Anda di halaman 1dari 15

Pengertian kayu

Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sudah lama dikenal oleh
masyarakat kita dan telah dipakai untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai
pendukung struktur bangunan. Di Indonesia terdapat banyak sekali jenis pohon
yang dihasilkan dari hutan. Sebagai hasil utama hutan, kayu akan tetap terjaga
keberadaannya selama hutan dikelola secara lestari dan berkesinambungan.

Kayu termasuk material yang biasa digunakan oleh manusia untuk semua
keperluan karena mudah dalam proses pengerjaannya. Pengolahan hutan sebagai
sumbar utama kayu perlu diperhitungkan dengan seksama supaya tidak terjadi
kalengkaan kayu yang berakibat harga kayu menjadi lebih mahal.

Kayu dapat didefinisikan sebagai sesutu bahan, yang diperoleh dari hasil
pemungutan pohon-pohon di hutan, perlu diperhitungkan secara cermat bagian-
bagian kayu yang dapat lebih banyak dimanfaatkan untuk suatu tujuan tertentu.
Berdasarkan tujuan penggunaannya, kayu dapat di bedakan menjadi kayu
pertukangan, kayu industri, kayu bakar, dan juga digunakan sebagai bahan
konstruksi untuk pembuatan rumah, alat perkakas, senjata, mebel, kemasan karya
seni dan kertas.
Macam-macam kayu

1. Kayu Lame : Ciri – ciri dari pohon ini memiliki tinggi bisa mencapai lebih
dari 40 m. Batang pohon tua beralur sangat jelas, sayatan berwarna krem dan
banyak mengeluarkan getah berwarna putih.Daun tersusun melingkar
berbentuk lonjong atau elip. Panjang bunga lebih dari 1 cm, berwarna krem
atau hijau, pada percabangan, panjang runjung bunga lebih dar 120 cm.Buah
berwarna kuning merekah, berbentuk bumbung bercuping dua, sedikit berkayu,
dengan ukuran panjang antara 15 – 32 cm, berisi banyak benih.
2. Kayu Pinus : Warna Kayu berwarna merah kecoklatan dan kayu gubal
berwarna kuning dan krem. Garis lingkaran tahun pinus radiata lumayan jelas
terlihat sehingga garis serat kayu pada pembelahan tangensial bisa terlihat jelas
pula.
3. Kayu Mahoni : Kayu Mahoni teksturnya cukup halus, seratnya indah dan
berwana merah muda sampai merah tua. Banyak digunakan sebagai elemen
dekorasi ruangan. Kuat II, III. Pohon mahoni banyak ditemui di antara hutan
Jati di Pulau Jawa, atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung.
4. Kayu Albasia : Pohon berukuran sedang sampai besar, tinggi dapat mencapai
40 m, tinggi batang bebas cabang 20 m. Tidak berbanir, kulit licin,berwarna
kelabu muda, bulat agak lurus. Diameter pohon dewasa bisa mencapai 100cm
atau lebih. Tajuk berbentuk perisai, jarang, selalu hijau.
5. Kayu jati : Kayu yang memiliki predikat kayu kuat ini sering kali menjadi
patokan bahan kayu yang berkualitas bagi banyak orang. Kayu yang memiliki
warna umum coklat ini memiliki urat bewarna coklat gelap yang berjarak
antara satu dengan yang lainnya sedikit jarang. Kayu Jati yang berkualitas
tinggi biasanya di supply oleh daerah yang memiliki temperatur panas dan
tanah yang berkapur seperti di Jawa Tengah.
6. Kayu meranti : Kayu Meranti atau sering juga disebut Kayu Kalimantan
merupakan kayu yang sering dipergunakan untuk membuat kusen, furniture
dan panel. Selain sebagai bahan bangunan dan furniture, Kayu Meranti juga
dapat di jadikan Pulp untuk kertas dan buah Tangkawang dari beberapa jenis
Meranti dapat dijadikan bahan baku untuk kosmetik.
Bagian-bagian kayu

Berikut ini bagian-bagian kayu

1.kulit

Kulit merupakan lapisan terluar dari pohon dan mempunyai dua bagian yaitu:

a. Kulit bagian luar yang mati dan mempunyai ketebalan yang bervariasi
menurut jenis pohonnya. Berfungsi sebagai pelindung terhadap
pengaruh dari luar seperti cuaca, serangga, dan jamur.
b. Kulit bagian dalam yang bersifat hidup dan tipis. Berfungsi sebagai
jalan nutrisi dari akar dan daun.

