Anda di halaman 1dari 28

PROGRAM PENGOLAH KATA

A. Memulai Microsoft Word 2013 (Word 2013)


Microsoft Word 2013 adalah program pemroses kata yang didesain untuk membantu
dalam membuat dokumen berkualitas profesional. Word membantu Anda mengatur dan
menuliskan dokumen Anda dengan lebih efisien.
Memulai Word 2013 dapat dilakukan dengan cara:
1. Klik Start Menu
2. Klik All Programs
3. Cari dan buka folder Microsoft Office 2013
4. Buka Word 2013
Berikut tampilan ketika MS Word 2013 berhasil dibuka. Klik blank document untuk membuat
dokumen baru dengan kertas kerja kosong.
B. Mengenal Struktur Word 2013
Tampilan area kerja program Word 2013

Penjelasan mengenai bagian-bagian di atas:


Nama Tool Keterangan
Perintah
Window berisi tool untuk
Manage meminimalkan
ment jendela,
memaksimalkan
jendela, menutup
jendela dan
sebagainya.
Quick Merupakan baris
Access perintah (toolbar)
yang berisi
shortcut/ tool/
icon/ button/
tombol untuk
memberikan
perintah cepat
terhadap perintah-
perintah yang
umum dipakai
seperti Save,
Undo, Print
Preview. Dalam
toolbar ini icon/
tombol dapat
ditambah atau
dikurangi menurut
kebutuhan kerja
kita.

Ribbon File: berisi


Tab Ribbon Utama perintah-perintah
manajemen file
seperti new, save,
open, print,
options dan lain-
lain
Home: berisi
perintah dasar
Ribbon Tambahan pengaturan teks
Insert: berisi
perintah
menyisipkan/mem
asukkan sesuatu ke
dalam dokumen
Design: berisi
perintah mengatur
desain halaman
Page Layout:
berisi perintah
mengatur ukuran
halaman
References: berisi
perintah yang
berhubungan
dengan referensi
dokumen
Mailings: berisi
perintah
manajemen surat-
menyurat
Review: berisi
perintah untuk
proses kerja dan
editing secara
berkelompok
View: berisi
perintah untuk
mengatur tampilan
jendela kerja
Picture Tools dan
Table Tools: menu
tambahan ketika
mengaktifkan
gambar atau Tabel
Title Bar Nama file
Document1-Microsoft Word dokumen yang
sedang aktif
Grup Tampilan ketika
Menu jendela kerja
Perintah maximize

Tampilan ketika
jendela kerja
minimize
Dialog Dialog box adalah
Box tombol kecil
dengan bentuk
panah kebawah
yang digunakan
untuk membuka
menu pengaturan
yang lebih detail.

C. Menyimpan dan Membuka Dokumen


Menyimpan/saving dokumen dapat dilakukan pada saat sedang mengetik agar dokumen
selalu aman tersimpan. Banyak cara untuk menyimpan dokumen baik dengan cara cepat, yaitu
save menggunakan CTRL+S atau menggunakan Tab FILE > SAVE atau SAVE AS.
Ketika save file baru, perlu ditentukan direktori atau lokasi folder tempat save dan
memberi nama file dokumen. Save berikutnya akan langsung otomatis ditimpa/overwrite ke
file sebelumnya tanpa memilih lokasi folder maupun nama baru, kecuali menggunakan fitur
SAVE AS yang khusus untuk membuat nama file baru maupun duplikat.
Membuka dokumen dapat dilakukan dengan cara mencari file Word 2013 dengan gambar
icon Word 2013 atau dengan cara membuka aplikasi Word 2013 dan pilih nama file di bagian
Recent jika sudah pernah mengakses file tersebut atau melalui Open Other Documents,
kemudian cari file Word 2013.

