Anda di halaman 1dari 10

Contoh soal :

PT X membutuhkan dana Rp 25.000.00,- untuk menambah kapasitas produksi, dia mempunyai 3


alternatif pembiayaan yaitu leverage 40%, leverage 15%, leverage 0%. Alternatif pemenuhan
dana dengan hutang mempunayai bebn bunga 5% pertahun dan pajak penghasilan 40%. Adapun
harga saham perlembar sebesar RP 1.000,-
Pertanyaan :
a. Hitung indefference pointnya ?
b. Buktikan bahwa ke-3 alternatif tersebut mempunyai eps yang sama.
Jawaban :
Diket :
t = 40%
C1 = 5% (40% . 25.000.000) = 500.000
S1 =25.000.000 / 1000 = 25.000 lembar
S2 = (60% . 25.000.000) / 1000 = 15.000 lembar

Jawaban :
IP = X ( 1 - t) = ( X - C2 ) . (1 - t)
S1 S2
X. 0,6 = ( X - 500.000) . 0,6
25.000 15.000
0,6X = 0,6X - 300.000
25.000 15.000
9000X = 15.000X - 7.500.000.000
6000X = 7.500.000.000
X = 1.250.000

BUKTI EPS SAMA


KETERANGAN LEVERAGE 40% LEVERAGE 15% LEVERAGE 0%
EBIT indefference point Rp 1.250.000 Rp 1.250.000 Rp 1.250.000
Bunga 5% Rp 500.000 Rp 187.500 Rp -
EBT Rp 750.000 Rp 1.062.500 Rp 1.250.000
Pajak 50% Rp 300.000 Rp 425.000 Rp 500.000
EAT Rp 450.000 Rp 637.500 Rp 750.000
Jumlah saham Biasa 15000 lembar 21250 lembar 25.000 lembar
EPS (Laba perlembar saham Rp 30 Rp 30 Rp 30

Bunga 40 / 100 * 1250000 = 500.000


jumlah saham dicari dari : 60% x 25 000.0000/ 1000 = 150000
Indeference point saham preferen dengan saham biasa
Contoh soal :
1. H
2. Sebuah perusahaan membutyhkan dana Rp 125.000.000,- untuk menambah modal kerja
perrusahaan. San dimngkinkan dipenuhi denagan cara sebagai berikut :
Alternatif A : saham Preferen 35% dan saham biasa 65%
Alternatif B : saham Preferen 45% dan saham biasa 55%
Saham Preferen memberi saham tetap sebesar 8% pertahunnya dan pajak penghasilan 30%. Nilai
nominal saham biasa Rp 1.000,- per lembar.
Pertanyaan:
a. Hitung indefference point-nya ?
b. Jika EBIT yang diharpkan perusahaan sebesar Rp 15.000.000,- pertahun. Alternatifman yang
menguntungkan ?, sertai perhitungan !
Jawaban :
Diket :
C1 = 1 . (8% . 43.750.000)
( 1- 0,8 )
= 17.500.000,00
S1 = 125.000.000 : 1000
= 125.000 lembar
S2 = 81.250.000 : 1000
= 81.250 lembar

Jawaban :
IP = X ( 1 - t) = ( X - C1 ) . (1 - t)
S1 S2
X. 0,7 = ( X -17.500.000) . 0,7
125.000 81.250
0,7X = 0,7X - 12.250.000
20 13
9,1X = 14X - 245.000.000
4,9X = 245.000.000
X = 50.000.000,-

BUKTI EPS
KETERANGAN Alternatif A Alternatif B
EBIT indefference point Rp 15.000.000 Rp 15.000.000
Bunga Rp - Rp -
EBT Rp 15.000.000 Rp 15.000.000
Pajak 30% Rp 4.500.000 Rp 4.500.000
EAT Rp 10.500.000 Rp 10.500.000
Deviden Rp 3.500.000 Rp 4.000.000
Laba Ditahan Rp 7.000.000 Rp 6.500.000
Jumlah saham Biasa 81 250lembar 68.750 lembar
EPS (Laba perlembar saham Rp 86 Rp 95

