Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN ASUHAN KEPERAWATAN (PAK)

ABSES PERITONSIL
Asuhan keperawatan pada pasien dengan Abses
leher yang terbentuk dalam ruang potensial diantara
fasia leher dalam sebagai akibat dari penjalaran
1. Pengertian (Definisi)
infeksi dari berbagai sumber, seperti gigi, mulut,
tenggorok, sinus paranasal, telinga tengah dan leher
tergantung ruang mana yang terlibat.
1. Keadaan Umum
2. Tanda-tanda vital
3. Tanda-tanda infeksi
4. Riwayat dalam keluarga
2. Asesmen Keperawatan 5. Riwayat penyakit sebelumnya
6. Pola Makan dan kebutuhan Nutrisi
7. Pengkajian : bio, psikososial, spiritual, dan
budaya.

1. Gangguan komunikasi verbal


Diagnosis Keperawatan 2. Gangguan Persepsi Sensori
3.
( SDKI ) 3. Ansietas

4. Intervensi Keperawatan 1. Gangguan Komunikasi Verbal


( SIKI ) Observasi
 Identifikasi tehnik komunikasi yang
diinginkan
 Identifikasi kemampuan untuk menerima
pesan verbal

Terapeutik
 Gunakan faktor-faktor yang meningkatkan
pendengaran dan pemahaman

Edukasi
 Jelaskan penyebab terbatas nya pendenganran
 Jelaskan strategi meningkatkan kemapuan
memahami pesan verbal
 Anjurkan mengunakan obat tetes secara tepat
 Ajarkan tehnik non farmakologis
meningkatkan kemampuan menerima pesan
verbal

Kolaborasi
 Kolaborasi pemberian antibiotik ( jika perlu )

2. Gangguan Persepsi Sensori


Observasi
 Identifikasi penerimaan rangsang indera
 Kaji tingkat kemampuan kognitif
Teurapetik
 Dukung pengungkapan kebutuhan pasien
 Terapi komunikasi secara berkelompok
 Berikan responpositif setiap dalam
komunikasi verbal

Edukasi
 Edukasi perawatan diri
 Edukasi tehnik memaksimalkan peneriamaan
rangsang verbal
 Ajarkan terapi aktifitas

Kolaborasi
 Kolaborasi pemberian alat bantu dengar

3. Ansietas
Observasi
 Identifikasi tingkat kecemasan
 Kaji tanda-tanda peningkatan kecemasan
 Identifikasi perubahan emosi

Teurapetik
 Berikan dukungan emosi
 Berikan dukungan hipnosis diri
 Berikan dukungan kelompok
 Berikan dukungan pengungkapan kebutuhan
 Berikan dukungan proses berduka
 Tekan penyebab ansietas

Edukasi
 Ajarkan tehnik relaksasi
 Edukasi penyebab meningkatnya ansietas
 Ajarkan latihan fisik untuk relaksasi
 Ajarkan tehnik pemijatan

Kolaborasi
 Kolaborasi pemberian obat oral

1. Peningkatan kesadaran penyebab ansietas.


2. Kepatuhan melaksanakan latihan fisik
3. Tehnik pemijatan
4. Istirahat yang cukup
5. Edukasi & Informasi
5. Makan-makanan yang bernutrisi lengkap dan
seimbang
6. Hindari tempat yang tidak sehat
7. Ketahui gejala-gejala kekambuhan
1. Anjuran kontrol ulang
2. Buat lingkungan rumah menjadi tempat yang
6. Discharge Planning
dirasa nyaman
3. Buang sampah pada tempatnya

Sub Komite Mutu Keperawatan Rumah Sakit


7. Penelaah kritis
Umum Daerah Langsa.

1. Damayanti dan Endang. 2002. Buku Ajar Ilmu


Kedokteran THT Kepala dan Leher, edisi. 5.
Jakarta: Balai Penerbit FK UI.
2. Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar
Diagnosa Keperawatan Indonesia Definisi dan
Indikator Diagnostik Edisi 1. Cetakan III:
Jakarta Selatan : Dewan Pengurus Pusat PPNI.
3. Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar
8. Kepustakaan Intervensi Keperawatan Indonesia Definisi dan
Tindakan Keperawatan Edisi 1. Cetakan II
:Jakarta : Dewan Pengurus Pusat PPNI.
4. Widagdo, 2011. Masalah dan Tata Laksana
Penyakit Infeksi. Jakarta : Sagung Seto
5. Hetharia, 2011, Asuhan Keperawatan
Gangguan THT (Telinga, Hidung,
Tenggorokan), Jakarta, Trans Info Media (TIM)