D. Mencetak Dokumen
Untuk mencetak dokumen, dapat dilakukan dengan cara memilih Menu File – Print atau
dengan shortcut Ctrl+P. Berikut tampilan pratinjau mencetak dokumen
1. Print, untuk melaksanakan pencetakan dokumen.
2. Copies, untuk menentukan banyaknya lembar cetakan per halaman.
3. Printer, nama merk printer yang sedang aktif harus dengan status online. Terdapat juga
printer properties untuk memilih tipe kertas dan kualitas hasil cetakan.
4. Settings, pengaturan untuk halaman yang ingin dicetak. Di settings terdapat:
- Print All Pages, untuk mencetak semua halaman. Print Selection, untuk mencetak
tulisan yang dipilih dengan memblok. Print Current Page, mencetak halaman yang
sedang aktif saja (tempat posisi kursor berada). Custom Print, mencetak halaman
sesuai pilihan tertentu. Only Print Odd Pages, mencetak halaman ganjil. Only Print
Even Pages, mencetak halaman genap. Pages, halaman yang akan dicetak. Gunakan
pemisah – (untuk menyatakan interval) dan , (koma, untuk memisahkan halaman-
halaman yang akan dicetak). Contoh: 1-3 atau 1,3,5.
- Print One Sided, mencetak satu halaman untuk satu kertas. Manually Print on Both
Side, mencetak dua halaman bolak balik pada satu kertas.
- Collated, mencetak halaman sesuai urutan. Uncollated, khusus untuk copies lebih dari
satu copies, printer akan mencetak halaman pertama lebih dahulu, kemudian dilanjutkan
dengan halaman selanjutnya.
- Potrait Orientation, Potrait untuk kertas vertikal dan Landscape untuk kertas
horizontal
- Ukuran kertas dan Margin, lebih baik diatur sebelum pengetikan dimulai 1 Page per
Sheet, untuk mengabungkan satu atau beberapa halaman ke dalam satu kertas ketika
dicetak.

E. Format Halaman
Sebelum memulai dokumen, sebaiknya atur properti terlebih dahulu. Pengaturan properti
mempengaruhi hasil cetakan. Pengaturan properti dapat dilakukan dengan mengklik menu
Page Layout. Kemudian pada ribbon Page Setup, klik ikon kecil pada pojok kanan bawah
sehingga muncul kotak dialog Page Setup. Kotak dialog ini terdiri dari tiga bagian,
yaitu Margins, Paper, dan Layout.
1. Margins untuk menentukan batas atas (Top), kiri (Left), kanan (Right), dan bawah
(Bottom) dokumen. Gutter untuk membantu agar teks tidak tertimpa ketika dokumen perlu
dijilid. Orientasi kertas menentukan bentuk kertas tegak atau memanjang.
2. Paper untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan dengan memilih pada
menu. Jika menggunakan ukuran kertas sendiri, dapat diisi nilainya secara langsung pada
kotak Width dan Height.

F. Memformat Teks
Teks dapat diketikkan menggunakan keyboard. Ketika mengetikkan teks, ketiklah satu
buah paragraf tanpa menekan tombol enter karena teks akan otomatis berpindah ke bawah
ketika mencapai batas margin kanan. Menekan tombol enter pada keyboard akan membuat
paragraf baru. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka perlu dilakukan format pada
teks/huruf , seperti menentukan tipe huruf, ukuran huruf, dan lainnya.
Pemformatan karakter dapat diterapkan sebelum ataupun sesudah pengetikan. Klik Tab
menu Home, kemudian pada sub menu Font klik ikon panah di pojok kanan bawah untuk
melakukan pemformatan sehingga muncul kotak dialog Font.

1. Font : untuk menentukan jenis huruf yang digunakan.


2. Font Style : menentukan tipe huruf, yaitu Regular (biasa), Italic (miring), Bold
(tebal) dan Bold Italic (tebal dan miring).
3. Size : menentukan ukuran huruf.
4. Font Color : menentukan warna huruf.
5. Effects : untuk membuat efek-efek yang akan diterapkan pada teks.
6. Preview : menampilkan contoh hasil pengaturan format teks.
Tabel di bawah ini memperlihatkan contoh-contoh hasil pemformatan teks dan penggunaan
efek di dalam teks:

G. Menampilkan Ruler (Penggaris)


Ruler sangat berguna dalam menentukan letak teks terutama dalam pembuatan dokumen
berbentuk poin-poin dengan menggunakan Bullets and Numbering, membuat biodata,
membuat kolom tanda tangan, dan pengaturan lain yang berhubungan dengan letak teks. Anda
dapat menampilkan atau menyembunyikan ruler, dengan langkah:
Klik menu VIEW > centang pilihan Ruler.
H. Memformat Paragraf
Untuk memformat paragraf maka dapat dilakukan dengan memilih menu Home-Paragraf,
maka akan ditampilkan jendela Format Paragraf seperti berikut ini:

Terdapat 2 Tab pada jendela ini yaitu :


Indents and Spacing, yang mengatur indentasi dan spasi paragraf
Line and Page Breaks, yang mengatur pengaturan pemotongan baris dan halaman.
1. Alignment, untuk melakukan pengaturan perataan paragraf
2. Left, untuk mengatur jarak indentasi kiri paragraf
3. Right, untuk mengatur jarak indentasi kanan paragraf
4. Special, untuk mengatur baris pertama pada paragraf. By, untuk mengatur jarak
pengaturan yang dilakukan Special.
5. Before, untuk mengatur jarak baris atas paragraf dengan baris paragraf sebelumnya
6. After, untuk mengatur jarak baris bawah paragraf dengan baris paragraf setelahnya
7. Line Spacing, untuk mengatur spasi baris dalam paragraf. At, untuk mengatur jarak yang
ditentukan pada Line Spacing.
Memformat Perataan Paragraf
Perataan Paragraf yang merupakan standard dari Microsoft Word adalah perataan kiri
(Align Left). Cara mengubah perataan paragraf adalah dengan meng-klik atau geser kursor ke
baris atau paragraf tersebut atau jika ingin memformat beberapa paragraf maka paragraf
tersebut harus diblok terlebih dahulu, kemudian gunakan menu Format-Paragraf-Indents and
Spacing-Alignment atau dengan keybard atau dengan memilih ikon pada Toolbar Formatting.
Untuk Perataan Keyboard Formating
Toolbar
Perataan Kiri (Align Left) Tekan Ctrl + L
Klik
Perataan Kanan (Align Right) Tekan Ctrl + R Klik
Perataan Tengah (Center) Tekan Ctrl + E Klik
Perataan Penuh / rata kiri dan Tekan Ctrl + J Klik
kanan (Justify)

Memformat Spasi Paragraf


Spasi baris digunakan untuk menentukan jarak antara baris satu dengan baris berikutnya
dalam suatu paragraf. Spasi standard dari Microsoft Word saat kita mengetik adalah 1 spasi.
Spasi tersebut dapat diubah sesuai dengan keinginan pemakai dengan menu Format-Paragraf-
Indents and Spacing-Spacing atau dengan menekan keyboard atau dengan meng-klik ikon

pada menu Toolbar Formatting yaitu pada ikon Line Spacing .

Line Spacing Keterangan Keyboard


Single 1 Spasi Ctrl + 1
1.5 Lines Spasi 1.5 Ctrl + 5
Double Spasi ganda Ctrl +2
At Least Spasi minimum
Exactly Spasi tetap
Multiple Kelipatan spasi 0.5
Memformat Indentasi dan Tabs Paragraf
Pada umumnya suatu paragraph berpangkal pada margin kiri (left margin) dan berujung
di margin kanan (right margin). Tetapi ada kalanya paragraph tidak berujung atau berpangkal
di margin, oleh sebab itu paragraph demikian disebut diindentasi. Paragraph dapat diindentasi
dengan menggunakan Format-Paragraf-Indents and Spacing-Indentation atau dengan
penggaris (ruler) yang terdapat di bagian atas naskah.

2. Left Margin, untuk mengatur batas kiri naskah


3. Right Margin, untuk mengatur batas kanan naskah
4. First Line Indent, untuk mengatur baris pertama paragraf
5. Left Indent, untuk mengatur batas kiri pengetikan paragraf (mempengaruhi first line
indent)
6. Hanging Indent, untuk mengatur batas kiri pada baris kedua dan seterusnya dari paragraf
(tidak mempengaruhi first line indent)
7. Right Indent, untuk mengatur batas kanan pengetikan paragraf
8. Tab. Untuk membuat atau mengubahnya dengan meng-klik pada siku pada pojok kiri atas
di bawah toolbar, kemudian klik pada ruler atas. Untuk menghilangkannya dengan men-
drag Tab ke bagian naskah dari ruler. Tab terdiri dari :
a. Left Tab, untuk membuat Tab kiri
b. Center Tab, untuk membuat Tab tengah
c. Right Tab, untuk membuat Tab kanan
d. Decimal Tab, untuk membuat Tab desimal atau dapat juga untuk membuat titik-titik
pada daftar isi
e. Bar Tab, untuk membuat pemisah garis pada suatu tempat. Lihat efek dari bar Tab pada
bagian naskah
I. Menyisipkan Objek (Picture, Shapes, Word Art)
Objek yang umum disisipkan pada Word dapat berupa gambar, shapes, smart art, dan
Word Art. Untuk memasukkan gambar ke dokumen lakukan langkah-langkah berikut :
1. Pilih Menu Insert - Pictures
2. Pilihlah gambar yang ingin digunakan kemudian pilih Insert atau cukup dengan double-
click gambar tersebut. Umumnya berupa file .jpg atau .png
Gambar yang telah disisipkan dapat diatur tata letaknya. Tahapan pengaturan tata letaknya:
1. Pilih gambar yang telah disisipkan. Pada menu bar akan muncul menu baru di bagian
paling kanan yaitu, Format.
2. Pilih menu Format – Wrap Text dan akan muncul beberapa pilihan untuk mengatur tata
letak gambar.

