujudnya sekolah yang bersh dan sehat sehingga siswa, guru dan
masyarakat lingkungan sekolah terlindungi dari berbagai ancaman penyakit, meningkatkan
semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa, citra
sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat mampu menarik minat orang tua
dan dapat meningkatkan minat orang tua dan dapat mengangkat citra dan kinerja
pemerintah dibidang pendidikan.