Anda di halaman 1dari 11

SIFAT DAN CONTOH BIAYA DIBAYAR DIMUKA,

PEMERIKSAAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA, TUJUAN


DAN PROSEDUR PEMERIKSAAN BIAYA DIBAYAR
DIMUKA

JARAN 2013/2014

DISUSUN OLEH:

KELOMPOK 4

RAHMAT HIDAYAT (CA116112266 )

RATU BALQIS

SRI WULANDARI (461-14-052)

SUWENTI (CA116112249)

WIDIYASTUTI (CA116112471)

FAKULTAS ADMINISTRASI
INSTITUT STIAMI JAKARTA KAMPUS CIKARANG

1
2019

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Aktifitas sebuah entitas, baik entitas yang berorientasi pada laba

(profit) maupun non-laba (profit), tidak dapat dipisahkan dari beban. Di

dalam suatu perusahaan, Beban adalah suatu elemen penting dalam

aktivitas operasional, investasi, maupun pendanaan perusahaan

tersebut. Hal ini dikarenaka beban merupakan biaya yang dikeluarkan

perusahaan untuk mejalankan operasi sehingga mencerminakan

kinerja perusahaan. Di samping itu, Beban adalah perkiraan

perusahaan yang cukup mudah untuk diselewengkan termasuk beban

beban yang dibayar dimuka.

Untuk menghindari terjadinya berbagai macam penyelewengan

terhadap Beban, maka diperlukan adanya sistem pengendalian

(pengawasan) yang cukup terhadap Beban. Sistem pengendalian

intern (SPI) yang baik akan mengurangi potensi penyelewengan

terhadap Beban perusahaan.

Pemeriksaan pada Beban yang dibayar dimuka menjadi salah

fokus utama auditor dalam tugasnya melakukan audit kepada

perusahaan/entitas. Apabila auditor tidak mendapatkan temuan-

temuan yang janggal pada saat pemeriksaan Beban dan penilaian

2
yang baik terhadap pengendalian internal Beban perusahaan, auditor

akan lebih mudah untuk melanjutkan pemeriksaan pada elemen

keuangan perusahaan yang lainnya.

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimanakah sifat dan contoh biaya dibayar dimuka?

2. Apa saja tujuan pemeriksaan (audit objective) biaya dibayar

dimuka?

3. Apa saja prosedur pemeriksaan pada biaya dibayar dimuka?

C. Tujuan Penulisan

1. Untuk mengetahui sifat dan contoh biaya dibayar dimuka;

2. Untuk mengetahui tujuan pemeriksaan (audit objective) biaya

dibayar dimuka;

3. Untuk mengetahui prosedur pemeriksaan biaya dibayar dimuka.

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. Sifat dan Contoh Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak

Dibayar Dimuka

Definisi biaya dibayar dimuka adalah Biaya-biaya yang belum

merupakan kewajiban perusahaan untuk membayarnya pada periode

yang bersangkutan, tapi perusahaan sudah membayarnya terlebih

dahulu

Sifat Biaya Dibayar Dimuka Menurut Standar Akuntansi Keuangan :

- Biaya dibayar muka dimaksudkan sebagai biaya yang telah terjadi,

yang akan digunakan untuk aktivitas perusahaan yang akan

datang.

- Bagian dari biaya dibayar di muka yang akan memberikan manfaat

untuk beberapa periode kegiatan diklasifikasikan sebagai aktiva

tidak lancar.

Contoh Biaya dibayar dimuka adalah :

1. Premi asuransi(prepaid insurance)

2. Sewa dibayar dimuka satu tahun yang akan datang

3. Biaya lain-lain dibayar dimuka (preapid others) misalnya : biaya

iklan di radio berdasarkan kontrak, barang untuk promosi.

4
B. Tujuan Pemeriksaan (Audit Objective) Biaya Dibayar

Dimuka

1. Untuk memeriksa apakah terdapat internal control yang cukup

baik atas biaya dan pajak dibayar di muka.

Jika akuntan publik dapat meyakinkan dirinya bahwa internal

control atas biaya dan pajak dibayar di muka berjalan efektif

maka luasnya pemeriksaan dalam melakukan substantive test

dapat dipersempit.