Membuat Word Art


Word art adalah tulisan yang dapat dihias untuk memperindah tampilan dari tulisan tersebut.
Cara membuat word art adalah sebagai berikut:
1. Pilih menu Insert – Word Art. Pilihan model tulisan akan muncul.
2. Pilih salah satu model tulisan dan tulisan tersebut akan muncul pada halaman kerja. Word art
dapat didesain ulang pada menu format.

Membuat Text Box


Text Box adalah sebuat kotak kosong yang dapat diisikan tulisan. Text box digunakan untuk
membungkus tulisan sehingga tulisan tersebut dapat diatur posisinya dengan lebih leluasa. Pada
umumnya, textbox digunakan dalam membuat brosur. Cara membuat text box:
1. Pilih Menu Insert – Text Box
2. Pilih tipe text box. Umumnya menggunakan simple text box.
3. Text box akan muncul dalam bentuk kotak berisi sampel tulisan.

J. Membuat Tabel
Suatu tabel terbagi atas kolom (Columns) dan baris (Rows). Perpotongan suatu baris dan
kolom berupa suatu kesatuan yang disebut sel (Cell). Tabel dapat dibuat dari menu maupun
toolbar.
1. Membuat Tabel Melalui Menu

a. Letakkan titik sisip (kursor) ditempat tabel akan dibuat.

b. Pilih menu Insert-Table-Insert Table.., kotak dialog insert Table ditampilkan.


c. Tentukan jumlah kolom pada Number of Column dan jumlah baris pada Number of
Rows.
d. Tentukan lebar kolom di Fixed column width. Bila Anda memilih Auto maka word akan
membuat tabel yang membentang dari margin kiri ke kanan.
2. Membuat Tabel melalui Toolbar
Tabel juga dapat dibuat dengan mengklik ikon Insert Table. Suatu kotak yang
melambangkan tabel akan ditampilkan. Seretlah mouse hingga meliputi jumlah kolom dan
baris yang diinginkan lalu lepas tombol mouse.

Menyisipkan Baris & Kolom


1. Pilih baris yang akan disisipkan baris baru.
2. Pilih menu Layout–Insert Above (menambahkan diatas baris yang dipilih) atau insert
Insert Below (menambahkan dibawah baris yang dipilih). Untuk menambahkan suatu
baris baru di akhir tabel, taruh titik sisip di sel terakhir di baris terbawah lalu tekan tombol
tab.
3. Pilih kolom yang akan disisipkan kolom baru.
4. Berikan perintah Layout-Insert left (disisipkan di sebelah kiri) atau Insert right
(disisipkan di sebelah kanan).
Menghapus Tabel
1. Klik pada salah satu sel tabel yang akan dihapus.
2. Berikan perintah Table-Delete-Table
Menghapus Baris atau Kolom
1. Pilihlah baris atau kolom yang akan anda hapus
2. Selanjutnya berikan perintah :
Layout-Delete Rows Untuk menghapus baris yang dipilih
Layout-Delete Columns Untuk menghapus kolom yang dipilih