deviden 43750000 (saham Preferen) x 8% = 3.500.000,-


jumlah saham dicari dari : 65% x 125.000.000 : 1000 = 81.250

3. PT X mempunyai susunan modal pada tahun 2004 sebagai berikut :


Saham Biasa 100.000 lembar Rp 50.000.000,-
Saham preference 6% per tahun 1000 lembar Rp 25.000.000,-
Pada tahun 2005 membutuhkan tambahan dana sebesar RP 25.000.000,-denagan alternatif
pembiayaan sebagai berikut :
Saham Biasa Rp 10.000.000,- saham Preference Rp 15.000.000,- (Alt A)
Saham Biasa Rp 15.000.000,- saham Preference Rp 10.000.000,- (Alt B)
Saham Biasa Rp 17.000.000,- saham Preference Rp 7.500.000,- (Alt C)
Nilai nominal saham biasa dan saham preference sama denagan nilai sebelumnya, pajak sebesar
35% :
Pertanyaan:
a. Tentukan EBIT indefference point dan buktikan bahwa EPS-nya sama.
b. Alternatif aman yang paling menguntungkan bagi pemegang saham, bial EBIT sebesar Rp
7.500.000,- kemkakan dengan alasan !
Jawaban :
diket :
C1 = 1 . (6% . 25.000.000
( 1- 0,35)
= 2.307.692,31
C2 = 1 . ( 6% . 15.000.000
( 1- 0,35)
= 3.692.307,70
S1 = 100.000 lembar + (25.000.000 : 5000)
= 150.000 lembar
S2 = 100.000 lembar + (10.000.000 : 5000)
= 120.000 lembar

4. Cxz
Degree Of Operating Leverage & Degree Of Financial Leverage
Contoh soal :
1. PT X adalah perusahaan yang bergerak dibidang perakitan televisi. Harag jual televisi per unit
adalah Rp 1.000.000,- sedangakan biaya varibel adalh Rp 600.000 per unit, dengan biaya tetap
sebesar Rp 600.000.000,-
Pertanyaan:
a. Berapa besar EBIT jika unit yang terjual sebesar 20.000.000 unit
b. Berapa DOL pada tingkat pejualan tersebut
c. Apa arti dari DOL tersebut
Jawaban :
a. Besarnya EBIT dengan penjualan 20.000 unit
EBIT = Penjualan : 20.000 x 1000.000 = Rp 20.000.000.000
Biaya Variabel : 20.000 x 600.000 = Rp (12.000.000.000)
Biaya Tetap : = Rp (600.000.000)
Rp 7.400.000.000
b. Besarnya DOL
DOL pada X = Penjualan - Biaya Variabel
EBIT
= 20 M - 12 M
7,4 M
= 1,08
c. Arti DOL tersebut adalah
Jika EBIT naik 1% maka ada perubahan EPS akan naik sebesar 1,08

2. Pada tahun 2005 PT. X mempunyai laba sebelum bunga Rp 1.000.000.000,- dan EPS sebesar
Rp 3.000,- pada tahun 2006 PT. X mempunyai target EBIT sebesar Rp. 1.200.000.000,- dan EPS
sebesar Rp 4.200,- hitung DFL dari PT> X dan apa artinya ?
Jawaban :
Diket :
Perubahan EPS = 4.200 - 3.000 = 1.200
EPS tahun Dasar = 3000
Perubahan EBIT = 1,2M - 1M = 200Jt
EBIT tahun Dasar = 1M

Perubahan EPS
DFL pada X = EPS tahun Dasar
Perubahan EBIT
EBIT tahun Dasar
= 1200
3000
= 200.000.000
1.000.000.000
=2
Jika EBIT naik 1% maka EPS akan naik sebesar 2%

3. PT X memiliki EBIT sebesar Rp 300.000.000,- dan beban bunga pinjaman yang dibayar
sebesar Rp 5000.000,- pajak perusahaan sebesar 35%. Jika perusahaan memiliki 10.000.000
lembar saham yang beredar maka hitung :
a. Berapa Laba perlembar PT X
b. Berapa DFL
c. Jika EBIT meningkat 25% berapa perlembar saham PT X
Jawaban :
a. Laba perlembar
EBIT indefference point Rp 300.000.000
Beban Bunga Rp 5.000.000
EBT Rp 295.000.000
Pajak 35% Rp 103.250.000
EAT Rp 191.750.000
Jumlah saham Biasa 10.000 lembar
EPS (Laba perlembar saham Rp 19

b. DFL-nya adalah :
DFL pada X = EBIT
EBIT -i- DP
( 1-t )
= 300.000.000
300.000.000 - 5.000.000 - 0
( 1 - 0,3)
= 300.000.000
295.000.000
= 1,0169

c. ,j
EBIT indefference point Rp 375.000.000
Beban Bunga Rp 5.000.000
EBT Rp 370.000.000
Pajak 35% Rp 129.500.000
EAT Rp 240.500.000
Jumlah saham Biasa 10.000.000 lembar
EPS (Laba perlembar saham Rp 24,05
SURAT BERHARGA
Penilaian Obligasi
Contoh soal :
1. Suatu obligasi mempunyai nominal Rp 10.000,-(F) dengan harga pasar Rp 13.500,-(P) dengan
umur jatuh tempo 10 tahun(n). Coupon obligasi sebesar 12% per tahun. Tentukan besarnaya rate
of return obligasi tersebut ?
Jawaban ;
C = 12% . 10.000 = 1.200

