Anda di halaman 1dari 1

1. By.

Perempuan usia 10 hari dirawat dengan keluhan sianosis pada tangan dan kaki
terutama saat menyusu. Diketahui bahwa bayi lahir kurang bulan, usia gestasi 33
minggu. Berat badan lahir 2000 gram.Pasien bisa mengalami desaturasi sampai 80%,
Nadi 135 kali/menit, frekuensi nafas 68 kali/menit. Irama irreguler, terdapat nafas
cuping hidung dan tarikan dinding dada. Dari hasil auskultasi jantung diketahui adanya
bising jantung dan bayi mengalami patent ductus arteriosus.

2. Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dirawat dengan keluhan sesak nafas saat
beraktivitas, batuk berdahak, nyeri sendi, demam ringan yang hilang timbul,
sejak 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
frek nadi 110 kali/menit, frek napas 35 kali/menit, pembesaran jantung (hasil
rontgen), murmur, ronki basah halus diseluruh lapang paru. Hasil pemeriksaan
Ekokardiografi menunjukkan regurgitasi mitral beratet causa Rheumatic Heart
Disease (RHD).

3. Bayi perempuan berusia 10 hari, dirawat dengan keluhan distensi abdomen


karena lahir dengan kondisi tidak terdapat lubang anus. Bayi sudah menjalani
pembedahan colostomy post op hari ke 2. Saat pengkajian diketahui tidak ada
distensi abdomen, luka colostomy tampak merah, iritasi disekitar stoma, dan
terdapat feses pada kantung kolostomi. Namun bayi tampak gelisah dan sesekali
menangis seperti kesakitan. Skala nyeri 4 dengan menggunakan skala FLACC.
Hasil pemeriksaan laboratorium Hb 12 gr/dl, leukosit 19.000 /mm3, trombosit
150.000/ mm3.

4. Seorang anak perempuan usia 4 tahun datang ke IGD dengan keluhan perut
membesar dan semakin membesar dalam 1 bulan terakhir. Keluarga mengatakan
anak sering mengeluh sakit pada bagian abdomen, anak tampak pucat, lemah,
nadi cepat, dan sesak napas, mengeluh pandangan kabur serta sering pusing. Dari
hasil pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan S=36,80C, Frek napas 42
kali/menit, frek nadi 110 kali/menit. Hb 10 gr/dl, konjungtiva anemis, akral
teraba dingin. CRT 4 detik. Dari keluhan dan tanda gejala yang ditemukan,
dicurigai pasien dengan kondisi neuroblastoma.