Anda di halaman 1dari 3

SISTEM PENENTUAN JARAK TERDEKAT LOKASI ATM DI KOTA

LHOKSEUMAWE MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA


GREEDY

Latar Belakang Masalah

Fasilitas umum identik dengan pusat pelayanan masyarakat baik yang berkaitan
dengan pemerintah, perekonomian, keamanan, maupun kebutuhan sehari-hari sehingga
menjadi sarana yang sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat. Mobilitas
masyarakat kota menjadi salah satu alasan mengapa diperlukannya sarana umum untuk
membantu kelancaran dalam melakukan suatu kegiatan.
Salah satu fasilitas umum yang paling sering dicari oleh masyarakat adalah mesin
ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Mesin ATM adalah suatu alat elektronik yang dapat
melayani nasabah dalam proses transaksi uang seperti penarikan uang tunai, cek saldo,
dan transfer uang ke rekening orang lain. Selain proses transaksi uang, Atm juga dapat
melakukan proses transaksi pembayaran, seperti pembayaran rekening listrik, telepon,
asuransi, pajak, dan lain lain. Oleh karena itu, mesin ATM sudah menjadi kebutuhan
umum masyarakat modern.
Dengan terbatasnya informasi mengenai lokasi atm yang ada di Lhokseumawe
membuat orang lain kesulitan dalam melakukan proses transaksi. Ditambah lagi jika ada
hal mendesak yang mengharuskan orang lain dalam menggunakan fasilitas atm. Oleh
karena itu penulis melakukan penelitian mengenai Sistem Penentuan Jarak Terdekat
Lokasi Atm Di Kota Lhokseumawe Menggunakan Metode Greedy.
Penelitian terkait juga pernah dilakukan sebelumnya oleh (Edwin, Ernawati, Funny,
2016) yang pernah melakukan penelitian tentang Penerapan Open Streat Map Untuk
Mencarai Lokasi ATM Terdekat dengan Algoritma Kruskal Berbasis Smartphone
Android (Studi Kasus Lokasi ATM di Kota Bengkulu). Penelitian yang dilakukan adalah
dengan dibuat sebuah aplikasi yang dapat menyediakan informasi tentang lokasi suatu
mesin ATM terdekat berbasis android. Aplikasi ini menggunakan algoritma Kruskal.
Aplikasi ini juga memanfaatkan fasilitas dari OpenStreetMap untuk petanya dan data titik
koordinat lokasi ATM nya. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model
Rapid Application Development (RAD) dan perancangan sistem menggunakan Unified
Modelling Language (UML). Hasil akhir dari sistem ini adalah lokasi ATM terdekat dari
posisi pengguna dan rute menuju lokasi ATM yang ditampilkan dalam peta. Dapat
disimpulkan bahwa, aplikasi ini dapat melakukan pencarian lokasi ATM terdekat dengan
menggunakan Algoritma Kruskal serta memanfaatkan peta OpenStreetMap dan dapat
memberikan informasi mengenai lokasi ATM tersebut. Informasi ATM yang ditampilkan
berupa nama BANK, alamat lokasi ATM dan nilai nominal uang.
Penelitian dengan Metode Greedy juga pernah dilakukan sebelumnya oleh (Audrey,
Indra, Purbandini, 2015), yang melakukan penelitian tentang Sistem Pencarian Hotel
Berdasarkan Rute Perjalanan Terpendek Dengan Mempertimbangkan Daya Tarik Wisata
Menggunakan Algoritma Greedy. Penelitian yang dilakukan adalah membangun sebuah
sistem untuk melakukan pencarian hotel berdasarkan rute perjalanan wisata terpendek
dengan daya tarik wisata mengunakanalgoritma greedy untuk memudahkan wisatawan
dalam melakukan efisensi jarak perjalanan wisata serta membantu dalam pemilihan hotel.
Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap, tahap pertama adalah pengumpulan data
dan informasi daya tarik wisata dan hotel. Tahap kedua adalah analisa data dengan
algoritma greedy serta melakukan penyesuian pengunaan algoritma berdasarkan
karakteristik perjalanan yang dilakukan wisatawan. Tahap ketiga adalah pembangunan
sistem, dan tahap terakhir adalah melakukanevaluasi sistem bersama para ahli yang telah
berpengalaman dalam bidang pariwisata dan calon penguna aplikasi ini.Hasil dari
penelitian ini adalah sistem yang dapat memberikan rekomendasi rute dan urutan
perjalanan terpendek antara hotel dan daya tarik wisata berdasarkan algoritma greedy.
Penelitian yang berkaitan selanjutnya juga pernah dilakukan sebelumnya oleh (Hayati
Dan Yohanes, 2014) yang melakukan penelitian mengenai Pencarian Rute Terpendek
Menggunakan Algoritma Greedy. Hayati dan Yohanes melakukan penelitian dengan hasil
mencari rute terpendek dari node A (kecamatan Ngaliyan) ke node L (kecamatan
Sampangan) dari jarak yang akan ditempuh. Rute dari node A ke node L yang paling
optimal dengan jarak terpendek adalah rute A → B → D → G → I → K → J → L dengan
jarak 12 km.
Algoritma Greedy merupakan metode yang paling populer untuk memecahkan
persoalan optimasi. Hanya ada dua macam persoalan optimasi, yaitu maksimasi dan
minimasi. Algoritma greedy membentuk solusi langkah per langkah. Pada setiap langkah,
terdapat banyak pilihan yang perlu dieksplorasi. Oleh karena itu, pada setiap langkah
harus dibuat keputusan yang terbaik dalam menentukan pilihan. Pada setiap langkahnya
merupakan pilihan, untuk membuat langkah optimum local dengan harapan bahwa
langkah sisanya mengarah ke solusi optimum global. Sesuai arti harafiah, Greedy berarti
tamak. Prinsip utama dari algoritma ini adalah mengambil sebanyak mungkin apa yang
dapat diperoleh sekarang (Munir, 2005)
Dengan menggunakan Algoritma Greedy dapat menentukan jalur mana yang akan
diambil terlebih dahulu atau dapat disebut dengan jalur optimum lokal sehingga sampai
seluruh jalur diambil pada akhir perjalanan dan menciptakan rute perjalanan terpendek.
Sehingga dapat menghemat waktu menuju lokasi atm terdekat di kota Lhokseumawe.