Anda di halaman 1dari 8

ASPEK HUKUM DAN LINGKUNGAN BISNIS

PERTEMUAN 11

Nama : Ingrid Anastasya


NIM : 20180103160

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

JAKARTA

2019
Apro Katering (Katering Pabrik)

Buatlah indicator Lingkungan Tugas/Industri (Task Environment), untuk ke enam (6)


factor yang ada : di Industri tempat perusahaan Anda bekerja (Atau yang Anda pilih).

Minimal 2 halaman diketik 1.5 spasi Tugas minimal 2 halaman diketik 1,5 spasi

Rivalry among existing competitors (Tingkat Persaingan dengan Kompetitor)


Menurut porter persaingan antar pesaing dalam industri yang sama menjadi pusat kekuatan
persaingan. Kekuatan ini menjadi penentu utama dalam bisnis, dimana perusahaan harus bersaing
secara agresif untuk mendapatkan pangsa pasar yang besar. kompetitor yang dimaksud dalam hal
ini ialah pemain yang menghasilkan serta menjual produk yang sama dan bersaing merebutkan
pasar. Saat ini tidak hanyak harga yang menjadi kompetisi, tetapi ada kualitas pelayanan, kualitas
produk, dan lainnya. Semakin banyaknya kompetitor membuat perusahaan harus semakin
berjuang keras untuk memperebutkan pasar. Perusahaan kita akan semakin diuntungkan apabila
posisi perusahaan lebih kuat dibandingkan pesaing
APRO catering memiliki beberapa kompetitor dalam industri bisnis yang sama yaitu
Abimanyu Catering, Kaena Indah Gemilang, dan Indo Catering dan masih banyak lagi yang juga
melayanin jasa pemesanan catering untuk karyawan pabrik. Perkembangan industry catering
berkembang pesat. Menurut data dari Badan Pariwisata dan Kebudayaan, pada tahun 2016 jumlah
catering di Kabupaten Bekasi sebesar 26 unit, dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 28 unit.
Namun jumlahnya masih tergolong sedikit dan belum mampu memenuhi kebutuhan karyawan
pabrik.
Dalam industri catering, tidak ada perbedaan yang signifikan antar perusahaan. Faktor yang
menjadi pembeda hanya menu makanan, citra rasa dan kualitas. Faktor yang menjadi penghambat
bagi perusahaan lain tidak terlalu besar, dikarenakan untuk memulai bersaing dengan industri
catering tidak membutuhkan modal besar
Berikut ini tabel yang menggambarkan persaingan APRO catering dengan para
kompetitornya dalam industry yang sama, sehingga dengan semakin banyaknya kompetitor
menandakan bahwa ancaman ini memiliki posisi yang sangat kuat dalam bisnis jasa boga
Tabel 1.
Pesaingan APRO catering dalam industri yang sama
Perusahaan Layanan

Abimanyu Catering Catering untuk pabrik

Kaena Indah Gemilang Catering untuk pabrik

Indo Catering Catering untuk pabrik

Tabel 2
Hasil Analisa Perhitungan Persaingan Diantara Perusahaan Yang Ada
No Variabel Indikator Bobot Rating Nilai
Jumlah pesaing yang seimbang Pesaing yang 0,3 2 0,6
1 beragam
Pertumbuhan industri lamban Perumbuhan industri 0,2 1 0,2
2 lamban
Biaya tetap atau biaya penyimpanan Biaya tetap yang 0,2 3 0,6
3 tinggi
Kurangnya diferensiasi produk Antar produk ada 0,2 3 0,6
4 banyak perbedaan
Penghambat keluar dari bisnis Hambatan keluar 0,1 1 0,1
5 dari bisnis tinggi
Total 1,0 2,1

Keterangan :
Rendah : Apabila nilai antara 0,3
Sedang : Apablia nilai antara 3,1-6
Tinggi : Apabila nilai antara 6,1-10

Potential development of substitute products (Ancaman produk atau jasa pengganti)


Hal ini biasanya berupa produk pengganti yang sejenis. Adanya produk pengganti akan
membatasi jumlah laba potensial yang didapat dari suatu industri, biasanya disebabkan karena
konsumen mendapatkan produk pengganti yang lebih murah serta memiliki kualitas yang lebih
baik, seperti dari segi pelayanan atau rasa. Semakin sedikit produk pengganti yang tersedia di
pasaran maka akan semakin menguntungkan perusahaan kita
Saat ini masyarakat sudah mulai mengembangkan system informasi dengan model
delivery. Sehingga jasa boga kateringpun mengikuti jaman dengan system online seperti
Kaluna.id. Kaluna.id adalah usaha catering yang dalam pemesanannya menggunakan system
online. Selain itu banyaknta resto dan rumah makan disekitaran pabrik. Dari segi tarif produk,
pengganti menawarkan dengan tarif yang beragam, mulai dari yang murah, sedang, dan mahal

