Anda di halaman 1dari 2

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

 OPENING COFFEE SHOP


Wajib menyalakan mesin
Memastikan gelas yang ada di cup warmer lengkap
Memastikan area coffee shop BERSIH (termasuk toilet)
Menyapu lantai (opening)
Memastikan tissue di toilet ataupun di washtaffle selalu ada

 CLOSING COFFEE SHOP


Membersihkan area bar ( menyapu & pel)
Membuang sisa air kopi dan air bekas cucian di drum dan galon
Membuang sampah (toilet maupun bar)
Memastikan tissue selalu ada (kamar mandi, washtaffle, dan bar)
Memastikan keberishan tiolet
Mengepel lantai
Selalu menutup mesin dengan kain yang sudah disedaiakan
Menaruh bekas lap yang dipakai di meja belakang

 GREETING
Mengucapkan salam kepada customer saat datang dan pergi dari area coffee
shop
Menanyakan pesanan coffee/non coffee kepada customer
Memberikan rekomendasi menu kepada customer

 JATAH KOPI
Barista mendapatkan jatah kopi dua kali sehari saat Shift (espresso milk based,
tidak termasuk powder dan syrup)
TIDAK BOLEH MEMBERI JATAH KOPI BARISTA kepada customer
Jatah kopi hanya untuk barista YANG SEDANG SHIFT, bila barista sedang tidak
shift ada diskon kopi yang sudah di sediakan di drawer
Boleh memberikan diskon kepada kerabat MAKSIMAL 1 CUP (20%)

 OUTFIT
Berpakaian apapun asal sopan dan WAJIB menggunakan sepatu
 KOMUNIKASI

Setiap barista wajib mengkonfirmasi kedapa GRUP atau kepada barista lain
setiap ada barang yang datang ke coffee shop, agar tidak terjadi
kesalahpahaman antara satu dan yang lain

 KASBON
Barista BOLEH kasbon dan WAJIB mengkonfirmasi sebelumnya agar terhindar
dari kesalahan penghitungan
Jatah kasbon per barista Rp 200.000 / bulan

 ABSENSI
Kehadiran pagi mulai dari jam 07.30 -15.30 untuk persiapan opening dan untuk
sore mulai jam 15.30 – 23.30
Toleransi keterlambatan adalah 15 menit tiap shiftnya
Bila terlambat dari batas waktu tolerasi, fee shift akan di potong Rp 20.000
setiap keterlambatan.
Selalu mengkonfirmasi keterlambatan atau ketidak hadiran di grup maximal 2
jam sebelum shift