Beberapa ciri internal control yang baik atas biaya

adalah :

a. Setiap pengeluaran untuk biaya dibayar di muka

diotorisasi oleh pejabat perusahaan yang berwenang.

b. Setiap pengeluaran untuk biaya dibayar di muka

didukung oleh bukti-bukti yang sah dan lengkap.

Misalnya : polis asuransi,perjanjian sewa menyewa

(lease agreement) dll.

2. Untuk memeriksa apakah biaya yang mempunyai kegunaan

untuk tahun berikutnya sudah dicatat sebagai biaya dibayar di

muka. Maksudnya adalah auditor harus memeriksa apakah

bagian yang belum expired (mempunyai kegunaan untuk

periode yang akan datang) tidak dibebankan sebagai biaya,

tetapi dicatat sebagai biaya dibayar di muka.

5
3. Untuk memeriksa apakah biaya dibayar di muka yang

mempunyai kegunaan untuk tahun berjalan telah

dibebankan/dicatat sebagai biaya tahun berjalan. Maksudnya

adalah auditor harus memeriksa apakah bagian

yangexpired (masa manfaatnya sudah berlalu) sudah

dibebankan sebagai biaya tahun berjalan.

4. Untuk memeriksa apakah penyajian biaya dibayar di muka

dalam laporan keuangan sudah sesuai dengan prinsip

akuntansi yang berlaku umum di Indonesia (SAK/ETAP/IFRS).

Biasanya biaya dibayar di muka yang mempunyai masa

manfaat kurang dari atau sama dengan satu tahun disajikan

sebagai harta lancar, sedangkan yang masa manfaatnya lebih

dari sat tahun disajikan sebagai aktiva tak lancar.

C. Prosedur Pemeriksaan Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak

Dibayar Dimuka

Menurut Soekrisno Agoes (2012:169), Prosedur pemeriksaan

dibagi atas prosedur compliance test dan prosedur subtantive test.

Pembahasan prosedur pemeriksaan untuk substantive test akan

dibagi dalam beberapa bagian, yaitu sewa dibayar di muka, premi

asuransi dibayar di muka, biaya advertensi dibayar di muka dan pajak

dibayar di muka.

6
1. Prosedur Pemeriksaan Untuk Compliance Test :

(1) Pelajari dan evaluasi internal control atas pajak yang dibayar di

muka:

a. Dalam hal ini internal control questionnaires yang

dipergunakan tercakup dalam internal control

questionnairesatas pengeluaran kas dan bank :

 Apakah setiap pembayaran yang menyangkut pajak

dibayar di muka didukung oleh bukti-bukti sah dan

lengkap.

 Apakah pembayaran tersebut diotorisasi oleh pejabat

perusahaan yang berwenang.

 Apakah bukti setoran pajak, faktur pajak masukan,

bukti pemotongan pajak oleh pihak ketiga di file

dengan baik dan rapi.

 Apakah lease agreement, insurance policy di file

dengan baik dan rapi.

b. Lakukan test transaksi ( compliance test ) atas biaya dan

pajak dibayar di muka. Yang digunakan sebagai sample

biasanya adalah bukti pengeluaran kas dan bank

dan samplecukup dipilih secara random.

(2) Tarik kesimpulan mengenai internal control atas biaya dan

pajak dibayar di muka. Jika dari test transaksi auditor tidak

menemukan sesuatu kesalahan, maka auditor bisa

menyimpulkan bahwa internal control atas pajak dibayar di

7
muka berjalan efektif. Karena itu subtantive test atas perkiraan

pajak dibayar di muka bisa di persempit.

2. Prosedur Pemeriksaan Subtantive Sewa Dibayar di Muka

(Prepaid Rent)

(1) Minta rincian (schedule) prepaid rent per tanggal neraca.

(2) Check ketelitian perhitungan mathematic (mathematical

accuracy).

(3) Cocokkan saldo prepaid rent per tanggal neraca dengan saldo

buku besar (general ledger) prepaid rent.

(4) Cocokkan saldo awal prepaid rent dengan kertas kerja

pemeriksaan tahun lalu.