Tabel 2
Hasil Analisa Perhitungan Persaingan Ancaman Produk
No Variabel Indikator Bobot Rat Nilai
ing
Produk pengganti Tersedianya 0,5 7 3,5
1 produk
pengganti
Bersaing dalam harga Perumbuhan 0,4 6 2,4
2 dengan produk industri industri lamban
Diproduksi oleh industri Biaya tetap 0,1 5 0,5
3 mendapatkan keuntungan yang tinggi
Total 1,0 6,4

Keterangan :
Rendah : Apabila nilai antara 0,3
Sedang : Apablia nilai antara 3,1-6
Tinggi : Apabila nilai antara 6,1-10

Threat of new entrants (Ancaman pendatang baru)


Ancaman pesaing suatu perusahaan tidak selalu datang dari para pesaing lama. Seiring
dengan berkembangnya usaha, maka akan muncul juga ancaman dari para pesaing baru. Masuknya
pesaing dalam industri tersebut maka akan membuat pesaingan semakin ketat yang pada akhirnya
menyebabkan turunnya keuntungan yang diterima. Hal ini juga disebabkan rendahnya modal yang
dibutuhkan sehingga pendatang baru dapat ikut berkompetisi dalam persaingan usaha sejenis.
Kemudian, kebijakan pemerintah dalam kepengurusan izin mendirikan usaha catering cukup sulit
sehingga dapat menjadi hambatan. Tetapi dalam industri ini tidak diperlukan keahlian spesifik
untuk pendatang baru masuk ke industri ini serta tidak ada teknologi eklusif yang harus dimiliki
suatu perusahaan.
Setelah dianalisis diketahui bahwa hambatan masuk bagi pendatang baru untuk
menganca, industri sangat TINGGI.
Tabel 3
Hasil Analisa Ancaman Pendatang Baru
No Variabel Indikator Bobot Rating Nilai

1 Skala ekonomi Layanan yang 0,2 7 1,4


disiapkan oleh
pendatang baru dalam
skala sedang
2 Kebutuhan modal Kebutuhan modal 0,2 7 1,4
yang diperlukan
membuka catering
tidak besar
3 Diferensiasi Produk dari pesaing 0,2 6 1,2
produk memiliki diferensiasi
produk
3 Biaya pengalihan Biaya peralihan ke 0,2 5 1,0
produk dari pendatang
baru tinggi
5 Teknologi Tidak diperlukan 0,1 7 0,7
teknologi tinggi yang
dibutuhkan untuk
membuat produk
6 Kebijakan Kebijakan pemerintah 0,1 7 0,7
pemerintah yang mendukung
maupun menghambat
pendatang baru untuk
memulai bisnis
Total 1 6,6

Keterangan :
Rendah : Apabila nilai antara 0,3
Sedang : Apablia nilai antara 3,1-6
Tinggi : Apabila nilai antara 6,1-10

Bergaining Power of Suppliers (Daya Tawar Menawar Pemasok/Penjual)


Produk bahan baku makanan dapat disuplai oleh banyak pemasok, seperti pemasok daging
sapi, pemasok unggas, pemasok seafood, pemasok sayur dan buah, pemasok beras, pemasok
peralatan, pemasok perlengkapan, pemasok kemasan, pemasok air mineral, pemasok LPG.
Bahan baku yang digunakan oleh APRO catering untuk memproduksi makanan yang dijual
merupakan bahan yang banyak beredar di pasar, sehingga relatif mudah untuk didapatkan. Dengan
pernyataan berikut menujukan bahwa daya tawar dari pemasok cenderung rendah.
Strategi yang digunakan oleh perusahaan kami adalah perusahaan sangat selektif dalam
memilih pemasok bahan bakunya dan bekerjasama dengan pemasok yang sesuai dengan standar
bahan baku. Perusahaan kami juga menggunakan lebih dari satu pemasok untuk setiap bahan baku
sehingga dapat mengurangi kekuatan tawar-menawar dari pemasok, dan perusahaan juga dapat
memantau pergerakan harga bahan baku.
Tabel 4