2.kambium

Kambium terletak di antara kulat dalam dan kayu gubal. Kambium


merupakan jaringan yang mempunyai lapisan tipis dan bening. Melingkari kayu
adapun fungsi kambium yaitu:

a. Fungsi kambium ke arah luar untuk membuat kulit baru menggantikan


kulit lama yang rusak.
b. Fungsi kambium ke arah dalam untuk membentuk kayu yang baru.
3.kayu gubal

Kayu gubal adalah bagian kayu yang masih mudah. Terdiri dari sel-sel
yang masih hidup dan terletang di sebelah dalam kambium. Kayu gubal berfungsi
sebagai penyalur cairan dari tempat penimbunan zat-zat makanan. Tebal lapisan
kayu gubal bervariasi menurut jenis pohonnya. Umumnya lebih tebal di
bandingkan kayu terasnya. Kayu gubal biasanya mempunyai warna terang.

4.kayu teras

Kayu teras terdiri dari sel-sel yang di bentuk melalui perubahan perubahan
sel hidup pada lingkungan kayu gubal bagian dalam. Terbentuknya kayu teras
disebabkan oleh terhentinya fungsi sebagai penyalur cairan dan proses-proses lain
dalam kehidupan kayu. Kayu teras labih awet dibanding kayu gubal karena umur
sel-selnya lebih tua sehingga dinding sel tebal dan kuat. Sel-sel tersebut berisi zat
ekstrasi yang dapat menambah keawatan kayu. Warna kayu teras lebih gelap
dibandingkan dengan kayu gubal.

5.hati

Hati terletak pada pusat lingkaran pohon. Hati berasal dari kayu awal yaitu
bagian kayu pertama hati dibentuk oleh kambium. Oleh karena itu umumnya hati
mempunyai sifat rapuh atau lunak.

6.lingkaran tahun (renggat)

Lingkaran tahun adalah batas antara kayu yang terbentuk pada permulaan
dan akhir suatu musim. Umur suatu pohon dapat diketahui melalui lingkaran-
lingkaran tahun ini. Apabila pertumbuhan diameter (membesar) terganggu oleh
musim kering karena pengguguran daun ataupun serangga-serangga/hama, maka
dapat terbentuk lebih dari satu lingkaran tahun (lingkaran umbuh) dalam satu
musim yang sama. Hal ini disebut lingkaran jenis palsu. Lingkaran tahun dapat
dilihat dengan mudah pada beberapa jenis kayu daun lebar. Pada jenis-jenis kayu
yang lain. Lingkaran tahunnya sulit dikenali, terutama kayu-kayu yang tumbuh di
daerah tropika. Hal ini disebabkan pertumbuhan kayu berlangsung sepanjang
tahun.
7.jari-jari

Jari-jari diukur dengan luas kedalam, berpusat pada sumbu batang. Jari-
jari berfungi untuk menyalurkan zat makanan dari kulit dalam ke bagian-bagian
dalam dari pohon.

hasil olahan kayu

Hasil olahan kayu bisa menghasilkan suatu produk seperti vinir, kayu
lapis, particleboard, blockoard, laminboard, dan lain-lain sebagainya.semua
produk ini sebelum menjadi suatu produk siap untuk digunakan oleh masyarakat
tentu melalui suatu proses produsi dengan memanfaatkan berbagai jenis kayu, sisa
potongan kayu, serbuk kayu dan bagian kayu lainnya.

hasil olahan kayu juga dapat berupa lantai kayu (parket), produk meubel dan lain-
lain sebagainya.hasil olahan kayu tersebut antara lain sebagai berikut:

1. vinir
Vinir adalah lembaran kayu tipis yang didapat dari mengupas,
menyayat, atau menggergaji kayu. jenis kayu yang biasanya dibuat
menjadi olahan vinir adalah jenis kayu lunak, ringan, dan golongan kelas
kuat dan awet seperti kayu agatis, kamper, kruing dan meranti.

2. Kayu lapis
Kayu lapis adalah papan yang terbuat dan susunan beberapa lapis
vinir, biasanya dengan jumlah lapisan ganjil.kayu lapis yang
diperdagangkan ada dua yaitu:
 Tripleks

Kayu lapis yang tersususn dari tiga lapis vinir. Serat kayu
bersilangan.

 Multipleks
Kayu lapis yang disusun lebih dari lima lapis vinir.

 Blockboard
Blockboard terdiri dari tiga bagian, yaitu lapisan atas, lapisan inti,
dan lapisan bawah. Lapisan intinya tersebut dari potongan–
potongan kayu kecil yang disusun secara vertikal dan direkatkan
menjadi satu lembar.
 Leminboard
Susunan leminboard sama dengan blockboard. Perbedaan antara
laminboard dengan blockboard adalah tebal potongan-potongan
kayu kecil lapisan intinya. Lebar potongan kayu kecil untuk lapisan
inti leminboard lebih tipis daripada blockboard yaitu sekitar 5-
7mm.