C + F-P 1200 + 10.000 - 13.500


yield = n = 10 = 850 = 0,0072 = 0,72%
P + F 13.500 + 10.000 11.750
22

2. PT xmempunyai obligasi senilai Rp 250.000.000,- sesuai dengan nominalnya dengan bunga


obligasi sebesar 10% setiap tahun. Berapa nilai obligasi tersebut pada saat ini jika rate of return
sebesar 8% per tahun.
Jawaban :
Bunga obligasi tahun = 10% x 250.000.000 = 25.000.000
Nilai Pasar = Bunga Tahunan = 25.000.000 = 312.500.000
rate of return 8%

Saham Preferen
Contoh soal :
1. Saham Preferen dengan nilainominal Rp 125.000.000.000,- (10.000.000 lembar) dan bunga
deviden sebesar 8% per tahun dan harga pasar saat ini sebesar Rp 135.000.000.000,-. Berapa rate
of return dari saham preferen tersebut :
Jawaban :
Deviden = 125.000.000.000 = 12.500
10.000.000
Preferen = 135.000.000.000 = 13.500
10.000.000

R = Deviden per lembar saham preferen = 8% x 12.500 = 7,407 %


harga pasar saham 13.500

Nilai saham preferen = 1000 = 13.513,50


Saham biasa
Contoh soal :
Suatu perusahan pada tanggal 1 januari 2010 membeli saham biasa dengan total Rp
120.000.000,- di bursa saham. Perusahaan mengharapkan pada tanggal 31 Desember 2010
mendapatkan deviden sebesar 2% dari nilai beli saham. Dan pada tanggal ini pula saham akan
dapat dijual dengan harga Rp 140.000.000,- berapa besarnya rate of return dari saham tersebut.
Jawaban :

bab iv
analisa break even (titk pulang pokok)/ bep

Bulan juli 2008 PT. AX membayar deviden saham dengan rasio 100:80 dan nilai nominalnya
1000. Harga pasar suatu saham adalah 1100 berapa nilai deviden yang dibayar
Vo=Ps/Rp>1100/100/80=880, jd setiap pemegang 1 lembar saham menerima proporsi saham
baru yang setara dengan nilai 880
Nilai pasar sahanm baru, nilai nominal saham
Tugas 1
1. Sebuah perusahaan mebutuhkan dana Rp 150.000.000,- untuk modal usaha. Perusahaan ingin
membiayai denagn 2 alternayif yaitu leverage 50% atau leverage 30%. Harga saham biasa
sebesar Rp. 1000,- per lembar, dan bunga obligasi sebesar 12% per tahun. Pajak perusahaan
sebesar 25%
Pertanyaan :
a. Hitung EBIT indefference Point
b. Jika EBIT yang diharapkan Sebesar Rp 15.000.000,- maka leverage mana yang
menguntungkan berikanalasannya ?
Jawaban :
Diket : t = 25%
C = 12%.(50%.150.000.000) = Rp. 90000.0000,-
S1 = 150.000.000/1000 = 150000 Lembar
S2 = (50%.150.000.000)/1000 = 75000 lembar

IP = X (1-t) = (X-C).(1-t)
S1 S2
0,75X = (X-9000.000).0,75
150000 75000
56.250X = 112.500X - 10.125M
56.250X = 10.125M
X = 18.000.000
2. PT. X mempunyai modal awal sebagai berikut :
- Saham biasa @ Rp 1.000 (100.000 lembar)
- Obligasi @ 1.000 (50.000 lembar) bunga 12%
Pada tahun 2010 membuthkan dana tambahan sebesar Rp 150.000.000,- Kebutuha dana dipenuhi
dengan cara 2 alternatif yaitu leverage 50% atau leverage 30%. Haraga saham baru dan bunga
obligasi sama dengan yang sebelumnya. Pajak prusahaan sebesar 25%. Pertanyaan :
a. Hitung EBIT indefference Point
b. Jika EBIT yang diharapkan Sebesar Rp 15.000.000,- maka leverage mana yang
menguntungkan berikanalasannya ?
Jawaban :