Menggabung Sel
Beberapa sel dalam suatu baris dan kolom dapat digabung menjadi satu sel dengan cara
sebagai berikut :
1. Pilihlah sel yang akan digabung (sorot)
2. Berikan perintah Layout-Merge Cells
Memecah Sel
Suatu sel atau lebih dapat dipecah menjadi beberapa kolom dan baris dengan cara sebagai
berikut:
1. Pilihlah sel yang akan dipecah
2. Berikan perintah Layout-Split Cells, Kotak Dialog Split Cells ditampilkan.
3. Tentukan sel itu akan dipecah menjadi beberapa kolom di kotak Number of Columns dan
berapa baris di bagian Numbers of Rows.
4. Klik OK.
Mengatur Kolom dan Baris.
Setelah tabel anda buat, lebar kolom dan tinggi baris dapat diatur kembali. Anda dapat
mengubah lebar kolom dan tinggi baris dengan dua cara yaitu :
1. Dengan Menyeret Batas Sel :
a. Untuk mengatur lebar kolom, tunjuk batas kanan sel hingga penunjuk mouse
ditampilkan pada batas itu. Sedangkan untuk mengatur tinggi baris, tunjuk batas bawah
sel hingga penunjuk mouse seperti pada batas itu.
b. Sorot lah batas itu ke kiri atau ke kanan ke lebar yang anda inginkan lalu lepaskan
tombol mouse.
2. Menggunakan Menu Autofit
a. Aktifkan kursor pada tabel yang akan diatur
b. Berikan perintah Table-Autofit.
c. Pilih salah satu pilihan yang diinginkan :
 Autofit to Contents (Mengatur lebar kolom sesuai dengan isi data).
 Autofit to Window (mengatur lebar kolom sesuai dengan lebar margin)
 Fixed Column Width (mengatur agar setiap kolom lebarnya tetap).
Mengatur Posisi Tabel
Posisi tabel terhadap margin kiri dan kanan dapat diatur dengan cara sebagai berikut :
1. Pilih tabel yang akan diatur posisinya
2. Pilih Menu Layout-Cell size-Tab Table.
3. Perataan terhadap margin dapat diatur dengan memilih Left, Center atau Right pada
bagian Alignment.
4. Untuk Text berada di samping kiri atau dan kanan Tabel, pada Text Wrapping pilih
Around, klik OK.
Mengatur Perataan Sel
Perataan text secara horizontal di dalam suatu sel dapat diatur dengan menggunakan perataan
pada ikon di Formatting Toolbar. Tetapi untuk mengatur perataan text secara vertikal dapat
dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Pilih tabel yang akan diatur posisinya
2. Pilih Menu Layout-Cell size-Tab Cell.
3. Pilihlah salah satu pilihan pada Vertical Alignment untuk menentukan posisi text secara
vertical. Selain cara di atas perataan sel juga dapat diatur melalui menu Layout-
Alignment.
atau

Mendesain Tabel
Tabel dapat diberi desain yang lebih menarik dengan warna dan model yang berbeda. Cara
mendesain tabel dapat dilakukan dengan langkah praktis, yaitu:
1. Pilih tabel yang akan didesain
2. Pilih menu Desain – Table Styles. Terdapat beberapa model desain yang dapat langsung
digunakan sesuai keinginan.

K. Membuat Diagram
Kita dapat membuat berbagai jenis diagram contohnya, diagram batang, lingkaran, garis, dan
lain-lain. Cara membuat diagram di Microsoft Word adalah sebagai berikut:
1. Pilih menu Insert – Chart
2. Pilih jenis diagram yang diinginkan, misalnya diagram lingkaran. Maka pilih yang
berjenis Pie. Setiap diagram memiliki desain tersendiri, yaitu 2 dimensi dan 3 dimensi.
3. Diagram akan muncul di halaman kerja. Selanjutnya tinggal diisi data nya pada tabel
Microsoft Excel yang muncul pada tampilan.
4. Diagram dapat kita atur kembali pada menu Design atau Format.

L. Mail Merge (Surat Massal)


Mail Merge merupakan surat masal yang dapat kita tujukan ke banyak penerima dengan
isi surat yang sama namun dengan nama dan alamat penerima yang berbeda. Untuk
menggunakan fasilitas Mail Merge kita harus membuat dua buah file yaitu dokumen utama
(main document) dan sumber data (data source). Selain itu kita juga dapat melihat dan
menyimpan file hasil gabungannya ke dalam satu file baru yang sewaktu-waktu dapat kita
cetak. Jadi Mail Merge dapat membentuk 3 buah file, yaitu dokumen utama, sumber data, dan
dokumen gabungan.
Langkah-langkah pembuatan mail merge :

1. Langkah pertama. Pada dokumen baru, pilih menu Mailings. Maka akan ditampilkan
ribbon yang berisi command menu untuk membuat surat massal.