Hasil Analisa Tawar Menawar Pemasok

No Variabel Indikator Bobot Rating Nilai


1 Pemasok Layanan yang disiapkan 0,6 2 1,2
didominasi oleh oleh pendatang baru dalam
beberapa skala sedang
perusahaan
2 Industri bukan Kebutuhan modal yang 0,4 2 0,8
satu-satu tempat diperlukan membuka
pemasok menjual catering tidak besar
produknya
Total 1 2

Keterangan :
Rendah : Apabila nilai antara 0-3
Sedang : Apablia nilai antara 3,1-6
Tinggi : Apabila nilai antara 6,1-10

Bergaining Power of buyer (Daya Tawar menawar Pembeli)


Pembeli pada industri makanan sehat adalah perusahaan pabrik. Keutungan yang didapat
pembeli dalam hal ini konsumen tentunya menjadi faktor bagi konsumen untuk tawar-menawar.
Biasanya konsumen dalam memilih jasa catering meliputi citra rasa, kebersihan, harga dan kualitas
produk yang sudah terpercaya, sehingga kualitas menjadi faktor utama yang terpenting bagi
konsumen karena produk tersebut mempengaruhi kesehatan konsumen. Kesalahan dalam milih
bahan baku merupakan kesalahan yang sangat fatal.
Kenaikan harga dari produk yang sudah ada membuat konsumen beralih ke pesaing.
Pembeli dapat dengan mudah mempunyai informasi lengkap mengenai suatu produk dan
pesaingannya melalui internat sehingga konsumen dapat lebih selektif dalam mengambil
keputusan untuk membeli suatu produk. Tetapi jumlah penyedia catering di Kabupaten Bekasi
hanya 28 unit sedangkan jumlah perusahaan yang ada di Bekasi sekitar 4000 perusahaan.

Tabel 5
Hasil Analisa Perhitungan Persaingan Diantara penawaran konsumen
No Variabel Indikator Bobot Rating Nilai
Pembeli mempunya informasi Pembeli memiliki 0,2 4 0,8
1 lengkap mengenai suatu produk informasi pesaing
dan mempengaruhi
pengambilan
keputusan
Biaya beralih ke produk lain Besarnya biasanya 0,3 4 1,2
2 membuat beralih ke
produk lain
Pentingnya kualitas produk Kualitas produk 0,3 5 1,5
3 menjadi faktor
utama
Jumlah pesaing Tidak banyak jumlah 0,2 3 0,6
4 catering di wilayah
tersebut
Total 1 4,1

Keterangan :
Rendah : Apabila nilai antara 0,3
Sedang : Apablia nilai antara 3,1-6
Tinggi : Apabila nilai antara 6,1-10

Relative Power Of Other Stakeholder

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia No. 18 Tahun 2015 tentang jasa
boga dan katering tidak termasuk dalam jenis jasa yang dikenakan Pajak Pertambahan
Nilai (PPN). Berdasarkan peraturan tersebut maka usaha katering tidak perlu membayar
PPN dan hanya dikenakan pajak daerah saja.

kesimpulan analisa Forces porter

Setelah dianalisis 5 pengaruh yang mempengaruhi industry (bisnis jasa boga). Berdasarkan
penilaian dan parameter adalah sebagai berikut:

 Persaingan antar pesaing dalam industri (jasa boga) yang sama antara Abimanyu
Catering, Kaena Indah Gemilang, Indo Catering didapatkan hasil SEDANG, hal
tersebut dikarenakan saat ini persaingan tidak mengalami hambatan antar sesama
pesaing, tetapi persaingan dapat saja menjadi tinggi dikarenakan akan masuknya
pesaing baru yaitu Kaluna.id untuk bermain dalam industry jasa boga.
 Ancaman produk pengganti terhadap industri didapatkan hasul yang TINGGI,
dimana produk pengganti akan mengancam industri dengan pengaruh ancaman
yang besar, sehingga pemain dalam industry khususnya APRO catering
memerlukan strategi untuk mengahadapi ancaman terutama ancaman terhadap
produk pengganti seperti jasa catering online
 Ancaman terhadap pendatang baru didapatkan hasil yang TINGGI, hasil tersebut
memberikan kesimpulan bahwa ancaman pendatang baru untuk memasuki industr
ini akan menemui hambatan yang tinggi, sehingga pemain baru dalam industry ini
adalah Kaluna.id akan mengalami kesulitan
 Ancaman terhadap penawaran pemasok RENDAH
 Ancaman terhadap penawaran pembeli TINGGI