Anda di halaman 1dari 4

Tugas Kelompok ke-4

(Minggu 10 / Sesi 15)

1. Buatlah template pengujian dasar untuk menguji LMS Anda!


Jawaban:
Berikut template table pengujian untuk menguji LMS :
Step Input Results Success/Fail
User Steps Menu
Number Data Expected Actual

2. Jika ingin menambahkan sebuah modul di dalam LMS Anda, pendekatan implementasi
apa yang akan Anda lakukan? Jelaskan jawaban Anda mengapa memilih pendekatan
tersebut!
Jawaban:

Pendekatan implementasi yang kami lakukan dalam penambahan modul di dalam LMS
adalah dengan menggunakan metode Direct Cut-Over, metode ini dilakukan dengan
cara pengalihan sistem secara langsung, dimana sistem yang baru langsung digunakan
untuk menggantikan sistem pada suatu waktu atau periode yang telah ditentukan.
Alasan kami menggunakan Metode Direct Cut Over diantaranya adalah sebagai berikut
:

 Adanya pecngecekan secara sistem ekstensif sehingga menghindari kemungkinan


kesalahan sistem
 Adanya toleransi terhadap waktu tunggu (Time Delay)
 Apabila sistem tersebut harus segera digunakan maka metode Direct Cut Over
merupakan pilihannya dimana user diharuskan menggunakan sistem baru tersebut
karena berkaitan dengan sistem yang diterapkan.

ISYS6507 – Testing and System Implementation


3. Berikut adalah tabel pengujian
Modul Severity Priority Likehood

Login 2 2 4

Forum diskusi 1 1 1

Tugas Personal 3 2 1

Tugas Kelompok 3 2 2

Hasil Akhir 5 3 3

Hitung nilai Bug Risk Priority Number?


Urutkan dari yang memiliki resiko paling tinggi dan harus diperhatikan ke resiko
rendah kurang diperhatikan!
Jawaban :
Risk priority number (RPN) adalah fungsi dari tiga parameter, yaitu, keparahan efek
kegagalan, probabilitas terjadinya, dan kemudahan deteksi untuk setiap mode
kegagalan. RPN dihitung dengan mengalikan tiga angka ini sesuai rumus di bawah ini
: RPN = S x P x D
dimana S adalah keparahan dari efek kegagalan, P adalah probabilitas kegagalan, dan
D adalah kemudahan deteksi.

RPN (untuk bug) = S (Severity) x P (Priority)

RPN Forum Diskusi =1x1 =1


RPN untuk Login =2x2 =4
RPN Tugas Personal =3x2 =6
RPN Tugas Kelompok =3x2 =6
RPN Hasil Akhir =5x3 = 15

ISYS6507 – Testing and System Implementation


4. Jelaskan tabel berikut ini!

TEST CASE

Test Case Name : Fitur untuk Self-Learning


> 03 mengacu
kepada modul
ke3, 01 mengacu
kepada fitur
Test ID : 03.01 pertama
Test Suite : Teaching and Learning Activities
Priority : 4 (based on RPN)
: Pastikan sudah login, dan masuk ke
Setup halaman HOME
: Tutup halaman Self-Learning, dan kembali
Teardown ke halaman HOME
Result dapat
berupa PASS (no
bug), WARN (bug
founded, but low
priority), FAIL (bug
founded, but high
priority)
Bug
ID Test Step/Substep Result Bug ID RPN
03.01.01 Click the course_name FAIL Bug.03.01.01 2
03.01.02 Select the topic - - -
03.01.03 Click "download" button - - -

Execution
Summary Status FAIL
Tester GATIS
Date Completed 17-Apr-18
Duration 25 minutes

Jawaban :
Tabel diatas merupakan kasus dalam melakukan pengujian Fitur untuk Self-Learning.
Kasus pengujian ini menggunakan metode identifikasi mnemonic, yaitu deskripsi
singkat yang menyampaikan inti dari pengujian. Sedangkan Test ID menggunakan
identifikasi numeric.
Test Suite menjelaskan dimana kasus uji ini akan digunakan, yaitu pada Teaching and
Learning Activities.
Prioritas kasus uji ini adalah prioritas ke-4, berdasarkan dengan nomor prioritas risiko
(RPN).
Setup merupakan persiapan awal, dimana dalam kasus pengujian ini, pengujian baru
akan dimulai jika tester sudah login dan masuk ke halaman home.

ISYS6507 – Testing and System Implementation


Teardown merupakan kondisi akhir, dimana dalam kasus pengujian ini, pengujian
dinyatakan berakhir ketika tester sudah menutup halaman Self-Learning, dan kembali
ke halaman home.
Pada bagian table, ini merupakan kumpulan langkah pengujian apa saja yang harus
dilakukan dalam kasus pengujian kali ini. Setiap pengujian (test step) diberi identitas
untuk memudahkan pelacakan bug dan setiap bug yang ditemukan diberi nomor
prioritas risiko (RPN) untuk memudahkan mengambil keputusan bug mana yang lebih
dulu harus diperbaiki.
Ada 3 kemungkinan hasil dari setiap pengujian, yaitu PASS (tidak ditemukan bug),
WARN (ditemukan bug, namun risikonya rendah sehingga dapat diabaikan), dan FAIL
(ditemukan bug dengan risiko tinggi yang harus diprioritaskan untuk perbaikannya).
Dalam kasus pengujian diatas, pengujian yang dilakukan oleh GATIS pada tanggal 14
april 2018 dengan durasi 25 menit, ditemukan bug dengan risiko tinggi pada fitur “click
the course name”. sedangkan fitur “select the topic” dan “click download button”
seperti terlihat pada tabel masih kosong sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa
kedua step tersebut belum dilakukan pengujian.

5. Pada pengembangan LMS Binus Online Learning migrasi ke sistem baru. Pilihlah
implementasi yang akan diterapkan jika database telah terbackup seluruhnya dan bisa
digunakan untuk sistem yang baru.
catatan notes LMS saat ini menggunakan ASP.net dimigrasi menjadi PHP 7 dalam
framework Laravel.
Jawaban:
Menurut kelompok kami, implementasi yang cocok untuk diterapkan yaitu
implementasi phased. Mengapa kami memilih implementasi ini, karena penerapannya
mengikuti pendekatan bertahap, produk atau sistem dirilis dalam modul atau di
berbagai bagian organisasi secara bertahap.
Meskipun pendekatan bertahap mungkin membutuhkan waktu lebih lama daripada
pendekatan langsung langsung, pendekatan ini mungkin memiliki resiko lebih rendah
dan jauh lebih mudah dikelola. Dan pendekatan bertahap juga memungkinkan tim
proyek belajar dari pengalamannya selama implementasi awal sehingga implementasi
selanjutnya berjalan lebih lancar
---oOo---

ISYS6507 – Testing and System Implementation

Anda mungkin juga menyukai