2. Langkah kedua. Dimulai dari Start Mail Merge. Tetap gunakan Normal Word Document
3. Langkah ketiga. Pilih Select Recipients untuk mengisi data-data penerima surat (data
source) yang kita butuhkan dalam mail merge. Pilih type a new list untuk membuat data-
data penerima yang baru.

Maka akan ditampilkan sebuah jendela new address list yang berisi field-field data default
yang disediakan Word. Untuk menggantinya pilih customize columns.
Maka akan ditampilkan jendela customize address list. Hapus semua field yang ada di
field names dengan memilih delete. Setelah semua daftar terhapus. Pilih add untuk
menambah field baru.

Akan ditampilkan kotak untuk mengisi nama field baru. Aturan pemberian nama field
adalah :
a. Tidak melebihi 40 karakter
b. Harus diawali dengan huruf
c. Tidak boleh ada spasi

Jika selesai pilih OK. Ulangi terus sampai semua field yang dibutuhkan terisi. Apabila
selesai maka akan kembali ke jendela new address list. Ketikkan data yang akan diisi untuk
masing-masing field.
a. New entry untuk menambah record baru.
b. Delete entry untuk menghapus data pada masing-masing record.
c. Find untuk mencari record dengan kriteria tertentu.
Apabila data sudah selesai diisi maka pilih close. Maka akan diminta untuk menyimpan
data source yang telah dibuat dan diisi. File yang tersimpan akan dalam bentuk file
microsoft access (.mdb).
4. Langkah 4. Pengetikan dokumen utama. Bagian yang berubah-ubah pada setiap surat
dan menyesuaikan dengan data adalah field. Untuk memasukkan field pada dokumen
utama dapat memilih Insert Merge Field. Kursor harus berada pada tempat yang ingin
dimasukkan field mail merge.

Field yang telah disisipkan akan diapit tanda chevron (<<>>, misalnya << nama >>). Setelah
selesai simpan file dokumen utama Anda.
5. Langkah 5. Preview hasil merge antara dokumen utama dengan data. Gunakan taskpane
untuk berpindah antara satu surat dengan surat lainnya, yaitu dengan menggunakan << untuk
previous dan >> untuk next.

6. Langkah 6. Finish & Merge. Gabungan hasil mail merge dapat langsung dicetak, yaitu
dengan memilih print atau ditampilkan dalam satu file dokumen baru yaitu dengan memilih
edit individual documents. Apabila dipilih maka akan ditampilkan jendela merge to new
document atau jendela merge to printer dengan kriteria yang dapat dipilih.
a. Pilih all untuk menampilkan semua data.
b. Current record untuk record yang sedang aktif.
c. From ‘n’ to ‘n’ untuk menampilkan hanya record ‘n’ sampai ‘n’ dengan ‘n’
menunjukkan posisi record.
Setelah merge to new document dipilih maka akan ditampilkan sebuah dokumen gabungan
dalam file baru. Simpan dokumen baru tersebut apabila diperlukan.

Melakukan Edit Data Recipients


Kita masih dapat mengubah data-data penerima surat yang sudah ada. Cara melakukan edit
data surat adalah melalui Edit Recipients List.
Pilih nama database pada bagian Data Source kemudian pilih Edit untuk mengubah data-
data penerima surat, maka akan ditampilkan kembali window Edit Data Source seperti pada
tampilan bagian awal window New Address List. Pilih dan edit data yang ingin diubah.

Pada bagian Edit Recipients List juga terdapat fitur sort & filter untuk mengurutkan data
serta menyeleksi data-data tertentu yang ingin ditampilkan. Sort dapat digunakan untuk
mengurutkan data sesuai huruf abjad maupun urutan angka dari terkecil ke terbesar dan
sebaliknya.

Filter dapat digunakan untuk memunculkan data penerima surat tertentu sesuai ketentuan
sehingga pembuatan surat lebih efisien. Contoh memunculkan data penerima hanya dengan
nama “budi”. Maka yang tampil pada daftar penerima hanya dengan nama “budi” saja.

1. Field sebagai kategori yang akan disaring


2. Comparison adalah perbandingan yang digunakan. Terdapat berbagai perbandingan yang
dapat dipilih sesuai gambar di bawah.