diket : t = 25% = 0,25


C1 = 50.000.000 x 12% = Rp 6.000.000,-
C2 = 6.000.000 + (12%.50%.150.000.000) = Rp. 15.000.000,-
S1 = 100.000 lembar + ( 150jt/1.000) = 250.000 lembar
S2 = 100.000 lembar + (50%.150jt) = 175.000 lembar
Jawaban :
IP = (X-C1).(1-t) = (X-C2).(1-t)
S1 S2
(X-6000.00).0,75 = (X-15000.000).0,75
250.000 175.000
5,25X - 3.500.000 = 7,5X - 11.250.000
2,25X = 81.000.000
X = 36.000.000

MID SEMESTER
1. Apa bila Perusahaan mempunyai taret laba sebelum bunga dan pajak dari indefferenca point,
alternatif leverage yang bagaimanakah yang menguntungkan ?, Berikan alasan !
Jawaban :

2. PT x mempunyai susunan modal pada tahun 2006 sebagai berikut :


- Saham biasa 100.000 lembar => Rp 100.000.000,-
- Obligasi 8% pertahun 10.000 lembar => Rp 50.000.000,-
Pada tahun 2007 membutuhkan dana sebesar Rp 100.000.000, dengan alternatif pembiayaan
sebagai berikut :
• Saham Biasa Rp 60.000.000, obligasi Rp. 40.000.000
• Saham Biasa Rp 80.000.000, obligasi Rp. 20.000.000
• Saham Biasa Rp 50.000.000, obligasi Rp. 50.000.000
Nilai nominal saham dan obligasi sama dengan nilai sebelumnya, pajak sebesar 15%
Pertanyaan :
1. Hitung EBIT indefference Point
2. Alternati mana yang paing enguntungkan bagi pemegang saham, bila EBIT yang diharapkan
sebesar Rp. 40.000.000,- tanpa disertai perhitungan.
Jawaban :
Diket :
t = 15%
C1 = 8% . 50.000.000 = 4.000.000
C2 = 4000.000 + (8% . 40.000.000) = 7.200.000
S1 = 100.000 Lembar + (100jt/1000) = 200.000 lembar
S2 = 100.000 Lembar + (60 jt /1000) = 160.000 lembar
Jawaban :
IP = (X - C1 ) . ( 1 - t) = ( X - C2 ) . (1 - t)
S1 S2
(X - 4000.000) . 0,85 = (X - 7.200.000) . 0,85
200.000 160.000
0,85X - 3.400.000 = 0,85X - 6.120.000
54
3,4X - 13.600.000 = 4,25X - 30.600.000
0,85X = 17.000.000
X = 200.000.000
Bila EBIT yang diharapkan sebesar Rp. 40.000.000,- maka alternatif yangmenguntungkan bagi
pemegang saham adalah Alternatif yang ke 3 (Saham Biasa Rp 50.000.000, obligasi Rp.
50.000.000 )karena EBIT yang diharapkan lebih besar dari EBIT indefference point.

3. Berikut laporan neraca tahun 2006


NERACA
(dalam ribuan)
Kas Rp1.000.000 Utang Usaha Rp750.000
Piutang Rp500.000 Modal saham @ 1.000 Rp1.600.000
persediaan Rp850.000 Laba ditahan Rp2.000.000
aktiva tetap Rp2.000.000
jumlah aktiva Rp4.350.000 Pasiva Rp4.350.000

Perusahaan menetapkan pada tahun 2006 akan membagi deviden sebesar 25% dari saham yang
beredar dalam bentuk stock deviden dengan harga saham perlembar sebesar Rp 1.250,- susunlah
struktur modal yang baru setelah adanya stock deviden tersebut!
Jawaban :
Stock Deviden = 25% X 1600 lembar = 400 lembr
jumlah saham perolehan 400 lembar X 1250 Rp 500.000
nilai nominal 1000 X400 lembar Rp 400.000
Tambahan agio saham Rp 900.000

Laba ditahan (awl) Rp 2.000.000


stock deviden 500.00
laba ditahan (akhir) Rp 1.500.000

struktur modal yang baru


saham biasa (@1000 x 2000 lembar) Rp 2.000.000
utng usaha Rp 750.000
laba ditahan Rp 1.500.000
agio saham Rp 100.000
modal akhir Rp 4.350.000