Anda di halaman 1dari 2

NIM : 2101694892

Nama : Annisa Dwiastuti

Tugas Personal ke-2

(Minggu 7 /Sesi 11)

1. Jenis strategi apa yang Anda rekomendasikan berdasarkan matriks IE, untuk sebuah
perusahaan yang memiliki skor bobot total 3,6 di Matriks IFE dan nilai 1,2 di matriks
EFE? Buatlah asumsi jika di perlukan untuk menjelaskan jawaban Anda.

Jawab:

Jika dilihat dari skor Matriks IFE dan matrik EFE, maka kasus tersebut masuk ke
divisi III. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi pertahankan dan kelola.
Strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk adalah dua strategi yang umum
digunakan di divisi ini. Strategi penetrasi pasar dijalankan untuk meningkatkan
market share dari produk yang ada saat ini pada pasar melalui usaha-usaha pemasaran
yang lebih gencar. Sedangkan, Strategi pengembangan produk adalah strategi yang
dijalankan untuk menaikkan penjualan dengan memperbaiki atau memodifikasi
produk yang ada saat ini. Menjalankan strategi ini berarti melibatkan pengeluaran
biaya penelitian dan pengembangan yang besar.

2. Buatlah matriks BCG untuk sebuah perusahaan yang memiliki dua divisi dengan
penjualan masing-masing sebesar $5 dan $8 serta laba sebesar $3 dan $1. Buatlah
asumsi-asumsi sumbu posisi pangsa pasar relatif dan tingkat pertumbuhan industri
yang membantu Anda menyusun diagramnya.

Jawab:

Pangsa
Pasar Tingkat
Pendapata Pendapatan(%
Unit Laba Laba(%) Relatif Pertumbuhan
n )
Pasar(%)

Divisi 0.25 11
$5 38 $3 75
1

Divisi 0.84 12
$8 62 $1 25
2

Total $13 100 $4 100 - -

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Relative Market Share Position

3. Jelaskan mengapa faktor budaya harus menjadi pertimbangan yang penting dalam
menganalisis dan memilih diantara strategi-strategi alternatif?

Jawab:

Richard and Perrien (1999) berpendapat bahwa budaya organisasi dan pengetahuan
karyawan tentang pelanggan dan bisnis mereka merupakan faktor penting untuk
mensukseskan implementasi strategi. Budaya mencakup seperangkat nilai bersama,
keyakinan, sikap, kebiasaan, norma, kepribadiaan. Budaya organisasi sebagai suatu konsep
dapat menjadi suatu sarana untuk mengukur kesesuaian dari tujuan organisasi, strategi dan
organisasi tugas, serta dampak yang dihasilkan. Proses pembentukan budaya organisasi
melalui 4 (empat) tahapan, yaitu tahap pertama terjadinya interaksi antar pimpinan atau
pendiri organisasi dengan kelompok/perorangan dalam organisasi. Pada tahap kedua adalah
dari interaksi menimbulkan ide yang ditransformasikan menjadi artifak, nilai, dan asumsi.
Tahap ketiga adalah bahwa artifak, nilai, dan asumsi akan diimplementasikan sehingga
membentuk budaya organisasi. Tahap terakhir adalah bahwa dalam rangka mempertahankan
budaya organisasi dilakukan pembelajaran (learning) kepada anggota baru dalam organisasi

MGMT6146 – Strategic Management-R0