 Particleboard
Particleboard terbuat dari sisa pengolahan kayu seperti serutan
kayu, potongan-potongan kecil kayu, dan serbuk kayu. bahan-
bahan tersebut kemudian dicampur dengan perekat khusus dan
dipres dengan tekanan tinggi.
3. Papan serat kayu
Papan serat kayu terbuat dari serat-serat kayu yang dihaluskan.
Papan serat kayu juga mempunyai sifat yang lebih kuat daripada
particleboard karena mempunyai pori-pori yang kecil sebagai hasil
dari proses penghalusan tersebut. Umumnya sangat peka terhadap
air.
Adapun papan serat kayu yang banyak digunakan adalah sebagai
berikut:
1. Papan serat kayu lunak (softboard)
Menggunakan perekat bitumen. Adapun ukuran yang
diperdagangkan adalah 1220 x 2440 x 10-16 mm.softboard
biasanya dipergunakan untuk instalasi thermal.

2. Papan serat kayu keras (hardboard)


Meggunakan perekat parafin. Adapun ukuran yang
diperdagangkan 1220 x 2440 x 2,4-6 mm. Hardboard
digunakan untuk membuat furnitur.
3. Medium density fibrebcard/MDF

Menggunakan perekat fenol-formaldehin. Ukuran yang


diperdagangkan adalah 1830 x 3100x 8-30 mm.MDF biasanya
digunakan untuk membuat furnitur

4. Hidh densitynfibrebord/HDF
HDF hampir sama dengan MDF lebih halus dan lebih kuat
dibandingkan MDF karena mengandung serat kayu lebih
banyak dan temperatur lebih tinggi dalam peroses
pembuatannya. HDF digunakan untuk membuat furnitur.
Teknologi yang digunakan dalam pengolahan bahan kayu
Teknmologi adalah salah satu penunjang dalam melaukan aktifitas yang kita
lakukan sehingga kegiatan tersebut menjadi lebih mudah dan meringankan bebab
pekerjaan yang kita lakukan negitupun pada pengolahan bahan kayu menjadi
material bangunan yang siap untuk digunakan.

Adapun berbagai peralan berteknologi modern yang biasa digunakan dalam


pengolahan material kayu adalah sebagai berikut:

1. Bor Tangan Listrik multi guna (drill)

mesin bor listrik yang multi fungsi bisa untuk pengeboran kayu dan juga
untuk beton, agar pemakaian lebih efektif dan dapat digunakan segala
macam keperluan.

2. Mesin Ketam Tangan Listrik (Planer)

Kegunaannya adalah untuk memperbaiki permukaan kayu yang tidak rata


karena penyusutan kayu atau digunakan untuk menghaluskan permukaan
kayu.
3. Gergaji Tangan Listrik/Circular Saw

Kegunaannya untuk pemotongan kayu dengan permukaan yang lebar.


Bisa digunakan diatas penampang meja maupun dibawah meja dengan
membuatkan dudukan.
4. Mesin Amplas/Sander

Mesin amplas digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu ataupun


juga dapat digunakan sebagai alat finishing.

5. Mesin Propil/Router

Digunakan untuk membentuk pola pada tepi kayu agar lebih rapi dan
menarik.
6. Mesin Scroll Saw

Digunakan untuk memotong dan membentuk pola pada bidang kerja.


Mesin scroll saw dapat digunakan pada media kayu, triplek, ackrilik,
plastic. Banyak digunakan pada industry mebel, kerajinan
tangan/handcraft, aksesoris.
7. Circular Saw Fit Table/Table Saw

Digunakan untuk memotong dan membelah kayu. Untuk memotong kayu


biasanya dilengkapi dengan bantuan mistar penghantar potong, sedangkan
untuk membelah kayu dilengkapi dengan mistar penghantar belah.
8. Mesin Tatah Bobok/Mortising Chisel Machine

Digunakan untuk membuat lubang memanjang, lubang bulat atau lubang


pen memanjang pada kayu yang digunakan sebagai lubang sambungan.
Mesin tatah bobok juga sebagai pengganti tatah bobok tangan sehingga
pekerjaan lebih cepat dan hasilnya lebih presisi.

9. Mesin Pasah Otomatis/ Automatic Planer

Berfungsi untuk mengerjakan perataan dan penghalusan permukaan kayu


pada sisi memanjang atau melebar.
10. Mesin Wood Jointer

Digunakan untuk meratakan permukaan kayu dengan penampang yang


panjang dan lebar. Pengetaman dengan jointer dihasilkan permukaan
yang halus dan rata pada berbagai sisi, sehingga untuk penyambungan
yang panjang dihasilkan sambungan yang lurus.

11. Mesin Band Saw

Mesin Band saw digunakan untuk memotong atau membelah kayu sesuai
dengan ukuran dan bentuk yang akan dibuat. Ada beberapa jenis band
saw sesuai dengan ukurannya.

Bandsaw potong kayu Lebih banyak digunakan untuk memotong kayu


dengan ukuran yang kecil-kecil.