(5) Lakukkan vouching untuk pembayaran prepaid rent di tahun

berjalan dan pemeriksaan lease agreement ( jika sudah

dilakukan di compaliance test,refer ke kertas kerja compliance

test ).

(6) Tie-upltie-in (cocokkan) total yang dibebankan sebagai biaya

sewa ke buku besar biaya sewa. Dalam hal ada biaya sewa

yang langsung dibebankan ke perkiraan biaya sewa ( tanpa

melalui prepaid rent ), jumlah biaya sewa di buku besar akan

terlihat lebih besar.

(7) Buat usulan audit adjustment jika diperlukan.

8
3. Prosedur Pemeriksaan Substantive Premi Asuransi Dibayar di

Muka (Prepaid Insurance)

(1) Minta rincian prepaid insurance per tanggal neraca.

(2) Check mathematical accuracy.

(3) Cocokkan saldo prepaid insurance per tanggal neraca dengan

saldo buku besar (general ledger) prepaid insurance.

(4) Cocokkan saldo awal prepaid insurance dengan kertas kerja

pemeriksaan tahun lalu.

(5) Lakukkan vouching untuk pembayaran premi asuransi di

tahun berjalan, perhatikan apakah ada discount untuk

pembayaran tersebut.

(6) Periksa polis asuransi dan cocokkan data dalam polis

asuransi dengan rincian prepaid insurance.

(7) Tie-up total yang dibebankan sebagai biaya asuransi ke buku

besar biaya asuransi.

(8) Periksa apakah nilai pertanggungan ( insurance coverage )

cukup atau tidak dalam arti tidak terlalu besar dan tidak terlalu

kecil.

(9) Perhatikan apakah di dalam polis asuransi terdapat

BANKER’S CLAUSE, maksudnya apakah dalam polis

asuransi tersebut ada salah satu pasal yang menyebutkan

bahwa kalau terjadi klaim, karena yang diasuransikan terbakar

atau hilang, maka ganti rugi harus dibayarkan kepada bank.

(10) Buat usulan audit adjustment jika diperlukan.

9
4. Prosedur Pemeriksaan Substantive Prepaid Advertising

(1) Minta rincian prepaid Advertising per tanggal neraca.

(2) Check footing dan cocokkan saldo akhir prepaid

advertising ke buku besar dan saldo awal ke kertas kerja

pemeriksaan tahun lalu.

(3) Periksa bukti pembayaran dan surat perjanjian ( untuk iklan

di tv/radio/bill board ) dan bukti pembelian ( untuk barang-

barang souvenir ).

(4) Periksa kebenaran pembebanan ke biaya; untuk barang-

barang souvenir harus dilakukan stock opname ( perhitungan

fisik ) pada akhir tahun.

5. Prosedur Pemeriksaan Subtantive Prepaid Taxes

(1) Minta rincian prepaid taxes pertanggal neraca (rincian bisa

per jenis pajak atau di campur).

(2) Check footing dan cocokan saldonya dengan buku besar.

(3) Untuk pajak penghasilan, bandingkan angka prepaid taxes di

rincian dengan SPT PPH Badan.

(4) Untuk Pajak Pertambahan nilai (PPN Masukan), bandingkan

angka prepaid taxes di rincian dengan SPT Masa (SPM)

Di dalam top schedule biasanya si auditor harus

mencantumkan kesimpulan dari hasil pemeriksaan atas

perkiraan tersebut, apakah menurut pendapat auditor,

perkiraan tersebut disajikan secara wajar atau tidak.

10
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Biaya dibayar muka dimaksudkan sebagai biaya yang telah terjadi,

yang akan digunakan untuk aktivitas perusahaan yang akan datang.

Disamping itu, perusahaan tetap harus melakukan pemeriksaan

terhadap biaya dibayar di muka dan pajak dibayar di muka sesuai

dengan prosedur pemeriksaan biaya dibayar di muka.

B. SARAN

Adapun saran yang ingin penulis sampaikan adalah keinginan

penulis para pembaca, agar sekiranya mau memberikan kritik dan

saran yang sehat dan bersifat membangun demi kemajuan penulisan

makalah ini. Kami sadar bahwa penulis adalah manusia biasa yang

pastinya memiliki kesalahan.

11