Anda di halaman 1dari 3

SPO

PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN

No. Dokumen No.Revisi Halaman


0 1/3

Direktur RSIA Restu Bunda

Standar Tanggal Terbit


Prosedur
Operational 1 0ktober 2019
dr. Reza Yulisfa Susanto
NIK. 17128607
Pelaporan insiden keselamatan pasien adalah suatu
cara/langkah-langkah pelaporan insiden keselamatan
pasien.
Insiden keselamatan pasien ( IKP ) adalah setiap
kejadian yang tidak disengaja dan tidak diharapkan
yang mengakibatkan cedera pada pasien.
Kesalahan yang mengakibatkan IKP dapat terjadi pada :
1. Diagnostik : kesalahan atau keterlambatan

Pengertian diagnosis
2. Treatment : keslahan pada operasi, prosedur/ tes,
pelaksanaan terapi
3. Preventive : tidak memberikan terapi profilaktif,
monitoring atau follow up yang tidak sesuai pada
suatu pengobatan
4. Others : gagal melakukan komunikasi, gagal alat
atau sistem lain

Sebagai pedoman pelaporan insiden keselamatan pasien


di RSIA RESTU BUNDA agar :
1. Terlaksananya sistem pencatatan dan pelaporan
insiden keselamatan pasien.
2. Diketahui penyebab insiden keselamatan pasien
sampai pada akar masalah.
Tujuan
3. Memperoleh data/ angka insiden keselamatn
pasien.
4. Terciptanya upaya pencegahan terhadap kejadian
/ insiden keselamatan pasien berikutnya.
5. Mendapatkan pembelajaran untuk perbaikan
asuhan kepada pasien.
SPO
PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN

No. Dokumen No.Revisi Halaman


0 2/3

Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit No.


1853/RSIA.RB/SK/10/2019 Tentang Panduan Sistem
Kebijakan Pencatatan Dan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien
di RSIA Restu Bunda

1. Setiap unit kerja di Rumah Sakit melaporkan semua


kejadian terkait dengan keselamatan pasien Rumah
Sakit pada formulir yang sudah disediakan paling
lambat 2x24 jam.
2. Siapapun yang mengetahui atau melihat kejadian
IKP terutama dapat melaporkan pada sekertariat Tim
Keselamatan Pasien.
3. Pelapor segera memberitahu dokter
penanggungjawab layanan untuk pencegahan cedera
atau pertolongan pertama.
4. Setiap unit kerja di Rumah Sakit mencatat semua
kejadian terkait dengan keselamatan pasien pada
formulir yang sudah disediakan Rumah Sakit

Prosedur meliputi:
a. Kejadian Tidak Diharapkan ( KTD )
b. Kejadian Nyaris Cedera ( KNC )
c. Kejadian potensi Cedera ( KPC )
5. Tim keselamatan pasien juga menjaga kerahasiaan
dokumen, dengan:
a. Laporan tidak boleh di foto kopi hanya disimpan
dikantor sekertariat Tim Keselamatan Pasien.
b. Laporan tidak boleh disimpan di file ruangan
perawatan atau distatus pasien
c. Contoh hal yang perlu dilaporkan : salah diagnosa
yang berakibat buruk bagi pasien, kejadian yang
terkait pengobatan atau prosedur, kejadian yang
terkait dengan darah, pasien jatuh, kejadian yang
berakibat pasien/ pengunjung cedera.

SPO
PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN

No. Dokumen No.Revisi Halaman


0 3/3

6. Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit menganalisis


akar penyebab masalah semua kejadian yang
dilaporkan unit kerja.
7. Berdasarkan hasil analisis akar masalah ,aka tim
keselamatan pasien mendokumantasikan solusi
pemecahan masalah.

Prosedur 8. Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit mengirimkan


hasil solusi masalah kepada kepala Rumah Sakit.
9. Kepala Rumah Sakit melaporkan insiden dan hasil
solusi maslah ke komite keselamatan pasien Rumah
Sakit setiap terjadinya insiden dan setelah
melakukan analisis akar maslah yang bersifat
rahasia, maka dilakukan rencana tindak lanjut.
1 Semua unit kerja

Unit Terkait 2 KKPRS


3 Direktur